
KREEKKK
Naruto lalu mencekik leher Yagura dengan lengan kanannya, ia menatap Yagura dengan tatapan membunuh.
"hn,jadi kau yang bernama Yagura." Ucap Naruto sambil menatap tajam kearah Yagura.
"uhuk..uhuk..arghhh"
"hn,kau tahu aku akan membunuh siapa saja yang berani melukai anggotaku." Ucap Naruto dengan nada dinginnya, Yagura tidak mampu menjawab ucapan Naruto karena Naruto mencekik lehernya dengan sangat kuat.
BRAKK JLEBB
"arghhhhhhh."
Naruto lalu membanting tubuh Yagura ke tanah, dan ia langsung menusuk kedua tangan Yagura dengan pedang Kusanagi yang sudah di aliri chidori. Lalu ia melihat beberapa shinobi Kirigakure yang masih tersisa menuju kearahnya.
"shinra tensei."
DHUAGHHHHH
Shinobi-shinobi Kirigakure tersebut langsung terhempas kebelakang, ia langsung mengalihkan pandangannya kearah Yagura.
"Shuradō."
Lalu kedua tangan Naruto berubah menjadi lengan mekanik, dari ujung-ujung jarinya keluar misil yang mengarah langsung ke arah shinobi-shinobi Kirigakure.
ZWUSHHH DHUARRRRRRR
"ARGHHHHHHHHH."
Suara ledakanpun terdengar, darah berceceran dimana-mana. Naruto mengalihkan pandangannya kearah Yagura yang menahan rasa sakit, ia lalu menembakan beberapa misil dari ujung jarinya.
DHUARRRRRRRR
Tubuh Yagura hancur seketika oleh misil-misil yangNaruto tembakan. Naruto lalu mengambil pedang Kusanagi miliknya yang tergeletak. Perlahan asap yang yang menghalangi penglihatan hilang, dan Naruto melihat tubuh Yagura yang sudah hancur.
ZWUSHH TAP
"Naruto."
__ADS_1
"Naruto-kun."
Semua anggota sudah berada di depan Naruto. Utakata, Haku dan Mei Terumi kaget saat melihat tubuh Yagura yang sudah tidak utuh.
"hn, sebaiknya kalian tunggu di luar desa Kirigakure. Aku akan melakukan penutupan." Ucap Naruto.
"baik Naruto (kun)." Jawab anggota Naruto. Mereka lalu menghilang dengan shunsin.
"Chibaku Tensei." Perlahan di kedua telapak tangan Naruto bola hitam kecil, bola hitam kecil ini lalu melayang keudara. Tiba-tiba tanah di desa Kirigakure seperti di tarik oleh bola hitam yang Naruto buat. Semakin lama-semakin banyak tanah yang tersedot keatas. Naruto berkosentrasi sambil menutup matanya, keringat mulai membasahi wajah Naruto.
Beberapa menit kemudia di udara terbentuk bola tanah raksasa, Naruto membuka matanya, ia melihat lubang yang sangat besar. Desa Kirigakure yang tadinya di penuhi bangunan sekarang sudah rata dengan tiba-tiba tubuh Naruto terduduk di tanah keringat membasahi wajah dan seluruh badannya, nafasnya tersenggal-senggal.
"tsk, sial. Chakraku habis akibat menggunakan jutsu tersebut. Tak ku sangka jutsu tersebut mengambil banyak sekali chakra." Ucap Naruto, matanya dengan cepat berganti dan menjadi seperti semula. Anggota-anggota Naruto membelalakan matanya saat melihat jutsu Naruto barusan. Mereka lalu memutuskan untuk ketempat Naruto.
ZWUSHHH TAP
Mereka lalu sudah berada di desa Kirigakure, mereka semua cukup kaget saat melihat desa Kirigakure rata dengan tanah.
"NARUTO-KUN." Teriak semua kunoichi anggota Naruto, saat melihat Naruto yang terduduk di tanah dengan wajah yang sudah di penuhi keringat, dan nafasnya yang tersenggal-senggal. Mereka semua lalu berlari kearah Naruto.
"Karin cepat obati Naruto." Ucap Itachi. Karin lalu menyuruh Naruto menggigit tangannya.
"sebaiknya kita pergi sekarang, keadaan Naruto masih belum membaik." Ucap Guren. Lalu Naruto dan anggotanya pergi meninggalkan desa Kirigakure.
Tak jauh dari sana dua orang yang memakai jubbah akatsuki sama seperti Naruto, hanya mendecih tidak suka.
"Yagura bukan tandingan Naruto walaupun kau sudah mengendalikan Yagura." Ucap Zetsu kepada seseorang di sampingnya.
"sebaiknya kau diam Zetsu." Ucap Orang tersebut.
"dia ketua Akatsuki yang lebih hebat dari Nagato." Ucap Zetsu hitam.
"cih, aku tidak sudi di ketuai oleh bocah Kyuubi tersebut. Kita pergi." Ucap Orang tersebut. Dan seketika dua orang tersebut meninggalkan desa Kirigakure yang sudah rata dengan tanah.
.di markas Naruto.
Naruto yang tadi kehabisan chakra, hanya tiduran di kasurnya. Di sekelilingnya kunoichi anggota akatsuki menatap cemas Naruto.
"kenapa Naruto-kun menggunakan jutsu tersebut? Untung Naruto-kun mempunyai chakra sangat banyak, kalau tidak Naruto-kun akan mati kehabisan chakra." Ucap Mei Terumi sambil menatap Naruto cemas.
__ADS_1
"ya, Naruto-kun. Seharusnya kami yang harus membunuh Yagura dan menghancurkan desa Kirigakure, itu dendam kami Naruto-kun." Ucap Haku. Naruto yang mendengar ucapan Mei Terumi dan Haku langsung berusaha duduk di atas kasurnya.
"jangan bergerak dulu, Naruto-kun." Ucap Hinata cemas. Naruto hanya tersenyum tipis kearah 4 orang di sekelilingnya.
"hn,Haku-chan, Mei-chan kalian berdua adalah anggotaku, dendammu dendamku juga." Ucap Naruto sambil tersenyum kearah 4 kunoichi di depannya. Sontak wajah mereka berempat memerah.
GREBB
"arigatou Naruto-kun." Ucap Mei sambil memeluk tubuh Naruto, hingga tubuh Naruto tertindih tubuh Mei Terumi. Haku, Hinata dan Karin menggeram kesal melihat itu.
"MEI-CHAN." Lalu mereka bertiga melepaskan secara paksa Mei Terumi yang tengah memeluk Naruto. Mei Terumi hanya mengaduh kesakitan. Tanpa mereka ketahui Naruto hanya tersenyum tipis dan lalu menutup matanya untuk tidur.
"sebaiknya kita tidak mengganggu Naruto-kun tidur. Kita pergi keluar." Ucap Karin, mereka lalu berjalan keluar kamar Naruto.
Esok harinya.
Naruto membuka matanya saat sinar matahari menyinari wajahnya, ia langsung berjalan kearah Kamar mandi untuk membersihkan badannya. Setelah beberapa menit akhirnya Naruto keluar dengan handuk melilit di tubuhnya. Naruto langsung memakai baju seperti biasa tetapi ia tidak mengunakan jubbah Akatsukinya. Naruto langsung berjalan menuruni tangga untuk menuju ruangan dimana anggotanya biasa berkumpul.
TAP TAP TAP
Semua orang lalu mengalihkan pandangannya pada Naruto, dan semua anggota Naruto tersenyum ramah padanya. Tetapi Naruto menatap wanita berabut biru dengan hiasan bunga di kepalanya.
"Pagi Naruto-kun." Sapa Haku, Hinata, Karin, dan Mei Terumi.
"hn pagi Haku-chan,Hinata-chan, Karin-chan dan Mei-chan." Balas Naruto sambil tersenyum tipis. Wanita berambut biru itu lalu berdiri dan membungkuk 90 derajat pada Naruto.
"hn, kau sudah sampai ternyata." Ucap Naruto ramah.
"ya Naruto-sama. Namaku Konan." Ucap wanita berambut biru yang bernama Konan tersebut. Naruto lalu duduk di kursi yang ia biasa duduki.
"hn, duduklah Konan-chan."ucap Naruto. Konan mengangguk dan lalu duduk di sebelah Itachi.
"Konan-chan, jangan panggil aku Naruto-sama, panggil saja aku Naruto."ucap Naruto sambil tersenyum tipis.
"baik Naruto-kun." Ucap Konan samba tersenyum ramah kearah Naruto.
Lalu mereka semua mengbrol di selingi candaan, Naruto hanya tersenyum melihat keakraban semua anggotanya.
.
__ADS_1