Di Jodohkan Dengan Mantan

Di Jodohkan Dengan Mantan
Diva Sang Pelakor


__ADS_3

Ziyan : "Eh udah-udah, gimana Mon? Udah fix belum tempatnya? Reuni kita?"


Mona : "Udah dong! Nih Aku lagi sama beberapa teman lagi bentuk panitia penyelenggara bersama beberapa jajaran guru di sana. Kalau nggak ada halangan, kita akan sebarkan undangan ke seluruh alumni SMA sekolah kita mulai Minggu depan. Kita bakalan adakah Dies Natalis besar-besaran Guys! Kalian datang semua, ya!"


Grace : "Waaah keren."


Ferry : "Pasti datang di urutan pertama."


Marvel : "Sip! Aku udah nggak sabar ingin ketemu sama kalian semua, Guys!"


Arlan : "Entahlah, Aku ikut apa enggak?"


Ferry : "Ya ikut dong, Bro!"


Arlan : "Mataku nggak sanggup melihat kemesraan Ziyan dan Diva."


Ziyan : "Aku bakal bawa istri sah ku, Guys!"


Lutfi : "Waaahhhh istri sah bakal ketemu selingkuhan nih!"


Didin : "Waaahhhh pasti seru pada jambak-jambakan nih, nonton ah."


Amel : "Apaan sih nggak penting!"


Grace : "Eh lagian ya, Diva juga bakal bawa suaminya. Kalian nggak usah baper ya lihat suaminya."


Amel : "Diiihh kasihan suaminya, udah dikhianati oleh istri yang nggak Solehah."


Grace : "Amel jangan julid, nanti nyesel loh."


Ziyan : "Udah dulu ya Guys! Aku mau anterin Sephia ku pulang dulu."


Didin : "Njiiir Sephia, cakeplah ... kapan Aku punya selingkuhan?"


Marvel : " Wkwkwk Didin ngimpi, pacar aja nggak punya. Mana ada selingkuhan."

__ADS_1


Akhirnya, Ziyan dan Diva mengakhiri percakapan GC alumni, mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju ke rumah.


*


*


*


*


*


Hari demi hari, kini tiba waktunya acara reuni Akbar Alumni SMA pun akhirnya terjadi, Ziyan dan Diva bersiap untuk memberikan kejutan untuk teman-teman mereka, setelah sekian lama mereka menyembunyikan rahasia pernikahan mereka, hampir sebulan mereka menjadi bulan-bulanan teman GC mereka. Bahkan ada yang memberi stigma negatif terhadap Diva. Jika Diva adalah Pelakor dalam rumah tangga Ziyan.


"Kamu sudah siap, Sayang?" tanya Ziyan kepada Diva yang sudah terlihat sangat cantik hari itu. Meskipun sesuai rencana mereka memakai kostum anak SMA, nyatanya pesona Diva tetap sama seperti saat gadis dulu. Dan itu membuat Ziyan bernostalgia saat masa-masa pacaran mereka.


Ziyan tak berkedip melihat penampilan sang istri, masih sama seperti lima tahun yang lalu, masih terlihat kinyis-kinyis meskipun sekarang Diva telah berbadan dua.


"Kenapa kamu lihat Aku seperti itu?" tanya Diva sembari memperhatikan suaminya yang sedang memandangi dirinya dari pantulan cermin. Kemudian Ziyan mendekati Diva dan memeluknya dari belakang sambil membisikkan sesuatu pada telinga sang istri. "Kamu tetap sama seperti dulu, Diva ku yang dulu, masih cantik dan polos."


Diva tersenyum dan mengusap wajah sang suami sembari berkata, "Ya beda dong, Sayang! Aku bukan Diva yang polos seperti dulu, Diva yang sekarang sudah pintar membuat mantan pacarnya tergoda, Diva sekarang menjadi Pelakor rumah tangga mantan pacarnya, yaitu kamu."


"Aku sudah tidak sabar melihat ekspresi wajah mereka saat tahu siapa istri Ziyan yang sebenarnya." ucap Ziyan.


"Ternyata istri Ziyan adalah Diva sang Pelakor." sambung Diva.


Keduanya pun saling tertawa membayangkan wajah melongo teman-temannya.


"Ya sudah, ayo kita berangkat! Pasti mereka sudah sangat penasaran menunggu kedatangan kita." ajak Diva kepada suaminya.


"Bentar dong!" Ziyan tampak menahan sang istri.


"Apa lagi?"


"Aku belum mencium Istriku, sebelum kita berangkat Aku ingin merasakan manisnya bibirmu, Sayang." Ziyan pun tersenyum smirk sembari mengarahkan wajah sang istri tepat di hadapannya. Tanpa basa-basi Ziyan pun meraih bibir itu dengan lembut.

__ADS_1


*


*


*


Sementara di tempat reuni Akbar yang diadakan di sekolah mereka, semua alumni dari angkatan paling tua hingga lulusan paling baru, mengikuti acara Dies Natalis itu. Tentu saja teman-teman seangkatan Ziyan dan Diva sudah tiba. Mereka pun memakai kostum anak SMA, terlihat begitu seru dan menarik.


"Eh ... kita belum melihat Ziyan, nih!" seru Marvel.


"Waaahhhh iya nih, katanya dia bakalan bawa Istrinya cuyy!" sahut Lutfi.


"Penasaran kayak gimana sih istrinya Ziyan, kok bisa-bisanya Ziyan menyeleweng dan berselingkuh dengan Diva." sambung Marvel.


"Apalagi Aku, penasaran banget bagaimana Suaminya Diva, lebih cakep mana Aku dan suaminya Diva. Kok bisa-bisanya Diva tergoda dengan Ziyan yang sudah beristri." sahut Arlan.


"Ya elah! Jangan bandingkan muka situ sama muka suaminya Diva dong! Pasti suaminya Diva cakeplah, paling enggak selevel sama wajahku." celetuk Didin dengan PDnya.


Spontan semua teman-temannya menepuk jidat mereka. Kemudian Mona datang menghampiri teman-teman sekelasnya.


"Hai Guys!" sapa Mona yang mirip sekali dengan cara Miss universe melambaikan tangan.


"Hai Mona!" balas mereka. Untuk sejenak Mona tertegun dan terdiam melihat penampilan Didin yang dulu terlihat gendut dan mukanya selalu kusut.


"Didin? Ini Didin yang nggak pernah cuci muka itu, kan? Yang suka kentut sembarangan?" Mona tampak heran melihat perubahan Didin yang kini tidak gendut lagi, bahkan Didin terlihat lebih keren ketimbang teman-teman yang lainnya.


"Hmm ... iya! Kenapa? Mau ngatain Aku suka kentut lagi?" sahut Didin masa bodo.


"Hehehe enggak kok! Cuma mau bilang, Didin sekarang ganteng." balas Mona yang kagum melihat perubahan drastis pada Didin.


"Ganteng? Ganteng dari mana? Dari Hongkong?" ledek Marvel sambil tertawa.


Hingga tiba-tiba mereka dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang membuat mereka melongo.


"Guys-Guys! Itu bukannya ....!" Lutfi tidak melanjutkan kata-katanya, karena Ia sangat terkejut dengan kedatangan seseorang yang cukup menyita perhatian mereka.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


KIRA-KIRA SIAPA YA YANG DATANG? 🤔😁


__ADS_2