
Semenjak kejadian malam itu. Baik Reyhan maupun edward sama-sama berupaya untuk mengambalikan saham kampus atas nama keluarga Reyhan. Upaya edward membuahkan hasil dan akhirnya saham itu sudah berhasil berpindah tangan pada keluarga Reyhan.
Di sudut ruangan pemegang saham pada sebuah Rapat. Nampak berdebatan yang sangat Alot.
" Kamu tidak bisa sembarangan memindah saham anak muda!" seru Ayah khansa dengan murka dan merah padam.
" Lalu?" tanya edward dengan santainya.
" Jangan memgambil saham yang bukan hakmu!" seru ayah khansa lantang. Edward tersenyum sinis sambil bertepuk tangan.
Prok. Prok. Prok.
" Semua orang tahu bahwa kamu bukanlah pemilik saham yang asli tuan," jawabnya dengan mencibir. Ayah khansa nampak mengepalkan tangannya saat edward mencoba mempermalukan dirinya di hadapan semua pemilik saham.
" Kamu tidak tahu asalnya tuan edward jadi ku harap berhentilah berceloteh," ucapnya dengan kesal. Edward tak menanggapinya lagi. Dia melirik pengacara yang turut andil menghadiri acara pertemuan pemegang saham yang dia anggap paripurna. Tanpa menjawab ayah khansa edward segera berdiri dan membenahi jasnya dan mengatakan seauatu yany membuat ayah khansa tersentak.
" Tanda tangani semuanya dan kirim segera ke kantorku!!" serunya dengan nada tegas tanpa basa basi. Edward pun melangkahkan kakinya tanpa ada beban sedikit pun. Ada rasa puas di hatinya memgacaukan hidup seseorang.
Itulah sebabnya kamu sudah bermain-main denganku tua bangka! Sudah membuat dia menangis. Batin edward geram.
Saat edward berjalan menyusuri kampus milik sahabatnya ini. Dia melihya seorang perempuan yang berjalan setengah berlari ke arahnya. Ya, dia melihat sosok khansa kini berada di hadapannya. Perempuan yang pernah dia tiduri secara tidak sengaja karena obat laknat itu.
" Edward!" serunya sambil menarik tangan edward dengan kasar. Tatapan mata elang edward membuat khansa kian menatapnya.
" Ada apa lagi? Kita sudah tidak ada urusan semenjak hari itu," jawab edward dengan dingin.
" Nikahi aku! Maka aku akan menceraikan Reyhan agar kembali pada istrimu itu," ucapya membuat Edward melongo. Gadis gila ini berulah lagi.
" Gila! Siapa yang mau menikahimu hah? Kamu sendiri yang telah menyingkirkan benihku khansa! Dan itu artinya kamu telah membuat perhitungan dengan kehidupanku," jawab edward kesal.
Flash back On ...
__ADS_1
Di sebuah rumah sakit Zura melihat khansa berada di dalam ruangan dokter kandungan. Samar-samar zura mendengarkan bahwa dia belum siap hamil dan meminta bantuan pada dokter kandungan itu. Dan di siap menggugurkannya.
" Ed ... Khansa hamil? Apakah itu berarti anak mas Reyhan?" tanya zura dalam sambungan seluler.
Deg.
Edward belum sanggup menjawab beberapa saat perkataan zura. Itu artinya bayi dalam kandungan khansa adalah benih yang tak sengaja dia tabur malam itu.
" Tidak mungkin zura. Suamimu belum menyentuhnya! Itu artinya dia hamil dengan orang lain," jawabnya dengan bingung.
Edward yang mendnegar berita kehamilan khansa benar-benar di buat kalut. Dia merasa harus menemui gadis itu untuk bertanggung jawab atas dirinya. Biarlah Reyhan membunuhnya daripada dia menyesal seumur hidup dengan mengabaikan gadis gila itu.
Ting. ( Nothif masuk)
" Temui aku di taman kota dekat patung air," pesan itu di baca oleh khansa.
" Untuk apa lagi ed?!" tanyanya singkat.
" Jangan membantah aku tunggu 20 menit dari sekarang," jawabnya dengan sedikit mengancam khansa.
Sesampainya di taman ...
" Ada apa?" tanya khansa ketus sekali. Jijik sekali rasanya edward jika harus mengiba di hadapannya. Tapi jika tidak demi keturunannya ogah edward berbicara pada gadis di hadapannya ini.
" Menikahlah denganku ceraikan Reyhan," jawab edward singkat padat jelas. Karena hanya itu tujuannya tidak ada yang lain saat ini.
" Kamu gila ya ed!!!! Untuk apa aku menikah denganmu," jawab khansa dengan marah sekali.
" Demi janin yang kamu kandung khansa!!" serunya. Khansa jadi melotot karena edward tahu akan kehamilannya saat ini.
" Jangan bercanda kamu ed! Anak siapa yang kamu maksud??" sangkal khansa dengan malaas.
" Sa ... Jika kamu mempersulitku maka aku akan jujur pada temanku itu saat ini juga," ancam edward. Khansa kini menatap nyalang ke arah edward.
__ADS_1
" Anakmu sudah tidak berada dalam rahimku. Maafkan aku karena dia bukan yang aku inginkan," jawabnya sambio menatap edward yang nampak murka.
" Khansa!!!!! Kau tidak berhak mengakhiri hidupnya yang bahkan belum dia mulai!" murka edward dengan suara nyaris berteriak dengan otot -otot penuh amarah itu.
" Sudah ku katakan kita selesai pada saat pagi datang! Jadi jangan berharap aku membiarkan janin siapapun di rahimku kecuali keturunan Reyhan," amarah khansa pun dia tunjukkan tanpa ada keraguan sedikit pun.
" Khansa!! Kau keteralaluan ... Baiklah jika itu maumu maka dari saat ini jangan pernah memintaku untuk menikahimu!!! Camkan baik-baik ... Dan kamu harus menikmati hukumanu karena telah membunuh anakku khansa. Kau takkan pernah berkesempatan menjadi seorang ibu!!! Kau bahkan tidak memiliki jiwa itu," marah Reyhan dan meninggalkan khansa sambil mematung.
Flash back Off.
" Ed ... Maafkan aku kala itu please!!! Sekarang ku mohon ... " pinya khansa dengan mengiba.
" Jangan bermimpi khansa itu bahkan tidak akan pernah terjadi," bentak Edward. Nampak khansa menyeringai.
" Ayolah ed!!! Kau sahabat Reyhan bukan ? Pasti kamu ingun membantunya kan??? Katakan saja padaku," sombong khansa.
" Lupakan saja! Aku sama sekali tidak tertarik. Sekian terima kasih," jawabnya mencibir.
Dengan langkah tegas edward berjalan menjauh dari khansa. Gadis itu melongo tak percaya dengan sikap edward. Sebelum sampai menutuo pintuk Edward kembali menegaskan.
" Jangan pernah memintaku untuk kembali menikahimu!!! Itu semua omong kosong. Paham," ucapnya sambil berlalu dari sana. Khansa nampak mengepalkan tangannya.
...----------------...
" Bagaimana Sa? Aku butuh dukunganmu saat ini. Apakah tuan edward itu mau memberikan sahamnya kembali. Please," ucap sang papa.
" Berhentilah memohon pa! Kali ini dia sudah pergi dari sini. Dia terlihat marah dan sangat kecewa pada khansa," jawabnya kemudian pergi dari sana tanpa berpamitan pada sang papa.
Gadis itu apa benar dia putriku???? Kenapa dia bodoh sekali. Rugi aku membawanya bersamaku. Aku bisa rugi dua kali lipat jika seperti ini. Hah ... Khansa itu benar-benar menyebalkan sama seperti ibunya. Tidak berguna. Batin sang papa terlihat sangat marah sekali pada gadis itu.
Sedangkan di perjalanan menuju rumah ...
Siapa dia ingin menikah denganku??? Dasar gadis rubah maka jangan harap saat ini aku mau menikahi. Itu adalah hal bodoh yang paling aku lakukan di sepanjang jalan. Cibirnya dengan sangat kesal. Sangat.
__ADS_1
Sesampainya edward di rumah adelia sambil membawa pesanannya. Edward mencoba berbagai banyak hal agar dia kembali ceria. Edward pun malam ini terlihat berbeda yang biasanya segera menyimak minat sangat romantis. Dengan telatennya edward mengurusnya dan pagi ini dia membawakan buket bunga mawar sangat indah.
Likeeeeee