Di Jodohkan Dengan Mantan

Di Jodohkan Dengan Mantan
Bau-bau perselingkuhan


__ADS_3

"Eh bentar napa, Bro! Itu Diva beneran loh!" seru Arlan yang masih ingin melihat wajah Diva yang sedang menatap mereka.


"Halah apaan sih, nggak usah dilihat!" sahut Ziyan yang terus menghalangi teman-temannya untuk melihat sang istri. Sementara itu Grace tampak senang melihat teman-temannya ada bersama dalam satu restoran. Grace menghampiri teman-temannya dan tentu saja Ia juga senang melihat Ziyan berada di antara mereka. Grace pun mengajak Diva untuk bergabung bersama mereka.


"Diva! Kita ke sana yuk! Ada Ziyan juga loh, enak kan bareng sama suamimu." seru Grace mengajak Diva untuk duduk bersama mereka.


"Ta-tapi Grace! Tu-tunggu!"


"Udah ayo! Orang ada suami ngapain takut." Grace tampak menggandeng tangan Diva dan berjalan menghampiri kelima pria teman-teman anggota GC alumni sekolah. Sementara Marvel, Lutfi, Ferry dan Arlan semakin membelalakkan matanya saat melihat Grace dan Diva datang menghampiri mereka.


"Wooo guys! Si cantik Diva datang tuh, eh eh bentar ngaca dulu, udah keren nggak nih!" seru Arlan yang salah tingkah melihat kedatangan Grace dan Diva yang mulai mendekati mereka.


"Weheee! Ada Ayank Diva, salaman ah! Biar nggak kedahuluan Arlan." ucap Lutfi sembari merapikan baju dan rambutnya.


"Anjay! Nih anak makin bening aja, lebih cantik daripada di foto, gila bening banget. Ini mukanya belum lainnya." sahut Marvel yang terpesona melihat kulit Diva yang putih bersih.


"Nggak bisa bohong sih, emang Diva cantik banget sumpah, ah tapi Aku udah ada Ayang Amel, nggak bisa move on Guys, terlalu menggigit hmmm!" sahut Ferry yang membayangkan jepitan milik Amel.


"Ahhhh dasar Ferry mesum!" celetuk Marvel sambil mendorong kepala Ferry dengan ujung jarinya.


"Eh eh kalian ini apa-apaan sih, jangan lihat Diva lama-lama!" sahut Ziyan yang semakin khawatir teman-temannya semakin menggoda istrinya.


"Ye ngapain kamu sewot, Diva bukan pacar kamu lagi, kan! Eh lagipula kamu udah married, Yo dah nggak usah mengharapkan Diva lagi." sahut Arlan yang diiringi anggukan Marvel dan Lutfi.


"Eh tapi ingat juga Diva udah married loh, hati-hati kalian, entar dimarahi suaminya loh!" sahut Ziyan dengan wajah kesalnya.


"Hehehe iya kita tahu Diva udah punya suami, tapi mumpung ketemu di mari, ya udah kita ungkapin rasa rindu kita aja hahaha!" sahut Lutfi sembari tertawa.


"Awas saja kalau kalian berani-berani menggoda istriku, hmm aku patahkan leher kalian!" batin Ziyan sembari memperhatikan keempat temannya yang sangat bahagia melihat kedatangan Diva dan Grace.


Akhirnya, Diva dan juga Grace sampai di meja para cowok-cowok, tentu saja Diva menatap wajah suaminya yang terlihat cemberut, Ia tahu pasti Ziyan sangat dongkol dan cemburu melihat teman-temannya terpesona memperhatikan Diva.


"Hai semua!" sapa Grace.


"Hai ...!" jawab mereka berempat kompak.

__ADS_1


Ziyan hanya menepuk jidatnya melihat keempat temannya, sementara itu Diva pun tersenyum geli melihat teman-teman sekolahnya yang terlihat senyum-senyum sendiri.


"Nih anak-anak kenapa sih pada Senyum-senyum?" bisik Diva pada Grace.


"Tahu tuh!" Grace hanya menaikkan pundaknya.


"Hai Diva! Apa kabar? Kamu makin cantik aja deh!" sapa Marvel sambil mengulurkan tangannya kepada Diva.


"Aku baik, ini siapa ya?" tanya Diva yang pangling melihat wajah teman-temannya.


"Aku Marvel, Diva! Cowok paling tajir sekelas, masa lupa sih?" sahut Marvel percaya diri.


"Ohhh Marvel yang suka bawa bekal ke sekolah itu, ya! Ya ampun maaf Aku pangling."


seru Diva yang membuat yang lainnya tertawa.


"Hahaha anak Mama dia!" celetuk Ferry.


"Kalau ini siapa?" tunjuk Diva kepada Lutfi.


"Oh ... si Lutfi yang mukanya panuan itu, sorry Aku lupa."


"Ih sekarang Aku nggak panuan Diva, Aku udah ganteng loh." sahut Lutfi cengar-cengir.


Mendengar ucapan dari Diva, Ziyan tak mampu menahan tawanya. Ternyata sang istri masih ingat satu-satu temannya yang memiliki ciri-ciri khusus.


Kemudian Diva menunjuk ke arah Arlan yang sedari tadi sudah tidak sabar ingin berjumpa dengan Diva.


"Ini ... emmm bentar-bentar, kayak si Arlan bukan sih? Si tukang ngiler itu ya? Eh sorry tukang tidur yang selalu ileran."


Sontak semuanya tertawa terbahak-bahak mendengar Diva berkata demikian, karena memang benar adanya, Arlan dulu suka tertidur di dalam kelas dengan iler yang menetes di atas meja.


"Hahaha ... aduhh perutku kaku!" sahut Ferry sambil mendekap perutnya yang terasa sakit karena kebanyakan tertawa. Ferry pun tak luput dari incaran Diva, Diva ingat betul jika Ferry adalah musuh bebuyutan Amel.


"Ini pasti Ferry!" tunjuk Diva kepada Ferry, dan seketika Ferry diam dan tercekat saat Diva menunjuk dirinya.

__ADS_1


"Hehehe, Hai Diva! Masih ingat dengan cover boy di kelas kita?" sahut Ferry yang suka sekali bercanda.


"Ingat dong! Kamu Ferry, eh by the way sekarang agak cakepan dikit deh, dulu bukannya hitam manis ya! Sampai Amel bilang kamu lebih hitam dari kopi." ucap Diva diiringi senyum tipisnya.


"Hehehe itukan dulu! Sekarang Amel udah cicipi manisnya kopi milik Ferry, ketagihan dia!"


Seketika semua teman-temannya tertawa mendengar pengakuan dari Ferry.


Hingga akhirnya Diva menghampiri Ziyan di urutan terakhir, yaitu Ziyan. Diva menghampiri suaminya sendiri sembari menahan rasa ingin tertawa melihat ekspresi wajah sang suami.


"Emm Ziyan!" tunjuk Diva kepada suaminya sendiri, mereka masih berpura-pura tidak ada hubungan apa-apa, Ziyan pun juga membalas senyuman Diva dengan senyuman nakal. Keduanya bersalaman lama dan Ziyan tidak melepaskan tangan Diva begitu saja.


"Hai Diva! Kamu tambah beda sekarang! Lebih cantik dari dulu." puji Ziyan yang terus menggenggam erat tangan Sang istri. Tentu saja keempat temannya merasa jika mereka berdua harus dipisahkan, karena bagaimanapun juga keduanya sudah memiliki pasangan masing-masing.


"Eh gawat tuh si Ziyan! Mereka bisa-bisa CLBK tuh, bakalan ada bau-bau perselingkuhan ini." bisik Marvel kepada teman-temannya.


...BERSAMBUNG...


*


*


*


*


Menjemput Kembali Hidayah Yang Terhempas


Author: Alinatasya21


Tsamirah Zahrana Az Zahra adalah seorang gadis Desa berparas Ayu penuh dengan pesona yang mampu membius kaum Adam bertekuk lutut di hadapannya dan berlomba-lomba untuk memantaskan diri mendapatkan Cinta dari Seorang Zahrana. Satu persatu kaum Adam datang silih berganti dalam kehidupan Zahrana, berawal dari ia duduk dibangku SMP. Sampai akhirnya ia lulus pendidikan SMK akhir dan memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya, ia memilih bekerja dan mencari Jati dirinya.Ia berjuang untuk bisa menjadi seorang Muslimah yang di Ridhoi Allah, namun siapa sangka di tengah proses Hijrahnya dia jatuh hati dengan seorang laki-laki bernama Muhammad Zaid Arkana, hingga ia terjerat dalam lumpur dosa yg tak berkesudahan dan melemahkan biduk iman dan kesucian hati Zahrana. Akankah Zahrana berjodoh dengan Muhammad Zaid Arkana atau akan hadir sosok Pria lain yang akan menjadi sosok Cinta Sejati Zahrana? mari simak kisahnya dalam novel Menjemput Kembali Hidayah Yang Terhempas!



...Yuk mampir dulu ke karya punya kak Alinatasya yang berjudul MENJEMPUT KEMBALI HIDAYAH YANG TERHEMPAS...

__ADS_1


__ADS_2