DARK SHINOBI

DARK SHINOBI
chapter 10


__ADS_3

.


.


SKIP TIME.


Pagi ini cuaca sangat cerah di desa konoha, burungpun berkicau dengan merdunya, dan masih belum banyak penduduk desa konoha yang memulai aktifitas sehari-harinya.


Narutopun bangun saat mendengar kicauan burung-burung di dekat jendela apartemennya. Narutopun melirik jam yang ada di mejanya.


'baru jam 6, kukira aku sudah kesiangan akibat semalam' batin naruto.


FLASHBACK ON


Malam yang sangat dingin konoha, walaupun naruto memakai jaket tetap saja naruto kedinginan. Naruto hendak akan berjalan pulang tetapi naruto mendengar namanya dipanggil oleh seseorang dari belakang.


"NARUTO-KUN" teriak seorang perempuan berambu indigo.


'hinata-chan?' batin naruto.


GREBBB


Hinatapun langsung memeluk naruto dengan erat.


"kau kemana saja naruto-kun? Aku sudah lama tidak bertemu dengan naruto-kun" Tanya hinata manja.


Narutopun tersenyum ramah.


"aku baru pulang latihan di luar desa hinata-chan" jawab naruto.


"kenapa naruto-kun tidak memberitahuku?" Tanya hinata ngambek.


"aku sudah mencarimu tetapi kau tidak ada" jawab naruto sambil membalas pelukan hinata.


"ayo kita pulang, sudah malam" ajak naruto sambil melepaskan pelukannya. Hinatapun mengangguk dan segera menggandeng tangan naruto. Tetapi naruto samar-samar mendengar percakapan di sebuah apartemen di sebelahnya.


"besok kita akan menyerang konoha dengan desa otogakure, dan kalian bersiap-siaplah" ucap seseorang di dalam apartemen tersebut.


'mengahncurkan konoha?' batin naruto.


Narutopun melihat hinata, hinata yang tahu kode narutopun segera mengaktifkan byakugannya.


"byakugan" ucap hinata.


Hinatapun melihat 4 orang di dalam apartemen tersebut dan hinata pun melihat hitai-ate salah satu orang tersebut.


'desa sunagakure' batin hinata. Hinata pun segera mengnonaktifkan byakugannya.


"siapa mereka?" Tanya naruto langsung to the point.


"mereka ninja desa sunagakure" jawab hinata.


"desa sunagakure? Pasti gaara" ucap naruto.


SREKK


Munculah 2 orang anbu konoha di depan naruto. Naruto dan hinatapun memasang wajah datarnya saat melihat 2 orang anbu di depannya.


"naruto, hinata kenapa kalian berada di luar? Anak kecil seperti kalian tidak boleh keluar malam-malam terlebih lagi desa konoha sedang berada dalam ancaman" ucap salah satu anbu tersebut.


Narutopun menyeringai dan sedetik kemudian menghilang dari hadapan anbu tersebut. Narutopun tiba-tiba sudah berada di belakang anbu tersebut sambil membawa pedang kusanaginya dan dengan cepat narutopun menebas kedua kepala anbu tersebut.


"ARGGGHHHHH"


"ARGHHHHHHH"


Anbu tersebut mati seketika saat naruto menebas kepala kedua anbu tersebut secara tiba-tiba sampai terputus, kedua mayat anbu tersebut ambruk seketika dan darahpun mengalir dari bekas luka tebasan tersebut.


"kalian berdua banyak bicara" ucap naruto. Narutopun berjalan mendekati dua kepala anbu tersebut dan membuka kedua topeng anbu tersebut.


"hinata-chan pakai topeng ini, kita akan berbicara dengan ninja sunagakure tersebut" ucap naruto.


"baik naruto-kun" jawab hinata.


Naruto dan hinatapun langsung memakai topeng anbu tersebut , naruto berserta hinatapun segera berjalan ke apartemen dimana desa sunagakure berada.


Naruto dan hinatapun sampai di kamar dimana desa sunagakure berada.


Tok..tok..tok..


"siapa disana?" Tanya satu-satunya wanita disana.


Naruto dan hinatapun seketika masuk kedalam kamar tersebut dan terlihat 4 orang ninja sunagakure sedang berkumpul.


"siapa kalian berdua?" Tanya seorang yang merupakan jounin pembimbing ninja sunagakure.


Ninja sunagakure pun bersiaga karena ada tamu tak diundang yangmasuk secara tiba-tiba dan mereka memakai topeng.


"aku mendengar kalian akan menghancurkan desa konoha? Apa aku benar?" Tanya naruto.


ZWUSHH


Kankurou desa sunagakure tersebut melemparkan kunai kearah naruto secara tiba-tiba akan tetapi naruto dapat menangkapnya dengan mudah. Dan sedetik kemudian naruto menghilang.


"arghhhh" erang kankurou kesakitan saat naruto berada tiba-tiba berada didepannya dan mencekik lehernya dengan kuat.


"kau tidak sopan dengan tamu" bisik naruto pada telinga kankurou.


'hebat sekali orang itu' batin jounin desa sunagakure.


"aku akan menjawabnya tetapi kau lepaskan dia terlebih dahulu" ucap jounin desa tersebut.


Narutopun segera melepaskan cekikannya pada kankurou.


"uhuk..uhukk" kankuroupun terbatuk karena begitu kuatnya naruto mencekiknya.


"desa sunagakure dan desa otogakure besok akan menyerang konoha saat pertandingan ujian chuunin" ucap jounin sunagakure yang bernama baki.


"sepertinya menarik, tim ku akan membantu kalian menghancurkan desa konoha besok" ucap naruto.


"sebenarnya siapa dirimu?" Tanya baki penasaran.


"siapa aku? Kalian tidak perlu tahu dan besok aku bersama timku akan datang membantumu, semua anggota timku akan menggunakan topeng" jawab naruto.


"selamat tinggal, dan besok saat pertandingan ujian chuunin tunjukan kekuatanmu…gaara" lanjut naruto. Naruto dan hinatapun langsung pergi dari tempat tersebut.


Gaara yang sedari tadi diampun tersentak saat ada yang memanggil namanya.


'siapa kau sebenarnya? Sepertinya aku pernah bertemu dengannya?' batin gaara.


"kalian bertiga tetaplah waspada pada mereka, takutnya mereka adalah orang konoha sendiri" ucap baki.


"baik" jawab mereka bertiga secara bersamaan.


Naruto dan hinatapun tiba di dekat depan gerbang konoha.


"hinata-chan, awasi daerah sekitar" ucap naruto.


"baik naruto-kun" jawab hinata.


"byakugan" ucap hinata.


Narutopun menggigit ibu jarinya dan segera membuat handseal.


POFF


Munculah chi-bunshin di depan naruto.


"kau pergilah ke tempat utakata dan haku-chan, jelaskan kepada mereka berdua kalau mereka berdua harus datang besok pagi ke konoha" ucap naruto kepada bunshinnya.


"besok kita akan memberi sedikit kejutan kepada desa konoha, cepat pergi. Soal penjaga gerbang aku yang akan bereskan" lanjut naruto.


"baik" jawab bunshin naruto.


Bunshin narutopun langsung pergi.


"hey kau-" ucapan kedua penjaga gerbang konoha pun terputus saat naruto memukul tengkuk kedua penjaga itu sampai pingsan. Narutopun berjalan kearah hinata.


"sebaiknya kita pulang, bereskan barang-barangmu hinata-chan besok kita akan pergi meninggalkan desa konoha sialan ini dan bersiaplah besok kita akan memberi sedikit kenang-kenangan kepada desa sialan ini" ucap naruto sambil membuka topengnya dan menunjukan seringai sadisnya.


"baik naruto-kun" jawab hinata sambil menyeringai.


FLASHBACK END


.


Narutopun segera menuju kamar mandiuntuk melakukan ritual mandi paginya. Setelah beberapa menit akhirnya narutopun keluar dari kamar mandi tersebut, rambut pirangnya yang sudah mulai panjang tampak basah dan tubuh atletis naruto, walaupun naruto baru berumur 13 tetapi tubuhnya sudah atletis karena latihan kerasnya. Narutopun segera memakai baju putih dengan lambang clan uzumaki di belakang, celana hitam berwarna pendek dan tak lupa memakai jaket hitam dengan lambang clan uzumaki, hitai-ate konohanya pun di simpan di dalam saku. Tidak ada rasa bangga sama sekali saat naruto mendapat hitai-ate konoha, tidak seperti anak-anak lain seumurannya yang saat itu di bagi hitai –ate konoha.


Tok..tok..tok


Narutopun membuka pintu apartemennya. Dan di depan pintu tersebut berdirilah dua orang yang merupakan anggota tim naruto.


"naruto-kun" ucap haku.


GREBB


Hakupun langsung memeluk naruto dengan erat.


"naruto-kun aku kangen sekali padamu" ucap haku.


Narutopun tersenyum mendengar ucapan haku.


"kau tidak mengijinkanku masuk naruto-sama?" Tanya utakata.


"ah aku lupa, silahkan masuk" jawab naruto.


Utakata ,naruto dan hakupun masuk. Haku enggan melepaskan pelukannya karena masih kangen.


"kau sudah tau kan makusdku mengumpulkan kalian disini?" Tanya naruto dengan muka serius.


"aku tahu, kita akan mulai bergerak sekarang" jawab utakata. Haku yang melihat keaadan yang sedang serius segera melepaskan pelukannya dari naruto.


"hari ini kita hanya akan sedikit memberi kejutan kepada konoha, kita tidak akan menghancurkan konoha hanya dengan tim 4 orang saja, kita akan mencari anggota-anggota lainnya setelah ini" ucap naruto.


"kita akan bekerja sama dengan desa sungakaure dan desa oto, aku sudah berbicara dengan desa suna kemarin malam" lanjut naruto.


"kita akan memulai penyerangannya kapan, naruto-kun?" Tanya haku.


"kita akan menyerang saat ada tanda-tanda dari desa suna dan oto, saat pertandingan ujian chuunin dan kuharap kalian menggunakan henge no jutsu saat menonton pertandingan ujian chuunin nanti agar tidak ada orang yang curiga" jawab naruto.


"baik naruto-sama" ucap utakata.


"sebentar lagi pertandingan ujian chuunin di mulai, aku akan berangkat. Dan kalau kalian belum makan ambil makanan di lemari dapur" ucap naruto sambil pergi meninggalkan apartemennya.


Narutopun berjalan menuju tempat pertandingan ujian chuunin dimulai, naruto menghiraukan cacian yang di lontarkan penduduk konoha sepanjang jalan.


Narutopun akhirnya sampai dan segera masuk kedalam, di dalam naruto bertemu dengan hinata yang sedang bersama timnya. Narutopun memandang hinata, wajah hinatapun memerah saat naruto menatapnya dan seakan tau arti tatapan naruto hinatapun mengangguk sambil tersenyum, narutopun yang melihat itu tersenyum sadis.


"para peserta di persilahkan memasuki kedalam arena pertandingan" ucap sang wasit.


"Aku wasit untuk ujian kali ini. Namaku Shiranui Genma. Untuk peraturannya, sama seperti peraturan ujian Chuunin ke tiga. Kalian satu lawan satu dengan lawan kalian sampai salah satu dari kalian mati,


menyerah, atau aku yang bilang pertandingan telah berakhir." Ucap genma.


Para pesertapun mengangguk.


"dan pertandingan pertama, hyuuga neji melawan uzumaki naruto. Peserta yang lain harap menunggu di ruang tunggu" ucap genma.


"Pertandingan, mulai!" Seru sang wasit.


naruto dan Neji sama-sama mempersiapkan kuda-kudanya. Neji tersenyummenyeringai.


"Kau tidak bisa mengalahkanku. Menyerahlah kalau kau tidak ingin mati." Ucap Neji sarkastik.


neji langsung melesat kearah naruto dan melakukan tendangan ke kepala Naruto, Naruto menunduk. kembali mencoba menendang Naruto yang menunduk, tetapi Naruto langsung loncat ke belakang dan neji melempar 3 buah Shuriken.


Melihat 3 buah Shuriken yang menerjang ke arahnya, Naruto bersalto kesamping, setelah itu Neji langsung melesat ke arahnya dan mencoba memukulnya dengan Juken. Tetapi naruto dapat menghindar dengan mudah.


Naruto melemparkan 3 buah kunai ke arah Neji dan kemudian membuat handseal,


"Shuriken Kagebunshin no Jutsu!" Serunya. 3 buah Shuriken tadi langsung menggandakan jumlahnya menjadi puluhan Shuriken yang menerjang Neji.


Neji tidak tinggal diam. Ia kemudian berputar,


"Kaiten!" Seru Neji mengucapkan nama jurusnya. Terlihat putaran chakra yang melindungi Neji


dari puluhan Shuriken naruto.


"Inilah pertahanan sempurnaku. Sekeras apapun kau berusaha, kau tidak akan bisa mengalahkanku. Itu sudah digariskan oleh takdir. Terima saja." Ucap Neji menyeringai.


Ia mengambil posisi, "Kau sudah ada dalam area ku." Ucap Neji. Ia kemudian melesat ke arah Naruto.


2 Pukulan!


4 Pukulan!


8 Pukulan!


16 Pukulan!


32 Pukulan!


64 Pukulan!


Naruto langsung terlempar dan menabrak pohon yang ada di belakangnya sehingga pohon itu retak. Neji menyeringai.


"Sudah kubilang, kau ditakdirkan untuk kalah. Wasit, pertandingan selesai." Ucap Neji.


Terlihat Genma yang kesal melihat tingkah arogan Neji.


POFF


'bunshin? Dimana naruto yang asli berada?' batin neji.


"byakugan" ucap neji.


Neji pun mencari naruto dan akhirnya nejipun berhasil menemukan naruto yang asli sedang duduk bersila di belakang pohon. Narutopun membuka matanya dan terlihat pupil horizontal dan kelopak mata naruto berwarna orange.


"keluarlah pengecut, sebentar lagi kau akan kalah dan kau sudah di takdirkan untuk kalah dariku" ucap neji arogan.


Narutopun berjalan keluar dari balik pohon tersebut. Dan seketika semua orang kaget melihat mata naruto yang berubah, tak terkecuali sandaime hokage yang sangat kaget melihat itu.


'i-itu s-sage mode? B-bagaimana naruto bisa mendapatkannya?' batin hiruzen.


"kau banyak bicara ternyata, dari tadi kau berbicara tentang takdir" ucap naruto.


Narutopun langsung melesat kearah neji.


Naruto langsung menyerang neji dengan taijutsu, neji sangat kewalahan melawan naruto.


DHUAKKK BRAKKK


Narutopun memukul wajah neji, neji pun terpental sampai menabrak dinding arena sampai retak.


"arghhhh" rintih neji, nejipun merasakan tubuhnya yang sangat sakit hanya dengan satu kali pukulan dari naruto.


Narutopun langsung berlari kearah neji yang sedang kesakitan.


BRAKKK


Tubuh neji kembali menghantam dinding arena dan membuat retakan dinding tersebut membesar.


"takdir seseorang bisa berubah,kalau kau berusaha" bisik naruto tepat di telinga neji.


"juken" ucap neji.


Narutopun bersalto kebelakang saat neji berusaha menyerangnya.


Hitai-ate nejipun terbuka dan menampilkan sebuah gambar di dahi neji.


"kau tidak tahu apa-apa tentangku" ucap neji.


"kau sudah di takdirkan menjadi sampah desa konoha, kalah dalam pertandingan ini dan takdir tersebut tidak bisa berubah" ucap neji arogan.


Naruto yang mendengar itupun menggeram marah saat neji mengucapkan kalimat tersebut.


Naruto langsung membuat rasengan di tangan kanannya dan segera berlari kearah neji.


"rasengan"


"kaiten "


Rasengan narutopun beradu dengan jutsu neji, dan jutsu narutopun tertahan oleh neji. Naruto langsung menyerang neji dengan cepat.


"sudah ku bilang takdir itu bisa di rubah oleh dirimu sendiri, dan aku tidak suka orang yang arogan sepertimu" ucap naruto.


BRAKKK DHUARR


Narutopun membanting neji ke tanah dan membuat retakan yang besar di arena tersebut.


"arghhhh"


Nejipun seketika pingsan.


"pemenangnya, uzumaki naruto" ucap sang wasit.


Semua orang sangat kaget melihat pertandingan naruto, para jounin pun memandang takjub naruto.


Narutopun hanya berjalan menuju bangku penonton untuk menonton pertandingan selanjutnya.


"kau hebat naruto-kun" ucap haku yang sedang menyamar menjadi penduduk biasa.

__ADS_1


"tak kusangka, kau hebat naruto-sama" ucap utakata yang sedang menyamar bersama haku.


Narutopun hanya tersenyum mendengarnya.


"pertandingan selanjutnya, uchiha sasuke melawan gaara dan kepada peserta silahkan memasuki arena pertandingan" ucap genma.


"ini pertandingan yang sangat ku tunggu" ucap kazekage.


"aku juga ingin segera melihat pertandingannya" jawab hiruzen


Gaara pun segera berjalan ke arena pertandingan tersebut. Dan gaara pun sampai di arena pertandingan. 'aku akan membunuh uchiha sialan itu' batin gaara.


'mana bocah uchiha itu?' batin gaara.


Genmapun menunggu sasuke yang sedari tadi belum juga datang.


"sebaiknya undur saja pertandingannya" ucap kazekage kepada hokage.


"baiklah" jawab hokage.


"bilang kepada genma pertandingan uchiha sasuke melawan gaara di undur terlebih dahulu" ucap hokage kepada jounin yang berada disisinya.


"baik hokage-sama" ucap jounin tersebut.


Jounin tersebutpun pergi dengan shunsinnya.


"kata hokage-sama pertandingan ini di undur terlebih dahulu" ucap jounin kepada genma.


"baik" jawab genma.


"pertandingan uchiha sasuke melawan gaara akan di tunda terlebih dahulu karena uchiha sasuke yang belum datang, dan kita lanjut kepertandingan selanjutnya, aburame shino melawan kankurou. Silahkan bagi peserta yang di panggil silahkan ke arena" ucap genma.


Kankurou terlihat berkeringat, ia kemudian mengangkat satu tangannya.


"Aku menyerah!" Ucapnya dan membuat beberapa pandangan bingung tertuju


ke arahnya.


"Baiklah…" Sebelum Genma dapat menyelesaikan perkataannya, Temari sudah


berada di bawah.


"Turun kesini bocah." Desis Temari.


Shikamarupun terpaksa bertarung dibawah, ia memakai teknik Kagemane sebelum akhirnya menyerah dengan alasan chakra yang habis.


"Hokage-dono, bocah Nara itu hebat juga. Ia bukan tipe petarung, lebih ke tipe strategi." Ucap sang Kazekage.


Hokage tersenyum. "Semua Nara memang seperti itu. Sayangnya, mereka pemalas sekali."


"pertandingan selanjutnya inuzuka kiba melawan akimichi chouji, silahkan kiba dan chouji turun ke bawah" ucap genma.


Kiba dan chouji pun berjalan menuju arena pertandingan.


'hah tadinya aku ingin sekali melawan naruto, tetapi aku malah melawan chouji' batin kiba.


"pertandingan di…mulai" ucap genma.


Tanpa menunggu lama, Kiba langsung melesat ke arah chouji, ia melakukan roundhouse kick dari kiri , tetapi chouji dapat memblok serangan kiba, ia kemudian memutar badannya untuk melakukan roundhouse kick dari kanan, chouji menunduk agar tidak terkena serangan, selanjutnya ia ingin menendang Kiba dari bawah, tetapi Kiba berhasil menghindar dan melompat ke belakang.


Kiba menggeram kesal karena serangannya sama sekali tidak ada yang kena.


"Beast Effect Ninpou: Quadruped no Jutsu!" Ucapnya dan badannya langsung diselimuti chakra, dan posisi kuda-kudanya sama seperti anjing, kaki dan tangannya sama-sama digunakan untuk berjalan. Iapun langsung melesat dengan cepat ke arah chouji. chouji susah payah menghindari serangan Kiba.


Brukh!


chouji jatuh tersungkur karena kecepatan Kiba terlalu cepat.


Choujipun bangun kembali walaupun badannya sedikit sakit.


"Baika no Jutsu " ucap chouji


Dan seketika tubuh choujipun membesar membuat kiba sedikit takut.


"nikudan sensha" ucap chouji.


Chouji pun mengubah tubuh menjadi bola dan berputar dengan cepat kearah kiba.


BRAKKK


Tubuh kibapun terhempas ke belakang dan menabrak pohon di arena tersebut. Kibapun kesakitan akibat serangan chouji.


"uhuk.. tak kusangka dia itu hebat" ucap kiba sambil terbatuk mengeluarkan darah segar.


Dan seketika tubuh choujipun kembali mengecil seperti semula. Iapun melirik ke arah Akamaru.


"Ayo Akamaru!" Serunya dan Akamaru ikut pertandingan.


Kibapun melemparkan bom asap kearah chouji . Dan chouji kini berada di dalam asap. Kiba yang tidak terlihat terus menyerang chouji.


"Ugh!" chouji terhempas ke belakang keluar asap. Ia mengerang kesakitan.


"Akan kuselesaikan ini!" Seru Kiba, iapun melemparkan sebuah pil ke arah Akamaru. Dan Akamaru berubah menjadi warna merah.


Akamaru yang berwarna merah itu naik ke punggung Kiba.


"Ninpou: Jujin Bunshin!" Seru Kiba dan kini Akamaru berubah menjadi Kiba.


"Ayo Akamaru!" Seru Kiba, mereka berdua pun melesat ke arah chouji.


"Gatsuuga!" Teriak mereka dan mereka berputar bersmaan dan menghantam tubuh chouji.


choujipun tersungkur dan mengerang kesakitan. Dan seketika chouji pun pingsan.


"pemenangnnya adalah inuzuka kiba" ucap sang wasit.


Kiba pun tersenyum senang.


"pertandingan selanjutanya, hyuuga hinata melawan Ametsuki Hikari , silahkan bagi peserta yang dipanggil segera turun kebawah" ucap genma.


"utakata, haku-chan lihatlah pertarungan anggota timku yang lain, dia hyuuga hinata" ucap naruto kepada utakata dan haku yang sedang menyamar.


"wanita yang mempunyai byakugan itu? " Tanya utakata.


Narutopun hanya mengangguk membenarkan perkataan utakata.


Dua wanita itu langsung turun kelapangan. Terlihat senyuman penuh percaya diri dari Hikari.


"Pertandingan, mulai!" Seru sang wasit.


Hikari langsung melesat ke arah hinata dan melakukan beberapa pukulan. hinata dapat menghindarinya dengan mudah.


Dengan kesal, Hikari langsung meloncat ke belakang dan kemudian membuat handseal,


"Katon: Katon Shuriken!" Serunya, ia kemudian melempar 3 buah shuriken dan menyembur shurikennya dengan api.


Hinata yang melihat itupun hanya diam saja. Hikari pun tersenyum senang.


"kaiten" ucap hinata.


TRANKK TRANK TRANK


3 Shuriken itu tertahan oleh jutsu hinata, Hikari pun menggeram marah saat serangannya dapat di tahan. Ia langsung melesat ke arah hinata dan melakukan tendangan ke kepala hinata. Hinata menunduk dan meloncat ke belakang tidak menyerang.


"Huh, kenapa kau tidak menyerang?" Tanya Hikari.


Hinata hanya tersenyum.


"Kau ingin aku menyerang?" Tanyanya atau mungkin tawarnya.


"Baiklah." Ucap hinata .


Hinata pun berlari kearah hikari dan menyerangnya dengan cepat, hikaripun sangat kewalahan menahan serangan hinata yang begitu cepat.


"Jūken" ucap hinata.


Hikaripun terpental kebelakang saat terkena serangan hinata.


"uhuk..uhuk" hikari pun terbatuk dan mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.


'sial aku bisa kalah kalau begini' batin hikari.


Hikaripun langsung membuat handseal dengan cepat.


"katon gokakyou no jutsu" ucap hikari.


Hikaripun menyemburkan api besar kearah hinata, hinata hanya memandang datar bola api tersebut.


'dia tak akan bisa menahan seranganku' batin hikari.


"kaiten" ucap hinata.


BLAR


Hinatapun langsung berlari kearah hikari dengan cepat, hinatapun berdiri di hadapn hikari sambil menyeringai.


"kau sudah berada dalam areaku" ucap hinata.


"areamu?" Tanya hikari heran.


"Hakke Rokujuuyonshou" ucap hinata.


Hinata menekan tenketsu hikari dengan 64 pukulan. Pertama hinata memukul 2 kali, lalu 4, 8, 16, 32, dan terakhir 64 kali. Hinata membuat aliran chakra pada hikari terhenti dan membuat hikari tidak bisa menggunakan jutsu lagi.


"uhuk.. " hikaripun terbatuk-batuk sambil mengeluarkan darah banyak dari dalam mulutnya.


"s-sialan kau" ucap hikari, dan seketika hikaripun pingsan.


"pemenangnya hyuuga hinata" ucap sang wasit.


"ternyata dia hebat juga naruto-sama, kau pintar dalam memilih anggota" puji utakata.


"kau belum melihat semua kemampuannya utakata" jawab naruto.


Beberapa detik kemudian, muncul pusaran angin di tengah arena, setelah pusaran angin itu selesai, terlihat tubuh Sasuke yang berdiri di tengah lapangan sambil tersenyum menyeringai.


"Dramatis sekali. Baiklah, Gaara, silakan turun." Ucap Genma.


Dan, muncul pusaran pasir ditengah arena dan muncullah Gaara. Semuanya tampak kagum dengan kemunculan dramatis dua peserta ini.


Sementara itu di podium… " sasuke itu cukup hebat, dan Gaara.. Aku tidak bisa menentukan siapa yang akan menang. Kemampuan dua-duanya sudah di atas Chuunin." Ucap asuma.


"Pertandingan terakhir, mulai!"


Sasuke langsung berlari ke arah Gaara, ia mencoba menendang Gaara tetapi ada pasir yang menghalangi. Ia kemudian meloncat kebelakang sambil tersenyum menyeringai.


'Pasirnya selalu melindunginya ' Pikir Sasuke.


'Baiklah. Hanya ada satu cara….'


"Gravity Seal: Kai!" Seru Sasuke. Dan, setelah tubuhnya lebih enteng, Sasuke langsung melesat dengan kecepatan cepat ke arah Gaara.


Duak!


Ia berhasil menendang Gaara dari belakang. Gaara terlempar. Sasuke kembali muncul di depan Gaara, ia kemudian menendang Gaara ke atas.


Setelah di atas, ia menendang Gaara dengan kuat ke bawah.


Gaara terhantam dengan keras ke tanah sementara Sasuke mendarat dengan selamat. Sasuke tersenyum menyeringai. Gaara yang tidak terima langsung mengendalikan pasirnya untuk menyerang Sasuke. Sasuke yang melihat pasir Gaara menyerangnya, ia berusaha menghindarinya.


Gaara yang sudah berdiri kemudian langsung melindunginya dan pasir yang ia bentuk menyerupai bola dan di dalamnya ada Gaara sendiri. Ia mengaktifkan mata ketiga untuk melihat gerak gerik Sasuke.


Sasuke berusaha meninju pasir yang melindungi Gaara, tetapi sayangnya, tangannya langsung sakit karena pasir itu sangat keras. Ia kembali mundur dan memikirkan rencana.


'Pasir itu keras. ' Batin Sasuke. Ia kemudian menutup matanya.


Sementara itu di podium, Kabuto membuat handseal dan mengaktifkan Genjutsu. Semua, penonton di podium kecuali Jounin, Chuunin dan beberapa orang Genin dapat melepas Genjutsunya.


Dan terlihatlah beberapa Shinobi dari desa Oto mengelilingi podium untuk bertarung dengan para Shinobi Konoha.


Kakashi menaikan hitai-ate nya dan menunjukan Sharingannya. Di sampingnya sudah ada rival abadinya, Gai.


"Kau tak berniat untuk menjadikan ini sebagai tantangan juga kan, Gai?" Ucap Kakashi.


Gai hanya tersenyum. "Tentu saja, ya. Skor kita masih 50-50. Ini akan menentukan siapa yang menang. Yosh! Semangat masa mudaku kembali membara!" Seru Gai.


Sementara itu, Naruto,utakata dan hakupun saling pandang. Mereka bertigapun mengangguk.


"kita harus memakai topeng agar identitas kita tidak di ketahui" ucap naruto, narutopun langsung memakai topeng semalam dan memberikan 2 topeng kepada utakata dan haku. Utakata dan hakupun mengangguk dan langsung memakai topeng tersebut.


"kita akan menceri hinata-chan terlebih dahulu" ucap naruto dan sedetik kemudian mereka bertigapun menghilang.


Naruto,utakata dan hakupun menemukan hinata, hinata langsung memeluk naruto.


"kita akan memulai pergerakan kita, pakai topengmu hinata-chan" ucap naruto.


Hinatapun melepaskan pelukannya dan segera memakai topeng semalam.


"kita berangkat" ucap naruto, dan seketika mereka berempat menghilang.


Dan lalu, di atas podium Hokage, beberapa anbu melindungi hokage dan melihat ke arah Kazekage.


Bum!


Bom asap dilemparkan salah satu pengawal Kazekage. Dan, di atas atap sudah ada Sandaime yang diancam dengan sebuah kunai oleh Kazekage.


Duar!


Di arena, Sasuke sedang membuat handseal dengan cepat.


"chidori" ucap sasuke.


Sasukepun langsung berlari kearah gaara dengan kecepatan tinggi, gaara yang melihat itu segera membuat perisai disekelilingnya.


BLARR


Perisai gaarapun tertembus oleh chidori sasuke, terlihat dahi gaara yang terkena sedikit serangan sasuke dan darahpun seketika keluar dari luka tersebut. Gaarapun seketika mengamuk, sasuke yang melihat itupun segera melompat kebelakang.


Kankurou dan Temari langsung muncul di samping Gaara. Mereka berdua langsung membawa Gaara pergi keluar.


"urusanku belum selesai denganmu gaara" ucap sasuke sambil mengejar gaara yang sedang bersama kankurou dan temari.


Naruto, utakata , haku dan hinatapun berada di tengah-tengah arena dan di sekelilingnya ada anbu dan jounin konoha, para ninja konoha itupun memegang kunai di tangannya.


"siapa kalian?" Tanya salah satu orang jounin konoha.


'1,2,3,4… hmm ada 8 orang ternyata, 4 jounin dan 4 anbu' batin naruto.


"kalian masing-masing melawan 2 orang, sekarang" ucap naruto.


Mereka bertigapun mengangguk dan langsung menyerang anbu dan jounin konoha tersebut.


"siapa kalian?" Tanya salah satu orang anbu kepada naruto.


"kalian tidak perlu tahu siapa kami" ucap naruto.


Utakata, haku dan hinatapun langsung membuat handseal seketika.


" jutsu controlling interest: interest explosive death"


" Ink Bubble Explosion"


"Sensatsu Suishō"


Dan seketika 2 orang anbu di kelilingi oleh bunga-bunga, hinatapun mengarahkan telapak tangannya kedepan dan seketika hinata mengepalkan tangannya dan seketika bunga-bunga tersebut menempel di tubuh 2 orang anbu, bunga tersebut seketika berubah menjadi ratusan kertas peledak.


"dead" gumam hinata.


DHUARR


"ARGHHHHH" teriak 2 orang anbu kesakitan.


Tubuh 2 orang anbu itupun hancur dan darah berceceran dimana-mana.


4 jounin konoha dan 2 anbu konoha yang melihat itupun kaget Karena temannya mati seketika, tetapi beberapa detik kemudian munculah 2 gelembung dan ratusan tombak es.


"ARGHHHH" teriak 2 orang jounin saat kepalanya hancur oleh tombak-tombak es yang datang secara tiba-tiba.


Seketika 2 orang jounin sudah masuk dalam gelembung yang di buat utakata, dan seketika muncul cairan hitam di dalam kedua gelembung tersebut.


"ARGGHHHHH" teriak 2 orang jounin.


Dan seketika kedua gelembung itu pecah dan 2 jounin itupun menghilang entah kemana.


"amaterasu" gumam naruto.


ZWUSS


"ARGHHHHH" teriak kedua anbu tersebut secara bersamaan.


Seketika 2 orang anbu konoha sudah terbakar oleh api hitam yang di buat oleh naruto, seketika dua orang anbu itupun mati.


Kakashi pun melihat kejadian di arena.


"i-itu a-amaterasu, s-siapa orang yang m-memakai topeng-topeng tersebut?" gumam kakashi.


Dan seketika muncul 10 orang jounin ke dalam arena tersebut.


"mundurlah" ucap naruto.


Mereka bertigapun mundur kebelakang naruto. Narutopun langsung membuat handseal dengan cepat.

__ADS_1


'akan kutunjukan sedikit kekuatanku' batin naruto.


"Mokuton Hijutsu: Jukai Kōtan"


Dan seketika munculah akar-akar kayu besar yang merambat dengan sangat cepat kearah 10 jounin tersebut, para jouninpun terlihat sangat ketakutan dan mencoba melarikan diri, tetapi kesepuluh jounin tersebut terlambat.


"ARGHHHH"


"ARGGGHHHH"


ARGHHHHHH"


Teriakan-teriakan jounin konoha yang terkena jutsu naruto, kesepuluh jounin tersebut mati seketika dengan tubuh yang hancur.


Para anbu beserta kakashi, guy, asuma dan kurenai yang melihat itupun sangat kaget karena salah satu musuhnya bisa menggunakan teknik mokuton milik hokage pertama.


'siapa sebenarnya dia?' batin semua orang.


"kita pergi dari sini, kita akan menuju tengah desa" ucap naruto.


Ketiga orang tersebut mengangguk dan sedetik kemudian mereka berempat pergi dengan shunsin.


Tetapi kakashi dapat melihat warna rambut 2 orang yang dari 4 orang itu karena kakashi sedang menggunakan sharingan.


'rambut pirang dan rambut indigo panjang ?di desa ini yang memilik rambut itu..' batin naruto.


"NARUTO, HINATA" teriak kakashi tiba-tiba


"kakashi ada apa kau meneriaki nama naruto dan muridku hinata?" Tanya kurenai.


"barusan aku melihat warna rambut 2 orang dari 4 orang yang memakai topeng di arena tersebut, yang pertama mempunyai rambut pirang dan yang kedua rambut indigo panjang, dan di desa ini yang memiliki rambut tersebut naruto dan hinata" ucap kakashi.


"i-itu tidak mungkin, hinata orang yang lemah lembut dan baik, dia tidak akan melakukan tersebut" ucap kurenai tidak percaya.


"kita kejar mereka" ucap gai.


Kakashi, asuma, guy, dan kurenaipun segera mencari naruto dengan timnya.


DHUARRR DHUARRR


Ledakan terjadi dimana-mana di desa konoha, terlihat beberapa ular besar yang sedang menghancurkan konoha, dan terdengar teriakan-teriakan meminta tolong di seluruh desa konoha.


Naruto yang melihat itupun tersenyum sadis.


'ini baru permulaan konoha, nanti aku akan kembali lagi kesini dan akan menghancurkan kembali desa sialan ini' batin naruto sambil menyeringai.


TAP


Naruto, utakata, haku dan hinatapun berhenti di sebuah bangunan yang cukup tinggi di desa konoha. Mata naruto perlahan berubah menjadi rinnegan di balik topengnya.


"Chikusodo : Kuchiyose no Jutsu!" Seru Naruto sambil menghentakan kedua tangannya ke


tanah.


DI tanah, muncul segel Kuchiyose dan keluarlah badak dengan Rinnegan dan anjing berkepala dua.


"sekarang kita hanya akan melihat kehancuran konoha" ucap naruto.


"baik naruto-sama"


"baik naruto-kun"


Hinata dan hakupun langsung menggaet kedua tangan naruto secara bersamaan, utakata yang melihat itupun memasang wajah malas.


DHUARR DHUARRR


Gerbang utama konoha pun hancur oleh beberapa desa sunagakure, dan terlihat desa konoha yang mencoba melawan desa tersebut.


Sementara itu di atap arena…


Orochimaru dan anak buahnya telah membuat barrier agar tidak ada yang menghalangi pertarungannya dengan mantan gurunya. Ia kini masih menatap mantan gurunya dengan seringai penuh percaya diri. Keduanya sama-sama berlari ke arah satu sama lain dan sama-sama membuat handseal. Sarutobi melemparkan 3 buah shuriken,


"Tajuu Shuriken Kagebunshin!" Serunya. Dan, dari 3 shuriken kini menjadi ratusan shuriken ke arah Orochimaru. Orochimaru tidak tinggal diam saja,


"Kuchiyose: Edo Tensei!" Serunya.


Muncullah dua buah peti bertuliskan kanji satu dan dua. Peti ketiga muncul, tetapi kembali ke dalam lagi entah mengapa.


Dari kedua peti itupun muncul Hashirama Senju dan Tobirama Senju. Shodaime dan Nidaime Hokage.


"Hiruzen... . Tidak kusangka kita bertemu lagi seperti ini. apalagi bertemu denganmu menggunakan jurus ciptaanku ini.." Mulai Hokage kedua dengan nada datar.


"ahh... jangan begitu Tobirama, setidaknya sapa dengan ramahlah murid-murid kita" balas Hokage pertama dengan nada kekanakan yang membuat Tobirama menghela nafas akibat tingkah kakaknya.


"ingat, kau mempunyai keuntungan dipertarungan ini. kami tidak akan mencapai kekuatan penuh kami dalam Kondisi Edo tensei tidak sempurna ini. "Ucap Hokage pertama dengan nada serius.


"sudah jangan banyak omong! Serang mereka" perintah Orochimaru seraya memasukkan Dua kunai dengan kertas segel kepada masing-masing Hokage.


Benar benar Mengacuhkan pembicaraan tersebut.


Mata kedua Hokage yang sebelumnya penuh kehidupan telah berubah menjadi gelap tak berfokus, seperti Boneka.


Dan dengan Cepat kedua Hokage membuat handseal.


"Elemen kayu;kelahiran dari hutan"


"Elemen Air; Naga air Raksasa."


Namun sandaime yang melihat itupun tidak tinggal diam dan dengan segera membuat handseal.


"Doton: Doryuu Jouheki"


Dan seketika munculah dinding tanah yang sangat besar.


BLARRRRRR


Ledakanpun terjadi saat jutsu tingkat tinggi bertabrakan.


'sial jutsu hokage pertama dan kedua memang sangat kuat' batin hiruzen.


Hiruzenpun melompat kebelakang, 'sial ini pasti akan memakan waktu sangat lama, jiraiya dan tsunadepun sedang berada diluar desa sekarang' batin hokage ketiga frustasi.


.


.


*di tempat para rockie 12*


Rookie 12, kecuali naruto, Sasuke dan hinata kini sedang berhadapan dengan beberapa Chuunin dari Oto dan Suna. Terlihat Kiba yang menggunakan Gatsuga ke beberapa ninja Oto. Lalu Tenten yang mengerahkan semua senjatanya kepada beberapa Chuunin Suna. Lalu Neji yang menggunakan Jyuken ke beberapa Chuunin musuh. Shikamaru juga terlihat sedang berpikir strategi ketika semakin banyak musuh yang datang.


"dimana naruto, hinata dan sasuke?" Tanya shikamaru.


"aku tidak melihat mereka bertiga" jawab kiba.


"kita cari naruto, hinata dan sasuke. Kalau kita sudahh bertemu dengan mereka kita akan melawan desa suna dan desa oto" ucap shikamaru.


"kita pergi mencari mereka bertiga sekarang" lanjut shikamaru.


Rockie 12 pun mengangguk dan segera mencari naruto, sasuke dan hinata.


DHUARR DHUARR


Ledakan-ledakan besar terjadi di berbagai tempat di desa konoha, dan terlihatlah seekor badak dan anjing berkepala dua yang sedang menghancurkan rumah penduduk desa konoha.


Terlihat beberapa orang anbu mengelilingi anjing berkepala dua. Beberapa anbu tersebut membuat handseal dengan cepat.


"Katon : Gouryuuka no Jutsu"


"fuuton kamikaze"


Seketika Kedua jutsu tingkat tinggi itupun menyatu dan seketika menjadi tormado api yang sangat besar. Naruto yang melihat itupun hanya menyeringai di balik topengnya.


DHUARRRR


Jutsu tongkat tinggi tersebut menghamtam anjing berkepala dua tersebut sampai hangus terbakar tetapi seketika kepala anjing tersebut bertambah satu dan membuat anbu menatap tidak percaya.


"ARGGHHH" teriak anbu – anbu konoha saat tubuhnya digigit oleh anjing seketika tubuh mereka pun terkoyak-koyak.


.


.


Di depan gerbang konoha terlihat 2 orang yang memakai jubbah hitam dengan corak awan merah.


'ada apa dengan desa konoha?' batin itachi heran saat melihat desa konoha yang terlihat hancur berantakan.


"ternyata sedang ada penyerangan besar-besaran kepada desa konoha ternyata, ini akan menyenangkan" ucap kisame.


"cepat kita temukan anak tersebut dan kembali ke markas" ucap itachi.


"kau sama sekali tidak merindukan desamu ini,itachi?" Tanya kisame.


"hn" jawab itachi sambil pergi meninggalkan kisame.


Kisamepun langsung berjalan mengikuti itachi.


Itachi dan kisamepun sedang berjalan di jembatan di pinggir desa konoha, karena di tengah desa konoha sedang kacau. Itachipun merasakan ada yang melemparkan kuani kearahnya.


TRANKK


Itachipun menahan kunai tersebut dengan kunai di tangannya.


TAP


Dan seketika datanglah kakashi, gai, asuma dan kurenai.


"itachi uchiha?" Tanya kakashi ragu.


"kakashi hatake, lama tidak bertemu" jawab itachi dengan wajah datar.


"apa maumu? Apa serangan ke desa ini ulahmu itachi?" Tanya kakashi.


"aku baru saja datang kesini, aku tidak ada urusan dengan penyerangan ini, urusanku kesini hanya ingin menemui uzumaki naruto" jawab itachi.


"naruto? Mau apa kau dengan dia?" Tanya gai.


"itu bukan urusan kalian" jawab kisame.


Kisamepun langsung membuat handseal dengan cepat.


"suiton : suiryudan no jutsu" ucap kisame.


Kisamepun membuat naga air dan seketika naga air itu mengarah ke tim kakashi.


Kakashipun membuka hitai-atenya dan seketika terlihatlah mata sharingan, kakashipun seketika membuat handseal yang sama dengan kisame.


"suiton : suiryudan no jutsu" ucap kakashi.


DHUARRR


Ledakan besarpun terjadi akibat 2 jutsu tingkat tinggi yang bertabrakan.


"kakashi hatake si ninja peniru, ternyata julukan itu benar" ucap kisame.


Kurenaipun maju selangkah kedepan dan seketika kurenai menatap itachi tajam.


Tiba-tiba itachipun sudah terikat di pohon yang besar dan di depannya ada kurenai yang sedan menggenggam sebuah kunai di tangan kanannya. Itachi yang melihat itu hanya memasang wajah datar, mata itachipun berubah menjadi sharingan dan itachipun menutup matanya, seketika keadaan menjadi terbalik sekarang kurenai yang terkena genjutsunya sendiri.


Di dunia nyata seketika tubuh kurenai ambruk dan tubuh kurenai dapat di tahan oleh asuma. Gai pun mengeluarkan double stick. Dan ia pun berlari kearah kisame dengan kecepatan tinggi.


Gai menyerang kisame dengan membabi buta dengan double sticknya tetapi kisame dapat menahannya dengan mudah menggunakan pedangnya. Kisamepun sekarang menyerang balik gai dengan pedang samehadanya, gaipun sedikit kewalahan dengan serangan kisame.


"ada urusan apa kau dengan naruto, itachi?" Tanya kakashi.


"itu bukan urusanmu" jawab itachi datar.


Itachipun membuat handseal dengan cepat.


" Katon: Gōkakyū no Jutsu" ucap itachi.


Itachipun menembakan bola api besar kepada kakashi, kakashipun tidak tinggal diam dan langsung membuat handseal.


"Suiton: Suijinheki" ucap kakashi.


Seketika kakashipun membuat dinding air untuk menahan bola api itachi.


DHUARRR


Jutsu itachipun tertahan oleh dinding air buatan kakashi, kakashi langsung berlari kearah itachi dan menyerangnya menggunakan taijutsu. Pertarungan sengitpun terjadi antara kakashi melawan itachi dan kisame melawan gai.


"sial, dalam keadaan seperti ini aku tidak bisa melakukan apa-apa" gumam asuma.


Kakashi melompat kebelakang dan langsung membuat handseal.


"suiton : suiryudan no jutsu" ucap kakashi.


Dan seketika muncul naga air besar yang sedang menuju kearah itachi. Itachi hanya memandang datar serangan kakashi. Itachipun dengan segera membuat handseal.


"suiton : suiryudan no jutsu" ucap itachi


Itachipun membuat naga air yang sama dengan kakashi.


DHUARRR


Tabrakan antara dua jutsupun tak terelakan, dan membuat ledakan yang cukup besar.


'dia bisa menggunakan elemen air?' batin kakashi.


Kakashipun melompat kebelakang, gai yang sangat kewalahan akibat serangan bertubi-tubi dari kisamepun langsung melompat kebelakang bersama dengan kakashi.


"sial, kalau kita seperti ini terus kita akan kalah" ucap gai.


Itachipun maju selangkah, mata sharingannya berubah menjadi mata mangekyou sharingan.


'mangekyou sharingan?' batin kakashi.


"kalian semua tutup mata kalian" ucap kakashi.


"tsukuyomi" gumam itachi.


Terlambat bagi kakashi, kakashipun terkena genjutsu itachi, sekarang kakashi di ikat di sebuah batang kayu dan di depannya terdapat itachi yang sedang membawa pedang di tangan kanannya.


"selamat datang di dunia tsukuyomi, penderitaanmu akan berlangsung selama 72 jam" ucap itachi.


Itachipun menebas kaki kakashi dengan pedang di tangannya.


"ARGHHHHHH" teriak kakashi kesakitan.


Di dunia nyata kakashipun langsung ambruk, gaipun langsung membuka matanya dan melihat kakashi yang sudah ambruk.


"kakashi" ucap gai.


"asuma kita mundur" lanjut gai.


Asumapun mengangguk dan segera pergi, gai langsung membopong tubuh kakashi dan segera mengikuti asuma. Kisame hendak akan mengejar mereka tetapi itachi menahannya.


"jangan kejar mereka, tugas kita disini hanya untuk merekrut naruto" ucap itachi.


Itachi dan kisamepun pun kembali melanjutakan perjalanan untuk mencari naruto


Naruto, utakata, haku dan hinatapun sedang melihat desa konoha yang sedang hancur oleh hewan kuchiyose naruto. Terlihat desa oto dan desa suna yang bergerak mundur karena kalah jumlah oleh ninja desa konoha.


"kita pergi, kita akan merekrut salah seorang jincuriki desa sunagakure yaitu gaara, mari kita pergi" ucap naruto.


"baik" jawab mereka bertiga.


POFF


Hewan kuchiyose narutopun menghilang secara tiba-tiba, terlihat beberapa anbu yang keheranan. Sedetik kemudian naruto bersama timnya menghilang.


.


.


Sasuke sedang berlari mengejar gaara, temari dan kankurou yang sedang mencoba kabur.


"gaara, urusan kita belum selesai" ucap sasuke.


Gaara yang mendengar itupun geram.


"tenanglah gaara, jangan dengarkan dia" ucap kankuro.


GWAHHHHHH


Tubuh kankuro dan temaripun terhempas sampai menabrak pohon.


"sial dia akan berubah menjadi…" ucapan kankuro pun terputus karena kankuro sudah terlebih dahulu pingsan. Setelah beberapa menit kemudian temaripun pingsan.


"kita lanjutkan pertarungan kita uchiha sasuke" ucap gaara.


Sasukepun menyeringai, dan seketika melesat kearah gaara. Sasuke menyerang gaara menggunakan taijutsu miliknya akan tetapi dapat di tahan dengan mudah oleh gaara.


"ayolah Sasuke Uchiha! Buat aku hidup!" Teriak Gaara sambil menuju Sasuke.


Dan seketika tangan kiri gaara di selimuti oleh pasir sampai tangan gaara menyerupai tangan monster.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2