DARK SHINOBI

DARK SHINOBI
chapter 5


__ADS_3

.


.


Esok harinya,


Naruto bangun pagi sepertia biasanya, Naruto pun seperti biasa melakukan olahraga sebelum mandi, setelah selasai berolahrga, Naruto pun pergi mandi, 15 menit kemudian Naruto keluar dari kamar mandi, Naruto pun memakai baju seperti kemarin yaitu baju berwarna hitam dengan lambang clan uzumaki di belakangnya dan memakai celana putih pendek, Naruto pun merapihkan sedikit rambutnya di cermin dan sekarang Naruto sangat mirip dengan yondaime hokage tetapi Naruto hanya memiliki tiga garis di pipi kanan dan pipi kiri sebanyak 3 buah, Naruto hari ini terlihat sangat tampan dengan tinggi badan yang sudah meninggi dan rambutnya yang sudah panjang seperti yondaime hokage bentuk rambutnya.


Naruto pun membereskan barang-barang bawaan yang akan di bawa Naruto saat nanti misi, setelah selesai Naruto memakai pelindung kepala dengan lambang konoha di kepalanya, Naruto pun sudah siap untuk melakukan misi pertamanya bersama dengan tim 7, Naruto pun hanya memandang datar bayangan dirinya di cermin.


'aku akan mencari seorang anggota untuk tim ku dan semoga saja di kirigakure aku menemukan orang tersebut' pikir Naruto.


Naruto pun pergi meniggalkan apartemennya dan berjalan menuju kedai ichiraku, di perjalanan menuju kedai ramen tersebut ada yang melihat Naruto penuh dendam, ada juga yang terpesona oleh ketampanan Naruto terutama anak seusianya, Naruto tidak memperdulikan itu, Naruto terus melanjutkan ke kedai ichiraku dan akhirnya Naruto pun sampai di kedai tersebut.


"paman aku pesan ramen 1 ukuran jumbo" ucap Naruto.


"ya tunggu sebentar Naruto" jawab paman Teuchi.


"ini Naruto" ucap paman Teuchi sambil meletakan ramen pesanan Naruto di meja.


"mau kemana kau Naruto? Tumben kau sudah rapih jam segini" ucap paman Teuchi.


"aku akan menjalankan misi paman" jawab Naruto.


"semoga berhasil Naruto untuk misi pertamamu" ucap paman Teuchi sambil pergi ke dapur kembali.


"semoga saja paman" jawab Naruto.


Naruto pun akhirnya beres memakan mie ramennya yang berukuran jumbo tersebut.


"paman uangnya aku simpan di meja" ucap Naruto sembari meninggalkan kedai ramen tersebut.


"ya" jawab paman Teuchi.


Naruto pun kembali melanjutkan perjalanannya ke gerbang konoha untuk menemui tim 7.


Naruto pun akhirnya sampai di gerbang konoha.


"ohayou Naruto kun" sapa Sakura.


"ohayou sakura chan" balas Naruto seperti biasa ramah.


"Kakashi sensei kemana sih sudah telat 15 menit juga dari waktu yang dia buat sendiri" keluh Sakura.


Sasuke hanya diam seperti biasa.


'dobe aku sangat ingin sekali bertarung denganmu, aku ingin tahu seberapa besar kekuatanmu itu sehingga kau mendapat gelar rockie of the years yang seharusnya menjadi milikku' pikir Sasuke.


"ada apa denganmu teme?" Tanya Naruto.


"hn" jawab Sasuke.


'cih seperti biasa clan uchiha memang selalu angkuh dan selalu mementingkan ego' pikir Naruto.


2 jam kemudian.


POFF


"yo minna, maaf terlambat tadi aku-" " KAU BERBOHONG Kakashi sensei" teriak Sakura memotong pembicaraan Kakashi.


"sebaiknya kita berangkat dan aku juga sudah membawa orang yang akan kita lindungi smapai ke Negara kirigakure" ucap Kakashi.


"silahkan perkenalkan diri kalian" perintah Kakashi.


"aku Uchiha Sasuke" ucap Sasuke ketus.


"aku Sakura, Haruno Sakura, mohon bantuannya" ucap Sakura sambil membungkukan badannya pada pria tua tersebut.


"aku Uzumaki Naruto, mohon bantuannya" ucap Naruto sambil membungkukan badannya.


"nama ku adalah Tazuna, mohon bantuannya minna" ucap pria tua tersebut atau Tazuna.


Dan mereka semua pergi menuju desa Tazuna.


"Tazuna-san secara geografis nami no kuni lebih dekat dengan kirigakure


kan. Kenapa kau memilih konoha ? "Tanya sakura.


"Jadi, kau belum tahu ya tentang perang ! " Jawab tazuna


"Biar aku jelaskan" Ujar Kakashi. "Sebenarnya di kirigakure telah


terjadi perang saudara. Perang ini dipicu oleh yondaime mizukage yagura


yang menetapkan sebuah peraturan yaitu melenyapkan semua pengguna kekei


genkai karena dianggap berbahaya"


"Peraturan macam apa itu, seenaknya saja membunuh orang dengan alasan


berbahaya" potong naruto.


"Sudahlah jangan dipirkan hal itu. Sebaiknya kita harus berkonsentari


pada misi ini agar capat selesai" Ujar kakashi menenangkan


"mari kita berangkat Tazuna-san" ucap Kakashi.


Mereka berlima pun akhirnya berangkat, di perjalanan tidak ada yang berbicara semuanya diam.


Hening.


Itulah keadaan yang sedang terjadi, tetapi tiba-tiba puluhan shuriken menyerang Naruto bersama yang lainnya tetapi Kakashi dan yang lainnya berhasil menghindar.


Munculah 4 orang bertubuh besar dengan tattoo hampir di seluruh badannya, orang-orang tersebut mempunyai badan besar dan berotot, mereka semua membawa senjata besar seperti pedang yang sangat tajam, DLL.


"berikan harta yang kalian punya kalau tidak kalian akan ku bunuh" ucap orang yang membawa pedang besar.


Kakashi merapal segel dengan cepat.


"Suiton: Suiryūdan no Jutsu" ucap Kakashi.


Dan seketika air sungai yang sedang mengalir berubah menjadi naga dari air dan naga air tersebut menyerang orang tersebut.


DHUAAARRRRR


Ledakan pun terjadi, orang itu masih berdiri walaupun darah mengalir dari luka serangan barusan.


Akan tetapi Kakashi sudah ada di belakang orang tersebut.


"Raikiri" ucap Kakashi.


Dan dari tangan Kakashi pun menyelimuti telapak tangan kanannya,


JRASHHHHH


Kakashi memotong leher orang tersebut dan kepalnya terputus dari badannya, tubuh tanpa kepala itu pun ambruk seketika, Kakashi pun melemparkan kepala yang berlumuran darah yang sangat banyak tersebut.


Ketiga orang temannya hanya memandang ngeri pada kakashi.


"Kakashi si peninja peniru" ucap salah satu orang tersebut.


JRASHHHHHH


"ARGHHHHHHH" teriak orang yang barusan baru berbicara pada Kakashi tersebut.


Kepala orang itu hancur karena Naruto melempar kunai yang sudah berselimuti chakra angin untuk mempertajam kunai tersebut dan hasilnya kunai itu pun berhasil menghancurkan kepala orang tersebut.


Tubuh yang sudah tak bernyawa dan tak berkepala itu pun seketika ambruk dan memperlihatkan Naruto di belakangnya.


'Naruto ? bagaimana bisa dia menghancurkan kepala orang itu?' pikir Kakashi penasaran.


"katon gokakyou no jutsu" ucap Sasuke.


Sasuke menyemburkan api yang lumayan besar kepada dua orang tersebut, walaupun mereka bukan ninja tetapi mereka memeliki refleks yang bagus untuk menghindar dari jutsu Sasuke.


"Katon: Dai Endan (Elemen Api: Peluru Api Besar)" ucap Kakashi.


Kakashi menembakan peluru api besar dari mulutnya dan Kakashi mengarahkannya ke dua orang tersebut, kedua orang tersebur membelalakan matanya melihat peluru api besar mengarah kearah mereka karena mereka bukan ninja hanya seorang perampok, dan kedua orang itu pun hangus terbakar oleh jutsu Kakashi, tetapi Naruto belum puas, Naruto kembali mebuat segel dengan cepat.


"-fuuton : shinku renppa(ratusan pedang angin)" ucap Naruto.


Naruto membuat ratusan pedang angin dan pedang angin itu pun seketika melesat kearah mayat yang baru saja tewas oleh Kakashi,


DHUAAAARRRR


Ledakan pun terjadi saat jutsu Naruto mengantam tubuh tak bernyawa itu dan darah berceceran kemana-mana dan tubuh mereka pun sudah hancur lebur dan hanya menyisakan darahnya saja.


"sudah Naruto kau jangan terlalu sadis pada mereka" ucap Kakashi.


"hn" ucap Naruto.


'ada apa dengan Naruto? Kenapa Naruto tiba-tiba menjadi bersikap dingin dan tatapannya pun seakan ingin membunuh siapa saja' pikir Kakashi.


Tazuna dan Sakura hanya bisa shock melihat kejadian barusan yang di lakukan Naruto.


"ayo Tazuna-san kita lanjutkan perjalanannya" ucap Kakashi.


Tazuna hanya mengangguk saja dan kembali berjalan menuju desanya.


Malam pun tiba, Kakashi bersama Naruto, Sakura, Sasuke dan Tazuna terpaksa berkemah di hutan, sekarang bagian Naruto yang mengawasi keadaan sekitarnya.


Semalaman Naruto hanya mengobrol dengan kyuubi di bawah alam sadarnya karena semalam Naruto tidak mendeteksi adanya tanda-tanda musuh yang mendekat.


Matahari masih belum mau menunjukan sinarnya, Naruto memutuskan berjalan-jalan di sekitar tempat itu, tetapi Naruto merasakan dirinya sedang diawasi dan di ikuti oleh orang lain.


'ada yang mengikutiku ternyata' pikir Naruto.


"keluarlah kalian semua…." Ucap Naruto.


"anbu kirigakure" lanjut Naruto.


Dan keluarlah 5 anbu kirigakure yang dari tadi mengikuti Naruto.


"hebat juga kau bisa merasakan kedatangan kami bocah" ucap salah satu anbu kirigakure.


"hn, mau apa kalian?" Tanya Naruto langsung to the point.


"kami ingin kau menyerahkan bijuu yang ada di dalam tubuhmu itu, jincuriki kyuubi" ucap anbu kirigakure lainnya.


"dan Yagura-sama akan senang kita menangkap seorang jincuriki dari desa lain" ucap anbu kirigakure.


"heh kau mau kyuubi yang ada dalam tubuhku? Jangan harap ******** SIALAN" teriak Naruto murka.


Naruto merapal segel dengan cepat.


"fuuton repusho (badai angin pngoyak)" ucap Naruto.


Naruto menciptakan badai angin berkekuatan cukup besar, angin tersebut mengarah kearah anbu kirigakure tersebut.


Anbu itu pun terkoyak seluruh bagian tubuhnya dan satu orang mati karena mendapatkan luka sayatan yang sangat dalam dan tubuhnya pun terbelah menjadi dua.


Anbu kirigakure pun tak tinggal diam, salah satu anbu merapal segel dengan cepat.


"kirigakure no jutsu" ucap anbu tersebut.


Dan seketika kabut tebal pun menyelimuti hutan ini.


Anbu kirigakure pun menghilang entah kemana, penglihatan Naruto terganggu karena kabut tebal yang diciptakan oleh para anbu kirigakure.


Naruto pun menggunakan sharingannya akan tetapi sama saja, Naruto masih tidak tau letak musuh dimana.


JRASHHH JRASHHH JRASHHH JRASHHHH


"arghhhhh" pekik Naruto kesakitan karena tubuhnya tersayat oleh kunai-kunai yang entah datang dari mana.


Darah segar pun mengalir dari luka tersebut.


JRASHHHH


"ARGHHHH" teriak Naruto kesakitan.


Naruto tertusuk kunai milik anbu kirigakure di bagian perutnya, darahpun keluar dari bekas luka tersebut.


Naruto merapal segel dengan cepat.


"fuuton kamikaze (tornado angin)" ucap Naruto.


Dan seketika muncul tornado angin yang besar dan kabut itu pun hilang seketika, anbu kirigakure pun muncul penuh dengan luka di seluruh tubuhnya.


'aku harus mengalahkannya sebelum aku kehabisan chakraku' pikir Naruto.


Naruto merapal segel kembai dengan cepat.


" Katon: Gouryuuka no Jutsu (Elemen Api: Jurus Api Naga Raksasa)" ucap Naruto.


Naruto menyemburkan api dan api tersebut berubah menjadi naga api raksasa, naga api tersebut meluncur dengan cepat kearah para anbu kirigakure.


Semua anbu kirigakure pun membuat segel secara bersamaan.


"Suiton: Suijinheki" ucap keempat anbu tersebut secara bersamaan.


Para anbu Menembakkan air dari mulut sehingga membuat dinding raksasa dari air.


DHUAARRRRRRRR


Dua jutsu hebat pun berbenturan dan menciptakan ledakan yang lumayan besar.


Asap pun mengilingi mereka akibat dari jutsu mereka yang bertabrakan, sharingan Naruto pun aktif dan menunjukan 3 tomoe, Naruto pun mengeluarkan gulungan dari tasnya dan membuka gulungan tersebut.


POFF


Dan munculah Kusanagi no Tsurugi, Naruto pun mengambil pedang kusanagi tersebut.


"Kusanagi no Tsurugi: Chidorigatana( Pedang Petir Chidori)"


Dan kusanagi naruto pun diselimuti chakra elemen petir.


Asap yang masih mengelilingi mereka di maanfaatkan oleh Naruto, Naruto pun berlari mendekati anbu tersebut dan akhirnya ketemu, naruto pun menebas kepala salah satu anbu kirigakure tersebut.


"ARGHHHHH" teriak anbu tersebut kesakitan saat Naruto menebas lehernya dan kepalanya pun seketika terputus.


Darah segar mengalir dan membasahi rumput sehingga membuat rumput tersebut menjadi berwarna merah.


Naruto berlari kembali mencari anbu lainnya, Naruto sangat leluasa bergerak karena penglihatannya menggunakan sharingan, Naruto pun menemukan satu anbu lagi dan Naruto tanpa busa basi langsung menebas perut anbu tersebut sampai terbelah dua.


"ARGGHHHHH" teriak anbu tersebut.


Dan seketika tubuh anbu itu pun ambruk karena sudah tidak bernyawa lagi.


Asap pun menghilang dan menunjukan dua orang anbu lagi yang masih hidup.


Naruto membuat segel kembali dengan cepat.


"fuuton: shinku renppa" ucap Naruto.


Naruto membuat ratusan pedang angin yang terbuat dari angin dan melemprkannya kearah dua anbu kirigakure.


Kedua anbu kirigakure tersebut tidak tinggal diam, mereka membuat segel secara bersamaan.


". Doton: Doryuuheki (Elemen Tanah: Dinding Pelindung Tanah)"


"Suiton: Suijinheki"


Dan kedua anbu kirigakure itu pun membuat pelindung masing –masing.


Tetapi saking banyaknya pedang angin buatan Naruto dengan kecepatan tinggi pertahanan yang di buat mereka hancur seketika oleh jutsu Naruto.


JRASHHHH JRASHHHH


"ARGHHHHHHH" teriak kedua anbu tersebut saat ratusan pedang angin mengenai mereka.


Dan seketika badan mereka hancur dan darah berceceran dimana-mana dan sungai yang ada di sampingnya menjadi berwarna merah gara-gara darah para anbu tersebut.


Kakashi bersama Sakura, Sasuke dan Tazuna pun datang secara bersamaan, tetapi tubuh Naruto ambruk seketika datangnya Kakashi karena luka Naruto yang menyebabkan Naruto kekurangan darah.


1 jam kemudian.


Naruto membuka matanya secara perlahan.


"a-aw" ucap Naruto saat menggerakan badannya.


"jangan banyak bergerak dulu Naruto kun" ucap Sakura.


Naruto pun melirik kea rah Kakashi dan bertanya.


"bagaimana Kakashi sensei bisa menemukanku?" Tanya Naruto.


FLASHBACK


DHUARRRRRR


"ledakan apa itu?" Tanya Kakashi.


"Naruto" ucap kakashi tetapi tidak ada jawaban dari yang di panggil.


"Sasuke, Sakura, Tazuna-san bangun, kita diserang" ucap Kakashi.


Kakashi dan bersama tiga orang lainnya pergi mencari Naruto, dan akhirnya Kakashi menemukan Naruto yang sedang memegangi perutnya yang sedang terluka dan Kakashi melihat darah dimana-mana dan mayat yang terbunuh secara sadis pun berserakan dimana-mana.


'apa ini perbuatan Naruto?' pikir Kakashi penasaran.


'i-ini sangat s-sadis' pikir Sakura.


'dobe apa ini ulahmu?' pikir Sasuke.


Kakashi pun berlari melihat Naruto yang suah ambruk dan akhirnya Kakashi membawa Naruto ke temapt yang aman.


END OF FLASHBACK.


"sekarang kau merasa lebih baik Naruto?"Tanya Kakashi.


"aku sudah baikan Kakashi sensei" jawab Naruto.


Kakashi bersama dan yang lainnya pergi melanjtkan perjalanannya ke kirigakure.


Di perjalanan Naruto menceritkan saat tadi anbu kirigakure menyerangnya,


"ini akan menjadi misi ranking A, seharusnya ini hanya misi ranking C" ucap Kakashi.


"Nami No Kuni adalah Negara miskin, karena kegiatan ekonomi nyaris tidak


bisa dilakukan dan pengaruh gatou si pengusaha licik yang mempengaruhi


daimyo sehingga dia bisa memonopoli pelayaran Nami No Kuni. Aku berjuang


demi negaraku untuk membangun sebuah jembatan yang menghubungkan Nami-Hi


untuk memajukan perekonomian. Uangku sudah habis untuk membangun


jembatan, makanya aku hanya sanggup menyewa ninja untuk misi tingkat C.


Tapi kalau kalian ingin meninggalkan aku disini juga tidak apa-apa.


Dirumah hanya ada putri dan cucuku, mungkin mereka akan menangisiku


karena sehabis kalian meniggalkanku mungkin ninja bayaran gatou akan


menghabisiku. "

__ADS_1


"apakah kita akan membatalkan misinya atau melanjutkannya? Karena seorang genin seharusnya tidak menjalankan misi ranking A." ucap Kakashi.


"kita lanjutkan saja sensei" jawab Sasuke.


"baiklah terserah kalian" ucap Kakashi.


.


.


.SKIP TIME


Akhirnya tim Kakashi pun sampai di kirigakure.


Dan sekarang mereka sedang melewati jembatan yang besar, Kakashi merasa ada ninja yang mengikuti mereka.


"kalian semua berhati-hatilah" ucap Kakashi.


Dan seseorang sedang berjalan kearah mereka, orang itu memiliki ciri-ciri memakai perban di bagian mulutnya dan membawa pedang yang sangat besar di punggungnya.


"Wah-wah aku tidak menyangka bisa bertemu dengan copy-ninja kakashi no


sharingan" ucap zabuza sombong.


"Wah siapa yang datang kali ini, hmm, Zabuza momochi salah satu dari


tujuh shinobi gatana atau boleh kusebut Kirigakure No Kijin" Timpal kakashi.


Tanpa basa-basi lagi Zabuza langsung merapal jutsu dengan cepat.


"kirigakure no jutsu" ucap Zabuza.


Dan munculah kabut tebal yang mengelilngi mereka.


"sialan" umpat Kakashi.


TRANG


Kakashi menahan pedang Zabuza menggunakan kunainya, Zabuza pun menghilang kembali dari hadapan Kakashi.


'kemana perginya dia?' pikir Kakashi.


Kakashi melihat daerah sekitarnya dengan seksama.


JRASHH


"arghh" pekik Kakashi kesakitan karena tangannya barusan terkena pedang Zabuza dan darah mengalir dari luka tersebut.


'sial, kalau aku bertarung ditempat ini pasti aku akan mati' pikir Kakashi.


"Naruto, Sasuke, Sakura lindungi Tazuna-san dan pergi dari tempat ini" perintah Kakashi.


"baik sensei" jawab mereka kompak.


Kakashi pun membuka pelindung kepala yang menutupi mata kirinya, dan memperlihatkan mata sharingan.


Kakashi mengedarkan pandangan ke segala arah.


TRANG.


Kakashi menahan pedang Zabuza sekuat tenaga dengan kunainya.


"mata sharingan heh? Tidak akan mempan kau menggunakannya disini" ucap Zabuza.


TRANG TRANG TRANG TRANG


Suara benda tajam berbenturan dan pertarungan Kakashi dan Zabuza pun sangat cepat, pertarungan tersebut tidak bisa dilihat dengan mata biasa karena saking cepatnya mereka bergerak.


"Sasuke sebaiknya kita bantu Kakashi sensei dan sakura-chan jaga Tazuna san" ucap Naruto.


"hn" balas Sasuke.


Mereka berdua pun berlari kedalam kabut tersebut.


Zabuza dan Kakashi merapal segel dengan cepat.


"Suiton: Suiryūdan no Jutsu" ucap Kakashi dan Zabuza secara bersamaan.


Dan munculah dua naga air besar.


DHUARRRR


Ledakanpun terjadi karena dua naga air tersebut saling bertabrakan.


"tidak salah mereka memberi julukan Kakashi si peninja peniru" ucap Zabuza.


"Katon: Hosenka no Jutsu"


"fuuton shinkuugakyu no jutsu"


Dan munculah puluhan peluru dari api dan dari angin yang menuju Zabuza.


"Suiton: Suijinheki" ucap Zabuza.


Dan Zabuza menyemburkan air dan membentuk sebuah dinding yang terbuat dari air, jutsu Naruto dan Sasuke pun tertahan oleh dinding air tersebut.


Naruto merapal segel kembali dengan cepat.


" fuuton repusho" ucap Naruto.


Naruto menyemburkan angin berskala besar dan kabut tadi pun menghilang seketika, angin tersebut pun mengarah ke Zabuza.


Badan Zabuza pun terkoyak seperti habis tersayat oleh benda tajam.


Kakashi yang melihat Zabuza yang mulai lemah pun langsung membuat segel.


"chidori" ucap Kakashi.


Munculah listrik dalam tangan Kakashi dan Kakashi berlari menghampiri Zabuza dengan kecepatan yang tinggi.


JRASHHH


"argghhhh" pekik Zabuza kesakitan saat chidori Kakashi menembus jantungnya.


Darah pun mengalir dari lubang tersebut.


Kakashi yang merasakan adanya bahaya langsung menghindar,


sesaat setelah Kakashi menghidar meluncur beberapa senbon yang langsung


mengenai zabuza.


Zabuza yang sudah terkena senbon langsung tidak bergerak dan mati.


Kakashi langsung melihat ke arah senbon itu berasal dan disana berdiri


seseorang yang menggunakan topeng, jika dilihat dari topengnya dia


adalah hunter-nin kirigakure.


Hunter-nin tersebut langsung menghampiri tubuh zabuza dan


menggendongnya. "Terima kasih karena telah mengalahkan orang ini dan


sisanya biar aku yang urus" kata hunter-nin tersebut.


Kakashi langsung memeriksa untuk memastikan apakah zabuza masih hidup


atau sudah mati. Setelah memeriksanya Kakashi kemudian membiarkan


hunter-nin tersebut untuk membawa tubuh zabuza.


Tim 7 segera mengahampiri kakashi dan memastikan kalau sensei mereka


tidak apa-apa.


Mereka segera melanjutkan perjalananya ke rumah tazuna yang ternyata


berjarak seperempat jam jika berjalan kaki. Selama perjalanan, mereka


diam dalam pikiran masing-masing. Kakashi masih mencurigai sosok


hunter-nin tersebut.


Setelah sampai di rumahnya tazuna segera berteriak "Tadaima,


Tsunami-chan, ini aku"


Seorang perempuan membuka pintu dan berkata "Okaerinasi, Otou-san.


Bagaimana, berhasil ya ? "


"Tsunami-chan, tolong rawat mereka tadi kita mendapat serangan dari


beberapa ninja. " ujar tazuna sambil masuk


Didalam rumah terapat seorang anak kecil yang ternyata adalah cucunya


tazuna. Tim 7 beserta kakashi segera masuk dan mendapat pengobatan dari


tsunami.


Yang paling parah adalah kakashi karena dia kehabisan chakra dan terlalu


lama menggunakan sharingan.


*keesokan harinya*


"Naruto-kun bangun sarapan sudah siap" teriak sakura di depan pintu


"Ya, ya sebentar" Balas Naruto


menunggunya untuk memulai sarapan. Hening, itulah suasana sarapan hingga


selesai. Hingga Naruto memecah keheningan "Kakashi-sensei apa kau


tidak curiga dengan hunter-nin kemarin ? "


"Ya aku memang curiga dengan tingkah hunter-nin kemarin, bagaimana


menurutmu Naruto ? " Tanya kakashi


"Menurut pendapatku zabuza belum mati dan hunter-nin itu adalah palsu,


dia mungkin rekan dari zabuza" balas Naruto


"Tapi itu tidak mungkin, Kakashi sensei kemarin sudah memeriksanya bukan kalau dia


sudah mati Naruto-kun " potong sakura


"Itu mungkin Sakura, karena di dunia medis ada beberapa titik di tubuh


manusia yang bisa menyebabkan mati suri, dan hunter-nin kemarin


menancapkan senbon pada leher Zabuza, apa aku benar kakashi-sensei ? "


balas Naruto


"Ya semua yang dikatakan Naruto memang masuk akal, dan alasan lain yang


membuat aku curiga adalah prinsip kerja dari seorang hunter-nin adalah


membunuh dan melenyapkan missing-nin ditempat, dan kalau perlu bukti


maka hanya diperlukan kepalanya saja" jawab Kakashi


Suasana kembali hening, hingga Kakashi berkata "Kalau begitu mulai


sekarang kalian akan berlatih, dan mengingat zabuza kemarin terluka


parah maka waktu penyembuhannya mungkin satu minggu"


*di hutan dekat rumah tazuna*


"Sekarang kalian akan berlatih berjalan di atas pohon" kata Kakashi.


Kakashi memperagakannya dan mulai berjalan di atas pohon. Setelah Kakashi


berada diatas dia berkata "Sekarang giliran kalian". Tim 7


mengangguk dan mulai, tapi baru beberapa langkah dua orang terjatuh, dengan sekali coba Naruto sudah bisa.


Kakashi hanya menghela nafas melihat kelakuan muridnya yang gila latihan


itu. Naruto pun meminta izin untuk jalan-jalan ke hutan, dia kemudian bermeditasi untuk


menuju kealam bawah sadarnya.


.


.


.MINDSCAPE


"Ada apa kau menemuiku gaki ?"Tanya kyuubi


" aku kesini ingin meminta izin


darimu untuk berlatih memakai kekuatanmu. Aku sadar kalau aku hanya


mengandalkan kekuatanku saat ini maka aku bisa kalah, aku bisa saja


memakai kekuatan sharingan ataupun rinnegan, tapi jika aku menunjukannya sekarang maka


akan mengundang banyak kecurigaan dan musuh tentunya. "


"Baiklah jika itu maumu, tapi kau jangan membuka hakke fuin ini dulu.


Aku takut tubuhmu yang masih kecil itu tak sanggup menahan semua


chakraku "


"Baiklah kalau begitu aku akan memulai latihanku" kata naruto kemudian


kembali ke dunia nyata.


.


.


.


Naruto membuat kekkai kedap suara terlebih dahulu agar tidak ada yang


mengganggu latihannya. Naruto mulai memejamkan matanya dan chakra kyuubi


mulai keluar dari tubuhnya, naruto membuka matanya dan nampaklah pupil


merah dengan iris vertical.


Setelah berlatih seharian naruto pulang ke rumah tazuna. Saat di tengah


jalan ia bertemu dengan seorang wainta yang sedang berlatih di tempat latihan. Naruto


memutuskan untuk melihatnya, Naruto pun memperhatikan wanita tersebut dan saat wanita tersebut mengeluarkan jutsu yang Naruto belum pernah lihat.


'itukan elemen hyoton' pikir Naruto.


Naruto pun menghampiri wanita tersebut dan pertama yang di pikirkan Naruto.


'cantik' pikirnya.


"hai, barusan itu elemen es bukan yang kau gunakan?" Tanya Naruto.


"iya itu jutsu clan ku" jawab wanita tersebut Haku.


"pengguna kekkei genkai yah? Apa kau mau menjadi anggota tim ku?" Tanya Naruto kepada Haku.


"tim apa? Dan tujuannya apa?" Tanya Haku.


"tidak enak kan kalau mengobrol tidak tau namanya, namaku Uzumaki Naruto." Ucap Naruto.


"namaku yuki Haku" ucap Haku.


"apa kau memeliki dendam pada Yagura?" Tanya Naruto.


Haku tersentak dan segera menunduk.


"aku ingin membunuh dia Naruto kun, karena dia telah membunuh semua keluargaku" ucap Haku dan Haku pun mengangis.


"apakah kau mau mengahancurkan kirigakure?" Tanya Naruto.


"ya Naruto-kun" jawab Haku.


"aku akan membantumu mengalahkan yagura dan menghancurkan kirigakure, aku juga berniat akan menghancurkan desa konoha karena semua penduduk desa membenciku, tetapi kau harus menjadi anggota dari tim ku dan kita akan mencari ninja lainnya yang berkekuatan besar dan sangat kuat beserta para pengguna kekkei genkai lainnya" jelas Naruto.


"aku akan menjadi anggota tim mu Naruto kun" ucap Haku.


"dan kau adalah Hunter nin kemarin kan yang membawa Zabuza? Dan kalau kau meragukan kekuatanku dan ingin melihat kekuatan ku tunggu saja saat Zabuza dan Kakashi sensei bertarung satu minggu lagi, aku akan menunjukan sedikit kekuatan ku nanti" ucap Naruto sambil tersenyum evil.


Haku yang mendegar itu tersentak. 'bagiamana Naruto kun bisa tau kalau kemarin itu aku?' pikir Haku.


"b-bagaimana bisa Naruto kun tau itu aku?" Tanya Haku.


"aku sudah tau chakramu Haku-chan" balas Naruto.


"ada satu orang yang telah bergabung sebelum kamu Haku-chan, yaitu Hinata Hyuuga" ucap Naruto.


'aku akan mengumpulkan 9 ninja yang sangat kuat, dan sekarang aku sudah memiliki 2 anggota, tinggal 7 orang lagi' pikir Naruto


"hmm baiklah Naruto kun, tetapi aku akan tinggal dimana kalau Naruto-kun kembali ke konoha?" Tanya Haku.


"aku sudah menyiapkan apartemen di sebuah desa kecil dan saat aku sudah keluar dari desa aku akan menjemputmu Haku-chan" ucap Naruto, dan tanpa Haku sadari dirinya sudah memeluk Naruto dengan erat.


"arigatou Naruto-kun" ucap Haku.


"dan Haku-chan setelah selesai pertarungan antara Kakashi sensei dan Zabuza, dan aku akan kembali ke konoha tetapi aku akan menyiapkan chi-bunshin yang akan melindungi dirimu selama aku di konoha, aku juga akan merekrut orng-orang kembali untuk bergabung bersama tim kita" ucap Naruto.


"sekali lagi terima kasih Naruto-kun kau sangat perhatian" ucap Haku, 'dan sangat tampan' lanjut Haku.


.


.


.


DI DESA SUNAGAKURE.


"Hey monster, pergi kau dari sini" ucap seorang warga kepada anak berambut merah dan kira-kira umurnya 13 tahun.


"dasar kau monster pembunuh" ucap penduduk lainnya.


"mati saja kau monster" ucap salah penduduk.


Anak tersebut hanya bisa menundukan kepalanya sambil menahan tangis.


Gaara, itulah nama anak tersebut, selama 13 tahun ini dia selalu di ejek, di benci bahkan ada yang hampir membunuhnya kalau pasir yang selalu melindungiya tidak ada.


Gaara POV

__ADS_1


Selama aku hidup aku selalu di benci oleh penduduk desa, aku belum pernah mendapatkan kasih sayang sedikitpun, keluarga? Mereka semua membenciku bahkan ayahku sendiri ingin membunuhku.


Ironiskan hidupku? Sanagt ironis kehidupanku.


Teman? Jangan harap, setiap aku mendekati anak seusia ku mereka melemparkan kunai kearah ku dan mengejekku dengan sebutan monster. Apakah aku terlihat seperti monster?.


Aku selalu sendirian, tidak pernah ada yang memperhatikan ku, semua penduduk desa ini ingin aku mati atau pergi dari desa ini. Ayahku yang searang menjadi kazekage sama saja seperti penduduk desa lainnya yang ingin aku mati.


Aku ingin sekali merasakan di perhatikan oleh seseorang atau aku ingin mempunyai seorang teman yang bisa membuatku tertawa disaat sedih seperti ini tapi sepertinya sangat mustahil.


Aku berjanji kepada diriku untuk menghancurkan desa sialan ini, akan ku bunuh mereka yang ingin membunuhku, tunggu saja aku akan membalaskan dendam pada kalian, kalian akan merasakan rasa sakit yang kalian berikan pada ku selama ini.


Tunggu saja.


Gaara POV END


.


.


.


.


*Hyuga mansion*


Hari ini hinata, tou-sannya, beserta adiknya berada di ruangan latihan


Hyuga. Hari ini hiashi akan mengetes kemampuan hinata setelah menjadi


genin dengan adiknya.


Pertandingan antara hinata dengan adiknya pun dimulai. Hinata mulai


melakukan pukulan-pukulannya dengan gesit dan lincah. Hanabi kewalahan


dengan gerakan hinata yang cepat, bukan hanya cepat tapi tenaganya juga


jauh lebih besar dari sebelumnya. Akhirnya setelah 10 menit saling


memukul dan menendang pemenangnya adalah Hinata.


Hiashi cukup kaget dengan perkembangan hinata sejak terakhir kali ia


mengetesnya. Tapi ia bisa menyembunyikan kekagetanya dengan ekspresi


datarnya. "Hinata, siapa yang melatihmu sehingga kau menjadi kuat


seperti ini ? " Tanya Hiashi datar.


"aku berlatih sendiri" Jawab Hinata sambil meninggalkan Hiashi.


'ada dengan hinata? Kenapa sikapnya sangat dingin' pikir Hishi.


Hinata mendekati hanabi kemudian mengulurkan tangannya dan berkata "Ayo,


kita kembali Hanabi" ucap Hinata. Hanabi menerima uluran


tangannya dan berkata "Baiklah Nee-chan". Mereka berdua kemudian


meninggalkan ruangan itu dan kembali ke kamar masing-masing.


.


.


.


1 minggu kemudian.


Hari ini tazuna yang dikawal oleh tim 7 akan mulai membangun jembatan,


yang sebelumnya ditunda satu minggu untuk pemulihan tim 7. Naruto juga


tidak lupa meninggalkan sebuah bunshin di rumah tazuna untuk


berjaga-jaga kalau ada yang menggangu putri dan cucunya.


Semua berjalan lancar dan tidak ada yang menghalangi hingga siang. Namun


tiba-tiba sebuah kabut muncul. Tim 7 beserta kakashi yang awalnya


bersantai langsung bersiaga. Dan di ujung jembatan nampaklah dua orang.


Yang satu adalah Zabuza momochi dan yang satunya lagi adalah hunter-nin


yang membawa zabuza kemarin.


Zabuza langsung berteriak "Sekarang Haku" dan dijawab "Baiklah,


zabuza-sama" oleh hunter-nin tersebut. Haku kemudian melemparkan puluhan


senbon ke arah tazuna. Kakashi, naruto, dan sasuke langsung mengeluarkan


kunai untuk menangkis puluhan senbon yang mengarah pada tazuna,


sementara sakura sudah bersiaga di depan tazuna.


Setelah semua senbon berhasil ditangkis sasuke langsung berlari untuk


menerjang haku. Naruto dan kakashi juga ikut berlari untuk menyerang


zabuza. Pertarungan sengit pun terjadi antara sasuke dengan Naruto melawan haku dan


kakashi melawan zabuza.


Sasuke yang berlari ke arah haku langsung berusaha memukul topengnya,


namun haku bisa menghindarinya. Lalu haku mencoba memukul perut sasuke


namun ditahan oleh tangan kiri sasuke. Sasuke mencengkram erat tangan


haku, menariknya ke samping dan mencoba menghantam perut haku dengan


lututnya, namun haku menahan lutut sasuke dengan tangan yang satunya,


kemudian melempar sasuke ke belakang, tapi sasuke bisa mendarat dengan


sempurna.


Sementara kakashi masih sibuk menyerang zabuza dengan kunainya. Gerakan zabuza lebih lincah dari sebelumnya dan dia lebih lihai


dalam memainkan pedangnya. Kakashi mencoba menyerang dari belakang. Namun mereka Kakashi masih kerepotan, karena pedang


besarnya selalu menghalang serangannya.


Setelah sasuke mendarat dengan sempurna, dia kemudian mengambil beberapa


shuriken dan melemparkannya secara beruntun pada haku. Haku yang melihat


itu hanya menghindar saja, kamudian haku melihat sebuah celah dan segera


melemparkan senbonnya, namun sasuke bisa menghindarinya. Mereka berdua


terus saling melempar senjata hingga area pertarungan mereka menjauh


dari tempat pertarungan kakashi


"Kali ini aku akan


menunjukan kekuatanku yang sebenarnya, dan aku tidak akan lengah lagi".


Kakashi kemudian membuka hitai-atenya dan menampakan sharingannya.



Sementara itu ditempat sasuke, sasuke terus melempar shurikennya, tapi


serangannya selalu terhalang oleh senbon haku. Sasuke kemudian melempar


20 shuriken dan segera merapal handseal dan berkata "Fire Release :


Thousand Phoenix" dan dari mulut sasuke keluar sebuah api yang segera


membungkus semua shuriken yang dilemparnya tadi dan membentuk seperti


puluhan burung api. Haku yang melihat itu tidak tinggal diam saja, dia


kemudian melakukan handseal dan berkata "Ice Release : Ice Wall" dan


dinding es terbentuk di depan haku dan segera membendung serangan sasuke.


Sasuke yang melihat itu kemudian mengaktifkan sharingannya dan tampaklah


sharingan dengan dua tomoe. Sasuke berlari ke arah haku dan segera


menyerangnya dengan sebuah kunai di tangannya. Haku hanya bisa


menghindar karena gerakan sasuke lebih cepat dari sebelumnya karena


telah mengaktifkan sharingan dan setiap ia akan menyerang gerakannya


selalu dibaca sharingan.


Haku kemudian mundur beberapa langkah dan segera melakukan handseal dan


berkata "Ice Release : Lance" dan terciptalah beberapa tombak yang


mengarah langsung pada sasuke. Sasuke yang melihat itu langsung


melakukan serangkaian handseal dan berkata "Fire Release : Blaze Ball"


dan bola api super panas langsung melelehkan tombak tersebut.


Haku kemudian melakukan handseal lagi dan berkata "Ice Release : Snow


Storm Swallows" haku merentangkan tangannya ke depan dan munculah


sebuah es dan kemudian es situ pecah menjadi burung-burung kecil yang


melesat ke arah sasuke. Sasuke yang melihat itu melakukan handseal dan


berkata "Fire Release : Firewall Blast" sasuke menghentakan tangannya


ke tanah dan muncul kubah api yang menyelimuti tubuhnya, kemudian kubah


api tersebut semakin membesar dan menabrak puluhan burung es milik haku.


Setelah kedua jutsu tadi bertabrakan, kedua penggunanya saling terdiam


untuk memikirkan cara mengalahkan satu sama lain


"heh aku tidak ajak dalam pesta kalian?" Tanya Naruto yang dari tadi hanya diam memperhatikan pertarungan Sasuke.


Naruto melakukan handseal dengan cepat.


'aku lupa kalau ada Naruto kun disini' pikir Haku.


"Wind Release: Air Bullets " ucap Naruto.


Naruto Menembakan beberapa peluru angin berkecepatan tinggi kearah Haku.


Haku yang melihat itu tidak tinggal diam saja, dia


kemudian melakukan handseal dan berkata .


"Ice Release : Ice Wall" ucap Haku.


Dan dinding es terbentuk di depan haku dan segera membendung serangan Naruto.


'dobe seberapa jauh kekuatan dirimu, aku merasa tertinggal jauh oleh mu' pikir Sasuke.


Sasuke yang dari tadi masih sibuk dengan pikirannya tidak menyadari


kalau di belakangnya telah tercipta sebuah cermin es, dan dari dalam


cermin es itu terlihat haku sedang mencoba melemparkan senbonnya. Naruto menengok ke arah sasuke, dan matanya terbelalak dan segera


berteriak "Sasuke, awas dibelakangmu ! ".


Sasuke yang mendengar teriakan naruto segera berbalik, namun terlambat


karena haku telah melesatkan puluhan senbon dari dalam cermin dan


JRAASS


Punggung sasuke tertusuk puluhan senbon dan dia kemudian memuntahkan


darah. Sasuke pun seketika pingsan.


Naruto yang melihat itu langsung melesat kearah cermin es itu.


Haku yang melihat naruto menuju ke arahnya segera melemparkan beberapa


senbon.


Naruto yang melihat puluhan senbon diarahkan padanya kemudian melakuakn handseal dengan cepat.


"fuuton: tate no kaze" ucap Naruto.


Dan seketika angin mengelilingi tubuh Naruto dan senbon itu pun tertahan oleh jutsu Naruto.


"sekarang buka topengmu….Haku-chan"perintah Naruto.


"baiklah..Naruto-kun" ucap Haku.


Haku pun membuka topengnya dan menampakan wajah cantik dari wanita tersebut.


"maaf tadi aku menyerang Naruto kun, aku hanya ingin mengetahui kekuatan ketua tim ku.." ucap Haku.


"dan aku minta maaf Naruto-kun karena telah membuat pingsan teman Naruto-kun" ucap Haku sambil menunduk, tanpa Naruto sadari Naruto langsung memeluk Haku dan Haku pun langsung membalas pelukan Naruto.


"tidak apa-apa, dia itu kuat, dan tidak akan mati dengan mudah" ucap Naruto.


Naruto mengelus-mengelus rambut Haku, Haku pun merasa sangat nyaman di pelukan Naruto.


"Naruto-kun aku harus membantu Zabuza-sama dahulu" ucap Haku.


"tidak, itu akan membuat kau terbunuh" ucap Naruto.


"tapi aku-" "kau gunakan saja chi-bunshin Haku chan" potong Naruto.


Haku pun langsung membuat chi-bunshin dan chi-bunshin tersebut shunsin ketempat pertarungan Zabuza.


"Haku-chan sebaiknya setelah ini kau harus segera menuju apartemenmu dan ini kuncinya, nanti setelah aku keluar dari desa aku akan ke apartemen kamu Haku chan" ucap Naruto.


"baiklah Naruto-kun" jawab Haku.


Pofff


Munculah chi-bunshin yang Naruto.


"selama aku tidak ada disampingmu dan aku takut kamu kenapa-napa , aku membuat chi-bunshin untuk melindungi anggota tim ku" ucap Naruto sambil tersenyum.


'sangat tampan saat Naruto-kun tersenyum' pikir Haku.


Haku pun hanya mengangguk.


Tetapi Naruto merasakan ada seseorang yang menguping pembicaraannya.


"keluarlah" ucap Naruto dingin.


'kenapa tiba-tiba sifat Naruto-kun sangat berbeda? Apakah sifat hangatnya selama ini hanya sebuah topeng?' pikir Haku.


"hebat sekali kau bocah bisa merasakan chakraku, sepertinya kau bukan seorang anak kecil biasa" ucap Anbu kirigakure trsebut.


"apa yang kau inginkan?" Tanya Naruto dingin.


"aku hanya ingin membunuh orang yang mempunyai kekkei genkai dan ini adalah misi dari yagura-sama, orang yang berada di sisimu adalah pengguna kekkei genkai dan aku akan membunuhnya dan sebaiknya kau pulang bocah bila kau tidak ingin mati di tanganku" ucap anbu tersebut meremehkan.


"mau membunuh wanita ini? Lawan aku terlebih dahulu, brengsek" ucap Naruto geram.


Tiba-tiba tekanan chakra Naruto meningkat drastis dan membuat tanah yang dipijaknya pun hancur seketika.


'apakah ini kekuatan Naruto-kun yang sebenarnya?' pikir Haku takut.


Anbu tersebut mundur beberapa langkah melihat tanah yang hancur tiba-tiba, anbu itu pun dengan cepat membuat handseal.


"Suiton: Suiryūdan no Jutsu" ucap anbu tersebut.


Seketika muncul naga air dari laut dan dengan cepat melesat kearah Naruto.


Naruto hanya diam saja melihat naga air tersebut, Naruto pun membuat handseal.


"Suiton: Suiryuudan no Jutsu" ucap Naruto.


Tiba-tiba naga air buatan Naruto pun muncul dan tabrakan antar jutsu tingkat tinggi pun tak terelakan.


DHUARRRR


Suara Benturan 2 naga air, anbu itu hanya bisa diam saat Naruto bisa meniru jutsunya.


'bagaimana bisa? Dia hanya anak kecil dan dia bisa menggunakan jutsu suiton tingkat tinggi, itu sangat mustahil' pikir anbu tersebut.


Anbu tersebut masih asik dengan pikirannya sendiri dan tak menyadari kalau di depannya sudah ada Naruto.


"Fūuton: Senpūken(pukulan angin tornado raksasa yg sngat kuat)" ucap Naruto pelan.


Naruto pun menghantamkan pukulan kearah wajah sang anbu tersebut dan pukulan Naruto menimbulkan angin tornado raksasa yang sngat kuat, seketika wajah anbu itu pun hancur saat Naruto menghantamkan pukulannya.


'A-APA? anbu tersebut mati hanya dengan satu kali pukulan dari Naruto-kun? Sepertinya aku tidak salah masuk tim Naruto-kun' pikir Haku.


.


.


.


.


"ketua" ucap seseorang yang tiba-tiba datang dari dalam tanah(?).


"ada apa?" ucap ketua itu singkat.


"aku menemukan seorang yang sangat tepat untuk menggantikan si ular tua Bangka yang keluar dari organisasi kita, orang itu masih sangat kecil kira-kira umur 12 atau 13 tahun tapi kekuatannya sungguh luar biasa" ucap orang itu pada ketunya.


"siapa dia dan dari desa mana?" Tanya ketua pada orang di hadapannya.


"dia adalah…." Orang itu mengambil jeda terlebih dahulu sebelum melanjutkan ucapannya.


"…Uzumaki Naruto dari Konoha" lanjut orang tersebut.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2