Denyut Jantungku

Denyut Jantungku
Sekretaris Baru


__ADS_3

Pagi ini edward di buat kelimpungan oleh Azura. Pasalnya sekretaris yang di kirim untuk dia menelpon bahwa azura akan menggantikannya. Angel menelponnya dalam keadaan tak pas membuat mood edward berantakan pagi ini. Diapun bergegas meninggalkan apartemen dengan perasaan kesal.


Di perusahaan Azura ...


" Angel ... Maafkan aku harus memposisikanmu menjadi kepala devisi karena aku ingin berganti sekretaris," ucapnya membuat angel menatap azura yang ada di hadapannya.


" Tapi nona ... Saya tidak ingin menjadi kepala Devisi," jawabnya dengan lolos begitu saja. Karena angel tahu azura orang baik.


" Aku memang mencari sekretaris yang tepat adalah dirimu. Tapi saat ini aku membutuhkan adikku di perusahaan," jawabnya jujur. Angel menghela nafas tak mungkin dia berdebat dengan atasannya.


" Baiklah nona ... ," jawab angel sambil undur diri ruangannya.


Maafkan aku ngel ... Sebenarnya kerjamu bagus tapi aku tidak ingin di nikahi edward sehingga aku butuh adikku untuk mendampingi.


Di depan perusahaan ...


Bugh ...


Edward di tabrak seorang gadis. Eiiitsss salah seorang istri soang. Hahahah. Mata melengnya si rachel kumat. Jiwa cerobohnya kembali meronta-ronta di saat berada di luar markas suaminya.


" Bisa tidak jalan dengan benar???" tanya edward sambil mengibas jasnya. Rachel jadi menganga tak ayal dia menendang kaki edward.

__ADS_1


" Sombong ya loh! Sialan ... Dukk," Rachel nyelonong masuk begitu saja tanpa melihat kembali wajah edward.


Kenapa aku seperti mengenalnya ya. Abaikan saja mungkin wajahnya itu sangat pasaran sekali. Sampai-sampai aku terlihat pernah mengenalnya. Batinnya sambil masuk ke lobi untuk bertemu kakaknya itu.


Gadis tengil! Udah salah masih aja gak ngucapin maaf malah nendang kaki. Kalau gak karena harga diri gue. Udah habis loh tadi gue lempar ke jalanan depan. Emosi Edward sambil masuk.


Dia ingin menemui Azura yang memindah tugaskan angeo di devisi lain. Karena bagi edward angel adalah sekretaris paling kompeten. Kenapa harus menggantinya dengaj yang lain. Bisa-bisa merosot perusahaan ini jika di gantikan orang lain yang belum ketahuan bibit bebet dan bobotnya.


" Azura ada di dalam??" tanya edward pada petugas resepsionis.


" Ada pak edward tetapi baru saja ada tamunya," jawabnya dengan tersenyum.


Akses bagi edward memang sangatlah muda untuk menemui azura karena selama ini dialah penopang perusahaan ini. Wajar jika perannya penting di sini. Sejenak edward ingin melupakan masalah tentang Reyhan dan khansa. Dia ingin fokus dulu pada azura yang sulit sekali di takhlukan.


Ketika berada di ruang sekretaris ...


" Ngel ... Bagaimana? Apa alasannya?" tanya edward tanpa basa basi.


" Tuan ... Sudah saya tanyakan. Dia ingin bersama adiknya," jawab angel dengan berdiri dan menunduk sebagai rasa hormat.


" Hanya itu????? Benar-benar tidak masuk akal. Apa dia tak memikirkan kemajuan perusahaan ini.? Apakah adiknya itu mampu menggantikanmu," kesal edward yang merasa hanya di permainkan oleh azura. Seharusnya azura juga melaporkan jika ingin mengganti angel.

__ADS_1


" Tuan baru saja adiknya datang!" seru angel.


" Oh ... Sudah datang. Boleh kali ya aku masuk?," geram edward. Namun angel melarangnya.


" Jangan Tuan ... Kurang sopan. Bersabarlah sebentar!" seru angel memperingati tuannya yang nampak emosi itu.


1 jam berlalu edward nampak tak sabar dia pun menelpon azura tak kunjung di jawab. Akhirnya dengan keputusan final dia pun masuk ke ruangan azura tanpa aba-aba dan angel sudah tak bisa melarang saat ini.


Di dalam ...


" Posisi angel sangat penting chel. Kamu harus bisa menggantikan pekerjaan sekretaris dengan baik. Paham?" ujar azura memperingati adik suaminya itu.


" Baik .....la ... " baru saja rachel menjawab namun suara lantang dari belakang menggema di seluruh ruangan azura. Akhirnya mereka berdua menoleh dengan cepat.


" Mana sekretaris baru yang kamu pilih??? Apakah gadis tengil yang tidak tahu sopan santun seperti dia yang akan mendampingi perusahaanmu. Yang benar saja azura!!! Kau meledekku saat ini dengan mengganti angel dengan perempuan macam dia???" ucapan edward membuat azura tak menyangka dan rachel berada di sana mengepalkan tangannya. Laki-laki ini benar-benar merusak moodnya sekarang.


Oh ... Jadi dia edward. Sinting ya tuh orang udah gak tampan amat mau nyamber kakak ipar gue. Awas aja loh ya gue patahin tuh kaki sama tongkat sakti loh. Dasar laki nyebelin gara-gara loh gue jadi di buat gak tenang. Gerutunya dengan hati yang berasa kayak di kobaran api di hina terang-terangan di hadapan azura kakak sekaligus mantan suaminya. Mampus gak tuh malunya.


Hening.


Wah, jangan lupa di likeee ya! Hujan-hujan gini udah aku hadiahin satu bab ini untuk kalian para pembaca semoga sukaaaaa ya. Maksihhhhh jangan lupa vote dan dukungannya..

__ADS_1


__ADS_2