Di Jodohkan Dengan Mantan

Di Jodohkan Dengan Mantan
Pasangan fenomenal


__ADS_3

Marvel, Arlan, Didin tampak melongo melihat pasangan terfenomenal se GC alumni. Mereka pun sempat menahan tawa saat melihat penampilan Ferry yang jadul seperti dulu, dengan kemeja yang kerahnya di kancing, sehingga terlihat culun dan lucu. Belum lagi rambutnya yang disisir menyamping. Sangat terlihat seperti Ferry saat menjadi siswa jadul.


Sementara itu Amel pun tampak nyentrik dengan dandanan ala-ala anak SMA jaman now. rok di atas lutut dengan make up yang tebal, Ia berjalan digandeng oleh Ferry, meskipun mereka sering bertengkar. Tapi, nyatanya sekarang Amel makin dekat dengan Ferry. Entah apa yang sudah Ferry lakukan pada Amel, sehingga membuat gadis itu nginthil terus.


Mereka berdua berjalan menghampiri teman-temannya yang sedang melongo memperhatikan kedatangan keduanya.


"Ferry njiirr! Eh tuh anak totalitas banget euy! Kayak lihat Ferry di jaman purba dulu, wkwkwk." ledek Marvel sambil tertawa.


"Nggak nahan lihat rambutnya njiiir! Nah tuh si Amel ngintil juga, wahh gokil nih. Poto ah mau tak jadiin buat nakut-nakutin tikus di dapur Emak." sahut Arlan sambil memotret kedua pasangan itu.


Sementara Didin dan Mona tampak saling lirik-lirik satu sama lain, sehingga membuat Lutfi memberikan kode kepada Marvel dan Arlan untuk memperhatikan Didin yang sedang PDKT kepada Mona.


"Ssttt ... tuh lihat di Didin sama Mona, hihihi kayaknya ada cinta bersemi di acara reuni." seru Lutfi. Sedangkan Arlan tampak lesu, karena Ia belum juga mendapatkan pacar, sedangkan Marvel dan Lutfi mereka tidak membawa pacar mereka, karena mereka sedang LDR an.


"Amsyong nasibku, apa cuma Aku yang nggak punya gandengan? Mana semua udah punya pasangan. Mau naksir Diva aja, tuh si Doi udah punya suami, belum lagi saingan sama Ziyan. Hadehhh!" keluh Arlan yang melihat semua teman-temannya mempunyai pasangan, hanya dirinya yang belum punya pacar.


"Udah Bro! Nggak usah disesali. Emang dari dulu wajahmu itu ditakuti oleh kaum hawa, makanya nggak laku-laku." celetuk Marvel yang diiringi tawa teman-temannya.

__ADS_1


"Ah Brengsek kamu!"


"Sorry canda, Bro!" sahut Marvel sembari menepuk pundak Arlan.


"Biarpun muka ane pas-pasan, tapi kata Emakku Aku ini anak paling ganteng di antara saudara-saudaraku. Ngerti nggak?" kata Arlan dengan percaya diri.


"Ya elah, ya pastilah paling ganteng, orang situ anak cowok satu-satunya." sahut Lutfi yang tahu saudara-saudara Arlan yang terdiri dari empat orang perempuan dan Arlan adalah anak tengah, laki-laki satu-satunya.


"Hehehe!"


"Hai Guys! Gimana-gimana udah cakep kan?" seru Ferry sambil merapikan rambutnya.


"Cakep banget nih, ini pasti kostum terbaik sepanjang reuni SMA kita. Hai Amel! Waaahhhh Amel keren euy, itu bedak apa dempul sih kok putih kayak pocong gitu!" seru Lutfi sambil tertawa saat melihat bedak yang dipakai oleh Amel terlalu tebal, tidak sesuai dengan kulit asli Amel yang eksotis.


"Enak aja dempul, udah capek-capek dandan malah dibilang kayak pocong, kamu tuh kayak kuda, dari tadi nyengir aja lihat Aku. Kenapa? Kamu naksir, ya!" celetuk Amel kepada Lutfi. Spontan Lutfi pura-pura mual dan muntah.


"Hueekkk ... huekkkk! Sorry, perutku mual mendengar kata-katamu yang berbau pelecehan." ledek Lutfi.

__ADS_1


Sementara itu, Ferry yang tidak terima jika sang pacar di kata-katain oleh teman-temannya, sebagai pacar yang bertanggung Jawab, Ia pun membela Amel.


"Heiii kalian nggak boleh gitu dong dengan Ayang Amel, gini-gini dia itu pinter ngebor tahu, nggak! Huuh Adek ku sampai nggak berbentuk saat Amel bertindak. Beuh tidak ada yang bisa menandinginya, Hmm." sahut Ferry sambil merangkul pundak Amel.


Seketika teman-temannya tertawa terbahak-bahak mendengar Adek Ferry tak berbentuk.


"Eh Bro! Nggak berbentuk gimana? Coba jelaskan secara gamblang, biar kita semua faham." sahut Arlan yang tadinya bersedih, gara-gara ada pasangan Ferry dan Amel kini Arlan ikut ketawa.


"Ya gitu, masuknya lurus kencang, eh keluar-keluar bentuknya kayak keris."


Mendengar pengakuan dari Ferry, semuanya pun semakin terbahak-bahak sampai terjungkal ke lantai saking hebohnya mereka membayangkan bentuk milik Ferry yang seperti keris. Hingga membuat Marvel sakit perut. Dan tak sengaja Marvel melihat kedatangan Diva yang baru saja memasuki ruangan aula.


"Haduh aduh udah-udah, perutku nggak kuat Guys! Eh eh eh siapa tuh yang datang? Waaahhhh itu Diva Guys! Kok dia sendirian, ya? Katanya datang sama suaminya. Kok nggak ada?"


Seketika semuanya menoleh ke arah Diva yang baru saja masuk ke ruangan aula sekolah.


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2