
Sementara itu, kini Diva berada di dalam mobil bersama Ziyan. Diva tampak menyandarkan kepalanya pada pundak sang suami, merasakan betapa pening nya kepalanya. Terasa sangat berat dan nyut-nyutan, sementara Ziyan terlihat begitu bahagia, Ia mengecup kening istrinya dengan mesra sembari mengusap lembut wajah Diva.
"Masih pusing?" tanya Ziyan
"Hmm ... agak mendingan." balas Diva sembari memeluk suaminya dengan erat.
"Kita pulang yuk!" ajak Ziyan.
"Sebentar lagi, Aku masih mau di sini. Hmm ohh ya, terus mobilku siapa yang bawa?" Diva menanyakan tentang mobil yang Ia bawa saat pergi bersama seorang pelayannya.
"Aku sudah menelepon Pak sopir, biar Pak sopir yang bawa pulang. Kamu tenang saja, hmm!" balas Ziyan yang membuat Diva tenang. Pria itu tampak mengelus perut sang Istri dengan pelan, seolah dirinya tengah mengelus bayi yang masih berada di dalam perut Diva.
"Oh gitu, ya sudah. Ziyan!"
"Hmmm ada apa?"
__ADS_1
"Aku minta maaf!"
"Untuk apa?" Ziyan menatap wajah sang istri.
"Hari ini Aku tidak enak badan, nggak tahu kenapa tiba-tiba kepalaku sangat pusing. Kata Mbak Ana, Aku harus beli testpack untuk mengetahui jika Aku sedang hamil, eh nggak tahunya Aku ketemu dengan Grace. Dia terkejut melihatku membeli testpack, akhirnya Aku tidak bisa menyembunyikannya lagi. Aku ceritakan kepada Grace jika kita sudah menikah, dan dia pun menyebarkan kabar itu dalam GC alumni sekolah, makanya anak-anak semua tahu jika Aku sudah menikah." ungkap Diva yang membuat Ziyan semakin faham kenapa teman-temannya bersikap seperti itu kepadanya saat Ziyan mendekati Diva.
"Hahaha pantas saja anak-anak pada heboh, untung saja Aku bisa mengimbanginya. Biarkan saja mereka menebak-nebak, yang terpenting sekarang adalah kamu dan calon anak kita." ucap Ziyan sembari mencium perut istrinya.
"Tapi Sayang, Aku belum mengetesnya, dan kita juga belum memeriksanya ke Dokter, jadi belum tahu apakah Aku hamil atau tidak." ucap Diva sembari mengusap rambut Ziyan.
Sementara di sudut lain, teman-teman mereka, Ferry, Arlan, Marvel dan Lutfi tampak mulai masuk ke dalam mobil yang juga mereka parkirkan ditempat tak jauh dari mobil Ziyan dan Diva.
Tanpa sengaja, Marvel melihat dua orang sejoli yang sedang bermesraan di dalam mobil yang tak jauh letaknya dari mobil mereka.
"Eh Guys-Guys! Ada yang lagi mesum di sana!" tunjuk Marvel pada sebuah mobil Alphard dimana mobil itu adalah mobil Ziyan. Mereka belum tahu jika yang ada di dalam mobil itu adalah pasangan Ziyan dan Diva.
__ADS_1
"Waaahhhh eh eh ambil kamera Guys, ini pasti seru!" sahut Lutfi sembari mengambil gambar orang yang sedang bermesraan di dalam mobil itu.
"Eh eh bentar deh Guys! Kayaknya Aku kenal deh sama baju tuh cowok. Kayak baju yang dipakai Ziyan tadi nggak sih?" sambung Arlan yang curiga jika itu adalah Ziyan.
Rupanya ucapan Arlan membuat semuanya penasaran dan terlihat memperhatikan secara seksama siapa sebenarnya dua orang yang sedang berciuman. Hingga akhirnya mereka dikejutkan dengan wajah Diva yang terlihat sedikit mengintip sehingga mereka berempat sangat yakin jika pasangan mesum itu adalah Ziyan dan Diva.
"Omegot! Beneran Guys! Ziyan dan Diva!"
"Waaahhhh gila si Ziyan, istri orang diembat juga!"
"Aduh aduh! Jantungku kumat Guys!"
"Eh eh Arlan kamu kenapa?" tanya Ferry yang melihat Arlan tengah memegang dada kirinya.
"Ini nggak mungkin, Ziyan dan Diva selingkuh beneran, oh hatiku benar-benar hancur!" ucap Arlan yang membuat ketiga temannya menepuk jidatnya.
__ADS_1
...BERSAMBUNG ...