Di Jodohkan Dengan Mantan

Di Jodohkan Dengan Mantan
Penjelasan Ziyan


__ADS_3

Diva mencoba mendorong tubuh Ziyan, tapi Ziyan tetap memaksa Diva untuk memeluk erat gadis itu.


"Ziyan, lepasin Aku!" Diva memberontak dan terus berusaha untuk melepaskan diri dari cengkeraman Ziyan.


"Aku tidak akan melepaskan mu, apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi, hmm! Katakan jika kamu tidak menginginkan ku, katakan Diva?" Ziyan berkata dengan tatapan matanya yang tajam, mencoba meyakinkan kepada Diva jika dirinya masih sangat mencintai gadis itu.


"Tidak! Aku tidak menginginkan mu, pergilah!" Diva tetap bersikeras untuk menolak ajakan sang suami.

__ADS_1


"Dengarkan penjelasan ku! Apa yang kamu lihat waktu itu semua tidak benar, Aku dan Amel tidak ada hubungan apa-apa, dia sengaja mengundang ku ke tempat itu dengan alasan untuk merayakan kelulusan sekolah kita, saat Aku tiba di sana, ternyata tidak ada siapapun yang datang, dari situlah Aku curiga jika Amel sudah menjebak ku." ungkap Ziyan.


"Menjebak, Amel menjebak mu, bukankah kamu yang datang ke sana sengaja menemuinya?" pertanyaan Diva membuat Ziyan mengerutkan keningnya.


"Aku? Datang menemui Amel? Ayolah Diva untuk apa Aku tiba-tiba menemui sahabat mu itu, jika bukan karena undangan darinya, Aku nggak bakal datang, itupun dia bilang nya banyak teman-teman yang ikut datang termasuk kamu, maka dari itu Aku datang karena pasti ada kamu."


Sejenak Diva berpikir saat Amel tiba-tiba menyuruhnya untuk datang ke tempat karaoke, saat itu Diva sedang bersama sang Tante di rumah, mendadak ada pesan singkat dari Amel, Ia mengajak Diva untuk ikut nge-room karaoke bersama-sama. Karena Diva hobi menyanyi, Ia pun mengiyakan ajakan Amel. Tanpa pikir panjang Diva segera datang ke tempat karaoke yang disebut oleh Amel. Tanpa Ia tahu jika Ziyan sudah berada di sana duluan.

__ADS_1


Diva berlari pergi dan saat itu juga Ia memutuskan untuk pergi dari kehidupan Ziyan. Dan sekarang mereka dipertemukan kembali sebagai suami istri. Diva tidak bisa menolaknya karena itu adalah perjodohan yang harus Ia lakukan demi kesehatan sang Ayah, Papa Krisna.


"Sekarang kamu tahu, Aku dan Amel tidak pernah ada hubungan apa-apa, dia tiba-tiba memelukku dengan alasan meminta maaf karena telah mencintai ku, dan Ia berjanji tidak akan mengganggu hubungan kita, dan ternyata tak ku sangka jika kamu datang dan melihat kami saat sedang berpelukan, Aku benar-benar tidak tahu kamu datang." ungkap Ziyan yang terus berusaha untuk selalu meyakinkan Diva.


"Tapi dia mencumbu mu, Ziyan! Dan kamu diam saja, enak ya dipeluk dan di cumbu sama cewek lain, Aku aja nggak pernah diperlakukan seperti itu, kamu bisa-bisanya semudah itu mau-mau aja digituin, jijik tahu nggak!" Ziyan tersenyum mendengar penuturan dari Diva. Ia pun menangkup wajah sang istri sembari berkata, "Aku tidak pernah berniat memeluk Amel, dia sendiri yang melakukan hal itu, setelah itu Aku langsung melepaskan pelukannya, Aku tahu jika memang sengaja memelukku seperti itu. Dan satu hal lagi, kenapa Aku tidak pernah melakukan hal seperti itu padamu, mencumbu mu seperti pasangan remaja yang lain, bahkan untuk mencium bibir mu saja Aku tidak berani, Aku sayang sama kamu bukan karena fisik, Aku mencintaimu dari dalam hati, Aku sengaja tidak menyentuh mu sebelum hari pernikahan, karena Aku ingin malam pengantin kita terasa spesial, kita akan menikmati buah kesabaran kita selama menahan hasrat saat berpacaran, dan sekarang semuanya sudah ada di depan mata." Ziyan tersenyum smirk sembari menatap bibir Diva yang tampak sedang menggigit bibir bawahnya.


Tangan Ziyan beralih pada tengkuk leher Diva dan menahannya agar dirinya bisa bebas menikmati bibir ranum itu, dan dalam sekejap Diva memejamkan matanya saat Ziyan berhasil meraih bibir itu dengan mudah.

__ADS_1


Tangan Diva mencengkram erat lengan sang suami dengan kedua kakinya yang tampak menjinjit, karena tinggi badan Ziyan yang melebihi tinggi badan Diva.


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2