
Diva berjalan dengan anggun nya, Ia menjadi pusat perhatian banyak orang, Diva terlihat feminim meskipun Ia memakai kostum anak SMA. Wajahnya masih imut sama seperti dulu saat dirinya menjadi siswi SMA.
"Cuit cuit!" terdengar suara siulan dari teman-teman cowok Diva. Marvel, Lutfi, Arlan, Ferry dan lainnya terlihat melototkan matanya ketika Diva mulai berjalan menghampiri mereka.
"Aje gile! Makin gemoy aja nih si Diva. Cuma nggak ketemu sebentar aja udah agak gemukan dia." celetuk Marvel yang melihat perubahan fisik dari tubuh Diva yang terlihat lebih berisi.
"Nggak nahan nih! Enak bener jadi suaminya Diva, dapat istri bahenol kayak gini." sahut Lutfi.
"Tapi Sayang, kalian tuh cuma mimpi, Diva nggak bakalan ngelirik kita hiks hiks!" timpal Arlan meratapi nasibnya yang jomblo abadi.
Amel yang melihat kedatangan Diva, Ia pun terlihat sinis dan Ia berencana akan mengumumkan kepada semua orang jika Diva telah berselingkuh dengan mantan pacarnya.
"Halah ... norak banget sih kalian, gitu aja dipuji-puji." cerosos Amel dengan ekspresi julid. Ferry pun mencoba menenangkan pacarnya itu dengan berkata. "Ayang Amel nggak usah gitu, Ayang Amel juga sangat seksi sekali. Mereka nggak tahu aja kalau Ayang Amel bisa goyang apa aja. Ampe gempor nih pinggang Abang." ucap Ferry yang membuat teman-temannya menertawakan dirinya.
"Waduh Ferry sama Amel parah nih, eh udah cepetan nikah sono, kawin mulu kapan nikahnya?" sahut Mona. Sementara itu Didin yang berada di dekat Mona terlihat berbicara kepada Mona, "Kalau kita sebaiknya nikah dulu, baru deh kawin. Enyak enyak enyak!"
"Nikah? Sama kamu Didin tukang kentut, eh sorry! Sekarang udah nggak lagi, ya!" balas Mona yang keceplosan mengatakan Didin tukang kentut.
"Ngomong sekali lagi Aku tukang kentut, Aku kawin beneran loh! Mau?" seru Didin bercanda.
"Jiahaaa Didin, main kawinin anak orang, emang tahu caranya? Pegang pipis aja nggak bisa, gimana mau kawin wkwkwk!" sahut Marvel sembari tertawa terjungkal-jungkal. Di saat mereka sedang bersenda gurau. Diva pun akhirnya datang menghampiri mereka semua, teman-teman sekelas mereka.
"Hai semua apa kabar?" sapa Diva sembari tersenyum kepada semuanya.
"Hai Diva, sendiri aja, katanya suaminya ikut." balas Mona sembari melihat ke arah belakang Diva.
"Oh ya, suamiku masih ke kamar mandi." balas Diva.
Sementara itu Amel pun mendekati Diva dan memperhatikan penampilan Diva dari atas hingga bawah, sembari berjalan memutari Diva. Amel tampak menyipitkan matanya memperhatikan penampilan Diva.
"Hmm mana suaminya? katanya bawa suami, nggak usah sok suci deh kamu,"
"Kamu ini ngomong apa sih, Mel?" protes Diva yang Ia tidak mengerti apa yang diomongin oleh Amel.
"Eh ... nggak usah pura-pura polos deh ya! Kita semua satu grup sudah tahu kelakuan kamu bersama selingkuhan kamu itu, dan untuk apa kamu datang ke sini membawa Suamimu kalau kamu sendiri akan bertemu dengan selingkuhnmu, benar-benar nggak ada otak ya nih cewek. Kalau selingkuh nggak usah bangga dong, heran!" umpat Amel dengan kesalnya.
__ADS_1
Grace yang tahu jika Amel tengah menghina Diva, Ia pun tidak terima jika Diva diperlukan seperti itu, Ia pun mencoba membela Diva dan ingin mengatakan jika Diva dan Ziyan adalah suami istri, bukan pasangan selingkuh.
"Eh kalian ini benar-benar, ya! Apalagi kamu Amel, jangan sampai kamu nangis darah saat melihat yang sebenarnya, Diva itu nggak seperti yang kalian bayangkan, dia wanita baik-baik." ucap Grace.
"Wanita baik-baik, hello ... kalau dia wanita baik-baik, nggak mungkinlah dia berciuman dengan bukan muhrimnya di dalam mobil, berciuman loh ini. Diva berciuman dengan Ziyan, kalau bukan perselingkuhan, terus apa dong namanya?" sahut Amel yang tak terima jika Grace selalu saja membela Diva.
"Sudah-sudah, Grace! Sudahlah Aku tidak apa-apa kok, biarkan saja mereka berkata apa, Aku tidak perduli dengan semua itu. Mereka akan tahu sendiri siapa sebenarnya Aku." sahut Diva yang berusaha untuk menenangkan Grace yang tak sabar ingin mengatakan jika Diva dan Ziyan adalah sepasang suami istri.
"Tapi Amel sudah keterlaluan Diva, biar semuanya jelas dan kamu tidak jadi bahan fitnahan, biar mereka tahu siapa sebenarnya suami Diva." seru Grace yang menyayangkan ucapan Amel yang terlalu pedas.
Amel pun berjalan mengambil mikrofon dan Ia berniat untuk mengumumkan tentang pasangan GC alumni yang sangat meresahkan dan membuat satu grup gempar dengan isu perselingkuhan mereka. Dan berharap suami Diva mengetahui kebobrokan moral Diva.
Amel pun mulai mengambil mic dan meletakkannya di depan mulutnya, gaya Amel yang memegang mic, tak luput dari pandangan paparazi yang tak lain adalah teman-teman sekolahnya.
"Eh eh coba lihat deh! Si Amel pegang mic kayak pegang nganu, Guys! Et dah pake dielus-elus lagi." celetuk Luthfi yang membuat teman-temannya langsung melihat ke arah mic yang dipegang oleh Amel. Tak terkecuali Ferry.
"Njiiir beneran nih, Ayang Amel gimana sih, kok pegang mic kayak pegang anuku," seketika Marvel, Lutfi, dan Arlan tercekat mendengar pengakuan dari Ferry. Kemudian mereka tertawa terbahak-bahak.
"Sssttt kalian ini berisik banget, tuh dengerin Bu Ustadzah mau ceramah!" sahut Mona.
"Teman-temanku semuanya, perlu kalian ketahui, bahwa ada salah satu teman kita yang ternyata telah membuat GC kita resah dan tidak sehat. Dia dengan bangganya menunjukkan bahwa dirinya telah berselingkuh dengan mantan pacarnya sendiri. Dan lebih menjijikkan lagi, teman kita satu ini sudah bersuami, bisa dibayangkan dong bagaimana sakitnya perasaan suaminya."
Diva pun tetap santai menanggapi ucapan Amel, hingga akhirnya Ziyan mulai masuk ke dalam ruangan dan mencari keberadaan sang istri. Amel yang tahu jika Ziyan mulai datang, Ia pun langsung menyapa Ziyan dan meminta klarifikasi langsung dari kedua pihak, Amel berharap Diva mendapatkan hukuman sanksi sosial dan membuatnya jera.
"Eh itu Ziyan sudah datang, dan kita akan dengarkan apa pembelaan mereka, jangan sampai hubungan silaturahmi kita tercemar oleh oknum-oknum mesum seperti mereka."
Mendengar Amel yang berdiri di depan podium, Ziyan pun tidak mengerti apa yang sedang terjadi, Ia pun dengan santai mendekati istrinya dan bertanya. "Ada apa sih sebenarnya?"
"Biasa! Mereka heboh sendiri!" balas Diva santai.
Amel langsung menyebut nama Ziyan untuk naik ke atas panggung dan memberikan klarifikasi tentang hubungan terlarang mereka, supaya semua menjadi jelas.
"Ziyan! Kami mohon untuk naik ke atas!" titah Amel.
Ziyan memandang wajah sang istri, Diva pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum. Karena sudah seharusnya mereka membuka tentang rahasia mereka, Ziyan pun dengan senang hati naik ke podium untuk memberikan klarifikasi.
__ADS_1
Sementara itu semua teman-temannya tampak menunggu jawaban Ziyan dengan wajah penasaran.
"Ehem-ehem. Selamat siang semuanya! Apa kabar teman-teman? Pasti kalian semua baik-baik saja, oke langsung saja, menyikapi isu yang beredar antara Aku dan mantan pacarku yaitu Diva. Di sini Aku akan klarifikasi tentang hubungan kami berdua. Oke! Jadi begini, sebenarnya adalah Aku dan Diva memang mempunyai hubungan yang sangat spesial, dan memang benar, kami berdua sudah mempunyai pasangan. Diva datang ke sini bersama suaminya, dan Aku sendiri datang bersama istri. Supaya kalian tidak penasaran siapa sih istri Ziyan yang sebenarnya, kenapa Ziyan bangga sekali berselingkuh dengan Diva. Oke Aku akan tunjukkan kepada kalian siapa istri Ziyan yang sebenarnya."
Ziyan meletakkan mic nya dan Ia berjalan menghampiri Diva yang sedang berdiri di samping Grace.
"Eh eh Ziyan mau kemana tuh?"
"Ya jemput istri lah!"
"Kok dia berjalan menghampiri Diva sih, Diva kan selingkuhannya? Atau jangan-jangan ...!"
Marvel, Arlan dan Ferry tampak penasaran siapa istrinya Ziyan. Hingga akhirnya mereka semua dikejutkan dengan pemandangan Ziyan yang menggandeng tangan Diva dan membawanya naik ke podium untuk Ia umumkan, jika mereka berdua adalah pasangan suami istri.
"Loh kok ... loh kok aduh aduh Jantungku mau copot!" Arlan tampak memegangi dada kirinya.
"Kok Diva sih?" Amel pun melongo saat Ziyan membawa Diva bersamanya.
"Nah kan! Siap-siap deh kalian pingsan semuanya!" sahut Grace yang tak sabar melihat kehebohan teman-temannya yang menganggap hubungan Diva dan Ziyan adalah sebuah perselingkuhan.
Kini Ziyan dan Diva tiba di atas podium, dengan bangga, Ziyan merangkul Diva dan mengumumkan kepada semua teman-temannya jika Diva adalah istri sahnya.
"Kalian semua ingin tahu siapa istri Ziyan? Dia! Diva Adzkia adalah mantan pacar Ziyan, teman sekolah Ziyan, selingkuhan Ziyan, dan dia juga adalah istri sah dari Ziyan Aldama."
Duarrrrrrr
Seperti bom waktu yang meledak, semua teman-teman Ziyan dan Amel melongo tak berkedip mendengar pengakuan dari Ziyan. Jika mereka adalah pasangan suami istri.
"Apaaaaaa? Hoooo oksigen ... oksigen ... butuh oksigen nih ... sesak njiiir!"
"Nggak mungkin! Ini nggak mungkiiiiinnnnn!"
"Aduuuhhhhh tulang-tulang ku remuk rasanya."
"Pantas saja mereka hot jeletot seperti itu, ternyata mereka suami istri, ahhhh semaput dulu ...!
__ADS_1
Akhirnya semua teman-teman Ziyan dan Diva mengetahui kebenaran tentang pernikahan Ziyan dan Diva, kini mereka pun tak berkutik dan tak bisa mengatakan apapun.