
"arghhhhh."
Guren dan Haku di kagetkan saat tiba-tiba Kakuzu bangun dan langsung menghantamkan pukulannya ke mereka berdua hingga terpental kebelakang.
"HAKU, GUREN." Teriak Utakata saat Guren dan Haku terpental kebelakang. Sedangkan Gaara, Kimimaro, Hinata dan Karin menatap tak percaya.
'apa maksudnya ini? Tidak mungkin Haku dan Guren tidak mengenai jantungnya.' Batin Gaara.
Kakuzu lalu membuka jubbah Akatsukinya, semuanya menatap tak percaya pada Kakuzu, di punggungnya terdapat 4 buah topeng yang menyatu dengn punggungnya kecuali 1 topeng yang sudah rusak akibat serangan Haku dan Guren.
Tiba-tiba keempat topeng tersebut keluar dari punggung Kakuzu. Dan munculah 4 mahluk yang terbuat dari benang-benang Kakuzu yang sangat banyak.
'mahluk apa itu?' batin Utakata dan Kimimaro.
'jumlah chakranya sangat luar biasa.' Batin Karin.
ZWUSHH TAP
Haku dan Guren melompat ke arah Utakata dan yang lainnya.
"kalian berdua tidak apa-apa?" Tanya Utakata kepada Haku dan Guren yang baru saja datang.
"kami baik-baik saja." Jawab mereka berdua. Dan tiba-tiba mahluk yang memakai topeng rusak menjadi hancur.
'jika salah satu topeng itu rusak maka mahluk itu akan hancur.' Batin Hinata.
Kakuzu lalu membuat handseal.
"Fūton: Atsugai."
Salah satu dari ke tiga mahluk tersebut menyemburkan angin dengan tekanan tinggi menghasilkan tornado raksasa. Haku dan Hinata lalu membuat Handseal dengan cepat.
"jutsu controlling flower: flower wall hard."
__ADS_1
"Ice element: a wall of ice."
DHUARRRRRR
Jutsu angin itu lalu menghantam kedua dinding tersebut. Kakuzu lalu membuat handseal kembali.
"Raiton: Gian."
Salah satu mahluk buatan Kakuzu lalu menyerang Utakata dan yang lainnya dengan serangan petir berbentuk tombak. Gaara lalu mengarahkan pasirnya.
"Suna no Tate."
BLARRR
Tombak petir itupun dapat di tahan dengan dinding pasir buatan Gaara. Kakuzu kembali membuat Handseal.
"Katon: Zukokku." Salah satu mahluk bertopeng Kakuzu menembakan bola api yang sangat besar. Haku lalu membuat handseal dengan cepat.
"Ice element: a wall of ice."
DHUARRRR
Utakata menghidari pukulan-pukulan Kakuzu, ketiga mahluk bertopeng tersebut lalu menembakan bola api yang lumayan besar, tombak listrik dan badai angin. Haku dan Hinata lalu membuat handseal saat jutsu-jutsu tersebut mengarah kearahnya. Sedangkan Karin yang melihat itu syok dan berusaha menghindar.
"jutsu controlling flower: flower wall hard."
"Ice element: a wall of ice."
"KARIN." Teriak Gaara saat melihat Karin yang kelihatan syok. Ia lalu berlari kearah Karin sambil mengarahkan pasirnya.
"Suna no Tate."
DHUARRR DHUARRR DHUARRRR
__ADS_1
Ketiga jutsu itupun dapat di tahan oleh ketiga dinding tersebut, Gaara langsung memeluk Karin yang tubuhnya bergetar akibat syok.
"kau tidak apa-apa?" Tanya Gaara sambil memeluk Karin dan mencoba menenangkannya. Naruto yang melihat itu langsung berdiri dengan mata Rinnegan yang telah aktif. Ia tidak suka saat ada yang berani mencoba melukai anggota timnya.
"sudah cukup, akan ku bereskan." Gumam Naruto datar.
"Bansho ten'in." tiba-tiba salah satu mahluk bertopeng tersebut seperti di tarik oleh Naruto.
KREKK
Naruto mencekik mahluk bertopeng yang mempunyai elemen angin tersebut.
"chidori nagashi."
Naruto mengalirkan chidori ke tubuhnya, mahluk bertopeng itupun seperti menahan kesakitan saat Naruto menggunakan jutsunya.
TRAKKKK
Topeng mahluk tersebut seketika hancur dan mahluk tersebut langsung mati. Sedangkan anggota Naruto menyunggingkan senyumnya saat melihat Naruto dengan mudah mengalahkan mahluk tersebut. Utakata yang melihat Kakuzu lengah segera menendang tubuh Kakuzu.
DHUAGHHHH
Kakuzu langsung terpental kebelakang, dua mahluk bertopeng tersebut melompat kearah Naruto sambil menembakan bola api dan tombak listrik. Mata Naruto langsung berubah menjadi eternal mangekyou sharingan.
"susano'o."
BLARRR
Kedua jutsu yang mengarah kearah Naruto dapat di tahan oleh Susano'o Naruto. Naruto menutup matanya sebelah dan perlahan mata Naruto mengeluarkan darah segar.
"amaterasu."
Salah satu mahluk bertopeng tersebut terkena jutsu Naruto dan topengnyapun hancur seketika dengan tubuh yang terbakar api hitam. Naruto mengalihkan pandangannya ke satu mahluk bertopeng yang tersisa. Susano'o Naruto langsung mengayunkan katana besarnya kearah mahluk topeng tersebut.
__ADS_1
JRASHHHH