Denyut Jantungku

Denyut Jantungku
Rencananya


__ADS_3

Mereka berdua bergegas ke kamar Reyhan dan Azura. Rachel melangkah lebih dulu karena harus memberikan pakaian kakak iparnya.


Tok. Tok. Tok.


Azura segera membukakan pintu kamarnya. Ada seseorang yang mengetuk pintu kembali dan semoga itu bukanlah edward. Saat dia membuka pintu kamar.


" Kalian???" kaget azura. Kemudian tangan Rachel membekap azura dan membawanya masuk.


" Sssstttttt .... Udah jangan ramai kak," bisiknya membawa azura masuk dan azura yang memakai mukena jadi di tertawakan oleh Dzul. Pasalnya istrinya itu keterlaluan azura tak di berikan baju normal sama sekali.


" Kenapa kalian bisa tahu??? Ini rencana siapa?" pertanyaan azura membuat rachel nyengir.


" Kak ... Please! Ini bukan rencanaku. Dia! Ini rencananya. Tapi bajunya aku yang siapin sorry yaaa!" pinta rachel sambil memegang kedua telinganya. Dzul hanya menggeleng sambil tersenyum. Tapi azura malah memeluk adik Reyhan itu.


" Thank you chel," bisiknya sambil melo.


Saat drama indosiar itu baru di mulai tiba-tiba Reyhan keluar dengan hanya memakai handuk sebatas pinggang. Otomatis saja Dzul menutup mata istrinya.


" Kau yang benar saja pak dosen bertelanjang dada di depan istriku. Sudah bagus udah aku kasih suprise!" omel Dzul sambil memegang kedua mata rachel agar tak melihat dada polos kakaknya itu.


" Ck. Kau lupa dia itu adikku Dzul!" serunya.


" Lupakan! Pakailah pakaianmu itu. Kalian senang aku di tinggal tidur begitu saja. Nasib!" keluhnya membuat Reyhan tertawa sambil berpakaian.


" Kau ini! Jangan membuka aib dong mas," protes rachel.

__ADS_1


" Aku protes pada kakakmu! Sudah di kasih ganti rugi dirimu masih saja rugi sampai detik ini tak hisa di pakai," gerutunya.


" Chel ....," panggil kakaknya yang sudah memakai pakaian.


" Rachel takut kak ... Lihat saja noh badannya udah gede gitu apalagi i ...." belum selesai ngomong udah di bekap sama dzul.


" Udah ah ... Jangan berantem dulu. Ini gimana ceritanya? Aku harus kemana ntar bingung kalau si khansa dateng," tanya azura dengan menatap keduanya. Dzul mengangguk paham.


Dia pun mengutarakan niatnya pada Reyhan dan Azura. Mereka pun paham dan mengangguk pada Dzul. Reyhan pun menatap mesra istrinya.


" Sayang ... Thank you! Sampai ketemu nanti malam. Mas pergi ke kamar khansa," ucap Reyhan sambil membelai wajah istrinya. Dia pun mengecup dahi,pipi, hidung terakhir bibir istrinya.


Cup.


" Hati- hati mas! Love you ... " jawabnya sambil tersenyum. Reyhan mengangguk paham.


" Ya ... Mata gue ternoda nih kak! Gimana sih rasanya," goda Rachel yang melihat kakak dan kakak iparnya saling romantis gitu.


" Makanya suami jangan di anggurin. Di pake mesra-mesra gitu kek," protes Dzul membuat rachel dan Azura melongo. Dzul pun keluar dari sana. Azura mengkode agar segera mengejar suaminya itu.


" Duluan kak!" serunya dengan berlari mendekat ke arah Dzul.


Di sisi lain ...


" Dari mana saja??" tanya Reyhan pada khansa.

__ADS_1


" Kok kamu sudah di kamar sayang?" tanya khansa.


" Di tanya itu di jawab darimana?" tanya Reyhan dengan dinginnya. " Apakah menemui sahabatku itu di taman?" tanya Reyhan penuh selidik. Karena tadi dia melihat sekilas Edward bersamanya.


" A.. Ku memang ke taman. Tapi untuk sahabatmu itu tadi tak sengaja lewat dan aku bertanya tentangmu yang tak kunjung datang," jawab Khansa jujur akan hal ini. Tapi jujur sjaa Reyhan ada yang aneh dengan sikap khansa jika saat bersama edward.


Ada apa dengan kaliam sebenarnya??? Ada yang aneh dan aku merasa kalian bukan orang asing sedangkan dia dan edward saja baru bertemu beberapa hari lalu. Batin Reyhan merasa ada yang janggal dengan hubungan keduanya.


" Terserah kau saja!!!!" seru Reyhan dengan ketus dan berjalan masuk ke kamar mandi. " Bersiaplah jika ingin jalan-jalan!" seru Reyhan sebeluk masuk kamar mandi.


Senyum cantik terbit di wajah khansa kali ini.


" Oke sayang!" serunya dengan bahagia.


.


Yeah ... Baru up. Sorry kemarin libur yaaaaa!!!


Jangan lupa!!!


Like


Vote


Komen

__ADS_1


Thank you very much .... To readers.


__ADS_2