
Diva pun ikut memberikan suara, Ia pun menjelaskan kepada semua teman-temannya jika dirinya memang sudah menikah, dan suaminya adalah mantan kekasihnya sendiri yang tak lain adalah Ziyan.
"Untuk teman-teman semuanya, kami berdua mohon maaf yang sebesar-besarnya jika kami berdua sudah menyembunyikan hubungan pernikahan kami, dan sekarang tidak ada lagi yang kami sembunyikan, dan sesungguhnya kami berdua memang sudah menikah. Terima kasih buat Marvel, Lutfi, Arlan, Ferry dan semuanya yang sudah meramaikan GC dengan cerita tentang kami berdua, berkat kalian semua kami semakin yakin jika kalian masih menyayangi kami sebagai teman. Kami tidak akan marah kepada kalian, Aku dan Ziyan benar-benar minta maaf jika berita simpang siur itu membuat kalian heboh dan penasaran." ungkap Diva mengungkapkan yang sebenar-benarnya.
Grace pun menambahkan pendapatnya tentang kejadian ini, dan Ia pun mengingatkan kepada teman-temannya untuk menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran yang berharga.
"Nih ya Aku tambahkan pada kalian semua, ingat ya Guys! Kita jangan berprasangka buruk dulu sebelum mengetahui hal yang sebenarnya, kalian terlalu over thinking kepada mereka, padahal mereka berdua bersikap seperti biasa layaknya suami-istri. Kalian tuh belum apa-apa udah menuduh mereka berselingkuh. Jika kalian ragu, langsung tanya dong ke pihak yang bersangkutan, bukan main kira-kira saja, kalian juga nggak peka, mana mungkin Ziyan begitu bahagia saat mendengar Diva hamil, ya Karena Ziyan memang suaminya, lagipula ya Guys! Sejak kalian tahu Diva ataupun Ziyan menikah, apakah kalian pernah dikirimi foto pasangan mereka masing-masing? Enggak kan? Dari situ masa kalian nggak faham juga." seru Grace yang membuat semua teman GC nya garuk-garuk kepala.
"Waduh Grace mendadak jadi Bu Ustadzah Guys!" seru Marvel.
"Kapan lagi kita diceramahi kayak gini." sahut Lutfi.
"Ewwwhhhh hatiku hancur sudah, udah nggak bisa disatukan lagi." Arlan tampak menyenderkan kepalanya pada dinding dan perlahan Ia menurunkan tubuhnya hingga terduduk di lantai.
Perlahan-lahan cowok-cowok kepo itu seperti lemas tak bertulang. Marvel, Arlan, Lutfi dan juga Ferry semua lemas tak berdaya melihat kenyataan jika Diva dan Ziyan adalah pasangan suami istri, sementara itu Amel terlihat duduk lemas di atas lantai dengan badan yang terlihat terkulai.
"Eh eh Bro! Kalian kenapa lemas gitu, bangun woi sadar-sadar!" Didin tampak menggoyang-goyangkan keempat teman-temannya yang seperti ketempelan Jin alas, ada yang kejang-kejang, melongo, pandangan kosong, bahkan tertawa sendiri. Lebih parah lagi si Amel yang terlihat diam tak bergerak melihat kemesraan Ziyan dan Diva.
__ADS_1
Karena teman-temannya tak kunjung juga tersadar, Didin pun mengeluarkan jurus ampuhnya yaitu mengeluarkan kentut andalannya yang selama ini Ia tahan. Namun, kali ini Ia terpaksa harus mengeluarkan senjata ampuhnya itu untuk menyadarkan teman-temannya yang shok melihat kenyataan jika Ziyan dan Diva adalah suami istri.
Dengan mengambil nafas dalam-dalam, Didin mulai mengeluarkan kentut khasnya yang bernada tinggi, dengan tenaga sekuat-kuatnya, Didin mengeluarkan kentut khasnya dengan bersusah payah, hingga akhirnya terdengar suara bombastis yang seketika membuat cowok-cowok lambe turah itu terperanjat.
"Brooooottttttt!"
"Huassseeemmm dasar si Didin peak, kentut sembarangan." seru Marvel yang langsung tersadar dari lamunannya.
"Njiiir bau bangkai njiiir! Didin semprul!" sahut Lutfi sembari menutup hidungnya.
"Huekkkk asseeemmm! Makan apaan sih anak, pasti makan mayat nih bocah, sumpah ding kentutnya bau banget!" celetuk Arlan yang sebelumnya terlihat hancur tak berdaya, mendadak hidup kembali gara-gara mencium bau kentut Didin.
"Huuwaaaa bauuuuu!" teriak Amel yang merasa hidungnya terganggu dengan kentut Didin. Ferry pun spontan berlari ke arah Amel dan berusaha untuk melindunginya.
"Ayang Amel kenapa? Sini Abang tutupin hidungnya, dasar tuh si Didin bikin Ayang Amel tersiksa." seru Ferry sembari membekap mulut Amel agar sang pacar tidak mencium bau kentut Didin.
"Emm emmm emmm!" pekik Amel yang merasa tidak bisa bernafas karena Ferry terlalu kuat membekap mulutnya, karena Amel berusaha memukul-mukul tangan Ferry karena merasa sesak, Ferry pun segera melepaskan tangannya dari mulut Amel.
__ADS_1
"Ihhhh ... kamu mau bunuh Aku, ya? Dasar Ferry peak!" umpat Amel kepada Ferry.
"Eh eh maafin Abang Ayang! Abang nggak tahu."
"Nggak tahu nggak tahu! Kalau Aku mati bagaimana hayo?" ancam Amel.
"Ehh ... ya jangan dong, Sayang! Kita kan belum menikah."
"Bodo!"
"Jangan bicara gitu dong, Sayang! Nanti kalau kamu mati enak di Aku nggak enak di kamu!" sejenak Amel mengerutkan keningnya dan bertanya, "Maksudmu?"
"Hehehe kalau Ayang Amel mati, nanti Ayang Amel nggak bisa menikah dengan Abang, tapi Abang masih bisa menikah dengan wanita lain hehehe kaboorr!" Ferry berlari setelah mengatakan hal itu, tentu saja Amel bersiap mengejarnya, sehingga acara malam reuni itu menjadi ajang kejar-kejaran antara Ferry dan Amel, dan semuanya pun tertawa melihat tingkah konyol mereka berdua.
Sementara itu Ziyan dan Diva pun lega, akhirnya hubungan mereka tidak menjadi fitnah lagi, kini tinggal menunggu kelahiran buah hati mereka yang masih berada di dalam rahim Diva.
NB:
__ADS_1
...NOVEL INI SUDAH TAMAT YA ZEYENK! AUTHOR SENGAJA TIDAK MENAMBAHKAN KONFLIK BANYAK, KARENA AUTHOR MEMILIH KONFLIK RINGAN TAPI TETAP BISA BIKIN KALIAN TERHIBUR. MOHON MAAF JIKA ADA SALAH-SALAH KATA ATAU NAMA YANG SAMA, AUTHOR TIDAK BERMAKSUD UNTUK MENYINGUNG SIAPAPUN, SO MOHON PENGERTIAN NYA YA, INI HANYA KARYA FIKSI DAN KEHALUAN AUTHOR SEMATA. DAN UNTUK BULAN DEPAN AUTHOR SUDAH MENYIAPKAN NOVEL BARU YANG TENTU SAJA MEMBUAT KALIAN TERTAWA, NANGIS, MARAH, DAN BAPER. JADI, TUNGGU LAUNCHING NYA BESOK 🥰...