
.
.
Esoh harinya.
"ARGHHHHHHHHHH" teriak naruto.
Naruto baru saja bangun dari tidurnya,tetapi keringat bercucuran di seluruh tubuhnya seperti baru habis latihan berat.
Naruto baru saja mengalami mimpi buruk.
FLASHBACK
"lihat itu,itu bocah kyuubi,mari kita hajar dia sampai mati" ucap seseorang sambil menunjuk naruto."
"ayo kita beri dia pelajaran." ucap seseorang.
Semua warga yang ada disana sudah membawa alat alat tajam,bukan hanya penduduk desa biasa mereka juga ada yang sudah jounin,chunin dan genin,mereka membawa kunai dan alat ninja lainnya.
"ayo kejar dia." ucap seorang laki laki.
Naruto pun di kejar oleh hampir semua penduduk desa konoha,naruto membuat segel untuk mengeluarkan jutsu yang bisa mengalahkan mereka semua.
Akan tetapi Naruto keheranan karena dia tidak bisa mengeluarkan jutsu satu pun, Naruto hanya bisa berlari dari kejaran penduduk desa yang ingin membunuhnya.
'ada apa dengan ku? Kenapa aku tidak bisa berbuat apa apa,bahkan mengeluarkan chakra saja tidak bisa' pikir Naruto.
JRASHHH
"arghhh" ucap Naruto kesakitan karena kakinya baru saja di lempari kunai oleh ninja yang mengikutinya,darah segar mengalir dari kaki Naruto.
Naruto berusaha kabur dari kejaran penduduk walupun kakinya sangat sakit sekali,tetapi sekarang Naruto sudah di kepung oleh semua penduduk dan para ninja.
Para ninja pun melempar kunai dan shuriken ke kaki naruto dan tangan naruto.
"ARGGGHHHH" teriak Naruto kesakitan.
Darah mengalir dengan derasnya dari hasil luka tersebut.
"HHAHAHHAHAHA,lihat anak itu kesakitan" tawa seorang penduduk desa seakan yang ada di depannya adalah bahan candaan.
Naruto pun menangis.
"lepaskan hiks aku,apa salahku hiks hingga hiks aku disiksa hiks oleh kalian?" ucap Naruto disela tangisnya.
"APA SALAHMU? KAU TAK INGAT HARI INI KELUARGA KAMI MENINGGAL KARENA KAU BOCAH MONSTER" teriak seorang warga murka.
"bukan aku hiks yang melakukan hiks itu." ucap Naruto.
"ARGGGGH SUDAH JANGAN BANYAK BICARA KAU MONSTER , AKAN KU BUNUH KAU SEKARANG." teriak seorang penduduk desa.
Dan satu orang penduduk desa yang membawa pisau pemotong daging yang sangat besar di tangannya.
"kau harus mati sekarang bocah, kalau kau mati desa ini akan aman" ucap orang tersebut sambil tersenyum evil.
"MATI KAU MONSTER." teriak pria tersebut.
"ARGHHHHHHH" Naruto pun sadar dari mimpi buruknya barusan.
.
END OF FLASHBACK.
Naruto masih diam dari tempat tidurnya, Naruto masih mengingat mimpi tadi, Naruto menggeram marah, tekanan chakra Naruto meningkat mata Naruto berubah menjadi mangekyou sharingan.
"akan ku bunuh semua penduduk konoha dan kalian harus membayar rasa sakit yang kalian berikan pada ku dengan satu cara yaitu mati di tanganku." ucap Naruto dingin.
Naruto melihat kalender di meja kamrnya kalender tersebut menjukan sekarang tanggal 10 oktober.
'pantas saja aku mengalami mimpi buruk' pikir Naruto.
Yah sekarang tanggal 10 oktober,hari ini adalah hari penyerangan kyuubi ke desa konoha yang menewaskan banyak korban dan hari ini juga adalah ulang tahun Naruto.
Di setiap tanggal 10 para penduduk mengunjungi pemakaman kelurga atau saudara yang meninggal atas insiden kyuubi,dan kalau penduduk melihat Naruto semua penduduk pasti mengejar Naruto dan memberi Naruto pelajaran bahkan sampai Naruto sekarat, seakan itu adalah kado ulang tahunnya dari semua penduduk konoha.
Tidak seperti anak anak lainnya yang akan bahagia sekali di hari ulang tahunnya,beda dengan naruto,naruto merasa sangat sedih dan naruto suka menyendiri supaya tidak ada yang menemukannya di setiap tanggal 10 oktober.
Di setiap tanggal 10 naruto lebih suka berdiam diri di apartemennya atau berdiam diri di pahatan wajah hokage,naruto tidak mau mencari mati di hari ini berjalan-jalan di desa konoha,tetapi hari ini naruto terpaksa keluar apartemennya karena hari ini adalah hari pembagian tim genin di akademi.
Naruto bangun dari tempat tidurnya dan berjalan ke kamar mandi untuk mandi pagi,selesai mandi naruto langsung berganti baju akan tetapi baju yang naruto pakai berbeda hari ini.
Naruto memakai baju baju biru dan di belakangnya ada lambang clan uzumaki dan naruto memakai jaket biru dengan plat hitam dan di belakangnya ada lambing clan uzumaki dan naruto memakai celana pendek seperti sasuke tetapi berwarna hitam,rambut pirangnya di biarkan berantakan dan rambut naruto sudah panjang dan naruto hampir mirip yondaime hokage rambutnya dan goresan di pipinya yang masing masing memiliki 3 buah menjadi tipis dan tinggi naruto menjadi agak tinggi.
Naruto berkaca pada cermin dan langkah kagetnya naruto,sekarang naruto sangat tampan dan mungkin diatas sedikit dari uciha sasuke.
Naruto pun melihat jam di kamarnya dan menunjukan pukul 7.45 dan 15 menit lagi kelas di mulai.
Naruto pun bersiap-siap pergi ke akademi.
Naruto pun berjalan meningglkan apartemennya.
'sebaiknya aku mengambil jalan lain' pikir naruto.
Naruto pun berjalan ke arah lain,naruto dengan santainya berjalan.
Dan akhirnya naruto sampai di akademi dan terdengar pembicaraan tentang pembagian tim nanti,dan ada juga yang meneriaki sasuke.
"SASUKE KUN KAU SELALU TAMPAN,AKU JADI SANGAT CINTA PADAMU" teriak seorang perempuan kepada sasuke.
Dan naruto pun sampai di depan kelasnya ,
SRETTTT
Mata semua murid tertuju pada naruto.
Hening.
Itulah yang terjadi saat naruto membuka pintu kelasnya.
'rambut kuning? Bukankah itu naruto' pikir ino.
Dan semenit kemudian teriakan pn terjadi.
"KYAAA TAMPAN SEKALI"
"KYAAA KAU LEBIH KEREN DARI PADA SASUKE KUN"
"KYAAA KAU TAMPAN SEKALI NARUTO KUN"
Naruto pun mengiraukan teriakan para fansgirl barunya.
"hey sakura tak ku sangka naruto kun lebih keren dan tampan dari sasuke kun" ucap ino.
"iya ino kau benar" ucap sakura.
Naruto pun duduk di bangkunya.
Hinata mendekatinya dan merangkul tangan naruto dan duduk bersama naruto,sakura pun nekad mendekati naruto dan merangkul tangan kanan naruto.
"kau tampan sekali hari hari ini naruto kun"ucap mereka berdua.
Hinata yang biasanya pemalu apalagi terhadap naruto,hilang sudah rasa pemalunya.
Ino yang merasa panas,langsung mendekati naruto dan langsung bergelayut manja di depan naruto dan duduk di pangkuan naruto dan tangannya di simpan di leher naruto.
"ahk aku merasa biasa saja" ucap naruto.
Dan sebelum naruto melanjutkan kalimatnya tiba-tiba ino mencium naruto dengan panasnya dan naruto sangat terkejut atas perlakuan ino kepadanya,tetapi naruto membalas ciuman panas ino.
Hinata dan sakura yang merasa cemburu langsung mendorng ino sekuat tenaga dan ciumana nya pun terlepas dan ino pun terjatuh.
Muka naruto sangat merah,hinata dan sakura pun menggeram marah kepada ino.
SRETTTT
Kelas pun terbuka dan iruka sensei pun masuk,sakura,ino dan hinata pun pergi ke tempat duduknya tetapi hinata mencium naruto singkat tepat di bibirnya.
"itu adalah hukuman karena naruto kun berciuman sama perempuan lain" ucap hinata dengan wajah yang sangat merah.
Iruka yang melihat itu hanya menghela nafas.
"pagi minna" sapa iruka.
"pagi sensei" jawab semua murid kompak.
"oke mari kita mulai pemagian kelompoknya" ucap iruka.
.
Skip time.
Dan naruto sekarang berada di tim 7 bersama sasuke uchiha dan haruno sakura dan jounin pembingbingnya adalah kakashi hatake.
Sekarang naruto masih berada di dalam kelas karena pembingbingnya belum juga datang.
Sudah dua jam mereka menunggu kedatangannya dan
POFFF
"yo minna pasti kalian tim 7 kan? Maaf aku terlambat tadi aku tersesat di jalan yang bernama kehidupan" ucap kakashi.
Tim 7 hanya cengo mendengar ucapan kakashi.
"mari kita ke atap,kita akan membicarakan sesuatu" lanjut kakashi.
Kakashi pun menghilang.
Naruto,sasuke dan sakura pun terpaksa berjalan kaki ke lantai atap.
"yo kaian sudah sampai dan duduklah" perintah kakashi.
"aku pengen tahu nama kalian dan cita-cita kalian,coba kalian perkenalkan nama kalian" lanjut kakashi.
"coba sensei terlebih dahulu mencontohkan." ucap sakura.
"ya akan ku contohkan, nama ku Kakashi Hatake, cita cita ku itu rahasia, hal yang paling aku sukai itu juga rahasia." Ucap Kakashi.
'heh itu sama saja Cuma memberi tau namanya saja' pikir Sakura.
"kau duluan raven." Tunjuk Kakashi kepada Sasuke.
"hn, nama ku Uchiha Sasuke, cita cita ku tidak ada, tapi aku punya sebuah tujuan yaitu membunuh seseorang." Ucap Sasuke.
"sekarang kau pinky." Perintah Kakashi.
"nama ku Sakura Haruno, cita – cita ku *sambil melihat Naruto dan Sasuke bergantian* ." ucap Sakura sambil melirik dua pria tampan di sebelahnya.
'dasar fansirl' pikir Kakashi.
"sekarang kau kuning." Perintah Kakashi.
"yosh, namaku Uzumaki Naruto dan cita-cita ku adalah menjadi hokage." Ucap Naruto.
"baiklah hari ini cukup sampai sekian dan besok kalian kumpul di tempat latihan tim 7 jam 8 tepat, kalau kalian telat akan ku kembalikan kalian ke akademi." Ucap Kakashi.
POFFF
Kakashi pun menghilang dari hadapan tim 7.
'sebaiknya aku latihan dahulu' pikir Naruto.
Naruto pun pergi menggunakan shunsinnya, Naruto pun sampai di ladang kemarin akan tetapi Naruto merasa ada yang mengikutinya dan benar ada 5 anbu root yang menhadangnya.
"kau tidak mau menyerah yah Danzou, sudah ku bilang aku tidak tertarik dengan anbu root." Ucap Naruto.
"Naruto ini perintah dari Danzou sama, kau harus menurutinya atau tidak kita tidak akan segan-segan membuatmu sekarat." Ucap ANBU root tersebut.
Naruto menyeringai, dan dengan cepat naruto merapal segel.
"Doton: Ganchūrō no Jutsu ( Tombak batu)"
JRASHHHH
Satu kepala anbu tersebut pecah karena terkena jutsu Naruto dan otaknya pun hancur seketika, karena anbu tersebut terlambat beberapa detik untuk menahan jutsu Naruto, darah mengalir deras dari tubuh yang sudah tidak berkepala tersebut.
Anbu lainnya merapal segel dengan cepat.
"katon gokakyou no jutsu." Ucap salah satu anbu root tersebut.
Dan anbu lainnya pun merapal segel tangan dan,
"fuuton: atsuga(gelombang angin)" ucap anbu lainnya.
Dan dua jutsu tersebut menyatu dan menciptakan api yang sangat besar dan luas.
Naruto merapal jutsu dengan cepat.
"katon : goka mekkyaku." Ucap Naruto.
Naruto pun menyemburkan api yang sangat besar dan terjadi ledakan yang sangat besar dan mampu menahan serangan dua anbu tersebut.
". Suiton: Suikoudan no Jutsu (ELemen Air: Jurus Misil Hiu Air)"ucap anbu root lainnya.
Naruto terkejut atas serangan tersebut, dan Naruto langsung mebuat segel kembali.
"Doton: Doryū Jōheki (Elemen Tanah: Teknik Benteng Tanah)" ucap Naruto.
Naruto membuat benteng raksasa di depannya untuk menhan serangan anbu root, akan tetapi Naruto lengah dan,
JRASHHHH
"arghhh." Ucap Naruto kesakitan karena tangannya terkena kunai anbu lainnya dan darah segar pun mengalir dari luka tersebut.
Naruto menggeram marah, Naruto pun membuat dua bunshin.
POFFF
__ADS_1
Dan munculah bunshin tersebut.
Naruto yang asli merapal segel dan,
"doton: shinku renppa(ratusan pedang angin)" ucap Naruto.
Dan ratusan pedang angin pun menyerang anbu tersebut tetapi anbu tersebut merepal segel
" Doton: Doryū Jōheki." Ucap salah salah satu anbu pengguna doton.
Dan munculah benteng raksasa yang menahan jutsu Naruto, akan tetapi itulah rencana Naruto dan dua bunshin Naruto menyerang para anbu yang sedang lengah karena sedang menahan jutsu Naruto.
"RASENGAN" ucap salah satu bunshin Naruto.
Dan satu anbu tersebut mati karena perutnya bolong oleh rasengan Naruto yang sangat kuat dan darah mengalir dari perut anbu tersebut dan terlihat usus yang keluar dari dalam perut anbu tersebut.
Dan tiba-tiba para anbu yang masih shock akibat kematian temannya yang begitu sadis merasakan chakra lawannya yang mendekat tetapi terlambat untuk menghindar salah satu ambu tersebut.
JRASHHHH
"ARGGHHHHHH." Teriak anbu tersebut sangat kesakitan.
Anbu tersebut perutnya ditusuk dari belekang oleh bunshin Naruto menggunakan pedang yang terbuat dari angin, dan darah pun keluar dari lukanya tersebut.
Seakan belum puas menyiksa anbu tersebut, Naruto menarik pedang tersebut sampai tubuh anbu tersebut terbelah dua.
"ARGGHHHHHHH" ucap anbu tersebut kesakitan.
Tubuh anbu tersebut sudah menjadi 2 bagian dan organ dalamnya sudah hancur dan bahkan ada yang keluar seperti jantungnya, rumput yang asalnya berwarna hijau berubah menjadi merah.
"SIALAN KAU, BERANI BERANINYA KAU MEMBUNUH TEMAN KAMI." Teriak seorang anbu.
Dua anbu tersebut merapal segel secara bersamaan.
"Katon: Gouryuuka no Jutsu (Elemen Api: Jurus Api Naga Raksasa)"
"fuuton: kamikaze( tornado)"
Dan dua jutsu dari dua anbu tersebut menyatu dan menciptakan tornado api yang sangat besar, Naruto sangat kaget akan jutsu tersebut.
'sebaiknya aku menggunakan jutsu tersebut walaupun aku akan kehabisan chakra' pikir Naruto.
Mata naruto pun berubah secara cepat dan sekarang mata naruto menjadi berwarna ungu dan berpola riak air.
Dua anbu root tersebut sangat kaget dengan perubahan mata naruto.
'rinnegan?' pikir dua anbu tersebut.
Naruto mengarahkan telapak tangannya dan,
"shinra tensei" ucap Naruto.
Dan seketika jutsu kedua anbu tersebut terpentalkan oleh gelombang kejut dari Naruto.
'jutsu apa itu?' pikir salah satu tersebut.
Naruto langsung terduduk lemas karena kehabisan chakra.
Tiba-tiba satu anbu tertarik kakinya oleh bunshin naruto dan menyisakan kepalanya di tanah.
Dengan sekuat tenaga naruto mengambil kunai dan melemparkan kunai tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi dan,
JRASHHHHH
"ARGHHHHHH" teriak anbu tersebut.
Kepala anbu tersebut pecah sektika dan darah pun berceceran dimana – mana, otaknya pun hancur dan hanya bagian mata yang utuh.
Naruto pun ambruk dan mata Naruto sudah berkunang-kunang, anbu root pun mulai mendekati nya, dan saat anbu tersebut akan membawa naruto tiba-tiba Naruto melihat seorang wanita yang menyelamatkannya.
'rambut berwarna indigo dan mempunyai mata hyuuga? Itukan hinata chan' pikir naruto.
Dan mata naruto pun tertutup karena naruto kehabisan chakra.
Hinata yang melihat Naruto yang Hinata kira Naruto sudah meninggal mulai marah dan tekanan chakra Hinata lebih besar dari biasanya.
"Hakke Rokujuuyonshou." Ucap Hinata.
Dengan menggabungkan Byakugan dan Teknik Jyuuken, Hinata menekan tenketsu anbu dengan 126 pukulan. Pertama Hinata memukul 2 kali, lalu 4, 8, 16, 32, dan terakhir 64 kali. Jurus ini menutup 64 tenketsu anbu tersebut, sehingga aliran chakra pada anbu tersebut terhenti dan membuat anbu tersebut tidak bisa menggunakan jutsu lagi.
Anbu tersebut ambruk dan memunthkan darah segar dari mulutnya.
"beraninya kau melukai NARUTO KUN" teriak Hinata murka.
Hinata mengambil pedang dari mayat anbu lainnya yang sudah tidak bernyawa, Hinata mendekati anbu yang sudah tidak berdaya itu, dan,
JRASSSSHHH
Hinata menusuk kepala anbu tersebut dan darah segar mengalir dari kepalanya dan seakan belum puas Hinata mencabut pedang yang berlumuran darah tersebut dan,
JRASSHHHH
Hinata memotong kepala anbu tersebut hingga putus dan darah mengalir dengan derasnya dan rumput di sekitarnya berubah menjadi berwarna merah penuh dengan darah.
Dan seakan belum puas menyiksanya, Hinata memotong tubuh anbu tersebut dan keluarlah darah segar bersama organ dalam seperti ususnya yang berserakan di tanah.
Hinata langsung berlari dan merasakan denyut jantung Naruto.
'ternyata Naruto kun masih hidup,terima kasih kami sama' pikir Hinata.
Hinata pun membawa Naruto ke bawah pohon besar dan rindang.
Setelah 4 jam menunggu akhirnya Naruto pun membuka matanya.
"eng dimana aku?" Tanya Naruto.
Naruto pun melihat Hinata yang sedang terlelap.
'cantik' pikirnya.
Naruto yang tidak tega melihat Hinata yang tidur sambil duduk, membaringkan Hinata ke pangkuannya.
Akan tetapi Hinata bangun.
"maaf hinata chan gara – gara aku kau menjadi terbangun, pasti kau sangat kelelahan menungguku bangun." Ucap Naruto meminta maaf.
Tetapi Hinata yang melihat Naruto sudah sadar langsung memeluk Naruto sangat erat dan Hinata pun menangis di pelukan Naruto.
"kukira Naruto kun tadi meninggal, aku jadi merasa sangat sedih tadi Naruto kun" ucap Hinata.
Naruto mengedarkan pandangannya dan melihat mayat tanpa kepala tergeletak tak jauh dari mereka berdua.
"Hinata chan kau membunuh anbu tersebut?" Tanya Naruto penasaran.
"iyah Naruto kun, pas aku melihat Naruto kun tergeletak aku merasa sangat marah dan aku melwan dia dan akhirnya aku membunuhnya." Jawab Hinata.
"kau sangat sadis hinata chan, tetapi aku suka dan terima kasih telah menolongku hinata chan" ucap Naruto.
Naruto pun mencium kening Hinata, Hinata hanya blushing karena dicium oleh Naruto.
"kau sudah mempelajari jurus-jurus yang ada di gulungan itu Hinata chan?" Tanya Naruto.
"kita sekarang hanya menunggu waktu saja untuk keluar dari konoha dan aku akan mencari orang yang kuat kalau aku di beri misi keluar desa oleh kakek hokage dan orang yang aku pilih akan di dijadikan kelompok kita" ucap Naruto.
Hinata pun hanya mengangguk dan setelah itu Naruto mengantarkan Hinata pulang ke rumahnya.
.
.
Dan munculah 2 orang yang dari tadi beresembunyi yang melihat pertarungan Naruto dari tadi.
Munculah sosok misterius dari pohon.
"sudah kukatakan pada kalian semua terutama kau," ucap sosok misterius yang menempel pada pohon itu sambil melirik temannya yang menggunkan topeng yang mempunyai satu lubang.
"tentang kekuatan anak itu dan aku yakin anak itu masih menyimpan kekuatan yang sangat besar dan aku akan bicara pada ketua untuk merekrutnya karena si ular Bangka itu sudah keluar dari organisasi kita dan kita masih membutuhkan satu orang lagi dan orang itu adalah anak itu, Uzumaki Naruto" lanjut sosok misterius tersebut.
"kau benar anak itu mempunyai kekuatan yangat besar dan anak itu hanya belum menggunakan kekuatannya dan anak itu juga adalah….jincuriki kyuubi" ucap orang yang memakai topeng.
"sebaiknya kita ke markas untuk memberikannya berita ini" jawab sosk yang bisa dikatakan menempel(?) pada pohon dan seketika sosok itu pun masuk ke dalam pohon dan menghilang.
"aku akan menyusulmu nanti setelah aku membereskan satu ekor tikus yang menguping pembicaraan kita" ucap orang tersebut.
Orang tersebut pun melempar kunai kea rah semak-semak dan munculah satu anbu.
Anbu itu pun membuat segel dengan cepat.
"Doton: Doryou Dango (Elemen Tanah: Bola Makam Tanah)" ucap anbu tersebut.
Dan munculah lingkaran dari tanah dan mengapit orang bertopeng tersebut, akan tetapi alangkah terkejutnya anbu tersebut ketika orang bertopeng keluar dari jutsunya dengan keadaan baik-baik saja tanpa terluka sedikit pun.
Orang bertopeng itu pun membuat segel dengan cepat.
"katon gokakyou no jutsu" ucap orang yang memakai topeng tersebut.
Dan orang itu membuka sedikit topengnya di bagian mulutnya dan menyemburkan api yang cukup besar kearah anbu tersebut.
Anbu merapal segel dengan cepat.
"Doton: Doryuu Jouheki (Elemen Tanah: Benteng Aliran Tanah)" ucap anbu tersebut.
Dan munculah benteng yang terbuat dari tanah dan menghentikan jutsu dari pria bertopeng tersebut.
Anbu tersebut shunsin ke arah pria bertopeng dan menyerang menggunakan taijutsunya, tetapi pria bertopeng hanya diam tidak melawan atau pun mengelak dan anbu tersebut mencoba menendang bagian muka dari pria bertopeng tersebut dan anbu itu sangat terkejut, bagaimana bisa tendangannya menembus orang tersebut.
'kenapa dengan taijutsuku? Kenapa tendanganku menembus orang tersebut?' pikir anbu tersebut.
Akan tetapi tidak berselang lama setelah melakukan tenangan yang menembus orang tersebut anbu tersebut mengarahkan tinjunya kearah perutnya dan menembus kembali dan setelah itu tangan orang bertopeng menjadi hitam dan seketika orang terbut menahan tangan anbu tersbut dan.
JRASSSHHHHHH
"ARGHHHHHHHH" teriak anbu tersebut kesakitan.
Ya pria bertopeng itu mematahkan lengannya sampai putus hanya dengan satu kali pukulannya, dan sekarang anbu tersebut hanya memiliki satu lengan saja.
Darah mengalir dari bekas terputusnya lengan tersebut.
Orang bertopeng tersebut melemparkan tangan anbu tersebut dengan asal.
Dan seketika pria bertopeng tersebut berada di belakang anbu tersebut.
"ucapkan selamat tinggal" ucap orang bertopeng tersebut.
Dan,
"ARGGGHHHHHH" ucap anbu tersebut.
Pria bertopeng itu mematahkan lehernya sampai terputus dan melemparkan kepala yang penuh dengan darah dan melemparkannya dengan asal.
"kukira anbu konoha lebih hebat dari pada yang kubayangkan" ucap orang bertopeng tersebut.
Pria yang memakai topeng dengan satu lubang itu pun menghilang dengan tubuh seperti terhisap oleh lubang mata pada topengnya.
.
.
.
Naruto dengan santai berjalan menuju danau favoritnya setelah barusan mengantar pulang Hinata.
'hey gaki kenapa akhir-akhir ini saat kau bertarung kau selalu kehabisan chakra?' Tanya Kyuubi.
'entahlah Kyuubi aku juga tidak mengerti dan kenapa kau tidak memberiku chakra saat aku kehabisan chakra' ucap Naruto geram.
'kalau ku beri chakra ku, kau bisa mengendalikan chakra ku?..' Tanya Kyuubi
'chakra ku penuh dengan kebencian yang sangat pekat , tetapi kalau kau minta akan aku beri nanti' lanju Kyuubi.
'hmm baiklah' ucap Naruto.
Naruto pun sampai di di Danau favoritnya saat menyendiri, Naruto pun duduk dan mengambil beberapa batu kecil.
Naruto melemparkan batu tersebut ke danau.
PLUF
"kami sama, siapakah orang tua ku? Aku anak dari siapa? Apa mereka membenci ku gara-gara aku adalah jinchuriki dan mereka mentelantarkan ku?" Tanya Naruto.
Dan tak terasa air mata Naruto tumpah, ya Naruto merasa sedih di umurnya yang ke 13 Naruto masih belum tau siapa orang tua nya.
Naruto menangis dalam diam, walaupun di depan umum dia selalu ceria, hyperaktif, DLL, tetapi itu hanya topeng semata yang Naruto buat, hanya Kyuubi yang tau sifat asli dirinya.
Saat sedang menangis, Naruto mendegar orang yang sedang menangis, Naruto pun bangkit dari duduknya dan mencari asal suaranya, Naruto pun menemukan orang tersebut.
'ino?' pikir Naruto.
"aku minta maaf hiks tadi aku sedang hiks berlatih melempar kunai hiks, aku tak sengaja hiks melemparkan kunai kearah kalian hiks karena kalian hiks datang tiba tiba hiks" ucap Ino disela tangisnya.
"TAPI INI SANGAT SAKIT KAU TAU HAH? KAU MELEMPARKAN BEBERAPA KUNAI KEAEAH KAMI DAN MENGENAI KAKI DAN TANGAN KAMI KAU TAU HAH" teriak seorang anak-anak laki yang umurnya kira-kira di atas 14 tahun.
Ketiga temannya hanya mengangguk setuju.
"dia sudah meminta maaf dan Ino tak sengaja melemparkan kunai kepada kalian karena kalian mengagetkannya, dan sekarang lepaskan dia" ucap Naruto yang baru saja datang.
Ino yang melihat Naruto akan membantunya langsung memeluk Naruto dari belakang.
"N..Naruto kun, tolong aku" ucap Ino sambil menangis.
Naruto hanya mengangguk saja.
"kalahkan kami terlebih dahulu monster dan kalau kau kalah kau harus mencium kaki kita bocah monster, HAHAHAHAHA" ucap anak tersebut meremehkan.
"HAHAHAHAHA" tawa mereka semua.
Naruto yang geram melihat mereka semua meremehkannya, Naruto menundukan kepalanya.
__ADS_1
"kalian salah karena telah memilih lawan sepertiku, aku tidak akan menahan diri lagi sekarang" gumam Naruto, tetapi cukup untuk di dengar Ino karena Ino sedang memeluk erat Naruto.
'salah? Tidak akan menahan diri lagi?' pikir ino heran.
"sekarang lepaskan dahulu Ino-chan akan ku beri pelajaran mereka" ucap Naruto.
Dengan sangat terpaksa Ino melepaskan pelukannya, tetapi hal nekad di lakukan Ino, Ino mencium singkat bibir Naruto.
CUP
"semoga Naruto-kun menang" ucap Ino dengan wajah yang sangat memerah.
Walaupun Naruto sudah masuk dark Naruto tetapi ada segaris merah yang sangat tipis.
Naruto merapal segel dengan cepat.
"- Chidori Eiso ( Tombak Tajam 1000 Burung)" ucap Naruto.
Naruto membentuk Elemen Petir yang membentuk sebuah tombak petir yang luas. Naruto melemparkan tombak tersebut kearah lawannya.
"heh hanya itu kekuatan mu monster, aku seorang chunin dan kau hanya genin dan aku akan menang mudah melawan mu" ucap anak tersebut sombong.
Salah satu anak merapal segel.
"Doton: Doryūheki( DInding tanah)" ucap anak tersebut.
Dan munculah dinding tanah di depan mereka, akan tetapi mereka lupa kalau elemen tanah lemah terhadap elemen listrik.
Dan tombak tersebut menghancurkan dinding tanah tersebut dan,
JRASHHH
"ARGGGHHHHHH" teriak salah satu anak pengguna elemen doton yang barusan mencoba menahan serangan Naruto tapi naas tombak tersebut menembus dinding tersebut dan menghancurkan kepala dan seluruh tubuhnya serta darah dan organ dalamnya berceceran dimana-mana seperti.
Anak-anak tersebut hanya memandang ngeri melihat tubuh temannya hancur dalam satu serangan, tetapi mereka gengsi untuk kabur dari sana karena mereka adalah chuunin.
'apakah ucapan tadi saat Naruto bilang tidak akan menahan dirinya lagi adalah ini maksud Naruto? Ini sangat mengerikan' pikir Ino dengan wajah memucat.
"SIALAN KAU BOCAH MONSTER" teriak salah satu anak kepada naruto.
Tiga anak tersebut merapal segel dengan cepat.
" Katon: Dai Endan (Elemen Api: Peluru Api Besar)"
" Doryūsō (Tanah Lancip)"
"Fuuton: Renkuudan (Elemen Angin: Peluru Angin Perusak)"
Keiga anak tersebut menyerang Naruto secara bersamaan dengan elemen yang berbeda-beda, Naruto sedikit kaget karena dirinya di serang oleh ketiga jutsu secara bersamaan.
"MATI KAU BOCAH" teriak salah satu anak tersebut.
Mata Naruto berubah secara cepat karena sekarang kemarahan dan kebencian Naruto sangat tinggi dan sekarang mata Naruto berwarna ungu dengan pola riak air.
'm..mata apa itu?' pikir salah satu anak.
'matanya berubah?' pikir anak lainnya.
'mata yang aneh sekali' pikir anak lainnya.
Ketiga jutsu dari ketiga anak tersebut mulai mendekati Naruto dengan cepat.
"Gakido" ucap Naruto
Naruto membentangkan tangannya ke depan seperti akan menahan ketiga jutsu yang berbeda elemen.
DHUAAARRRRRR
Ledakan besar terjadi di area tersebut.
"NARUTO-KUNNNNN" teriak Ino histeris sambil menangis.
"apakah bocah monster itu sudah mati?" Tanya anak yang menjadi lawan Naruto kepada dua temannya.
Asap yang tebal bekas dari ledakan barusan pun menghilang tertiup angina, tetapi alangkah terkejutnya semua anak-anak yang menjadi lawan Naruto dan Ino pun sama kagetnya dengan ketiga anak tersebut.
Dengan santainya Naruto berdiri dengan tangan yang seperti menghisap chakra dari ninjutsu ketiga anak tadi. Mata ketiga anak tersebut terbelalak saat Naruto menghisap serangan ketiga anak tersebut.
'm..m..menghisapnya? bagaimana bisa?' pikir ketiga anak tersebut.
Ino pun yang melihat perbedaan pada mata Naruto sangat kaget.
'a…ada apa d..dengan mata Naruto-kun?' pikirnya.
Setelah selesai menghisap serangan ketiga anak tersebut, Naruto menyeringai menyeramkan.
"Bansho tenin" ucap Naruto.
Dan salah satu anak pengguna elemen angin tersebut seperti tertarik oleh Naruto, dan saat anak itu hampir mendekati Naruto, Naruto mengeluarkan katana (kalau tidak tau pedang katana, itu loh pedang yang selalu ada di punggung sasuke di naruto shippuden kalau tidak salah) dan,
JRASHHHH
"ARGHHHHHHHHHHH" teriak anak tersebut.
Dan terbelah dualah tubuh anak tersebut, darah memenuhi katana Naruto dan meneteskan darah dari ujung katana tersebut.
Darah berceceran dimana-mana, air pun berubah menjadi merah, orgn dalam anak tersebut hancur dan berserakan di tanah.
Ino yang melihat adegan brutal di tempat ini wajahnya sangat pucat.
'N,,,Naruto-kun' pikir Ino.
Dua orang temannya hanya bisa shock melihat adegan barusan dan mereka pun berniat untuk lari karena mereka masih sayang nyawa dan tidak mau mati.
"kalian mau kabur heh? Tidak akan kubiarkan kalian pergi setelah kalian menghina diriku" ucap Naruto.
Mata Naruto berubah kembali dan sekarang menjadi mata sharingan dengan 3 tomoe.
'Naruto hentikan,chakra mu sudah habis dan aku sudah memberikan chakra ku kapada mu tetapi kau menggunakannya sekaligus dan kau masih kecil jadi aku hanya bisa memberikan chakra ku sedikit' ucap Kyuubi.
'aku tidak peduli, persetan dengan itu, aku sangat benci saat orang mengataiku bocah monster atau monster' ucap Naruto dingin.
Kedua chuunin tersebut memperhatikan mata Naruto.
'sharingan? Bukankah bocah Kyuubi itu bukan dari clan uchiha?' pikir kedua chuunin tersebut.
"Magen: Kasegui " ucap Naruto
Kedua chuuni tersebut tertangkap di dunia ilusi yang diciptakan oleh Naruto, dan kedua chuunin disiksa dengan sensasi memiliki paku yang didorong melalui kaki mereka, menghilangkan kebebasan tubuh mereka.
Tubuh mereka di dunia nyata tergeletak seketika saat Naruto mengucapakan kata barusan, Naruto pun mendekati tubuh mereka.
" Kusanagi no Tsurugi: Chidori Gatana" ucap Naruto.
Dan seketika katana Naruto diselimuti chakra elemen petir.
JRASSSHHH JRASHHH
Naruto memotong kepala dua chunin tersebut dan menendangnya asal.
"itu akibat kau menghina diriku" ucap Naruto pelan.
Dan Naruto berjalan sempoyongan kearah Ino, Ino yang melihat Naruto berjalan sempoyongan segera berlari kearah Naruto, dengan sigap Ino membopong Naruto yang sudah sangat kelelahan dan membawa ke bawah pohon yang rindang.
Ino pun mendudukan Naruto di bawah pohon tersebut, angin membelai rambut Naruto dan membuat Naruto sangat tampan dan keren di mata Ino.
'Naruto-kun sangat tampan dan keren dan naruto-kun orang yang ramah dari pada Sasuke-kun' pikir Ino
Dengan wajah semerah tomat.
"ada apa dengan wajahmu Ino-chan? Kau sakit?" Tanya Naruto.
'tadi sifat Naruto-kun sangat dingin saat akan bertarung dan sekarang berubah kembali seperti biasa?' pikir Ino.
Ino tidak menjawab tetapi Ino memeluk Naruto dengan erat dan membenamkan kepalanya di dada Naruto.
"arigatou Naruto-kun karena telah menolong ku" ucap Ino.
"iya sama-sama" ucap Naruto.
Naruto membelai rambut Ino dengan lembut, Ino merasakan kenyamanan yang belum pernah di rasakannya.
"Naruto-kun aku boleh bertanya?" Tanya Ino.
"tentang apa?" Tanya Naruto.
"tadi kenapa mata Naruto kun bisa berubah?" Tanya Ino.
"ahk bukan apa-apa, dan aku mohon jangan ceritakan kepada siapa saja" ucap Naruto.
"hmm baiklah" ucap Ino kecewa.
Naruto hanya menghela nafas.
"Ino chan kau sangat cantik" ucap Naruto.
"ahh b..benarkah Naruto kun?" Tanya Ino gugup.
Naruto hanya mengangguk dan,
CUP
Ino mencium singkat bibir Naruto.
"arigatou atas semuanya Naruto kun" ucap Ino.
Naruto hanya mengangguk
"sebaiknya kita pulang Ino chan" ucap Naruto.
"iya Naruto kun" ucap Ino.
'sebaiknya aku menggunakan shunsin,aku ingin segera sampai dirumah dan bristirahat' pikir Naruto.
"Ino chan kau tutup mata yah" perintah Naruto.
"untuk apa Naruto kun?" Tanya Ino.
"tutup saja Ino-chan, sebentar saja" jawab Naruto.
Ino pun menutup matanya dan beberapa detik kemudian mereka sampai di depan rumah Ino.
"sekarang buka matamu" ucap Naruto.
"k…kapan kita ada disini N..Naruto kun?" Tanya Ino.
Tetapi Naruto sudah menghilang dengan shunsin ke apartemennya.
"hari ini aku banyak di cium oleh perempuan…" ucap Naruto.
"mungkin itu hadiah ulang tahunku" lanjut Naruto.
Naruto pun pergi ke kamar untuk tidur.
.
.
.
.
DI KEDIAMAN HYUGA.
Terdengar seorang perempuan dengan rambut indigo sedang berlatih sendiri dengan keras.
'aku harus menjadi sangat kuat karena aku akan berada di samping Naruto kun saat menyerang desa konoha dan kalau aku lemah aku hanya akan menjadi beban buat Naruto-kun' pikirnya.
Walaupun keringat bercucuran di seluruh tubuh Hinata tetapi Hinata masih tidak mau berhenti berlatih.
'sedikit lagi aku siap meninggalkan konoha Naruto kun' pikr Hinata.
.
.
.
Ke esokan harinya.
Naruto sedang berjalan menuju tempat latihan tim 7, hari ini Naruto memakai baju hitam dengan lambang clan uzumaki di belakangnya dan menggunakan celana pendek putih(seperti celana Sasuke saat masih genin), rambut di biarkan berantakan dan terkesan sangat keren dan tampan.
Akhirnya Naruto sampai di tempat latihan tim 7 dan disana sudah ada Sasuke dan Sakura yang sudah menunggu.
Sasuke seperti biasa mendeathglare Naruto.
"ohayou Naruto kun" sapa Sakura.
"ohayou Sakura chan" jawab Naruto.
POFFF
Munculah Kakashi dalam kepulan asap tersebut.
"kau terlambat sensei" ucap Sakura.
"gomen, aku akan memberitahukan misi pertama kalian misi level C dan misi ini kita akan mengantar penduduk biasa ke kirigakure " ucap Kakashi.
'aku bisa memanfaatkan ini untuk mencari anggota yang aku inginkan dan merekrutnya menjadi anggota grup ku' pikir Naruto sambil tersenyum evil.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.