
DHUARR DHUARR DHUARRR DHUARR
Sanbi menembakan peluru air besar kearah ninja-ninja yang berusa menyegelnya. Shizune, Ino dan Sakura lalu terpental terkena serangan sanbi. Sasuke lalu melompat kearah Kakashi dan yang lainnya.
"kalian baik-baik saja?" Tanya Kakashi kepada Shizune, Ino dan Sakura.
"kami baik-baik saja." Ucap mereka bertiga. Kakashi, Shizune dan Sasuke lalu menatap tajam kearah dua anggota Akatsuki di depannya.
"Tsukoyomi."
BYURR
"KAKASHI-SENSEI, SHIZUNE-SENSEI,SASUKE-KUN." Teriak Ino dan Sakura saat Kakashi, Shizune dan Sasuke langsung tercebur ke danau. Shikamaru, Chouji dan Sakura lalu membawa Kakashi, Shizune, dan Sasuke ke pinggir danau.
"GOARRRRRR."
SYUTTT DHUARRR DHUARR DHUARRR
Itachi dan Tobi dengan mudahnya menghindari peluru air sanbi tersebut. Itachi lalu menutup matanya satu, perlahan darah segar keluar dari mata Itachi.
"Amaterasu."
"GOAAARRRRRRRRRR."
Tubuh Sanbi terbakar api hitam, tak berapa lama Sanbipun sudah mengambang di danau. Shikamaru yang melihat itu menatap tak percaya karena Sanbi dengan mudah di kalahkan.
"sebaiknya kita pergi dari sini. Mereka terlalu kuat." Ucap Shikamaru dan di jawab anggukan kepala oleh Sakura, Ino dan Chouji. Mereka langsung pergi dari danau tersebut sambil membawa Kakashi, Shizune dan Sasuke. Perlahan api hitam di tubuh Sanbi menghilang.
Di desa yang Nampak sedang hujan.
Terdapat dua orang yang memakai jubbah Akatsuki.
"nampaknya Itachi dan Tobi tidak bisa membawa Sanbi. Konan pergilah ke tempat Itachi dan Tobi, gunakan jutsumu untuk membawa Sanbi! Kita harus segera menyegelnya, ini prioritas utama!" ucap sang ketua Akatsuki tersebut kepada perempuan di sambingnya.
"baik." Perempuan berjubah akatsuki tersebut menghilang dalam bentuk-bentuk kertas yang berterbangan.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Esok Harinya.
Naruto membuka matanya saat sinar matahari menerpa wajahnya. Ia lalu bangkit dan berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan badannya. Beberapa menit kemudian Naruto keluar dengan handuk melilit di pinggangnya, dari ujung rambutnya masih terdapat butiran-butiran air. Ia lalu memakai baju yang seperti biasanya, rambut pirangnya yang sedikit berantakan sama seperti rambut Yondaime Hokage. Naruto lalu berjalan ke ruang bawah di mana semua anggotanya berkumpul.
"pagi Naruto-kun." Sapa Haku, Hinata dan Karin sambil tersenyum kearah Naruto.
"hn, pagi Haku-chan, Hinata-chan, Karin-chan." Balas Naruto sambil duduk.
Tiba-tiba Karin merasakan chakra Shinobi yang menuju desa kecil ini.
"Naruto-kun ada musuh yang bergerak kesini. Dan sepertinya mereka bukan orang biasa Naruto-kun." Ucap Karin. Naruto dan seluruh anggotanya keluar dari rumah, mereka semua memperhatikan segala penjuru desa kecil.
"Kuchiyose no Jutsu."
Tiba-tiba Munculah anjing berkepala dua dan badak besar yang menghancurkan rumah-rumah di desa kecil tersebut. Naruto dan seluruh anggotnya langsung melompat keatap rumah salah satu penduduk di desa tersebut.
"TOLONGGGGG."
"TOLONG KAMIIIII"
"dimana Uzumaki Naruto berada?"
"kami tidak tahu."
JRASHHH
"ARGHHHHHHHHH." Kepala orang tersebut terlepas dari tubuhnya oleh orang di depannya.
"siapa mereka?" Tanya Kimimaro entah pada siapa. Haku langsung membuat handseal.
__ADS_1
"ice elements: a thousand spears of ice."
Di atas Haku sudah muncul ratusan tombak es, ia langsung mengarahkan kearah anjing dan badak besar yang sedang menghancurkan rumah-rumah di desa kecil ini.
SYUTTTT JRASHH JRASHH
Haku hanya mendecih tidak suka saat anjing tersebut makin banyak. Mata Naruto dengan cepat berputar dan akhirnya menjadi rinnegan.
"Chikushōdō: Kuchiyose no Jutsu."
POFFF
Di depan Naruto muncul anjing berkepala dua, badak dan burung besar.
GHOARRRRRR DHUARRR DHUARRR
Pertarungan sengit antara kuchiyose Naruto melawan hewan Kuchiyose lawannya.
"mereka datang Naruto-kun." Ucap Hinata dengan byakugan yang sudah aktif.
ZWUSHHH TAP
Muncul ke enam orang yang memakai jubbah Akatsuki di atas salah satu rumah penduduk di desa tersebut.
'mereka semua..bukannya yang berada di mimpiku dulu?' batin Naruto.
"Uzumaki Naruto, akhirnya aku menemukanmu. Dan ternyata dalam kelompokmu ada Jinchuuriki Ichibi dan Rokubi." Ucap orang yang memilik rambut blonde orange dengan nada dinginnya sambil melirik kearah Gaara dan Utakata.
'mereka juga mempunyai mata rinnegan.' Batin Gaara.
"siapa kau sebenarnya? Dan apa mau kalian?" Tanya Utakata dingin.
"aku adalah pemimpin Akatsuki, namaku Pain. Serahkan bijuu kalian semua." Ucap orang tersebut dengan nada dingin dan wajah datarnya.
"tsk, sialan kau." Geram Utakata.
"hn, kau terlalu percaya diri." Ucap Gaara dengan nada datarnya. Keenam orang berjubah akatsuki tersebut diam tidak menjawab.
__ADS_1
"mari kita mulai….Pain." ucap Naruto dengan wajah datarnya dan mata rinnegannya.
.