
.
.
Esok harinya.
Seperti biasa naruto bangun pagi-pagi untuk melakukan pemanasan, pagi ini di desa kirigakure cuaca sedang agak cerah tidak sedingin hari-hari sebelumnya.
Setelah cukup pemanasannya, naruto langsung pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi paginya. 15 menit kemudian naruto selesai mandi dan hari ini seperti biasa naruto memakai baju putih dengan lambang clan uzumaki di belakangnya, dengan celana pendek berwarna hitam, naruto memutuskan tidak memakai jaketnya hari ni karena cuaca nya sedang agak cerah.
Setelah selesai memakai pakainnya, naruto langsung pergi keluar dari kamarnya dan menuju kamar jiraiya. Sebelum naruto akan mengetuk pintu kamar jiraiya, jiraiya sudah terlebih dahulu membuka pintu kamarnya.
"kau sudah siap naruto?" Tanya jiraiya.
"aku sudah siap" jawab naruto.
"ikuti aku, kita akan pergi ke sebuah tempat" ucap jiraiya.
"baik" jawab naruto.
Jiraiya dan naruto pun pergi meninggalkan tempat tersebut, setelah beberapa menit berjalan sekarang naruto beserta jiraiya sudah berada di sungai yang cukup besar di desa kirigakure.
"naruto, dengarkan baik-baik penjelasanku" ucap jiraiya.
Naruto pun hanya menganggukkan kepalanya.
"sebelum kau belajar sage mode, kita akan terlebih dahulu mempelajari tentang kuchiyose no jutsu" ucap jiraiya.
"perhatikan" lanjut jiraiya.
Jiraiya menggigit ibu jarinya, dan keluarlah darah segar dari ibu jarinya tersebut, seketika jiraiya melakukan handseal dan menghentakan tangannya ke tanah.
"kuchiyose no jutsu" ucap jiraiya.
POFF
Munculah katak raksasa dengan pedang di pinggangnya, naruto memandang takjub hewan kuchiyose jiraiya dan narutopun menyeringai.
"lama tidak bertemu jiraiya, ada perlu apa denganku?" ucap katak raksasa tersebut atau gamabunta.
"aku hanya sedang melatih muridku tentang kuchiyose no jutsu" jawab jiraiya.
"sekarang kau boleh pergi,gamabunta" lanjut jiraiya.
"sampai bertemu kembali jiraiya" jawab gamabunta.
"kau sudah lihat kan hewan kuchiyose ku barusan naruto?" Tanya jiraiya.
"aku sudah melihatnya" jawab naruto.
"sebelum kau menggunakan kuchiyose kau harus mengkontrak hewan kuchiyose tersebut" ucap jiraiya.
Jiraiya pun membuka sebuah gulungan besar di atas batu.
"sekarang gigit ibu jarimu sama sepertiku tadi hingga berdarah, terus kau letakan di gulungan ini" ucap jiraiya.
Naruto pun segera menggigit ibu jarinya sampai berdarah, dan naruto pun menempelkannya di gulungan besar tersebut.
"sekarang kau lakukan persis sepertiku tadi" ucap jiraiya.
Naruto pun melakukan handseal sama seperti jiraiya.
"kuchiyose no jutsu" ucap naruto sambil menghentakan telapak tangannya di tanah.
POFF
Dan munculah anak katak yang masih sangat kecil di hadapan naruto. Naruto hanya bisa diam melihat hewan kuchiyosenya yang sangat kecil tersebut.
"ada apa dengan hewan kuchiyoseku?" Tanya naruto.
"hewan kuchiyosemu masih sangat kecil naruto, seiring dengan waktu anak katak tersebut akan tumbuh besar" jawab jiraiya.
"naruto, sekarang kau pegangan padaku. Kita akan pergi ke suatu tempat" perintah jiraiya.
Narutopun hanya memegang tangan kiri jiraiya.
POFF
Jiraiya beserta narutopun sampai di sebuah tempat yang sangat aneh, tidak ada satupun manusia disini, di tempat ini hanya ada katak dari yang kecil sampai yang besar, da nada pula katak yang sedang istirahat dengan santainya.
'tempat aneh apa ini?' batin naruto.
"naruto ini adalah gunung myoubokuzan, disini tempat para katak tinggal dan kita akan belajar sage mode disini, tetapi kita terlebih dahulu pergi ke tetua agung" ucap jiraiya.
"tetua agung? Siapa dia?" Tanya naruto.
"lihat saja, ayo kita pergi" ucap jiraiya.
Narutopun mengikuti jiraiya dari belakang, setelah beberapa menit akhirnya jiraiya dan narutopun telah sampai di sebuah rungan, di ruangan tersebut ada katak raksasa yang berada dalam mangkuk raksasa berisi air dan dua katak di sisi kiri dan kanan katak raksasa tersebut.
"jiraiya, sudah lama sekali kau tidak berkunjung kesini" ucap seorang katak yang memakai jubbah berwarna hitam.
"aku sedikit sibuk jadi aku tidak sempat kesini taun fukasaku" jawab jiraiya.
"tetua agung" ucap jiraiya.
"siapa kau bocah?" Tanya tetua agung tersebut.
"ini aku jiraiya,tetua agung" jawab jiraiya.
"oh kau jiraiya, ada apa?" Tanya ramah tetua agung.
"aku kesini ingin mengajari muridku….sage mode" jawab jiraiya.
"A-APA!" teriak fukasaku.
"anak kecil seperti dia akan belajar tentang sage mode, sage mode bukan mainan yang bisa di mainkan oleh anak kecil seperti dia, belajar sage mode harus mempunyai kosentrasi yang sangat tinggi, dan kau juga jiraiya, kau juga belum sempurna dalam belajar sage mode" ucap fukasaku.
"aku tahu tuan fukasaku, tapi aku yakin naruto mampu menguasainya dengan cepat dan dia seorang jincuriki kyuubi, pasti akan banyak sekali orang yang mengincar naruto dan aku memilih mengajarkan naruto sage mode untuk berjaga-jaga" ucap jiraiya.
"tak bisakah kau ajari jutsu yang lain dulu jiraiya?" Tanya tuan fukasaku.
"aku sudah memberikan beberapa latihan jutsu tapi kukira itu belum cukup" jawab jiraiya.
"baiklah itu terserah kau saja, dan kau juga sudah tau kan kalau dia gagal dalam sage mode dia akan.."
"aku sudah tau dan aku yakin naruto pasti bisa melakukannya" potong jiraiya.
"naruto, kau pergi dahulu bersama tuan fukasaku. Aku ada urusan sebentar dengan tetua agung" ucap jiraiya.
"baik jiraiya-sensei" ucap naruto semangat.
"ikuti aku bocah" ucap fukasaku.
Narutopun hanya mengangguk dan mengikuti fukasaku dari belakang.
"ada apa tetua agung?" Tanya jiraiya.
"apa kau masih ingat apa yang aku katakan dahulu kepadamu?" Tanya tetua agung.
"aku ingat tetua agung" jawab jiraiya.
.
.
.
FLASHBACK
Di sebuah ruangan ada seorang pemuda dengan rambut putih panjang dan mempunyai garis merah di kedua bawah matanya, dan katak raksasa yang diam di sebuah mangkuk besar berisi air.
"ada apa tetua agung memanggilku?" Tanya seorang pemuda tersebut.
"siapa kau?" Tanya tetua agung tersebut.
"aku jiraiya,tetua agung" jawab pemuda tersebut atau jiraiya.
"oh kau jiraiya, aku ingin menyampaikan sesuatu kepadamu, dengarkan baik-baik" ucap tetua agung tersebut.
"baik tetua agung" jawab jiraiya.
"aku bermimpi saat kau tua nanti kau akan menulis sebuah novel, dan yang paling penting kau akan melatih muridmu" ucap tetua agung.
"aku akan mempunyai murid?" Tanya ragu-ragu jiraiya.
"kau akan mempunyai murid yang entah akan membawa perdamaian atau bahkan membawa kehancuran" jawab tetua agung.
FLASHBACK END.
.
.
"firasatku merasakan ada yang aneh dengan muridmu itu, kau harus selalu mengawasinya" ucap tetua agung.
"aku tidak tau muridmu itu seorang pembawa perdamaian atau bahkan pembawa kehancuran, semoga kau membawa dia kearah yang baik" lanjut tetua agung.
"baik tetua agung, aku akan melihat latihan naruto dengan tuan fukasaku" jawab jiraiya sambil pergi meninggalkan ruangan tersebut.
'tetua agung merasakan ada yang aneh dengan naruto? Tapi firasat apa itu, apa itu firasat baik atau bahkan firasat buruk' batin jiraiya.
Jiraiya pun akhirnya sampai di tempat latihan naruto, jiraiya pun mendekati fukasaku.
"tuan fukasaku, dimana naruto?" Tanya jiraiya.
Fukasaku pun mengalihkan pandangannya ke sebuah tanah yang sangat tinggi dan runcing, jiraiya pun mengalihkan pandangannya dan mengikuti apa yang dilihat tuan fukasaku.
"itu dia" jawab fukasaku.
Jiraiya pun melihat dengan lebih seksama pada tanah tersebut dan alhasil dia melihat naruto yang sedang melakukan latihan sage mode.
"ku kira bocah itu akan melampauimu jiraiya, kerja keras dan semangat pantang menyerahnya yang membuat aku yakin dia akan melebihimu suatu hari nanti, tetapi.." ucap fukasaku.
"tetapi? tetapi apa?" Tanya jiraiya.
"aku merasakan kebencian yang sangat pekat dari dalam tubuhnya dan seolah-olah sikapnya ini hanya sebuah topeng belaka" jawab fukasaku.
'jadi tuan fukasaku juga mengetahuinya ternyata' batin jiraiya.
"mungkin itu hanya kebencian dari kyuubi saja" ucap jiraiya.
Fukasakupun hanya mengangguk membenarkan perkataan jiraiya.
"di tahap ini pasti naruto membutuhkan waktu sangat lama, tetapi naruto hebat juga bisa menyeimbangkan tubuhnya di tanah runcing itu" ucap jiraiya.
"pertama kali tadi dia selalu jatuh tapi bocah tersebut selalu melanjutkan latihannya, dan tidak ku sangka bocah seumur dia sudah sangat hebat, suatu hari nanti bocah tersebut pasti akan menjadi orang yang sangat kuat di konoha" ucap fukasaku.
"sebaiknya aku kembali ke penginapan karena menunggu latihan naruto pasti sangat membosankan" ucap jiraiya.
'dan aku akan mencari bahan untuk karyaku' batin jiraiya, jiraiya pun mengeluarkan senyum mesumnya.
Fukasaku hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakukan bekas muridnya dahulu yang selalu berbuat mesum.
"aku pergi dulu, jaa" ucap jiraiya pada fukasaku.
POFF
Jiraiya pun menghilang dari tempat tersebut.
.
.
Di pinggir sebuah desa kecil terlihat dua orang yang menggunakan jubah hitam dengan corak awan berwarna merah sedang berjalan kearah desa kecil tersebut.
"itachi sebaiknya kita istirahat terlebih dahulu di desa tersebut" ucap orang yang mempunyai wajah seperti hiu dengan kulit berwarna biru kepada rekannya.
"hn" jawab rekannya.
Beberapa detik kemudian munculah sekelompok perampok, di tangan mereka terdapat benda-benda tajam seperti besar, kelompok tersebutpun menghadang 2 orang tersebut.
"serahkan barang-barang berharga kalian kalau tidak kami semua akan membunuh kalian. Cepat serahkan" gertak ketua perampok tersebut.
'ada 10 orang dan kulihat mereka hanya orang-orang biasa yang tidak memiliki kekuatan khusus' batin itachi.
Kisame pun melirik kearah itachi dan seakan tau tatapan kisame, itachipun mengangguk setelah itu kisame pun menyeringai.
"CEPAT SERAHKAN" teriak ketua perampok tersebut.
Itachi melakukan handseal dengan cepat.
"Katon: Gōkakyū no Jutsu" ucap itachi.
Itachi pun menyemburkan api berskala sedang kearah sekelompok perampok tersebut, perampok tersebut dapat menghindari serangan dari itachi.
Kisamepun yang melihat itu, seketika mengambil pedang dari balik punggungnya dan terbukalah kain perban yang menutupi pedang tersebut, dan terdapat mulut dari pedang tersebut. Kisame pun melemparkan pedang tersebut ke salah seorang perampok yang lengah.
GRABB
"ARGHHHHHHH" teriak salah satu perampok tersebut saat kepalanya terkena pedang tersebut dan pedang tersebut memakan kepala perampok tersebut.
Seketika tubuh tanpa kepala tersebut ambruk, darahpun mengalir dengan derasnya.
"kau kelaparan ternyata samehada sampai-sampai kau memakan kepala salah satu perampok tersebut" ucap kisame sambil menyeringai.
Perampok yang lainpun bergidik ngeri melihat temannya di kalahkan dengan mudahnya oleh mereka berdua.
"SIALAN KAU, SERANG MEREKA" teriak ketua perampok tersebut.
5 orang perampok pun pergi menyerang itachi dan kisame secara bersamaan, mereka menyerang itachi menggunakan pedangnya tetapi itachi dan kisame dapat menahannya dengan mudah.
"heh kukira kalian semua itu kuat,tapi ternyata kalian semua itu lemah" ucap kisame meremehkan.
"SIALAN KAU" teriak seorang perampok yang tidak terima di panggil lemah oleh kisame.
Perampok tersebut mengayunkan pedangnya kearah kisame dan berniat memotong lehernya dengan pedang miliknya.
"MATI KAU" teriak perampok tersebut sambil mengayunkan pedangnya kearah kisame.
TRANKK
Pedang tersebut patah saat kisame menahannya dengan pedang samehadanya.
Kisame pun mengayunkan pedang samehadanya kearah perampk tersebut.
"ARGHHHHHH" teriak perampok tersebut saat tubuhnya terkoyak oleh pedang samehada milik kisame.
Perampok tersebut pun mati seketika.
Perampok-perampok lainnya pun bergidik ngeri saat temannya mati dengan sadis.
"itachi, sebaiknya kau diam saja, aku ingin bermain-main sebentar dan kelihatannya samehada kelaparan" ucap kisame.
"hn, terserah kau saja" jawab itachi sambil berjalan pergi.
Kisame yang mendengar itupun menyeringai sadis. Kisame pun membuat handseal.
"ampok mizu bunshin no jutsu" ucap kisame.
Dan seketika muncul 3 bunshin air buatan kisame, ketiga bunshin tersebut menyerang perampok-perampok di depannya.
"ini akan sangat menyenangkan samehada" ucap kisame saat melihat bunshinnya sedang bertarung melawan perampok-perampok tersebut. Kisame pun membuat handseal.
" suirou no jutsu " ucap kisame.
Dan seketika 3 orang perampok terkena penjara air dari bunshin kisame. Perampok yang berada dalam penjara air memberontak agar bisa keluar tetapi perampok tersebut tidak berhasil keluar karena ada bunshin buatan kisame yang menjaganya.
Kisame pun kembali melakukan handseal.
"mizuteppaudama" ucap kisame.
Kisame pun menembakan beberapa peluru yang terbuat dari air dari dalam mulutnya, perampok-perampok tersebut berhasil menghindar dengan susah payah.
Dan seketika perampok tersebut menyerang secara bersamaan kearah kisame, kisame hanya memasang seringainya melihat itu.
TRANK TRANKK TRANK TRANK
Suara pedang yang saling berbenturan terdengar, walaupun perampok tersebut berjumlah 5 orang lagi tapi itu tidak membuat mereka unggul dan lihat saja sekarang kisame dengan mudahnya menahan serangan mereka menggunakan pedang samehadanya, itachi yang sedang duduk di sebuah batu besar dan melihat itu hanya diam saja.
Kisame pun mundur beberapa langkah ke belekang dan dengan cepat membuat handseal.
"suiton suigadan"
Kisame pun membuat taring dari air yang berada di sungai tersebut dan mengarahkan kearah kelompok tersebut.
DHUARR
Ledakan pun terjadi saat jutsu kisame mengenai beberapa orang perampok tersebut dan 2 orang perampok pun mati saat terkena jutsu kisame.
"SIALAN" teriak sang ketua perampok tersebut saat melihat teman-temannya mati di tangan kisame.
3 orang perampok tersebut menyerang kisame membabi buta menggunakan pedang nya masing-masing, kisamepun kewalahan saat menahan serangan dari perampok-perampok tersebut.
JRASHHHH
__ADS_1
Kisame pun terkena pedang dari saah seorang perampok di bagian tangan kirinya, kisame pun mundur beberapa langkah.
"sebaiknya aku selesaikan, aku tidak ingin menghabiskan chakra disini" gumam kisame.
Kisame pun berlari menyerang ke3 perampok tersebut menggunakan pedang samehadanya.
JRASHHH
"ARGGHHHHH" teriak seorang perampok saat kisame menebas bagian perutny oleh pedang samehada dan orang tersebut ambruk seketika, darah segar dari luka tersebut mengalir dan membasahi tanah.
Kisame tidak menghiraukan kejadian berusan dan tetap menyerang perampok-perampok tersebut dengan pedangnya. Kedua perampok tersebut sangat kewalahan menahan serangan kisame yang begitu cepat.
TRANKK TRANKK JRASHHH
"ARGGHHH"
"ARGHHHH"
Kedua perampok tersebut akhirnya mati dengan tubuh yang terbelah dua, kisame pun menyeringai dan segera pergi ketempat itachi.
"kau terlalu lama kisama" ucap itachi.
"aku sudah bilng kan kalau aku akan bermain-main sebentar dengan mereka" jawab kisame.
"hn, kita lanjutkan perjalanan kita" ucap itachi sambil berjalan pergi meninggalkan kisame, kisamepun segera mengikuti itachi.
.
.
Esok harinya.
Setelah satu hari berdiam diri di atas tanah runcing tersebut, sekarang naruto dapat merasakan chakra yang berasal dari alam. Narutopun segera turun kebawah untuk menghampiri gurunya yang sudah menunggu di bawah.
"sekarang kau sudah merasakan chakra alam naruto?" Tanya tuan fukasaku.
"aku sudah dapat merasakannya sekarang" jawab naruto.
"bagus, sekarang ikuti aku" perintah tuan fukasaku.
Narutopun mengikutinya dari belakang.
Dan setelah beberapa menit berjalan, akhirnya mereka berdua telah sampai di tempat tujuan.
"sini kan tanganmu naruto" ucap tuan fukasaku.
Narutopun langsung menghampiri tuan fukasaku dan menyodorkan tangannya kearah tuan fukasaku, tuan fukasakupun mengambil sedikit minyak dari kolam tersebut, dan tuan fukasakupun mengoleskannya pada telapak tangan naruto.
"sekarang perhatikan wajahmu di kolam ini" ucap tuan fukasaku seteah selesai mengoleskan minyak pada telapak tangan naruto.
Naruto pun mendekati kolam tersebut, dan naruto pun sangat kaget melihat muka dan tangannya seperti katak.
"a-ada apa denganku?" Tanya naruto.
"kau kan sedang belajar sage mode" jawab fukasaku.
"tapi kenapa aku mirip seperti katak?" Tanya naruto kembali.
"ini sage mode katak yang kau pelajari, tetapi kalau kau berhasil mempelajari sage mode hanya matamu saja yang berubah seperti katak" jawab fukasaku.
Tangan dan wajah narutopun kembali seperti biasa.
"coba kau angkat patung kodok tersebut" lanjut tuan fukasaku.
Narutopun mendekati patung kodok tersebut dan narutopun mencoba mengangkatnya sekuat tenaga tetapi patung tersebut tidak mengalami perubahan.
"aku menyerah, aku masih genin dan mustahil aku bisa mengangkat patung tersebut " ucap naruto.
"coba kau kemari naruto" ucap tuan fukasaku.
Narutopun menghampiri tuan fukasaku.
"ada apa?" Tanya naruto.
"celupkan tanganmu kedalam kolam tersebut" ucap tuan fukasaku.
"a-" " lakukan saja" potong tuan fukasaku.
Narutopun terpaksa mencelupkan tangannya kedalam kolam tersebut.
Pluff
Setelah tangan naruto di celupkan mata naruto berubah seperti katak dan tangannya pun sama seperti katak.
'badanku terasa ringan' batin naruto.
"coba sekarang angkat kemabli patung tersebut" perintah tuan fukasaku.
Narutopun mendekati patung tersebut dan narutopun mencoba mengangkat patung tersebut.
Dan alangkah terkejutnya patung tersebut sedikit demi sedikit terangkat oleh naruto, dan narutopun akhirnya berhasil mengangkat patung tersebut.
'kekuatan yang sangat hebat' batin naruto.
"sudah cukup, sekrang letakan kembali" ucap tuan fukasaku.
Narutopun meletakan kembali patung tersebut dan segera menghampiri tuan fukasaku.
"kau merasa aneh kan saat pertama kau mencoba kau tidak bisa mengangkat patung tersebut dan saat kau menggunakan minyak dalam kolam tersebut kau bisa mengangkatnya, itu hanya permulaan saat ku sudah bisa menguasai mode sage kau bisa melakukan lebih dari itu" ucap tuan fukasaku.
"mulai sekarang kau tidak akan menggunakan minyak dari kolam tersebut" lanjut tuan fukasaku.
"kenapa? Bukannya lebih mudah menggunakan minyak tersebut" Tanya naruto.
"kau benar tapi minyak itu hanya bisa di pakai di gunung myoubokuzan, di tempat lain minyak itu akan langsung menguap" jawab tuan fukasaku.
"sekarang kita mulai latihannya, aku akan mengawasimu agar kau tidak berubah menjadi katak" lanjut tuan fukasaku.
"berubah menjadi katak? Apa maksudnya?" Tanya naruto.
"dalam tahap ini kau harus bisa diam tanpa bergerak sedikitpun sama seperti kau berlatih kemarin, kalau kau bergerak sedikit kau akan berubah menjadi kodok dan patung yang kau angkat tadi adalah orang yang gagal dalam tahap ini" ucap fukasaku.
"dan hanya orang terpilih lah yang bisa berlatih sage mode, dan kalau kau akan berubah menjadi katak aku akan menghentikannya dengan besi hitam ini" lanjut fukasaku sambil memegang sebuah besi hitam.
Narutopun hanya mengangguk mendengar ucapan tuan fukasaku.
"tahap ini adalah tahap yang sangat sulit bahkan gurumu jiraiya tidak bisa menyempurnakannya, karena diam adalah hal yang sangat sulit bahkan untuk hewan sekalipun" ucap fukasaku.
Narutopun langsung duduk bersila dan memejamkan matanya.
Tiba-tiba tubuh naruto membesar, fukasaku yang melihat itu langsung memukul naruto dengan besi hitam di tangannya.
BLETAK
"AWWW" ringis naruto saat di pukul oleh tuan fukasaku dengan besi hitam di tangannya.
Narutopun kembali memejamkan matanya.
"kau harus berkosentrasi dan jangan bergerak sedikitpun" ucap fukasaku.
Tubuh narutopun membesar kembali, dengan sigap tuan fukasaku memukul naruto kembali dengan besi hitamnya.
BLETAK
"a-aw" ringis naruto kesakitan.
"bisakah kau pelan memukulnya" ucap naruto.
Narutopun memejamkan matanya kembali, tapi tak berapa lama tubuh naruto membesar kembali dan tuan fukasakupun memukul naruto lagi.
BLETAK
"a-aw" ringis naruto.
BLETAK
"a-aw"
BLETAK
"awww"
BLETAK
"aww"
BLETAK
"Arghh" ringis naruto kesakitan, punggung naruto pun penuh luka pukulan.
Narutopun memejamkan kembali matanya, tuan fukasaku sudah berjaga-jaga bila naruto tubuh naruto membesar kembali, tetapi setelah lama menunggu tidak ada perubahan sama sekali pada tubuh naruto.
'hebat sekali anak ini, dia akan melebihi jiraiya tidak akan lama lagi' batin tuan fukasaku.
Tuan fukasaku pun terus memperhatikan naruto yang sedari tadi memejamkan matanya dan setelah cukup waktu yang di perlukan, tuan fukasakupun memerintahkan naruto membuka matanya.
"sekarang buka matamu" perintah tuan fukasaku.
Naruto pun membuk matanya, naruto merasakan pandangan matanya yang agak berbeda dan tubuhnya pun terasa sangat ringan.
"kau sudah menguasainya dengan sangat cepat naruto, tak kusangka" ucap tuan fukasaku.
Narutopun melihat koalm air tersebut dan narutopun melihat dirinya mempunyai mata dengan pupil horizontal sama seperti katak dan kelopak matanya berwarna orange.
"sekarang ikut denganku" ucap taun fukasaku.
Narutopun hanya mengangguk dan segera mengikuti tuan fukasaku dari belakang.
Setelah beberapa menit berjalan tuan fukasaku dan narutopun sampai di sebuah lapangan yang luas dengan rumput hijau.
"kita akan berlatih tanding menggunakan sage mode" ucap tuan fukasaku.
"baik, aku juga ingin sekali mengetes kekuatan ini" ucap naruto.
"kita mulai dari…sekarang" ucap fukasaku.
Narutopun langsung menyerang tuan fukasaku dengan taijutsu tetapi tuan fukasaku dapat menahannya dengan mudah.
"dalam sage mode kekuatan, pertahanan, stamina akan naik berkali-kali lipat" ucap tuan fukasaku sambil menahan serangan naruto.
Tuan fukasakupun melihat celah dan dengan cepat tuan fukasaku memukul naruto di bagian wajahnya.
DHUAKKK
Narutopun terlempar kebelakang dan menabrak dinding batu, tetapi setelah itu naruto bangun kembali.
'aku tidak merasakan sakit sama sekali' batin naruto.
"kau tidak merasakan sakit kan? Itu adalah kelebihan dari sage mode katak" ucap tuan fukasaku.
Mata narutopun perlahan berubah kembali seperti semula.
"kita sudahi dulu naruto, sage modemu sudah tidak aktif dan besok aku akan melatihmu beberapa jutsu dama sage mode" ucap tuan fukasaku.
"mari kita pergi ke rumahku untuk makan, kau laparkan sudah beberapa hari kau tidak makan" lanjut tuan fukasaku mengajak naruto.
Narutopun mengikuti tuan fukasaku.
Naruto bersama tuan fukasaku akhirnya sampai di rumah tuan fukasaku.
"kau sudah pulang ternyata" ucap seorang yang naruto kira dapurnya.
"kau memasak apa hari ini?" Tanya tuan fukasaku.
"aku memasak makanan kesukaanmu hari ini" ucap katak tersebut yang di ketahui istri dari tuan fukasaku.
"naruto, ayo kita makan" ucap tuan fukasaku.
Dan alangkah terkejutnya naruto, makanan yang aa di depannya bukanlah makanan untuk manusia tetapi makanan katak, seperti cacing. Narutopun merasa sangat mual saat melihat tuan fukasaku makan dengan lahapnya.
"ayo cepat makan naruto" ucap tuan fukasaku.
Dengan sangat terpksa naruto memakan makanan tersebut karena naruto sangat kelaparan, naruto mengambil sup cacing. Naruto mencicipi sedikit air dari sup tersebut tetapi saat nruto mencicipinya naruto sangat mual.
"UHUK UHUK UHUK" naruto pun terbatuk saat mencicipi air sup tersebut.
'ini sangat tidak enak' batin naruto.
Narutopun dengan cepat menghabiskan sup cacing tersebut walaupun sangat tidak enak naruto terpaksa memakannya karena naruto sangat lapar.
"kau menyukainya yah naruto?" Tanya tuan fukasaku.
"hmm apakah disini ada kamar untukku?" Tanya balik naruto.
"di sebelah sana" ucap tuan fukasaku sambil menunjukan kamar kosong.
"aku akan istirahat dahulu" ucap naruto sambil pergi menuju kamar tersebut.
Narutopun langsung tertidur dengan nyenyaknya karena naruto sangat kelelahan akibat latihan kerasnya.
.
.
.
SKIP TIME.
1 Minggu kemudian.
Selama satu minggu naruto berlatih penuh dengan tuan fukasaku dan sekarang naruto sangat handal dalam sage mode. Dan hari ini naruto bersama jiraiya akan menuju kedai dimana 1 minggu yang lalu bertemu dengan tsunade. Narutopun membereskan kamarnya dan memasukan barang-barangnya kedalam task arena hari ini naruto akan pulang kekonoha. Setelah beres narutopun pergi keluar kamar tersebut dan berjalan kearah kamar jiraiya.
Tok..
Baru 1 kali di ketuk pintu pun terbuka dan jiraiya pun keluar dari kamarnya tersebut.
"sekarang kita pergi ke kedai untuk menanyakan apa jawaban dari tsunade" ucap jiaiya.
"ayo kita berangkat sekarang" lanjut jiraiya sambil berjalan meninggalkan naruto.
Naruto pun Cuma mengangguk dan segera berjalan kearah jiraiya.
Naruto dan jiraiya pun akhirnya sampai di kedai tersebut, jiraiya dan narutopun masuk ke dalam tersebut. Jiraiya pun menemukan tsunade dan satu asistennya. Jiraiya pun berjalan kearah tsunade yang sudah menunggu.
"ku kira kau sudah pergi dari desa ini" ucap jiraiya.
Tsunadepun mendengus kesal.
"jadi apa jawabanmu, tsunade?" Tanya jiraiya to the point.
Tsunadepun hanya diam saat di Tanya oleh jiraiya.
"aku…akan menerimanya" jawab tsunade.
Jiraiya yang mendengar itupun tersenyum.
"karena tsuande adalah hokage kelima mulai saat ini, aku akan mentraktir kalian bertiga" ucap jiraiya sambil memandang tsuande, shizune dan naruto secara bergantian.
"shizune ambilkan aku 1 botol sake" perintah tsunade.
"baik tsunade-sama" jawab shizune sambil berjalan pergi.
"naruto, apa kau tidak senang dengan hokage baru desa konoha?" Tanya jiraiya pada naruto yang sedari tadi hanya diam.
"biasa saja" jawab naruto dingin.
"hey bocah, apa kau meragukan kekuatanku sebagai hokage kelima? Ayo kita bertarung" ucap tsunade.
Naruto yang mendengar itupun menyeringai.
Tsuande, jiraiya beserta nautopun pergi keluar kedai tersebut. Dan sekarang naruto dan tsunade saling berhadapan.
"kita mulai" ucap tsuande.
Tsunade pun langsung memukul tanah di bwahnya dan membuat tanah tersebut terbelah.
'hebat sekali pukulannya dan dia itu seorang wanita' batin naruto.
Narutopun dapat menghindar dengan mudah, naruto pun lari kerah tsunade dan menyerangnya dengan taijutsu. Tetapi tsunade dapat menahan semua serangan naruto.
"hebat juga kau bocah" ucap tsunade.
"kalau aku mati disini aku tidak akan menjadi hokage, karena menjadi hokage adalah cita-citaku" ucap naruto.
'p-perkataan itu, i-itu adalah ucapan nawaki dan Dan' batin tsunade.
Tsunade pun tersenyum saat mendengar ucapan naruto, naruto kembli menyerang dengan taijutsu.
Tsunade pun dapat menahannya dan saat ada kesempatan tsunade pun menyerang naruto dengan taijutsu, narutopun kewalahan dan narutopun jatuh tersungkur saat menahan serangan dari tsunade.
Tsunade pun mendekat kearah naruto, narutopun sedikit takut karena tsunade mendekatinya.
Cup
Tsunadepun mencium kening naruto, narutopun kaget karena di cium tiba-tiba oleh tsunade.
__ADS_1
Tsunade pun membuka kalung yang berada dalam lehernya dan memberikannya kepada naruto.
"ini untukku?" Tanya naruto ragu.
"ya itu untukmu dan jangan sampai hilang" ucap tsunade.
'Dan di zaman sekarang masih ada yang mempunyai cita-cita sepertimu dan aku yakin dia akan mewujudkan cita-citamu menjadi hokage' batin tsunade.
Jiraiya yang melihat itupun hanya tersenyum.
"sebaiknya kita berangkat ke konoha sekarang" ucap jiraiya.
Tsunade dan narutopun hanya mengangguk. Dan tak berapa lama munculah shizune.
"shizune, bawa barang-barangku di dalam kita akan ke konoha" ucap tsunade.
"baik" ucap shizune.
Dan tak beberapa lama datanglah shizune dengan barang bawaannya dan tak lupa **** yang bernama tonton.
"kita berangkat" ucap jiraiya.
Jiraiya, naruto, tsunade dan shizunepun pergi berangkat.
Di perjalanan keadaan hening terjadi, tidak ada yang memulai pembicaraan sama sekali.
Dan tiba-tiba terdengar suara di balik pohon.
SREKK SREKKK
Jiraiyapun melemparkan kunai kearah semak tersebut.
"siapa disana?" ucap jiraiya.
Dan munculah seeokor kelinci dari balik semak-semak tersebut.
"Cuma seekor kelinci" ucap jiraiya dan kembali melanjutkan perjalanannya.
Tapi kelinci tersebut tiba-tiba dimakan oleh seekor ular dan munculah 2 orang yang sedari tadi diam di belakang pohon.
Jiraiya,naruto,tsunade dan shizune pun sekarang berjalan di sebuah padang rumput yang sangat luas.
Dan tiba-tiba munculah 8 orang anbu yang di ketahui anbu kirigakure.
"akhirnya kau keluar juga" ucap jiraiya.
"jangan halangi kami, kami akan menangkap anak yang sedang bersamamu, ini perintah dari yagura-sama, anak tersebut mempunyai kekuatan yang sangat besar" ucap salah seorang anbu kirigakure tersebut.
Naruto yang mendengar itupun menggeram marah dan mengepalkan tangannya.
'menangkapku, sialan kau yagura. Aku akan membunuhmu' batin naruto.
"aku tidak akan membiarkan kau mengambil anak tersebut" ucap jiraiya.
Jiraya pun langsung melesat dengan shunsinnya dan jiraiyapun muncul di belakang salah satu anbu dengan bola spiral di tangannya.
"rasengan"
Dan rasengan jiraiya pun tepat mengenai punggung salah satu anbu kirigakure tersebut, dan anbu tersebut tewas seketika.
"kau memulai pertarungan ternyata dan kuharap kalian tidak menyesal" ucap seorang anbu tersebut sombong.
Narutopun duduk bersila di belakang dan munculah lingkaran berwarna orange di bagian matanya.
Narutopun langsung membuka matanya dan pupil matanyapun berubah menjadi horizontal.
Tsunade dan shizunepun sangat kaget melihat naruto.
's-s-sage m-mode? Mana mungkin naruto menguasainya' batin tsunade.
Narutopun langsung pergi dengan sunsinnya dan naruto muncul di depan anbu yang tadi ingin menangkap naruto.
Narutopun menyeringai di depan anbutersebut
Narutopun langsung memukul wajah anbu tersebut sampai topeng anbu tersebut pecah.
DHUARR
Anbu tersebut menabrak batu yang cukup besar, anbu tersebut mengerang kesakitan.
Jiraiya yang melihat naruto menggunakan sage mode hanya tersenyum.
Naruto berlari kearah anbu yang sedang kesakitan, narutopun memekul bagian punggung anbu tersebut.
DHUARR
"ARGHHHH" teriak orang tersebut saat naruto dengan sekuat tenaga memukul punggung anbu tersebut, dan munculah kawah yang cukup besar akibat pukulan tersebut, anbu tersebut memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.
Tsunade yang melihat darah pun seketika badannya bergetar karena tsunade kembali teringat kematian nawaki dan Dan. Shizune yang melihat tsunadepun khawatir.
"tsunade-sama kau baik-baik saja?" Tanya shizune.
"aku baik-baik saja,shizune" jawab tsunade.
Anbu yang melihat itupun segera berlari kearah tsunade dan shizune. Shizune pun melemparkan jarum-jarum beracun kearah anbu-anbu tersebut.
TRANKK TRANKK TRANK
Anbu tersebut dapat menahan jarum-jarum beracun tersebut dengan kunai. Anbu tersebut melemparkan jarum-jarum beracun kembali kearah shizune.
TRANK TRANK JLEBB
Shizune pun dapat menahan beberapa jarum tersebut, tetapi saking banyaknya beberapa jarum tersebut mengenai shizune. Pandangan shizunepun mulai mengabur.
BRUKK
Shizune pun ambruk di depan tsunade. Tsunade pun bergetar hebat.
Satu orang anbu mendekati tsunade dengan kunai di tangannya.
"ada kata terakhir?" Tanya anbu tersebut.
"rasengan"
"ARGHHHH" anbu tersebut terpental kebelakang saat jiraiya menyerangnya dengan rasengan.
KREKK
"ARGHHHH" teriak salah satu anbu saat naruto mematahkan tulang nya.
Narutopun tersenyum sadis, narutopun membanting anbu itu ke tanah. Dan dengan cepat narutopun memukul punggung anbu tersebut dengan sangat kuat.
DHUARRR
Anbu tersebut mati seketika dan menyebabkan kawah yang cukup besar.
'tinggal 4 orang lagi dan sage mode ku sudah habis' batin naruto.
Mata narutopun kembali berubah kesemula.
"SIALAN KAU" teriak seorang anbu.
Anbu tersebut membuat handseal.
"kirigakure no jutsu"
Dan seketika ladang tersebut di selimuti kabut tebal.
"kalian tidak akan menang melawan kami, walaupun kami berempat" ucap anbu tersebut sombong dan seketika keempat anbu tersebut menghilang.
Jiraya dan naruto bersiaga, sedangkan tsunade sedang mengobati shizune yang pngsan akibat terkena jarum beracun tersebut.
TRANKK TRANKK CRASHH CRASHH
Jiraiya dan narutopun kewalahan menghadapi anbu tersebut di dalam kabut dan jiraiya beserta naruto terkena sayatan dari kunai.
"suiton : suiryudan no jutsu" ucap sakah satu anbu.
Dan munculah naga air yang akan menyerang naruto, narutopun dengan cepat membuat handseal.
"fuuton kamikaze"
Naruto pun menciptakan tornado angina yang besar.
DHUARRRR
ledakan besar pun terjadi akibat 2 jutsu tingkat tinggi bertabrakan, perlahan-lahan abut mulai menipis.
"NARUTO" teriak jiraiya.
'hebat sekali bocah itu' batin seorang anbu.
2 Anbu lainnya membuat handseal secara bersamaan.
" Katon: Gouryuuka no Jutsu"
"fuuton: kamikaze"
Dan kedua anbu tersebut membuat naga api dan angin tornado, kedua jutsu tingkat tinggi tersebut menyatu dan bergerak kearah naruto. Naruto yang melihat itupun hanya memejamkan matanya dan beberapa detik kemudian naruto membuka matanya dan mata naruto berubah menjadi mata rinngegan.
Narutopun mengrahkan telapak tangannya kearah tornado api raksasa tersebut.
"Gakido"
Tornado api tersebut menghilang oleh jutsu naruto, perlahan mata naruto berubah seperti semula dan
kabutpun perlahan menghilang.
'apa itu tadi? Kenapa seranganku tiba-tiba menghilang seperti terhisap oleh sesuatu?' batin para anbu kirigakure tersebut.
'kemana tornado api tersebut? Kenapa jutsu itu tiba-tiba menghilang? Dan bagaimana keadaan naruto?' batin jiraiya.
Jiraiya pun segera mencari naruto.
Kabutpun sudah menghilang dan terlihatlah naruto dan 4 anbu kirigakure.
Naruto membua handseal.
"fuuton : shinku renppa"
Dan munculah ratusan pedang yang terbuat dari angin di depan naruto, dan seketika pedang tersebut bergerak cepat kearah 4 anbu tersebut, anbu yang melihat itupunsegera membuat handseal.
"Doton: Doryuuheki"
"Suiton: Suijinheki"
Dan munculah 2 dinding yang terbuat dari air dan tanah di depan keempat anbu tersebut.
DHUARRR DHUARRR DHUARRR DHUARRR
"ARGHHHHH"
"ARGHHHHHHHH"
Kedua anbu berteriak kesakitan saat jutsu naruto berhasil menemubs dinding tersebut dan tubuh kedua anbu tersebut hancur, darahpun berceceran dimana-mana. Dan 2 orang anbu lainnya mengalami luka yang cukup parah.
'ledakan apa itu?' batin jiraiya.
Jiraiya pun berhasil menemukan naruto, karena kabut yang menghalanginya sudah menghilang dari tadi.
Jiraiyapun melihat daerah sekelilingnya, darah berceceran dimana-mana, padang rumput yang tadi bagus sekarang sudah hancur berantakan dan sekarang tinggal ada 2 orang anbu lagi.
Jiraiya pun langsung menyerang kedua anbu tersebut.
"rasengan"
"ARGHHH"
"ARRGGHHHH"
Jiriya pun mendaratkan dua rasengannya kearah dua anbu kirigakure tersebut, dan kedua anbu tersebutpun mati seketika. Jiraiyapun segera mendekati naruto.
"apakah kau baik-baik saja naruto?" Tanya jiraiya.
"aku baik-baik saja" jawab naruto.
"mari kita pergi ke tempat tsunade" ucap jiraiya.
Narutopun mengangguk dan segera pergi mengikuti jiraiya.
Jiraiya beserta narutopun sampai di tempat tsunade. Dan yang pertama naruto lihat adalah tsunade yang sedang bergetar hebat dan shizune yang terbaring.
"dia takut pada darah" ucap jiraiya seakan tau isi pikiran naruto.
Dan tak beberapa lama shizune mulai tersadar dari pingsannya.
"aku dimana?" Tanya shizune.
"tadi kau terkena jarum beracun dank au langsung jatuh pingsan" ucap jiraiya.
Shizune pun mencoba mengingat kejadian tadi.
"tsunade-sama" ucap shizune.
Shizune pun melihat tsunade yang tubuhnya bergetar hebat dan shizune pun mencoba menenangkan tsunade.
"sebaiknya kita istirahat terlebih dahulu tsunade-sama, keadaanmu sangat buruk" ucap shizune.
Tsunadepun hanya mengangguk.
"hmm sebaiknya kita istirahat terlebih dahulu, di depan ada sebuah desa kecil" ucap jiraiya.
Shizunepun membopong tubuh tsunade, merekapun pergi dari tempat tersebut.
Dan akhirnya mereka pun sampai di sebuah desa kecil, mereka pun menyewa kamar penginapan di desa tersebut.
"aku akan jalan-jalan sebentar di sekitar sini" ucap naruto.
"baiklah, terserah kau saja naruto" ucap jiraiya.
Narutopun langsung pergi keluar. Naruto berjalan ke sebuah hutan di dekat desa tersebut dan setelah cukup jauh dari desa tersebut, narutopun langsung duduk di sebuah batu besar dan menutup matanya.
*MINDSCAPE*
Naruto berjalan di lrong yang cukup gelap karena lorong tersebut hanya diterangi oleh lilin. Narutopun sampai di gerbang besar dengan tulisan segel dan tiba-iba munculah monster bereokr 9 yang tak lain adalah kyuubi.
"ada apa gaki?" Tanya kyuubi.
"aku ingin kau melatihku menggunakan mata mangekyou sharingan" ucap naruto.
"hmm kau hanya tidak boleh menggunakan mata mangekyou sharingan secara terus menerus karena kau bisa mengalami kebutaan, tetapi kau bisa menggunakan mata eternal mengakyou sharingan" ucap kyuubi.
"dalam mangekyou sharingan atau eternal mangekyou sharingan kau bisa menggunakan jutsu ciri khas mata tersebut yaitu amaterasu, tsukuyomi dan susanoo, kau juga bisa menggunakan kotoamatsukami. Kau juga pasti akan bisa melakukannya nanti. Sudah aku ingin tidur kembali" lanjut kyuubi.
Narutopun mendengus kesal dn terpaksa harus berlatih sendiri. Narutopun langsung pergi dari alam bawah sadarnya.
.
.
Narutopun membuka matanya secara perlahan, dengan segera narutopun langsung berdiri dan langsung membuat kekkai agar orang lain tidak ada yang mengaggungu latihannya.
Setelah selesai membuat kekkai mata narutopun berubah menjadi merah dengan pupil berbentuk shuriken.
"aku merasakan kekutan yang sangat hebat dalam mata ini" gumam naruto.
"aku ingin mencoba menggunakan amaterasu" lanjut naruto.
Naruto menatap sebuah pohon besad di depannya, narutopun berkosentrasi agal tidak gagal, mata sebelah kiri naruto tertutup dan perlahan mata kanan naruto mengeluarkan darah segar.
"amaterasu" ucp naruto.
Dan tiba-tiba munculah api hitam yang membakar pohon besar tersebut dan perlahan api itu semakin membesar, tak berapa lama pohon itupun hangus terbakar dan api hitam itu masih menyala.
'kekuatan yang sangat hebat, aku akan segera menghancurkan desa konoha sebentar lagi' batin naruto.
Dan secara perlahan muncul chakra hitam keluar dari tubuh naruto dan perlahan chakra tersebut membentuk sebuah monster yang berbentuk prajurit yang menyelimuti tubuh naruto.
'kau hebat naruto, kau bisa menggunakan susanoo' ucap kyuubi.
'susanoo? Seperti apa dia?' Tanya naruto.
'lihat dirimu sekarang, susano adalah monster raksasa yang berbentuk prajurit yang menyelimuti tubuh' ucap kyuubi.
Narutopun melihat dirinya diselimuti monster yang berbentuk prajurit berwarna hitam.
Narutopun menyeringai.
"HAHAHAHA AKU AKAN MENGHANCURKAN KONOHA DENGAN KEKUATANKU SEKARANG" teriak naruto.
'tunggu saja penduduk konoha sialan, aku akan membuat kalian merasakan penderitaanku' batin naruto.
.
.
__ADS_1
.