Di Jodohkan Dengan Mantan

Di Jodohkan Dengan Mantan
Manfaatkan waktu


__ADS_3

Chat GC itupun masih berlangsung, mereka masih membicarakan tentang acara reuni sekolah yang akan mereka adakan, Ziyan yang sudah terlihat online, tiba-tiba namanya di tag oleh Amel dan beberapa teman cewek lainnya.


Amel: "Eh @Ziyan mulai OL nih, ayo dong Ziyan ngomong dong, cerita ke kita dong tentang pengalaman mu di Amerika, kita kan juga pingin tahu."


Mona: "Hai @Ziyan iya nih jangan di read aja dong, kita tahu loh kalo kamu baca percakapan kita."


Grace : "Waaah ada @Ziyan, hai Ziyan apa kabar? Ngomong-ngomong kamu masih single nggak sih? Atau udah punya pacar? Soalnya kita penggemar kamu tuh tahunya kamu udah putus dari Diva, apa sekarang kamu udah punya pacar lagi?"


Amel: "Hello @Grace ... Ziyan itu memang udah lama putus sama Diva, tapi jangan harap kamu bisa deketin Ziyan, Ziyan itu nggak suka sama kamu."


Grace: "Ih nggak usah ke PD an deh kamu, emang Ziyan juga suka sama kamu, kamu tuh udah menyakiti sahabat mu sendiri, si @Diva. Kamu pelukan sama Ziyan dan Diva melihatnya, ya salah paham lah Diva, putus deh."


Amel : "Ihhh enak aja, sok tahu kamu, emang Diva aja yang manja, Aku dan @Ziyan cuma berpelukan biasa, Diva aja yang terlalu baperan, sok kecantikan. Padahal manja."


Ferry: "Nih ciwi-ciwi ngapain sih bertengkar mulu, mentang-mentang mulutnya dua, ngoceh aja."


Marvel : "Wkwkwk mulutnya dua ngakak."


Lutfi: "Woi jadi reuni nggak nih? Mana list-nya, siapa aja yang ikut?"


Mona: "Iya nih bentar Aku buatin listnya."


Sementara teman-teman Ziyan sedang sibuk dengan obrolan mereka, tiba-tiba saja Ziyan mengucapkan say Halo kepada Ferry Lutfi, teman sebangkunya.


Ziyan : "Hai @Lutfi! Apa kabar Bro!"


Lutfi: "Woi @Ziyan! Sohib ane. Kapan pulang ke Indonesia?"


Ziyan : "@Lutfi seminggu yang lalu, Bro!"


Amel: "Eh @Ziyan, akhirnya nongol juga."


Ziyan: Emot senyum.


Lutfi: "Eh Ziyan, mana photo profil kamu, kok kosong?"

__ADS_1


Ziyan : Emot ketawa.


Di saat Ziyan sibuk ikut nimbrung di GC, tiba-tiba saja Diva terbangun dan melihat Ziyan yang sedang sibuk memegang ponselnya sembari tertawa kecil. Diva beranjak bangun melihat keseruan suaminya.


"Kamu kenapa sih senyum-senyum sendiri?" tanya Diva penasaran. Ziyan menoleh dan berkata kepada istrinya. "Kamu sudah bangun? Coba cek grup!" titah Ziyan sembari tertawa cekikikan.


"Apaan sih?" Diva pun mengambil ponselnya yang berada di atas nakas dan segera membuka layar kunci ponselnya. Setelah itu Ia mengaktifkan data seluler, seketika Diva membulatkan matanya saat melihat ratusan chat dari GC alumni sekolah nya.


"Ya ampun! Mereka tuh ngomongin apa sih?"


"Udah, baca aja. Dari tadi Aku nggak berhenti tertawa." seru Ziyan sembari duduk di samping istrinya yang juga membuka ponselnya.


Seketika Diva tertawa setelah membaca isi chat dari GC alumni sekolah nya, sungguh-sungguh obrolan gokil yang terjadi di antara teman-temannya membuat Diva tak bisa menahan rasa ingin tertawa. Apalagi saat teman-teman cowok nya membicarakan tentang Amel.


Arlan: "Ayo nih kita reunian ke puncak atau kita rekreasi kemana gitu?"


Marvel: "Eh kita ke tempat makan punya bokap nya Amel aja tuh, enak kita sambil nongkrong juga di sana!"


Ferry: "Eh jangan-jangan, bapaknya garang. Masa Aku pernah beli ke tempat bapaknya Amel, eh padahal cuma beli nasi krengsengan aja mahal banget njirrr."


Marvel: "Emang berapa?"


Amel: "Eh itu bukan mahal, kamu nya aja yang doyan makan, pesan nya cuma satu piring, tapi nambah nya lima piring, kira-kira dong! Ya pantes aja bayarnya dobel."


Ferry: "Ya elah, cuma nambah sepiring doang, gitu aja dihargai sepuluh ribu, ketahuan kalau mata duwitan. Padahal Aku mau deketin bapaknya, kali aja mau ambil mantu, tapi nggak jadi ah, punya mertua perhitungan banget. Pantesan aja anaknya nggak laku-laku." (emot tertawa)


Amel: "Idihhh siapa juga yang mau ambil mantu kamu, orang cowok kok item, dekil, banyak panu nya, bibirnya hitam, bau badan lagi, huekk!"


Ferry: "Lagian siapa juga yang mau sama gadis kerempeng kayak kamu, cuma punya kentut doang."


Mona: "Aduh jangan berantem dong!"


Amel: "Itu tuh si resek Perry, dari dulu selalu begitu."


Tiba-tiba Diva ikut nimbrung di GC tersebut, di dampingi sang suami, mereka berdua akan memberikan kejutan untuk teman-temannya.

__ADS_1


Diva: "Hai semua! Apa kabar kalian? Aku Diva, masih ingat nggak kalian?"


Ferry: "Waahh ada Diva di sini, hai Diva! Aku baik-baik saja, kita semua merindukan mu, apalagi Aku."


Lutfi: "@Ferry! Dasar tukang gombal."


Ziyan: "Hai @Diva kamu juga apa kabar?" .


Marvel: "Cie cie yang mau CLBK nih ye!"


Johan: "Eh ini @Diva ya? Waahhh ada si primadona kelas 12 A gaes."


Amel: Emot senyum sinis.


Ferry: "@Amel kenapa tuh, kepanasan ya ada Diva ikut di sini?"


Amel: "Dihh siapa juga yang kepanasan."


Sementara itu Ziyan dan Diva saling tertawa, ternyata teman-teman mereka tidak ada satupun yang tahu jika Diva dan Ziyan sudah resmi menjadi suami istri.


"Ternyata mereka nggak tahu ya Kalau kita sudah menikah." seru Diva.


"Hmm ... pantesan. Udah, sekarang taruh ponsel nya! Kita mandi dulu, setelah ini kita jalan-jalan." seru Ziyan sembari mengambil ponsel Diva dari tangannya.


"Kayaknya kita nggak bisa keluar rumah deh!" balas Diva.


"Nggak bisa keluar rumah? Bagaimana bisa?" tanya Ziyan penasaran.


"Papa udah gembok nih rumah dan kita nggak bisa kemana-mana, diluar banyak bodyguard yang jaga." mendengar ucapan dari istrinya, seketika Ziyan tersenyum sumringah. Diva pun tampak mengerutkan keningnya melihat ekspresi wajah sang suami.


"Kok malah senyum."


"Ah Papa mertua memang the best pokoknya, tahu aja bagaimana pengantin baru, kalau Aku sih milih iyes." balas Ziyan dengan mantap. Seketika Diva mencubit dada Ziyan karena gemas.


"Ihhhh dasar maunya, kegirangan kamu, ya!"

__ADS_1


Ziyan langsung memeluk Diva sembari berkata. "Kita manfaatkan waktu ini sebagai bulan madu, kita bersenang-senang setiap hari, kita puas-puaskan kerinduan kita, pasti kamu nggak akan nolak, kan!"


...BERSAMBUNG...


__ADS_2