
wanita cantik 360 derajat merupakan wanita yang sangat sempurna dari segala sudut. mata tenang, hidung mancung, bibir yang tak terlalu tebal dengan warna merah muda alami nya memamerkan visual yang tak tertandingi.
ia tertidur sangat pulas nya, hingga ia tak menyadari bahwa hari sudah semakin siang. wanita yang kerap di sapa Debby ini nampaknya sangat kelelahan akibat kejadian semalam. semua itu terlihat dari gaya tidurnya yang sangat berantakan.
tak hanya itu, suara alarm Debby sudah berbunyi tak henti hentinya sedari tadi, namun wanita cantik itu nampaknya tak terusik sedikit pun dan tetap melanjutkan tidurnya. butuh beberapa waktu untuk nya bangun dari tidur panjangnya.
"ugh.." setelah sekian lama alarm nya berbunyi, Debby akhirnya terbangun juga dari tidurnya. dengan mata yang masih tertutup ia memaksakan diri nya untuk duduk dan meraba-raba kan tangan nya ke atas nakas untuk mematikan alarm yang membuatnya terusik.
jujur saja saat ini Debby merasa masih sangat mengantuk. ingin rasanya ia merebahkan tubuhnya kembali ke kasur nya dan kembali melanjutkan mimpi indah yang tertunda sebelumnya. namun terlintas di benak nya jika hari ini akan ada ulangan dari pak budi guru killer yang paling di takuti di sekolah nya.
Debby membuka matanya yang terpejam. kedua manik matanya tertuju pada jam yang berada di nakas yang telah menunjukkan pukul setengah delapan. membuat matanya membulat sempurna Dengan mulut yang tengangah.
"Astaga setengah delapan!! bagaimana ini dua puluh menit lagi pelajaran pak budi akan segera di mulai!!".
Debby bergegas berlari menuju ke kamar mandi nya sembari membawa pakaian seragam nya. ia hanya membasuh wajahnya dan langsung mengganti pakaian yang ia kenakan dengan seragam sekolah nya.
Tak lama kemudian akhirnya wanita cantik itu keluar dari kamar mandinya dan mengambil ransel nya yang terletak di sebuah kursi dan berlari cepat menuju ke luar apartemen miliknya.
dengan menggunakan ojek di ujung gang Debby akhirnya bisa sampai tepat waktu di sekolah nya yakni SMA Scarlett. SMA yang paling tinggi ratingnya di kota Z. tak sampai di situ saja perjuangan Debby kini kembali di uji oleh Suara bel masuk yang sudah berbunyi. padahal baru saja ia menginjakkan kakinya di depan gerbang SMA nya tersebut.
__ADS_1
Debby berlari dari lantai satu menuju ke lantai tiga dimana kelasnya berada dengan melewati anak tangga. sesampainya di kelasnya yaitu kelas 11 MIPA 1, ia melihat suasana di sana sudah cukup sunyi. Debby memberanikan diri untuk membuka pintu dan alangkah terkejutnya ia setelah melihat pak budi sudah berada di sana sedang membagikan selebaran kertas ulangan harian.
"kenapa bapak kaca mata itu cepat sekali datang nya" gerutunya kesal.
Debby mengendap ngendap masuk kedalam kelas menuju tempat duduknya yang berada di urutan kedua dekat dengan pintu."untung saja bapak mata empat itu tidak menyadari kedatangan ku" batin Debby merasa senang dan duduk dengan tenang di bangku nya.
"yang baru saja datang silahkan berdiri di depan!!" ucap seseorang mengagetkan Debby, siapa lagi kalau bukan pak budi guru sejarah yang paling galak di SMA Scarlett.
"huh.." Debby menghela nafas panjang nya dan berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju depan kelas. "Debby!! kenapa kamu sekarang sering kali telat di mata pelajaran saya!!?" tegas pak budi.
"s..saya kesiangan pak" jawab Debby gugup.
"masuk!!" suara itu terlontar sangat tegas keluar dari mulut pak budi."dan buat kamu Debby silahkan kamu duduk di bangku kamu dan kerjakan soal yang telah saya berikan, kali ini kamu saya maafkan!!".
"terimakasih pak" Debby berjalan kembali menuju tempat duduknya dan dengan segera mengeluarkan alat tulis nya untuk mengisi soal soal.
masih di tempat yang sama, pintu yang semula tertutup perlahan lahan terbuka. di balik pintu itu muncullah seorang pria tampan dengan pakaian seragam yang sangat rapi.
semua siswa siswi memandang ke arah nya termasuk Debby. visual nya sangat lah memukau hingga menyebabkan semua orang di sana tercengang. namun tak lama suara lantang pak Budi menyadarkan mereka.
__ADS_1
"oh ternyata kau sudah datang? baiklah silahkan perkenalkan dirimu".
"perkenalkan nama saya David Beckham. saya murid pertukaran dari SMA Galaxy" ucap laki laki yang baru saja datang itu dengan nada datarnya.
semua nya hanya diam tak bersuara sedikit pun. mereka hanya mengangguk dan kembali melanjutkan tugas yang diberikan pak budi tadi.
sebenarnya kelas 11 MIPA 1 adalah kelas yang sangat asik dan juga ramai, namun karena adanya pak budi guru yang paling di takuti, mereka lebih memilih untuk diam dan tidak mengundang kemarahan beliau.
berbeda dengan Debby yang diam diam menatap lekat wajah pria yang tak asing itu. ia merasa bahwasanya pria itu mirip dengan seseorang yang ia temui di gang sempit tadi malam. walaupun disana gelap namun Debby bisa melihat dengan jelas wajah nya dan juga matanya yang tajam.
"baiklah! david kamu silahkan duduk di bangku pojok dekat dengan Debby" ujar pak budi sambil menunjuk ke arah Debby.
David menoleh ke arah yang telunjuk pak budi tuju hingga akhirnya pandangan nya bertemu dengan pandangan Debby dan terjadi lah kontak mata diantara mereka untuk beberapa saat."ck kenapa dia menatapku seperti itu?? pandangannya membuat jantung ku dalam masalah saja" gerutu Debby dalam hati sambil memalingkan wajahnya ke arah lain.
David mengangguk paham, ia berjalan menuju tempat duduknya melewati Debby yang masih memalingkan wajahnya malu. ia meletakkan tasnya di atas meja dan mengeluarkan buku beserta alat tulis nya.
"baiklah anak-anak silahkan lanjutkan pekerjaan kalian! selesai kan dengan benar! saya tidak ingin ada anak yang tidak lulus KKM! terutama buat kamu Debby!".
"ck menyebalkan" batin Debby merasa kesal. "untuk David kali ini kamu saya kasih kelonggaran. karena kamu murid baru, kamu bisa tidak ikut ulangan hari ini!".
__ADS_1
"saya ikut!" jawab David cepat."baiklah jika begitu ini soalnya".