DARK SHINOBI

DARK SHINOBI
chapter 16


__ADS_3

..


.


.


.


"kau pasti orang yang paling lemah di tim mu sehingga mereka meninggalkanmu disini." ucap Jirobou meremehkan.


"akan ku buktikan padamu kalau aku bukan orang yang lemah." jawab Chouji.


Setelah mendengar ucapan Chouji barusan, Jirobou mendecih tidak suka.


"akan ku buktikan kalau kau memang lemah."


Jirobou seketika langung berlari kearah Chouji dengan cepat, Jirobou menyerang Chouji dengan taijutsunya. Chouji cukup kesulitan menahan serangan Jirobou yang cepat. Jirobou yang melihat celah langsung menghantamkan tinjunya di wajah Chouji.


DHUAGHHH BRAKK


"arghhh" Chouji seketika terlempar kebelakang dan menabrak pohon-phon di belakangnya. Jirobou yang melihat Chouji tampak kesakitan tersenyum sadis.


"sudah ku katakan kau lemah, dasar bocah gemuk."


Seketika Chouji membulatkan matanya dan langsung menatap tajam kearah Jirobou. Jirobou yang di tatap oleh Chouji hanya memasang wajah cueknya. Seketika Chouji berdiri dan membuat handseal.


"nikudan sensha"


Choujipun mengubah tubuhnya menjadi seperti bola dan seketika Chouji berputar dengan cepat kearah Jirobou. Jirobou yang melihat itu hanya memandang datar dan mengadahkan tangannya kearah Chouji yang sedang berputar kearahnya.


BRAKKKK


Serangan Choujipun dapat di tahan dengan mudah oleh Jirobu dengan kedua tangannya, dan Jirobou langsung membantingkan tubuh Chouji ke pohon di di depannya.


"arggghh" rintih Chouji, Chouj seketikai menyeka darah yang keluar dari ujung bibirnya.


'Shikamaru, tampaknya aku tidak berjanji untuk menyusulmu.' batin Chouji.


Jirobou mendekati Chouji yang masih tergeletak di tanah dan seketika Jirobou mencekik Chouji dengan erat.


"argghh" rintih Chouji, Chouji tampak berusaha melawan agar dirinya bisa bebas dari Jirobou, Jirobou yang melihat itu semakin mengeratkan cengkramannya pada leher Chouji dan langsung menghantamkan tinjunya dengan kuat kearah wajah Chouji.


DHUAGHHH BRAKK


"Argghhhhh" Chouji terlempar kebelakang dan menubruk pohon besar di belakangnya. Tampak Chouji sangat kesakitan di seluruh tubuhnya. Seketika Chouji mengambil sesuatu di dalam saku celananya dan Choujipun mengeluarkan 3 pil yang berbeda-beda.


'maaf ayah, sepertinya aku harus memakan pil terlarang ini' batin Chouji.


Chouji mengambil pil berwarna hijau, tampak Chouji ragu-ragu untuk memakannya dan akhirnya Chouji memakan pil hijau tersebut. Perlahan Chouji berdiri kembali dan menatap tajam Jirobou.


"tampaknya kau memakan sesuatu gendut, tapi tak masalah kau tak akan menang melawanku." ucap Jirobou sombong. Chouji yang mendengar itu langsung berlari kearah Jirobou, Chouji menyerang Jirobou menggunakan teknik taijutsu. Jirobou yang merasakan perbedaan kekuatan setelah Chouji memakan pil tersebut tampak kewalahan. Jirobou tidak mau kalah, ia langsung mengayunkan tinjunya kearah perut Chouji akan tetapi Chouji dapat menahannya dengan mudah. Seketika Chouji membantingkan tubuh Jirobou sekuat tenaga pada tanah.


BLARRR


Choujipun berhasil membanting tubuh besar Jirobou sekuat tenaga, dan membuat kawah yang cukup besar .


"arghhh, sialan kau" Jirobu kembali bangkit walaupun tubuhnya kesakitan akibat barusan, Chouji yang melihat Jirobou yang mencoba berdiri kembali lanngsung membuat handseal.


"nikudan sensha"


Tubuh Choujipun berubah menjadi bola dan seketika berputar dengan cepat kearah Jirobou. Jirobou yang melihat jutsu itu lagi hanya memandang remeh dan mencoba menahan serangan tersebut sama seperti serangan Chouji pertama. Jirobou membulatkan matanya saat serangan tersebut tidak berhasil di tahan olehnya.


BRAKKKK


Tubuh Jirobupun terlempar dan menabrak beberapa pohon di belakangnya sampai hancur. Tampak Jirobu sangat kesakitan akibat serangan Chouji barusan.


"heh bocah gendut, apa itu yang kau sebut dengan serangan?" Tanya Jirobou dengan nada mengejek, seketika tanda kutukan yang berada di tubuh Jirobou menjadi menyebar di seluruh tubuhnya. Chouji yang melihat itu membulatkan matanya kaget karena tiba-tiba tubuh lawannya di selimuti oleh garis-garis aneh.


'apa itu?' batin Chouji.


Seketika Jirobou berdiri kembali dan langsung melesat kearah Chouji yang masih sibuk dengan pikirannya sendiri. Jirobou mengayunkan tinjunya kearah Chouji tetapi chouji dapat menahannya walaupun tubuhnya mundur beberapa langkah akibat menahan pukulan dari Jirobou tersebut.


'kekuatannya menjadi tambah besar dari yang sebelumnya' batin Chouji.


Chouji langsung berlari kearah Jirobou dan berniat menyerangnya.


"bubun baika no jutsu"


Seketika tangan kanan Chouji membesar dan Chouji langsung mengarahkan tangannya kearah Jirobou.


Alangkah terkejutnya Chouji saat Jirobu dapat menahan serangannya dengan mudah, tak berlangsung lama Jirobou menarik tubuh Chouji kearahnya dan seketika Jirobou mengayunkan pukulan tepat di perutnya.


DHUAGHHHH


"arghhhhh" tubuh Choujipun terlempar akibat serangan Jirobou barusan. Jirobou dengan cepat berlari kearah Chouji dan seketika Jirobou memegang kerah baju Chouji dengan kuat. Chouji yang masih dalam keadaan kesakitan tampak tidak melakukan pemberontakan. Jirobou yang melihat itu menyeringai sadis kearah Chouji. Seketika Jirobou menendang tubuh Chouji dengan sekuat tenaga.


DHUAGGGG BRAKK BRAKK


"argghhhhhh" tubuh Chouji terlempar jauh kebelakang dan merubuhkan beberapa pohn dibelakangnya. Chouji tampak sangat kesakitan akibat tendangan Jirobou barusan, tenaganyapun sudah habis.


'sebaiknya aku memakan pil kuning itu' batin Chouji.


Chouji mengambil tempat pil di dalam sakunya dan setelah itu Chouji mengambil pil kuning dan langsung memakannya. Jirobu mendekati Chouji yang masih tergeletak di atas tanah. Jirobou lalu mencoba menendang Chouji, tapi tiba-tiba tendangan tersebut dapat di tahan oleh Chouji. Jirobou cukup kaget karena Chouji belum tewas. Chouji memegang kaki Jirobou dan seketika Chouji melemparkan tubuh Jirobou keatas. Chouji segera berdiri dan setelah itu Chouji langsung menendang tubuh Jirobou yang masih berada di udara denga kuat.


DHUAGGGGHHH BRAKKKK


Tubuh Jirobou terhempas kebelakang akibat tendangan Chouji barusan. Chouji berlari kearah Jirobou yang masih tergeletak di tanah akibat serangannya barusan. Chouji langsung menghantamkan pukulannya kearah wajah Jirobou dengan sekuat tenaga dan menimbulkan luka memar di wajah Jirobou. Seketika Jirobou mencoba bangun kembali dengan sekuat tenaga. Chouji mundur beberapa langkah. Seketika Chouji mengeluarkan kunai-kunai yang sudah ada talinya dan melilitkan kunai-kunai tersebut kebadannya. Chouji langsung membuat handseal.


"nikudan hari sensha"


Chouji mengubah tubuh menjadi bola yang di sekelilingya sudah ada kunai-kunai dan seketika Chouji berputar dengan cepat kearah Jirobou. Jirobou yang melihat itu dengan segera membuat handseal.


" Doton: Doroku Gaeshi"


Seketika muncul dinding tanah di depan Jirobou untunk menahan serangan Chouji, tapi sayang serangan Chouji berhasil menembus dinding tanah milik Jirobou tersebut.


BLARRR


Choujipun berhasil menyerang Jirobou dan membuat sekujur tubuhnya terluka akibat serangannya barusan.


"hah..hah..hah ..siapa yang lemah sekarang?" Tanya Chouji sambil mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal.


"Jangan senang dulu, akan kutunjukan kekuatanku padamu." Jawab Jirobou, seketika tanda kutukan tersebut semakin banyak dan akhirnya Jirboupun berubah. Chouji membulatkan matanya tidak percaya atas pemandangan di depannya.


'rambutnya menjadi panjang, kulit berwarna merah, dan wajah yang sangat menyeramkan' batin Chouji.


Jirbou langsung berdiri dan melesat kearah Chouji yang masih diam.

__ADS_1


"Rakanken"


Jirobou langsung menyerang Chouji dengan pukulan dan tendangannya yang kuat, tampak Chouji sudah sangat kewalahan akibat kekuatan Jirobou meningkat drastis. Jirobou yang melihat Chouji sedang lengah langsung menghantamkan pukulan dan tendangannya ke wajah dan perut Chouji.


DHUAGHHHH


Chouji terlempar kebelakang akibat serangan Jirobou barusan, tampak Chouji sudah sangat kesakitan dan sangat kelelahan.


"uhuk..uhuk" Choujipun terbatuk mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.


Jirobou perlahan mendekati Chouji yang masih tergeletak tak berdaya.


"sudah kubilang jangan berlagak sok kuat gendut." ucap Jirobou sambil menendang tubuh Chouji.


"arghhhh" rintih Chouji.


"kau tahu mengapa bocah nanas itu meninggalkanmu? Karena mereka tidak membutuhkan bocah gendut dan lemah sepertimu…" ucap Jirobou. Jirobou kembali mendeketi Chouji yang masih tergeletak.


"..kau hanya badut di kelompokmu, dan bocah nanas itu juga tidak peduli denganmu." Lanjut Jirobou. Jiroboupun menginjak kepala Chouji dengan kuat.


"arghhh" rintih Chouji kesakitan akibat kepalanya diinjak oleh Jirobou.


"anak berkepala nanas itu tidak berguna karena memasukanmu dalam kelompoknya." Ucap Jirobou.


Chouji hanya terdiam mendengarkan ucapan Jirobou barusan.


'apa aku benar telah menyusahkan Shikamaru selama ini?' batin Chouji.


Chouji mengambil pil merah dalam sakunya dan dengan ragu-ragu Chouji memakan pil merah itu.


'Shikamaru, Naruto, Kiba, Neji dan yang lainnya maafkan aku, sepertinya aku tidak akan menyusul kalian.' Batin Chouji.


Seketika Chouji menggenggam kaki Jirobou yang menginjak kepalanya dan Chouji langsung membantingnya ke tanah.


BLARR


"argggghh" Jiroboupun kaget karena tubuhnya tiba-tiba di banting oleh Chouji.


"b-bagaimana bisa kau?" Tanya Jirobou kepada Chouji.


"kau boleh menghinaku, kau boleh memanggilku dengan sebutan gendut tapi kau jangan pernah MENGHINA TEMANKU" ucap Chouji dan seketika tumbuh sayap berwarna biru di punggungnya dan tubuhnya langsung menjadi kurus. Chouji langsung melesat dengan cepat kearah Jirobou.


DHUAGHHHH


Jirobou terpental akibat pukulan yang di layangkan kearahnnya oleh Chouji, Chouji langsung melesat kembali kearah Jirobou dan memukul telak wajahnya.


BLARRR


Jiroboupun menubruk beberapa pohon hingga rubuh, perlahan Jirobou berdiri kembali dan langsung membuat handseal.


"Doton: Doryō Dango"


Seketika Jirobou mengangkat gumpalan tanah berskala besar dan melemparkannya ke arah Chouji. Chouji yang melihat itu langsung membuat Handseal.


"bubun baika no jutsu"


Seketika Tangan Chouji membesar dan Chouji langsung mengarahkan kearah gumpalan tanah yang sedang mengarah kearahnya.


DHUAARRRRR


Gumpalan tanah tersebut itu hancur seketika oleh Chouji, tak ingin membuang waktu Chouji langsung melesat kearah Jirobou dan mengayunkan pukulannya ke perut Jirbou.


DHUAGHHHH


"kau telah menghinaku dari tadi tapi aku masih saja diam tetapi saat kau menghina salah satu temanku aku tidak akan memaafkanmu." ucap Chouji dengan tatapan tajam kearah Jirobou.


"chodan bakugeki"


Seketika tangan Chouji di selimuti Chakra berwarna biru dan dengan sekuat tenaga Chouji menghantamkan pukulan yang sangat kuat kearah Jirobou.


DHUARRRRRRRR


Seketika terbentuk kawah yang besar di tempat tersebut, Jiroboupun tewas seketika akibat pukulan super Chouji. Dengan tenaga yang tersisa Chouji berjalan ke sebuah pohon di depannya. Dan akhirnya Chouji duduk di bawah pohon tersebut.


"Shikamaru dan teman-teman yang lain, maafkan aku tidak bisa menyusul kalian dan Shikamaru berjanjilah misi ini harus berhasil."


Perlahan kesadaran Chouji mulai mneghilang, pandangannya mulai mengabur .


"terima kasih atas semuanya, Shikamaru"


Dan seketika mata Choujipun tertutup setelah mengucapkan itu.


.


.


.


Di Tempat Shikamaru


"cepat Shikamaru, kita sudah terlalu jauh dari ninja Oto yang membawa Sasuke tersebut." Ucap Kiba sambil menyenderkan punggungnya di salah satu pohon.


"iya, aku Cuma menandai jalur yang sudah di lewati kita agar Chouji bisa menyusul kita." jawab Shikamaru.


DEG TRANK


'kenapa ini? Kenapa perasaanku menjadi tidak enak? Apa ada hubungannya dengan Chouji?' batin Shikamaru.


"-maru, Shikamaru" ucap Kiba.


"ya ada apa, kiba?" Tanya Shikamaru.


"ada apa denganmu Shikamaru? Kenapa kau menjatuhkan kunai mu secara tiba-tiba?" Tanya Kiba.


"kunai tersebut terlepas dari genggamanku, ayo kita lanjutkan perjalanan kita" Jawab Shikamaru.


Kiba dan yang lainnyapun mengangguk, dan langsung melanjutkan perjalanannya.


'Chouji semoga kau baik-baik saja dan segera menyusul kami' batin Shikamaru.


di perjalanan tidak ada yang ingin memecah keheningan yang terjadi, semuanya sibuk dengan pikiran mereka sendiri. Tapi tiba-tiba Neji melihat sesuatu di depannya.


"awas kalian semua" ucap Neji kepada teman-temannya.


"Ada apa ne-"


ZWUSHHHH TRANKK

__ADS_1


"kaiten" ucap Neji, dan seketika panah yang entah muncul dari mana terlempar ke belakang.


"kalian semua berhati-hatilah, musuh ada di depan kita" ucap Neji, semua temannya mengangguk seketika.


"wah wah tak kusangka serangan ku bisa meleset." ucap seorang di atas pohon tersebut sambil menyeringai. "apakah kalian bisa menahan seranganku kali ini?" ucap orang tersebut seketika melesatkan beberapa anak panah kearah Shikamaru dkk.


"kaiten" ucap Neji, seketika lingkaran biru muncul mengelilingi neji.


TRANK TRANK TRANK


Nejipun berhasil menahan serangan dari orang misterius tersebut. Shikamaru dan yang lainnya seketika membentuk formasi bertarung.


"keluar kau" ucap Kiba geram karena musuhnya tidak menampakan dirinya. Tiba-tiba orang tersebut turun dari atas pohn tersebut, Kiba dan yang lainnya kecuali Naruto, Neji dan Shino. Orang tersebut memilik 6 tangan dan 3 mata.


'apa ini benar manusia? oRang ini menyeramkan ' batin Kiba.


"hebat juga kau bisa menahan seranganku bocah, dan- oh ternyata ada seorang clan Hyuga ternyata" ucap kidomaru sambil menatap Neji.


"kalian semua pergilah, sepertinya Cuma aku yang bisa melawan orang ini" ucap Neji datar.


"apa kau yakin Neji?" Tanya Shikamaru ragu.


"ya aku yakin dan Cuma aku yang bisa menahan orang ini, cepatlah sebelum mereka semua terlalu jauh dari kita" jawab Neji, Shikamaru dan yang lainnya menatap sebentar Neji, seketika mereka semua mengangguk dan segera pergi.


"berjanjilah kau akan menyusul kami, Neji" ucap Shikamaru, Neji yang mendengar itu menoleh kearah Shikamaru dan mengangguk.


Setelah itu Neji dan Kidomaru terlibat dalam pertarungan yang sangat sengit, walaupun Neji sangat kewalahan melawan Kidomaru, tetapi akhirnya Neji menang melawan Kidomaru. tubuh Neji penuh dengan luka, dan Nejipun seketika ambruk di tempat tersebut.


.


.


.


"kemana Jirobou dan Kidomaru?" Tanya sakon kepada Tayuya.


"si gendut itu memang suka menyusahkan kita, dan Kidomaru aku tak tahu." Jawab Tayuya.


"sial, aku sudah lelah membawa tong ini, kita istirahat sebentar disini Tayuya." Ucap Sakon, Tayuya dan Sakon seketika berhenti di bawah pohon besar.


"tsk,kalau si gendut itu sudah sampai di markas terlebih dahulu, akan ku bunuh dia." Ucap Tayuya. Tayuya dan Sakonpun beristirahat di bawah pohn besar tersebut.


Di tempat Shikamaru.


"Shikamaru, sekarang musuh sedang istirahat di depan kita dan tampaknya mereka tidak tahu kalau kita mengikuti mereka." Ucap Shino.


"bagus, aku akan merencanakan rencananya terlebih dahulu" ucap Shikamaru, Shikamaru dan yang lainnya tiba-tiba berhenti. Shikamarupun langsung berpikir untuk memikirkan cara yang tepat mengalahkan musuhnya.


"aku sudah mempunyai rencana, akan ku jelaskan di perjalanan rencananya." Ucap Shikamaru sambil bergegas pergi, seketika Rock Lee, Shino, Kiba dan Naruto pun mengangguk dan segera mengikuti Shikamaru.


Shikamarupun menjelaskan rencananya pada teman-temannya dengan rinci.


"apa kalian semua mengerti?" Tanya Shikamaru.


"kami mengerti." Jawab Kiba dan Lee secara bersamaan. Shikamaru dan yang lainnyapun mempercepat langkahnya.


'itu mereka.' Batin Shikamaru. Shikamaru memberi tanda-tanda ke pada teman-teman untuk melakukan rencananya, merekapun mengangguk tanda mengerti.


"kagemane no jutsu" gumam Shikamaru, dan seketika bayangan Shikamaru memanjang kearah Sakon dan Tayuya dengan cepat. Dan bayangan Shikamarupun berhasil mengenain Tayuya dan Sakon.


"berhasil, kalian semua sekarang." Ucap Shikamaru, keempat temannya pun langsung melompat kearah Tayuya dan Sakon yang tidak bisa bergerak akibat jutsu Shikamaru.


"Konoha daisenpu"


"Gatsūga"


"Kikaicho no Jutsu"


"rasengan"


DHUARRRRRRR


Tanah di tempat tersebut pun hancur dan membentuk jurang yang dalam, Sakon dan Kiba bersama Lee pun jatuh secara bersamaan ke dalam jurang tersebut.


"KIBA, LEE." Teriak Shikamaru saat melihat temannya jatuh ke dalam jurang bersama satu lawannya, Shikamaru berniat akan mengejar Kiba dan Lee tapi Shino menahannya.


"Shikamaru hentikan, kau akan mati bila kau lompat ke dalam jurang tersebut." Ucap Shino, Shikamaru tampak menunduk mendengar perkataan Shino barusan.


"tapi Shin-" " ku tahu kau ingin menyelamatkan mereka tapi pikirkan keadaanmu Shikamaru dan yakinkan dalam hatimu mereka berdua pasti selamat" potong Shino.


"arigatou Shino." Ucap Shikamaru, seketika Shikamaru teringat sesuatu.


"Naruto cepat ambil tong itu." Ucap Shikamaru, tanpa melihat Shikamaru Naruto langsung pergi mengambil tong yang di dalamnya ada Sasuke. Tayuya yang melihat itu segera berlari kearah Naruto, Shikamaru yang melihat itu langsung membuat Handseal.


"kagemane no jutsu." Ucap Shikamaru, seketika bayangan Shikamaru memanjang kearah Tayuya dengan cepat, dan akhirnya jutsu Shikamaru berhasil mengenai Tayuya dan membuatnya tidak bisa bergerak.


"sialan kau, brengsek." Geram Tayuya saat tubuhnya tak bisa di gerakan. Akan tetapi Naruto merasakan Chakra orang lain yang berada di atasnya.


SYUUUTTT TRANK


Naruto berhasil menahan kunai dari salah seorang ninja yang datang secara tiba-tiba.


"Kimimaro kenapa kau berada di sini?" Tanya Tayuya tak percaya melihat Kimimaro berada disini.


"aku di perintah Orochimaru-sama untuk mengambil Sasuke, karena kau dan temanmu itu terlalu lama." Jawab Kimimaro tanpa menoleh sedikitpun kearah Tayuya.


"hey kau, cepat serahkan tong tersebut kepada ku kalau kau tak ingin mati muda." Ucap Kimimaro dengan nada meremehkan dan membuat Naruto geram.


"Naruto pergilah, biar kami berdua yang menangani kedua orang ini." Ucap Shikamaru. Naruto yang mendengar itu segera pergi sambil membawa tong tersebut.


Kimimaro yang melihat tong tersebut di bawa Naruto hendak mengejarnya, tetapi Kimimaro membuat handseal.


"Teshi Sendan" ucap Kimimaro, telapak tangannya di arahkan kepada Shino dan Shikamaru yang sedang berada di dekat Tayuya. Tulang mengeras di ujung kesepuluh jarinya Tiba-tiba kesepuluh jarinya menembakan tulang tulang-tulang yang sudah mengeras tadi kearah Shikamaru dan Shino.


SYUTT SYUTT JLEB


Peluru-peluru Kimimaro mengenai tangan kanan Shikamaru yang terlambat menghindar, sehingga jurus yang Shikamaru gunakan untuk mengikat Tayuya terlepas dan membuat Tayuya langsung pergi dari hadapannya, sedangkan Shino dapat menghindari serangan Kimimaro.


"ugh" rintih Shikamaru saat tangan kanannya mengeluarkan darah akibat peluru yang terbuat dari tulang jari Kimimaro mengenainya. Shino yang melihat Shikamaru mengeluarkan darah dari tangan kanannya langsung mendekati Shikamaru.


"kau baik-baik saja,Shikamaru?" Tanya Shino.


"ugh..aku baik-baik saja Shikamaru, jangan khawatirkan luka ku." Jawab Shikamaru sambil berdiri.


"Tayuya, lawan mereka berdua aku akan mengejar bocah berambut kuning yang membawa Sasuke." Ucap Kimimaro sambil meninggalkan Tayuya.


"tsk, sialan kau menyuruh aku melawan dua orang bocah itu." Ucap Tayuya. Tayuyapun memandang tajam kearah Shino dan Shikamaru.

__ADS_1


"mari kita mulai bocah, yang tadi hanya permulaan." Ucap Tayuya sambil tersenyum atau bisa di bilang menyeringai.


.


__ADS_2