
Aku melihat ke arah Hutan Pulau yang terlihat cukup menyeramkan, hal ini sangat berbeda dari sebelumnya. Hutan ini sepertinya lebih berbahaya dari hutan yang berada di benua Arcania, aku bisa merasakan hal itu karena Aura dari suatu Makhluk Yang Misterius.
Dengan tubuhku yang saat ini masih lemah, aku hanya bisa memasuki hutan itu paling tidak di lapisan pertama atau kedua. Aku tidak tahu ada berapa lapisan yang berada di hutan ini, tapi yang kutebak hutan ini pasti sangat besar. Kakiku kugeret dengan paksaan, rasa sakit yang terus menyerang di luka sayatan yang panjang di sepanjang kakiku.
Rasa sakit ini baru saja muncul, perasaanku tadi sama sekali tidak ada rasa sakit ini! Aku bersandar di sebuah pohon dan duduk di bawahnya. Pohon yang ku duduki adalah Pohon Pelacirius, aku melempar batu kecil dan mengenai satu buah Pelacirius. Aku mengambil buah itu dan memakannya langsung, karena buah Kelapa tadi tidak membuatku menghilangkan dahaga yang ada di tenggorokanku.
Manis! Oke, buah ini lebih manis dari buah yang kumakan seminggu yang lalu atau beberapa hari yang lalu? Aku sama sekali tidak tahu, karena yang pasti aku terlarut di lautan yang sepertinya cukup lama. Mataku terasa lelah, perlahan aku memejamkan mataku dan mulai tertidur dengan tenang tanpa ada yang menggangguku.
Next Morning
Aku terbangun dari tidurku yang begitu menyenyaknya, pandanganku melihat ke arah bibir pantai yang masih terlihat di pandangan di penglihatanku. Aku melihat ke arah lukaku yang sudah sembuh setelah memakan buah Perlacirius, buah itu memang begitu mahal dan langka di dunia ini.
Jika ada yang menjual itu, palingan akan menjadi health potion dan mana potion. Karena buah Perlacirius adalah buah dengan serba guna, pohon Perlacirius hanya ada 10 di benua Arcania, tapi....di hutan ini pohon Perlacirius sangat banyak. Aku melihat pohon Perlacirius di sekelilingku dan di setiap pandanganku.
Jika saja aku mempunyai penyimpanan dimensi, pasti akan ku ambil semua pohon ini. Tapi takutnya, ada penjaga hutan ini kan? Soalnya ada Aura kuat dan misterius di hutan ini, itupun bisa dirasakan sepanjang pulau atau lebih, sepertinya?.
Aku mengambil beberapa buah saja untuk saat ini, dan sekarang apa yang harus aku lakukan? Oh iya, mencari tempat berteduh! Ok ayo kita cari. Aku terus berjalan dan berjalan mencari sebuah Goa untuk aku tinggali sementara waktu.
Afternoon
Setelah mencari sepanjang hari, tidak terasa jika matahari akan terbenam dari arah barat. Yang saat ini aku berada di sebuah puncak tebing yang tidak terlalu tinggi, hanya 50 meter dari atas permukaan laut. Melihat matahari terbenam membuatku menjadi tenang, sinar dari matahari dan hembusan angin yang lembut menerpa pori-pori di wajahku.
__ADS_1
Sinar matahari memiliki manfaat pada tubuh, salah satunya kulit dan juga tulang. Jadi setiap sore aku berolahraga di dekat rumahku sebelumnya, otot-otot di badan, lengan, perut, dan punggungku sudah bagus dan sempurna.
Ok it's time to masuk Goa, aku sudah menemukan sebuah Goa di puncak gedung ini. Sekalian juga melihat matahari terbenam, aku melihat dalam Goa yang gelap dan dingin. Goa ini sebenarnya tidak dingin sih bagiku, tapi bagi orang lain itu akan sangat dingin.
Sunyi...itulah yang menggambarkan Goa yang kumasuki saat ini, sama sekali tidak ada suara atau suara tetesan air yang seperti di kejadian kilse di dunia sebelumnya. Aku menelusuri setiap sudut Goa yang berada di sekitarku terlebih dahulu, Goa ini tetap terlihat seperti Goa yang biasanya.
Banyak batu-batu runcing di bagian atas Goa, dan juga sisi-sisinya. Aku melanjutkan jalanku untuk menelusuri Goa ini, hingga aku berdiri tanpa bergerak di hadapan 'sesuatu'. "Tempat apa ini sebenarnya?" Mayat seorang pria duduk di sebuah singgasana dengan ribuan, ratusan, atau jutaan Makhluk berwujud prajurit tengkorak sedang bersujud kepada tengkorak pria itu.
"Tunggu! Sepertinya aku pernah melihat itu?" Aku mendekati salah satu tengkorak prajurit dengan memegang suatu benda. Aku melihat lebih dekat lagi dan.... "OMG!!! I-itu, FN Scar senjata api tipe assault rifle yang di ciptakan oleh pabrik Belgia! dan salah satu senjata Assault Rifle terbaik di dunia!!"
Pandanganku teralihkan kepada mayat pria yang duduk di singgasana, disampingnya banyak sekali senjata api, emas, supplai, makanan, buku-buku, pakaian yang khusus seorang tentara. "Siapa kau sebenarnya?" Aku berbicara kepada mayat di depanku saat ini, sungguh aku gila berbicara dengan orang yang sudah mati.
Mataku menangkap sebuah tanda pengenal yang berada di baju mayat pria itu, dan bertuliskan 'Kazuki Miyamura'. Aku tertegun dan juga terkejut, sama sekali tidak bisa berbicara mulutku sudah tertutup rapat.
"Kakek!" Nama itu adalah nama Kakekku, pemimpin keluarga bangsawan Kazuki, Kazuki Miyamura. Seorang Jendral besar di dunia dan ditakuti no.2 di bumi dan juga mendapatkan medali bintang lima. Yang dimana medali itu susah didapatkan, dan hanya beberapa saja yang memiliki medali itu.
Aku baru saja tahu, jika Kakekku ternyata berada disini dan...sudah meninggal, jadi ini adalah alasan dia menghilang saat itu. Selama satu tahun menghilang dari rumah tanpa diketahui, dan sekarang...."Anda sudah mati" Aku merasa sedih, satu-satunya orang yang paling menyayangiku dan memiliki sifat penyayang, mudah tersenyum, dan mudah bercanda gurau.
"Pahlawan Leroisius, Kazuki Miyamura...Anda telah berjuang besar untuk dunia dan dunia sebelumnya" Yah Kakekku adalah Pahlawan Leroisius, nama tokoh pahlawan yang sering aku tonton di televisi. Kenapa aku baru menyadari hal itu? Haha...sungguh bodohnya diriku.
__ADS_1
"Ehkmm, halo-halo" Suara seorang pria muda masuk ke telingaku, aku melihat ke arah suara itu dan terlihat hologram berwarna biru berdiri di belakang mayat Kakekku. "Oh sepertinya sudah ada yang menyentuh mayatku yah? Haha...pasti bau yah?"
"Jika ada yang menyentuhnya, berarti dia adalah penerus ku. Tapi aku ingin tahu siapa anak kecil yang menyentuh Mayatku ini?" Aku...aku, aku sama sekali tidak bisa berkata-kata lagi. Air mataku yang tadi tidak ingin keluar ternyata sudah membendung di mataku.
"Kazuki Satoru, itu namaku" Tidak ada jawaban..."Baiklah Kazuki Satoru...mmm, namamu mirip seperti cucuku, haha... kayaknya aku merindukan cucuku di dunia lain" Apa kakek tidak sadar? Aku ini cucumu, yang sekarang ini berdiri di hadapanmu!.
"Apa kau berasal dari dunia lain juga?"
"Apa kau juga terpanggil sepertiku?"
"Apa kau lahir menjadi seorang bayi?"
"Apa kau....
.....
.....
.....
"Apa kau cucuku?"
__ADS_1