Debby'S Love Journey

Debby'S Love Journey
Ep 20


__ADS_3

sore ini seorang pemuda memandang ke arah pintu yang berwarna coklat tua di depannya, ingin memastikan bahwa yang di dalam baik baik saja atau tidak sehingga ia tidak masuk ke sekolah hari ini. namun egonya terlalu tinggi, ia lebih memilih pergi masuk ke apartemennya.


handphone nya bergetar sedari tadi di atas meja, banyak sekali notifikasi bermunculan yang berasal dari forum sekolah nya.


"benarkah David Beckham yang akan menjadi perwakilan sekolah kita?".


"ia benar aku dengar dengar dia sudah beberapa kali memenangkan olimpiade challenge cup seperti ini sebelumnya mewakili sekolah nya dulu.


"wah selain tampan ternyata dia sangat jenius juga. aku jadi tambah menyukainya".


"aku yakin jika dirinya akan menang lagi tahun ini dan akan mengharumkan nama sekolah kita".


seperti itulah kata-kata mereka yang sangat berisik di forum sekolah bahkan masih banyak lagi. mereka tak henti hentinya membicarakan tentang David hingga namanya jadi trending topik disana.

__ADS_1


tiba-tiba saja suara pintu terbuka. David keluar dari kamar mandi miliknya hanya dengan menggunakan handuk nya yang melekat di pinggang dengan panjangnya di atas lutut. ia tampak sangat tampan saat tengah mengelap rambut nya yang basah, apa lagi bentuk perutnya yang kotak kotak itu terpampang jelas.


pemuda itu mengambil handphone nya dan membuka notifikasi sebelumnya. "ternyata tentang challenge cup ini lagi" batinnya melihat namanya terpampang jelas sebagai perwakilan sekolah nya yang akan mengikuti ajang challenge cup tahun ini.


ia duduk di tepian ranjang nya mengeringkan rambutnya dengan handuk di tangan kanannya sedangkan tangan kirinya mengotak atik handphone nya.


"satu bulan lagi sudah sangat dekat" ujarnya.


David beranjak dari duduknya dan membuka lemari pakaian nya. ia mengenakan kaos putih polos dan celana yang berwarna hitam.


seorang pria dewasa tiba-tiba saja masuk kedalam kamar gadis itu yang tak sengaja mendengar suara keras berasal dari kamar anaknya. " ada apa sayang? kenapa kau membanting handphone yang baru ayah belikan kemarin? apa kau tidak menyukainya?" tanya seorang pria itu.


"ayah" rengek keyla menghampiri ayahnya dan memeluknya erat. "ada apa?" pria itu mengelus rambut coklat anak remaja nya dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


"kenapa ayah tidak memilih ku untuk menjadi perwakilan sekolah mengikuti ajang challenge cup itu?" gerutunya dengan menggembungkan pipinya.


"maafkan ayah tapi ini semua sudah di sepakati oleh semua dewan guru dan juga pak Lewis sebagai ketua yayasan".


"emmz ya sudah jika begitu tidak apa-apa yang penting tidak wanita itu yang ikut serta" keyla melepaskan pelukan nya. "wanita itu? siapa?" herannya.


"itu loh yah Debby sialan itu! dia selalu saja lebih unggul dari ku!"gerutunya kesal. "Debby? bukankah itu adalah anak nya pak Lewis?" tanyanya menyakinkan.


"benar aku tidak mau melihatnya lagi di kelas ku yah! keluarkan saja dia dari SMA Scarlett ya yah" rengek keyla.


pria dewasa itu menghela nafasnya berat, ia menggeleng cepat. baru kali ini ia tidak bisa memenuhi keinginan anaknya. ia tidak bisa berbuat apa-apa karena kekuasaan ayahnya lah yang membuat nya gentar.


"tidak bisa,kamu tahu sendiri siapa ayahnya. ayah tidak bisa selalu bermain main dengan nya sudah cukup ayah melakukan hal yang sangat fatal sebelumnya untuk mu!"

__ADS_1


"bukankah itu faktor tidak ke sengajaan yah ?" cicit Keyla menunduk. "ketidak sengajaan atau sengaja itu semua sama saja! kejahatan tetaplah kejahatan!" tuturnya menahan amarahnya.


Keyla bungkam tidak bisa berkata apa-apa lagi selain diam. baginya kemarahan ayahnya ini sangat menakutkan jika terus saja berlanjut.


__ADS_2