DARK SHINOBI

DARK SHINOBI
Chapter 28


__ADS_3

.


.


.


.


serangan Kakashi gagal karena ketujuh orang tersebut sudah melompat kebelakang di atas markas Orochimaru yang sudah hancur. Kiba kembali akan menyerang ketujuh Orang tersebut, tetapi Sakura sudah mencengkram kerah baju Kiba.


"Baka Kiba, kau bisa mati kalau kau sembarangan menyerang mereka." Ucap Sakura dengan nada tinggi.


Sedangkan Shikamaru hanya diam melihat tujuh orang lawannya tersebut. 'jutsu itu? Bukankah jutsu yang pernah menyelamatkanku saat berhadapan dengan Gaara waktu invasi.' Batin Shikamaru.


"Sakura,ya?" Tanya salah satu orang dari ketujuh orang tersebut dengan nada dinginnya. Sakura tiba-tiba membatu mendengar suara bernada dingin itu.


'suara itu? Suara itu..' batin Sakura.


Sakura melepaskan cengkramannya pada baju Kiba, ia menoleh kearah asal sumber suara tersebut. Orang yang baru saja datang tersebut membuka topengnya.


"sensei?" Tanya Kakashi samar-samar melihat yondaime Hokage di hadapannya.


"Naruto-kun." Ucap Sakura membulatkan matanya kearah pemuda yang sudah membuka topengnya tersebut.


"Naruto."


Ucap semua ninja konoha sambil menatap Naruto tak percaya, Naruto hanya menatap semua ninja konoha dengan wajah datar dan mata hitam legamnya.


"tim Kakashi yang baru akan membawa kau pulang ke desa Konoha," ucap Sai sambil menatap Naruto. Semua Ninja Konohapun menatap Sai dengan tidak percaya.


"tim Kakashi? Dan rockie 12?" tanya Naruto datar, ia pun melirik Sai. Sai lalu mengambil pedang dari punggungnya.


Sai menatap tajam kearah Naruto dengan pedang di tangan kanannya.


"jadi dia adalah penggantiku?" Tanya Naruto dengan nada dinginnya seperti biasa. "seorang pecundang telah bergabung." Lanjut Naruto sambil menatap datar Sai.


"awalnya misiku untuk membunuhmu tapi aku tidak peduli lagi dengan misiku, saat melihat kesungguhan tim 7 dan yang lainnya aku ingin membantunya. Aku akan bertindak atas kemauanku sendiri." Ucap Sai masih menatap Naruto.


"Sai."


"Sai-kun."


"aku tidak tahu banyak tentang dirimu, tapi pasti ada alasan mengapa Sakura-san, Shikamaru-kun dan temanmu yang lainnya mengejarmu sampai sekarang. Mereka semua akan melakukan apapun, untuk menjaga ikatan persahabatan kalian tidak putus. Naruto..kau Harus mengerti." Ucap Sai, Naruto lalu menutup matanya.


"ya..aku mengerti..itulah sebabnya kuputuskan!" ucap Naruto sambil membuka matanya.


Semua ninja Konoha yang berada disana membulatkan matanya tak percaya akan perkataan Naruto barusan. Kibapun geram dengan perkataan Naruto.


"hey Naruto, apa maksud perkataanmu itu hah?" Tanya Kiba dengan sedikit berteriak. Naruto mengernyitkan keningnya.


"kalian semua tidak tahu apa-apa tentang diriku jadi diamlah." Ucap Naruto dingin sambil menatap tajam kearah Kiba.


"Lalu kenapa? KENAPA DULU KAU TIDAK MEMBUNUHKU? Apa itu yang kau sebut memutuskan, Naruto?" Tanya Sasuke kesal.


"Sasuke-kun." Ucap Sakura sambil menatap tak percaya kearah Sasuke yang berteriak barusan.


"alasannya sederhana bukannya aku tak bisa memutuskan ikatan perlu menjelaskannya padamu." Ucap Naruto datar.


"yang bisa kukatakan padamu hanyalah..waktu itu..karena kehendakku, aku membiarkanmu hidup hanya untuk bersenang-senang." Ucap Naruto sambil menatap Sasuke datar.


ZWUSHHH


Naruto sudah berada di hadapan Kakashi sambil lengannya di pundak Kakashi.


'cepat sekali.' Batin Shikamaru.


Semua ninja Konoha pun sudah bersiap dengan kunai di tangan mereka masing-masing.


"kapan dia..?" gumam Ino dan Sakura sambil menatap Naruto.


"kalau dipikir-pikir, bukannya kau tidak ingin aku berada di tim mu Kakashi? Kau seharusnya senang karena murid tercintamu Sasuke tidak kubunuh, dari pada kau menghabiskan waktumu untuk mengejarku. Benarkan Kakashi?" Tanya Naruto dengan wajah datarnya.


"N-Naruto-kun." Gumam Sakura dan Ino.


ZWUSHH

__ADS_1


Naruto dengan shunsinnya sudah berada di hadapan Sasuke dengan lengannya di pundak Kakashi.


'kenapa mata Naruto menjadi hitam seperti Sasuke?' batin Shikamaru.


"Sasuke, maka kali ini aku akan membunuhmu. Hanya untuk bersenang-senang." Ucap Naruto sambil memegang pedang kusanaginya.


"Naruto hentikan. Ini bukan Naruto yang kami kenal dulu, bukannya Sasuke itu temanmu NARUTO." Ucap Lee dan Kiba sambil menatap Naruto.


ZWUSHH


"NARUTO."


"NARUTO-KUN."


Naruto lalu mengayunkan pedang kusanaginya ke Sasuke.


JRASHHHH


"arghhhhh."


Ninja-ninja Konoha membelalakan matanya saat Sai mengorbankan dirinya terkena pedang kusanagi Naruto.


"SAI." Teriak ninja Konoha pada Sai yang sedang mengerang kesakitan Saat pedang kusangi Naruto mengenai punggung Sai.


"kau mengorbankan tubuhmu sendiri, lumayan." Ucap Naruto menyeringai kearah Sai.


Sasuke lalu berusaha membanting tubuh Naruto ke tanah. Kakashipun berusaha menangkap Naruto.


"chidori nagashi."


Tiba-tiba tubuh Naruto sudah di aliri chidori.


"arghhhh."


"arghhhhhh"


"arghhhhhhh."


Kakashi, Sasuke dan Saipun terpental kebelakang saat terkena jutsu Naruto. Shikamaru dan yang lainnya lalu bergerak kearah Naruto kecuali Sakura dan Ino yang mengobati luka Sai, Kakashi dan Sasuke.


"kagemane no jutsu."


'kenapa bisa Naruto mempunyai mata Sharingan?' batin mereka semua kecuali Sasuke.


"nikudan sensha." Ucap Chouji yang langsung berputar seperti bola kearah Naruto. Naruto hanya menatap datar, ia lalu membuat handseal.


"doton : douryuheki."


Dan munculah dinding tanah di hadapan Naruto.


BLARRR


Serangan Chouji dapat di tahan oleh dinding tanah Naruto. Haku dan Hinata yang akan turun membantu Naruto di tahan oleh Utakata.


"Haku, Hinata jangan turun membantu Naruto. Dia sudah berpesan kepadaku untuk tidak ada yang membantunya." Ucap Utakata. Haku dan Hinatapun mengangguk dan kembali kebelakang.


"tenang saja, Naruto tidak akan kalah oleh mereka semua." Ucap Gaara untuk menenangkan kegelisahan tiga kunoichi tersebut.


"Gaara-kun, chakra Naruto-kun tiba-tiba menjadi sangat dingin. Aku belum pernah merasakan ini sebelumnya." Ucap Karin sambil menatap Naruto di bawahnya.


"sial, dia terpancing emosi." Ucap Kimimaro.


.


"Kusanagi no Tsurugi: Chidorigatana"


Naruto lalu mengalirkan chidori ke pedang kusanaginya.


JLEB


"arghhhhhhh."


Chouji mengerang kesakitan saat badannya tertusuk pedang Kusanagi Naruto, ia lalu melompat ke belakang kearah Sakura dan Ino.


Kiba dan Shino langsung berlari kearah Naruto.

__ADS_1


"gatsuga."


Kiba dan Akamaru langsung berputar seperti mata bor kearah Naruto. Naruto langsung membuat handseal.


"fuuton: tase No kaze"


Dan seketika muncul perisai angin di hadapan Naruto.


BLARRR


Serangan Kiba dapat di tahan oleh perisai angin Naruto, Naruto kembali membuat handseal.


"fuuton repusho"


Naruto lalu menciptakan badai diantara Kiba dan Shino.


JRASHH JRASHH JRASHH


Tubuh Kiba terkoyak oleh badai angin Naruto hingga seluruh badanya mengeluarkan bekas darah dan luka lalu melompat kebelakang. Sedangkan Shino tiba-tiba tubuhnya sudah menjadi puluhan serangga. Tiba-tiba Naruto merasakan chakra di belakangnya.


"chidori Nagashi."


"arghhhhhhhh."


Shino seketika terpental saat terkena serangan Naruto. Neji dan Lee lalu berlari kearah Naruto dan menyerangnya dengan taijutsu.


"Naruto, sadarlah kami ini temanmu bukan musuhmu. Ini bukan Naruto yang ku kenal saat masih di desa Konoha. Walaupun kau menyakiti kami, kami semua masih menganggapmu teman." Ucap Lee. Lee dan Neji terus menyerang Naruto dengan Taijutsu akan tetapi Naruto dapat menahan dan menghindari serangan mereka berdua dengan mudah.


"teman? Apa kalian ada saat aku sedang kesepian? Apa kalian ada Saat aku sedang bersedih karena tidak ada yang mau bermain denganku dulu? Omongan kalian ITU OMONG KOSONG."


"rasengan."


"LEE."


"arghhhhhhh..Uhuk..uhuk."


Lee terkena rasengan Naruto di perutnya dan langsung terpental kebelakang. Naruto hanya menatap datar kearah mantan-mantan temannya di konoha.


Neji yang melihat Naruto sedang lengah berusaha menyerangnya.


"Jyuken."


Tetapi serangan Neji dapat di tahan dengan mudah oleh Naruto.


"terlalu awal untuk dapat menyerangku Neji." Bisik Naruto di telinga Neji.


"Chidori."


"ARGHHHHHHH"


Neji jatuh tersungkur dengan luka di punggunya. Saat Naruto akan mengayunkan pedangnya kearah Neji tiba-tiba tubuhnya tidak bisa di gerakan.


"kagemane no jutsu ku berhasil." Ucap Shikamaru sambil tersenyum. Shino lalu mengambil tubuh Neji dan membawanya kebelakang.


"Naruto-kun kumohon hentikan, dan pulanglah ke desa konoha." Ucap Sakura sambil menahan tangis.


Ia lalu berlari kearah Naruto, tangan kanannyapun sudah terkepal dan mengeluarkan chakra. Kakashi yang melihat mata Naruto begitu dingin, langsung berlari kearah Sakura. Tekana chakra Naruto seketika meningkat membuat tanah yang di pijaknya menjadi retak, jutsu Shikamaru seketika lepas. Naruto lalu berlari kearah Sakura sambil mengalirkan chidori pada pedangnya. Naruto lalu mengayunkan pedang kusanaginya kearah Sakura tetapi Kakashi sudah ada di depannya dan menahannya dengan kunai.


TRANKK JLEB BRAKK


Kunai Kakashi tiba-tiba terbelah, dan pedang kusanagi Naruto menancap di dada Kakashi, Kakashi jatuh terduduk di bekas reruntuhan markas Orochimaru dan Naruto berdiri di depannya sambil menancapkan pedang kusangi di dada Kakashi. Darah segar perlahan keluar.


"arghhhhh." Rintih Kakashi tubuhnyapun tak bisa digerakan.


"Kakashi-sensei." Ucap Sakura saat mlihat Kakashi tertusuk pedang Naruto.


"posisi pertahan itu adalah sebuah kesalahan. Pedang Kusangiku mempunyai bilah yang unik. Tak mungkin bertahan." Ucap Naruto sambil menatap Kakashi datar. Kakashi hanya menatap Naruto dengan pandangan yang sulit di artikan.


'tubuhku mati rasa, Naruto mengalirkan chidori ke pedangnya. Aku mengerti..tak hanya meningkatkan ketajaman tetapi juga mematikan rasa di daerah luka. Tapi kenapa Naruto mempunyai 3 elemen yaitu doton, fuuton dan Raiton?' Batin Kakashi.


Shikamaru dan yang lainnya kaget melihat Kakashi tertusuk pedang kusanagi Naruto.


Shikamaru lalu memanjangkan kembali bayangannya kearah Naruto, perlahan mata Naruto berubah menjadi eternal mangekyou sharingan. Naruto lalu menatap Shikamaru.


"Magen: Kasegui no Jutsu"

__ADS_1


Tiba-tiba tubuh Shikamaru ambruk setelah Naruto mengucapkan kata tersebut.


"arghhhhhh."


__ADS_2