Delisanya Abimanyu (Cinta & Harta)

Delisanya Abimanyu (Cinta & Harta)
Delisanya Abimanyu


__ADS_3

BAB 27 🌹


Abimanyu menatap wajah cantik Delisa yang terdiam dengan melebarkan bola matanya itu kearah Abimanyu karena terkejut mendengar ucapan Abimanyu.


" Hehehe...Kamu tambah cantik seperti itu Delisa.." Tegurnya membuyarkan Delisa dan Delisa pun kemudian memejamkan matanya sesaat menghela nafasnya dengan panjang.


" Kamu masih belum percaya dengan apa yang aku katakan? Aku tidak berbohong apa yang aku katakan tadi adalah benar, semua yang ada ini tidak penting yang penting itu adalah dirimu bagiku."


Delisa tidak bisa berbicara lagi dia hanya terdiam antara senang sedih dan gembira dia rasakan dia tidak bisa mengatakannya pada Abimanyu.


" Izinkan aku untuk mengetahui semuanya Kenapa kamu mengatakan itu semua padaku." Ucapnya begitu begitu saja kalimat itu keluar dari mulutnya.


Lagi-lagi Abimanyu hanya tersenyum.


" Aku akan mengatakan semuanya padamu." Ucap Abimanyu kemudian dia pun menceritakan perihal yang telah dia alami selama ini dan kebohongannya tentang kepura-puraannya menjadi lupa ingatan karena dia memang hanya ingin menjauh sementara waktu dari keluarga tirinya tersebut. Delisa terkejut tentang pengakuan Abimanyu setelah Abimanyu selesai menceritakannya semua pada Delisa antara percaya dan tidak Delisa terdiam sembari menatap ke arah Abimanyu.


Abimanyu tersenyum walau dia tahu Delisa merasa tidak percaya dengan apa yang dia katakan tersebut, Dia kemudian meraih tangan Delisa.


" Percaya padaku aku tidak bohong padamu, semuanya itu terjadi begitu saja di saat aku bertemu denganmu, karena aku yakin kamu adalah orang yang sangat baik dan maafkan aku karena aku sudah mengatakan kalau aku lupa ingatan dan tidak memiliki keluarga, aku memiliki keluarga tapi sudah aku ceritakan semuanya padamu."


Delisa hanya terdiam dia tidak menjawab apapun yang dikatakan oleh Abimanyu.


" Aku datang ke sini ingin mengatakan semuanya dan aku datang ke sini juga ingin mengakui kalau aku memang benar-benar menyukai kamu, kamu sangat berarti bagiku sejak pertama kali aku bertemu denganmu aku sudah menaruh hati padamu, tapi aku tidak tahu apakah rasa ini hanya aku rasakan sesaat saja, beberapa hari aku tidak bertemu denganmu kamu semakin bertahta di hatiku, izinkan aku untuk mengajakmu bersama tinggal denganku dan menjadikan statusmu sebagai istriku, Aku harap kamu tidak menolak diriku karena kalau seandainya kamu menolakku Aku tidak tahu apa yang terjadi denganku nantinya." Ucapnya sembari menatap lekat ke arah Delisa.


Delisa tidak kuat menatap tatapan mata tajam penuh kemesraan itu dari Abimanyu, Delisa pun hanya menundukkan kembali kepalanya dan refleks dia menarik tangannya dari genggaman Abimanyu, Abimanyu pun tersentak melihat sikap Delisa begitu saja berubah, Abimanyu sadar karena sudah lama dia tidak menemui Delisa semenjak dia memutuskan meninggalkan rumah Delisa saat itu.


" Delisa, Aku tahu kamu pasti tidak akan memaafkan aku, tapi aku tidak bisa lepas dari kamu. Karena aku sudah benar-benar mencintai kamu, ini ku akui di hadapan kamu karena aku tidak ingin kehilangan kamu." Ucap Abimanyu lagi-lagi membuat Delisa tidak percaya dengan ucapan Abimanyu, dia merasa seakan-akan bermimpi mendengar perkataan Abimanyu itu padanya.

__ADS_1


" Tolong tinggalkan aku sekarang, aku ingin sendiri saat ini." Ucap Delisa begitu saja membuat Abimanyu terperangah dengan ucapan Delisa itu, Abimanyu menghela nafasnya dengan dalam, dia memejamkan matanya sesaat kemudian dia tersenyum seakan-akan dia mengetahui isi hati Delisa.


" Baiklah, aku akan pergi dari rumahmu tapi aku tidak akan pergi dari hatimu, dan aku juga tidak bisa meninggalkan kamu begitu saja, aku akan memberi waktu padamu, kalau kamu memang mencintai aku dan menyayangi aku juga, kamu bisa katakan dengan Ranti." Ucap Abimanyu.


" Maksud kamu? Apa hubungannya dengan Ranti? kamu pasti akan tahu nantinya." Ucapnya.


Abimanyu pun kemudian berdiri dari duduknya. Namun Delisa tetap duduk dia tidak bergeming dari tempatnya semula.


" Baiklah Delisa, Aku pergi dulu ya, aku tunggu kamu menghubungi aku." Ucapnya kemudian melangkah meninggalkan Delisa, Delisa hanya menatap langkah demi langkah Abimanyu yang meninggalkannya itu, dia terlihat Abimanyu memasuki mobilnya beberapa saat kemudian mobil Abimanyu pun hilang dari tatapan mata Delisa.


" Siapanya Abimanyu wanita itu? Hemmm...Pasti itu kekasihnya, ini adalah kesempatan besarku hahahah." Ucap seseorang yang ada tidak jauh dari rumah Delisa sejak tadi dia mengikuti dan memperhatikan Abimanyu.


Delisa menghela nafasnya dengan panjang, dia kemudian menutupi wajahnya dengan kedua tangannya sembari bersuara.


" Bukan maksud aku menyuruh dia pergi, namun aku belum siap mengatakan iya untuk menjadi istrinya." Ucapnya kemudian dia membuka kedua tangannya tersebut dan menatap jauh keluar lagi-lagi dia menghela nafasnya dengan panjang.


" Hai Delisa!" Ucapnya.


Delisa pun menatap ke arah Ranti dia tersenyum, Ranti merasa heran dengan sahabatnya itu, kemudian dia pun masuk ke dalam rumah Delisa dan duduk di samping Delisa.


" Ada apa denganmu Del,?"


" Gaje baru saja pergi dari rumah ini." Ucap Delisa datar.


Mendengar ucapan sahabatnya itu dia pun langsung memindah posisi duduknya dan menatap ke arah Delisa.


" Kamu tidak bohong kan Delisa?"

__ADS_1


Delisa menganggukkan kepalanya.


" Terus kenapa dianya pergi.?"


Delisa hanya bisa menghela nafasnya dengan panjang.


" Gaje sebenarnya memiliki nama, Abimanyu Perwira Prakash, anak dari pengusaha terkenal yang pernah aku mengantar paket ke rumahnya, dia mengakui semuanya dan dia juga lupa ingatan hanya sandiwaranya saja, dia mengakui semua yang terjadi padanya." Ucap Delisa sembari menatap ke arah luar rumahnya tersebut, karena pintu rumahnya itu masih terbuka lebar.


" Kalau dia datang kenapa kamu terlihat sedih seperti ini, bukankah selama ini kamu mengharapkan dia ada menemui kamu, tapi di saat dia menemui kamu kenapa kamu sepertinya tidak senang seperti ini."


" Aku bukannya tidak senang, aku senang sekali tapi aku tidak tahu kenapa aku menyuruh dia untuk pergi dari rumahku, aku tidak percaya kalau Gaje mengatakan itu kepadaku."


" Mengatakan apa? Kamu cerita dong padaku."


" Dia mengatakan ingin mengajak aku tinggal bersama dengannya dan mengubah statusku sebagai istrinya."


" Ya Tuhan Delisa, itu artinya kamu sudah dilamar oleh Abimanyu, kamu seharusnya bersyukur dia lelaki yang kamu kenal sangat itu sangat sederhana, tapi ternyata memiliki semua yang diimpikan oleh wanita di luar sana. Bukan saja dia itu memiliki wajah yang tampan, kaya, mapan, namun dia memiliki hati yang menginginkan kamu sebagai istrinya, seharusnya kamu tidak mengusirnya dari rumah ini, dia sudah dari lama mencintai kamu."


Mendengar ucapan Ranti Delisa pun langsung menoleh ke arah sahabatnya tersebut.


" Kenapa kamu mengatakan itu pada ku, seakan-akan kamu mengetahui kalau Abimanyu itu memang sudah lama mencintai aku."


Ranti tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Aku sudah tahu dari dulu, dan aku juga sudah tahu sebelum kalau Abimanyu itu adalah Gaje dan Gaje itu adalah Abimanyu, dan aku juga tahu kalau dia itu adalah seorang konglomerat dia adalah pewaris tunggal dari keluarga Prakash, namun aku tidak bisa mengatakan semuanya itu kepadamu, karena...." Ranti menggantung kalimatnya....


" Karena apa? Kenapa kamu menggantung kalimat kamu, Teruskanlah, katakan padaku, Aku ini sahabat kamu."

__ADS_1


Ranti hanya Menghela nafasnya dengan panjang.


__ADS_2