Darkness Inside Me

Darkness Inside Me
Episode. 34


__ADS_3

+21🔥


Satoru bangkit dari duduknya dan mendekati gadis yang pendek darinya itu, dia menari bersama gadis itu. Bergerak dengan indah, dan diakhiri dengan sebuah pelukan dan juga nafas yang terengah-engah. Wajah mereka sangat dekat hingga bisa merasakan nafas satu sama lain, aroma yang harum tercium di hidung si gadis. Aroma harum tubuh Satoru sangat memikat dirinya, tatapan tajam menatap ke mata merah Ruby tersebut. "Kau sangat cantik" Satu ciuman mendarat di bibir si gadis.


"Siapa namamu Cantik?" Satoru melepaskan ciumannya setelah berciuman selama 5 menit, bibir manis dan lembut entah kenapa membuat Satoru menggila saat menciumnya. "So_Sonya~" Gadis cantik itu mengambil nafas sebanyak mungkin. Dia merasa sangat tidak rela saat ciuman tadi dilepaskan, "Malam ini aku ingin sebuah hiburan darimu"


Satoru mengangkat sudut bibirnya, dan membentuk sebuah senyuman yang mempesona siapa saja. Satoru mengangkat gadis itu di dalam pelukannya, gadis itu sendiri memeluk Satoru seperti seorang Koala yang tidak ingin lepas dari pasangannya atau tempat tinggalnya.


Satoru merebahkan Sonya si gadis cantik di kasur yang membuat Satoru terpesona, Sonya hanya melingkarkan tangannya di leher Satoru. Sedangkan Satoru sendiri membuka satu-persatu kancing pakaiannya, dan memperlihatkan bidang dada yang kekar, perut yang berbentuk roti sobek yang indah. Usianya 16 tahun sama sekali tidak cocok dengan postur tubuh yang indah itu, dia seperti monster.


Malam yang penuh dengan *******, erangan, dan juga hantaman daging. Wajah Satoru memerah saat bermain, seperti orang yang mabuk tapi itu memang benar, Satoru mabuk saat ini. Gadis itu, Sonya terus mendesah dan sedikit mencakar punggung Satoru. Karena ini adalah pertama kalinya dia melakukan hal ini, sama seperti Satoru, keperjakaan telah dia berikan kepada gadis yang tidak dia kenal.


2 jam bermain, Satoru terus menyemburkan bibitnya di dalam goa Sonya, di dunia ini sama sekali tidak ada yang namanya (K). Jadi dia menembaknya saja di dalam, tanpa ada resiko apapun.


Satoru bangkit dari kasur setelah bermain, dia menatap gadis yang membuat dirinya terpesona dan jatuh cinta dalam pandangan pertama. Tapi dia masih mengingat statusnya yang begitu dicari-cari di seluruh kerajaan. Jadi Satoru memilih meninggalkan Sonya dan meninggalkan sebuah uang, dan juga surat.


Hari sudah tengah malam, Satoru telah pergi meninggalkan Sonya dan tidak bertanggung jawab terhadapnya. Sebenarnya dia ingin bertanggung jawab, tapi karena dirinya buronan maka akan membahayakan hidup gadis itu. Satoru sudah berada di depan sebuah pintu ruangan yang ingin dia masuki,


Tanpa basa-basi, dia menendang pintu itu dengan keras dan penampakan seorang pria sedang mencambuk 3 wanita secara bersamaan. Dia memakai sebuah topeng seperti Satoru, dia terus tertawa dan berkata "Teruslah berteriak dan menangis!! Itu membuatku sangat terangsang!"


Satoru memandang targetnya itu dengan tatapan jijik dan juga merendahkan. Dia melihat sekitar ruangan, dan banyak pria yang sedang melakukan kuda-kudaan di sembarang tempat. "Beruntung Sonya tidak di ambil olehnya" Gumam Satoru mengeluarkan kedua belatinya.

__ADS_1



*Note : Sesuai Nama Mereka, Yami Yang Artinya Hitam, Dan Shiro Artinya Putih


"«Dark Magic, Soul Eater»" Tubuh Satoru perlahan menjadi partikel-partikel kecil yang berwarna hitam, partikel-partikel itu melesat menuju arah si pria yang menjadi target Satoru.


>Sring!!


Tubuh Satoru kembali normal, dan kepala dari targetnya menjadi setengah, dia juga memotong setengah dari kedua lengannya itu. Dalam sekejap dia telah mati, mata Satoru menjadi bersinar berwarna ungu, yang tandanya Satoru telah menggunakan Magic Core Darkness.


Satoru kembali memecah dirinya, dan membunuh setiap orang yang ada di ruangan ini. Satoru memenggal, menusuk, menguliti, dan bahkan menjadi sebuah dadu. Dan orang terakhir, Satoru muncul di atasnya dan menusuk kedua mata orang tersebut dan mencabut kedua mata itu.


Satoru turun di belakang orang itu dan menusuk tenggorokannya dari belakang. Kemudian dia berjalan ke arah depan dan membelah mukanya seperti X, dan terakhir dia menusuk jantung orang itu dan tangannya juga menusuk dadanya, hingga gerakan terakhir dia menghancurkan jantung itu dari dalam tubuhnya.


*Note : Canda Doang


"Misi kali ini telah selesai, aku harus kembali kepada Amira. Sepertinya sesuatu terjadi padanya" Satoru bergumam, dan pergi dari rumah Bordir tersebut, dia masih mengingat Sonya yang masih tertidur nyenyak.


Sesampainya di penginapan dimana dia dan Amira menginap, Satoru berjalan menuju lantai VIP dan sampai di depan pintu. Terlihat bayangan Satoru sedang memegang kepala seseorang, dan masih banyak lagi mayat-mayat dekat kamarnya itu, "Kerja bagus, sekarang kembalilah" Satoru menepuk pundak bayangan itu, dan secara bersamaan bayangan itu menghilang.


>Ceklek!

__ADS_1


Satoru pelan-pelan membuka pintu, dia tidak ingin membangunkan Amira yang sedang tertidur nyenyak. Dan saat melihat ke kasur, Amira masih tertidur dengan nyenyak dan dia juga mengigau tidak jelas. Satoru melepaskan seluruh pakaiannya, dan menggantinya dengan yang baru, kemudian tidur di sebelah Amira.


The Next Day


POV' Sonya Angelina


Aku perlahan bangun dari tidurku, dan meninggalkan mimpi indahku. Semalam aku sudah memberikan milikku kepada pria yang tidak kukenal, tapi yang pasti pria itu sangatlah tampan dan juga mempesona.


Kalo dilihat dari penampilannya, dia sepertinya seorang bangsawan, dan aku tidak pernah melihat lambang Bangsawan nya tadi malam. Tapi…pandangannya itu sangat membuatku malu, aku menjadi jatuh cinta dengan tatapan dan aroma tubuhnya yang harum.


Aku meregangkan tubuhku yang rasanya sangat remuk seperti ditindih oleh batu, dan milikku sangat berdenyut-denyut.


Aku meraba-raba sampingku, dan aku langsung melihat ke arah samping. Pri_pria itu telah pergi,… aku meneteskan air mataku dari sudut mataku. Kenapa dia pergi begitu saja? Hiks…hiks!


Aku terus menangis selama 1 jam, setelah berhenti menangis. Tetapi hatiku terasa sakit dengan perginya dia, aku berjalan menuju kamar mandi di ruangan ini. Beberapa saat aku setelah mandi, aku keluar dari kamar mandi dan melihat sebuah kantong dan kertas.


Aku tertatih-tatih berjalan menuju meja dimana kantong dan kertas itu berada, aku mengambil terlebih dahulu kantong itu dan terasa sangat berat. Aku menebak jika itu uang, tanpa sadar aku meneteskan air mata lagi. Pandanganku teralih ke kertas yang ditindih kantong tadi, aku mengambil kertas itu dan melihat sebuah tulisan dan juga cincin yang indah.


......Sonya, maaf karena aku meninggalkanmu malam tadi. Sebenarnya aku ingin bertanggung jawab kepadamu, malam tadi aku sedang menjalankan sebuah misi yang diperintahkan oleh Pimpinanku. Dan…disaat kau mengambil cincin dan uang itu, aku ingin kau berhenti bekerja dari rumah L*knat itu, cincin itu adalah sebuah Alat Sihir yang dimana aku akan terus mengawasimu dari kejauhan. Aku memberikan mu cincin itu, karena aku ingin melindungimu dari musuh-musuhku. Juga aku jatuh cinta pada pandangan pertama kepadamu, di saat waktu yang tepat, aku akan mengunjungimu.......


^^^Salam dari Kazuki Satoru^^^

__ADS_1


*Note : Jika Kalian Kenapa Bertanya Romantisnya Sudah Muncul? Itu Awal Saja, Kisah Romantisnya Masih Sangat Jauh, Jadi Jangan Protes. Bye Selamat Membaca!


__ADS_2