
Tubuh Pain tendo terpental kebelakang, Kimimaro yang melihat Pain Shurado lengah langsung membanting tubuh Pain Shurado ke tanah dengan sekuat tenaga.
BRAKKKK
Naruto langsung berlari kearah Kimimaro dengan pedang Kusanagi di tangannya yang sudah di aliri chidori.
JRASHHHHHH
Naruto langsung memotong kepala Pain Shurado dengan pedang Kusanagi saat Pain Shurado akan mengeluarkan jutsu dari kepalanya.
"Shurado : Flaming Arrow Missiles."
Tangan Naruto seketika berubah menjadi tangan mekanik langsung menembakan misil dari jarak dekat kearah Pain Shurado.
DHUARRRRRR
Tubuh Pain Shurado langsung Hancur, asap memenuhi tempat tersebut. Naruto dan Utakata lalu pergi kearah semua anggota timnya dengan shunsin.
"shinra tensei."
Kepulan asap yang tadi menghalangi pemandangan seketika menghilang. Lalu dari kepulan asap tersebut muncul Pain Tendo dengan wajah datarnya.
"ini adalah kekalahan terbesar yang pernah ku alami, ternyata kalian semua mempunyai kekutan yang sangat luar biasa terutama kau Uzumaki Naruto." Ucap Pain Tendo dengan datarnya sambil melihat kearah Naruto.
Naruto dan timnya langsung berlari kearah Pain Tendo. Guren dan Haku langsung membuat handseal dengan cepat.
"Crystal Release: Crystal Needles."
"Sensatsu Suishō"
Guren dan Haku langsung menembakan jarum-jarum panjang kearah Pain Tendo.
"shinra tensei."
Serangan Haku dan Guren dengan mudahnya di tahan.
JRASHHHHH
"arghhhhhhh."
Rintih Pain Tendou saat tiba-tiba dari belakang seseorang menusuknya dengan pedang. Ia melirik ke belakang dan melihat orang yang menusuknya. Ternyata orang tersebut Naruto.
"kalau kau berani melukai anggota timku, aku tidak akan segan-segan menghancurkan tubuhmu."ucap Naruto tepat di dekat telinga Pain Tendo. Naruto langsung mencabut pedangnya dan melompat kebelakang, saat Pain Tendo mencoba menusuk perutnya dengan besi hitam yang berada di tangannya.
"Bansho ten'in."
Tubuh Utakata langsung ditarik oleh Pain Tendou dengan cepat. Pain Tendo langsung membanting tubuh Utakata ke tanah.
BRAKKK
"akhirnya jinchuuriki Rokubi tertangkap." Ucap Pain Tendo.
"UTAKATA."
Teriak semua anggota Naruto, Naruto yang baru saja sampai di kagetkan melihat tubuh Utakata di banting oleh Pain Tendo. Naruto langsung berlari kembali dengan sangat cepat saat Pain Tendo mengeluarkan besi Hitam dari dalam lengan bajunya.
JRASHHHH
"SHINRA TENSEI."
"Utaka..ta"
Naruto membulatkan matanya saat melihat tubuh Utakata mengeluarkan darah segar akibat besi hitam Pain Tendo yang menancap di tubuhnya. Tubuh Pain Tendopun terhempas kebelakang sangat jauh saat terkena justu Naruto. Semua anggota Naruto langsung berlari kearah Utakata. Kimimaro lalu membawa tubuh Utakata ke tempat yang aman.
"Naruto-kun."
"Naruto." Ucap semua anggota Naruto saat melihat Naruto menundukan kepalanya.
"jangan lagi….jangan terjadi lagi…..…aku tidak ingin…kehilangan orang-orang berharga dalam hidupku." Ucap Naruto dengan nada seperti berbisik. Karin yang sedang mengobati luka di tubuh Utakata di kagetkan oleh tekanan chakra yang sangat besar.
"ARGHHHHHHHHHHHHH."
__ADS_1
BRAKKKK
Tiba-tiba tekanan Chakra Naruto berubah menjadi sangat besar, Perlahan chakra merah menyelimuti tubuhnya. Kedua mata Naruto berubah menjadi merah seperti mata Kyuubi. Langitpun tiba-tiba menjadi gelap dan sudah terdengar suara Guntur. Semua anggota Naruto terhempas kebelakang saat Naruto mengeluarkan chakra yang besar.
"Naruto-kun."
"Naruto."
Semua anggota Naruto kaget melihat tekanan chakra Naruto yang meningkat drastis dan tubuhnya yang di lapisi Chakra merah.
"aku belum pernah melihat Naruto, semarah ini." Ucap Gaara saat melihat Naruto yang sangat marah. Karin, Hinata dan Haku langsung berlari menuju kearah Naruto. Gaara yang melihat itu langsung mengarahkan pasirnya untuk menahan ketiga kunoichi tersebut.
"aku harus menghentikannya, Gaara-kun." Ucap mereka bertiga.
"kalian akan terbunuh kalau kalian kesana. Aku ,Guren, dan Kimimaro sama khawatirnya terhadap Naruto, dia sudah ku anggap sebagai keluargaku." Ucap Gaara dengan nada membentak. Sangat jarang sekali mendengar Gaara membentak seperti itu. Ketiga Kunoichi itupun menundukan kepalanya. Gaara langsung melepaskan Pasir yang menahan gerakan ketiga kunoichi tersebut.
"kami juga khawatir sama seperti kalian, dia sudah kuanggap sebagai adik ku sendiri. Kalian semua sudah ku anggap keluarga bagiku. " Ucap Guren. Mereka berjalan kembali kearah Gaara dan anggota tim Naruto lainnya. Karin lalu kembali mengobati luka Utakata dengan jutsu medisnya.
Naruto menatap tajam kearah Pain Tendo yang barusaja berdiri, Pain Tendo menyeringai saat chakra merah menyelimuti tubuh Naruto. Tetapi tiba-tiba Chakra merah tersebut hilang seketika, dan mata Naruto berputar dengan cepat hingga akhirnya menjadi rinnegan.
"Bansho ten'in."
Tubuh Pain Tendopun di tarik oleh Naruto, Naruto langsung mencekik Pain Tendo dengan tangan kanannya.
KREKKK
"arghhh." Rintih Pain Tendo saat Naruto mencekiknya sangat kuat. Ia melihat Naruto memandangnya dengan pandangan yang sangat amat benci atau marah.
"chidori nagashi."
Naruto langsung mengalirkan chidori ke tubuhnya, sehingga tubuh Pain Tendopun terkena chidori Naruto.
"ARGHHHHHHHHH."
Pain Tendo berteriak penuh kesakitan saat terkena jutsu Naruto. Di tangan kiri Naruto seketika sudah ada chidori.
JLEBBBB
"ARGHHHHHHHH."
KREEKK BRAKKK
Naruto mencekik Pain Tendo semakin kuat, ia lalu membanting tubuh Pain Tendo ke tanah sekuat tenaga. Naruto langsung membuat handseal dengan cepat.
"Mokuton : Hotei no Jutsu."
Lalu di dalam tanah muncul batang-batang Kayu besar ,batang-batang kayu besar tersebut mengangkat tubuh Pain Tendou hingga berdiri dan melilitnya. Mata Naruto berubah kembali menjadi eternal mangekyou sharingan. ia langsung mengambil pedang Kusanaginya, lalu ia langsung membuat handseal.
"Katon: Gōryūka no Jutsu." Naruto menembakan api berbentuk kepala naga yang sangat panas kearah Pain Tendo di depannya. Pain Tendo berusaha menghindar tetapi batang-batang Kayu tersebut mengikat pergerakannya.
"ARGHHHHHHHH." Tubuh Pain Tendo terbakar saat jutsu Naruto barusan, dan menyebabkan luka bakar yang parah. seakan belum puas Naruto menutup matanya, perlahan darah segar mengalir dari mata Naruto.
"amaterasu."
"ARGHHHHHHH."
Tubuh Pain Tendo seketika terbakar oleh api hitam. Lama-kelamaan api Hitam tersebut semakin membesar. Langit semakin gelap dan suara Guntur semakin jelas terdengar. Naruto mengadahkan pandangannya ke langit, lalu kembali melihat tubuh Pain Tendo yang masih terbakar oleh api Hitam.
"Kirin."
JLEGERRRRRRR DHUARRRRRR
Serangan petir yang di hasilkan oleh alam langsung menyambar dengan sangat cepat kearah tubuh Pain Tendo. Tubuh Pain Tendo seketika Hancur. Naruto yang melihat itu hanya memasang wajah stoicnya.
"sebesar itukah kebencian Naruto terhadap orang yang melukai anggota timnya?" Tanya Guren sambil melirik Utakata di sampingnya.
"ya, Naruto tidak akan membiarkan ada orang lain yang melukai anggota timnya. " Ucap Kimimaro.
"Utakata? kau sudah sadar ternyata." Ucap Gaara sambil melihat kearah Utakata.
TAP
__ADS_1
Tiba-tiba muncul seorang anggota akatsuki di depan tim Naruto.
"Itachi, akhirnya kau datang juga." Ucap Gaara yang melihat Itachi di depannya.
"Gaara, sebenarnya ada apa ini? Jelaskan padaku." Ucap Itachi sambil melihat kearah Gaara. Gaara lalu menceritakan semua kejadiannya kepada Itachi.
"sebenarnya yang kalian lawan itu bukan ketua akatsuki yang sebenarnya, mereka berenam di kendalikan oleh ketua Akatsuki sebenarnya. Namanya Nagato." Ucap Itachi. Naruto yang baru saja sampai di sana mendengar perkataan Itachi, sedikit kaget.
"jadi dimana dia sekarang, Itachi?" Tanya Naruto. Sontak semua anggota Naruto kaget melihat Naruto sudah berada disini.
"Naruto."
"Naruto-kun."
"di tempat yang paling tinggi di sekitar sini. dia pasti akan mudah mengendalikan keenam orang tesebut di tempat yang sangat tinggi." Ucap Itachi.
"terima kasih, Itachi. Kalian semua baik-baik saja? Utakata bagaimana lukamu?" Tanya Naruto.
"hanya luka kecil, aku akan ikut bersama kalian menemui ketua Akatsuki." Ucap Utakata. Naruto hanya mengangguk tanda memperbolehkan Haku dan Hinata ikut.
"kita pergi." Ucap Naruto. Naruto dan timnyapun pergi dari sana.
akhirnya Naruto bersama semua anggotanya menemukan tempat yang paling tinggi, setelah mencari cukup lama.
"ini tempatnya Naruto-kun, aku bisa merasakan chakra yang sangat besar di dalamnya." Ucap Karin.
"benar Naruto-kun, di dalam sini ada dua orang." Ucap Hinata.
"hn baik, kita akan ke dalam. Kalian semua waspadalah!" perintah Naruto dan di jawab anggukan kepala oleh semua anggota tim Naruto.
"aku akan tunggu disini saja Naruto." Ucap Itachi sambil bersender di pohon besar. Naruto hanya menganggukan kepalanya. Naruto bersama timnya langsung masuk ke dalam pohon besar tersebut, mata Naruto perlahan kembali menjadi rinnegan.
SYUTT SYUTT SYUTT
"shinra tensei."
TRANK TRANK TRANK
Naruto dengan mudahnya menahan besi-besi hitam yang tiba-tiba melesat kearah timnya.
"Uzumaki Naruto, kekuatanmu sangat luar biasa. tak heran anggota Akatsuki bisa kalah dari dirimu." ucap pria berambut merah di hadapan Naruto.
"hn jadi kau ketua Akatsuki, anggotamu menghalangi balas dendam ku." Jawab Naruto sambil menatap Nagato tajam.
"balas dendam? Apa maksudmu?" Tanya pria berambut merah tersebut.
"hn, aku akan balas dendam kepada Konoha." Jawab Naruto.
"uhuk..uhuk matamu itu memancarkan dendam yang sangat kuat sekali, aku bisa merasakan kebencian yang sangat pekat pada dirimu." Ucap Nagato.
"Nagato." Ucap wanita berambut berambut biru.
"tidak apa-apa Konan. Naruto kau memiliki dendam yang sama sepertiku, aku juga akan membalaskan dendamku pada Konoha, mereka telah membunuh kedua orang tuaku di depan mataku sendiri. Tetapi sepertinya tidak akan terjadi." Ucap Nagato sambil melihat kearah Naruto dan timnya.
'rambut merah?berarti dia..' batin Nagato.
"apakah kau dari clan Uzumaki?" Tanya Nagato sambil kearah Karin.
"ya aku dari clan Uzumaki." Ucap Karin sambil melihat Nagato.
"tak ku sangka masih ada clan Uzumaki di sini…uhuk." Ucap Nagato sambil terbatuk mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.
"uhuk..uhuk" batuk Nagato semakin parah, darah dari dalam mulutnya semakin banyak.
"Nagato berhenti bicara,kondisi.." "uhuk..Konan aku ingin mengatakan sesuatu kepada mereka semua..uhuk..Naruto aku ingin kau menjadi ketua Akatsuki dari mulai sekarang menggantikan diriku..uhuk..aku percaya kau bisa membalaskan dendamku walaupun harus di lakukan olehmu..uhuk dan Konan, aku ingin kau tidak keluar dari Akatsuki walaupun setelah ini ketua akatsuki bukanlah diriku..uhuk." ucap Nagato.
"Nagato.." ucap Konan sambil melihat kearah Nagato.
"hn, aku akan mengubah tujuan akatsuki , tujuan Akatsuki sekarang adalah menghancurkan ke lima desa besar."ucap Naruto sambil tersenyum tipis. Nagato tersenyum tipis melihat Naruto.
"aku pegang janjimu..uhuk..Naruto, Konan percayalah pada Naruto walaupun kau baru pertama kali bertemu, aku bisa melihat dari matanya dia orang yang sangat peduli pada anggotanya..uhuk.." ucap Nagato, perlahan kesadaran Nagato menghilang. Dan akhirnya mata Nagatopun sudah tertutup.
__ADS_1
TAP TAP TAP