Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 13


__ADS_3

Alea sesaat melirik sinis dan langsung buang muka.Ia berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Fandy yang melihat sikap arogan Alea yang begitu berani menantangnya,seolah tidak bisa berbuat apa pun.Melihat kondisinya saat ini yang belum bisa berjalan karna masih dalam masa pemulihan.


Gadis sialan..kau tunggu saja kalau aku sudah bisa jalan,akan kubuat kau menyesal.. umpat Fandy dalam hatinya.


Alea yang berada didalam kamar mandi,menikmati dirinya berendam air hangat didalam sebuah bathup yang disediakan oleh pihak hotel.


Byuarr...


"Ah..ini nyaman sekali,setelah seharian disiksa sama gaun itu,akhirnya aku bisa meregangkan otot-otot ku.." ujarnya sambil menarik nafas dan menikmati air hangatnya.


Cukup lama Alea berendam di air hangat,Alea pun segera memakai pakaian tidurnya.Ia mengenakan pakaian yang hanya sebuah piyama tidur.Dan tidak memakai lingerie sexy yang ternyata sudah disediakan khusus oleh Renata ibu Fandy.karna Alea tahu pakaian itu hanya dipakai oleh sepasang suami istri yang saling mencintai.

__ADS_1


Sementara dirinya bagaikan kucing dan anjing yang saling bermusuhan dan sinis,tidak akan mungkin bisa mereka akan melakukan hal itu.Karna hanya akan membuat perang dunia ke 3 terjadi diantara mereka.


Saat Alea sudah keluar dari kamar mandi,Alea berjalan kearah meja.Meneguk sebuah minuman yang berada didalam botol.Dan beberapa saat ia memperhatikan Fandy yang masih duduk di kursi roda,tepatnya disisi kasur tersebut.


Kenapa dia diam saja??apa jangan-jangan dia tidak bisa naik ketempat tidur??' batin Alea bertanya pada diri sendiri dengan menebak.Sebab melihat kondisi Fandy yang memang belum bisa berjalan.


Setelah meneguk minumannya,Alea berjalan menghampiri Fandy.


"Apa kau butuh bantuan??sepertinya kau sulit pindah ke kasur ini." tanya Alea menawarkan diri untuk membantu Fandy.


"Apa aku ada bilang butuh bantuan mu??jangan terlalu percaya diri,kau bisa menyentuh ku.." jawab Fandy menolak sinis pada Alea.


"Ck..terserah..aku cuma berbaik hati menolongmu,kalau kau menolak ya sudah..aku juga tidak akan paksa.." jawab Alea dengan sikap cueknya.Dan ia pun akan mulai naik kekasurnya.

__ADS_1


"Siapa yang menyuruhmu satu kasur denganku??" tanya Fandy dengan nada ketus.


"Tidak ada,kau kan bisa lihat dikamar ini cuma ada satu kasur..Artinya aku juga akan tidur disini." jawab Alea dengan santai nya.


"Tapi aku tidak sudi tidur satu kasur denganmu..segera menyingkir dari kasur itu,aku tidak mau tidur dengan gadis tengil sepertimu.." ucap Fandy mengusir Alea dengan menyingkir dari kasur nya.


"Heuh..Kau kira aku juga sudi seranjang denganmu??tubuhku pasti akan merasa gatal tidur dengan mahluk tungau sepertimu.." jawab Alea yang kesal dan langsung mengambil bantal guling dan juga selimut.Ia langsung merebahkan tubuhnya diatas sofa,yang kebetulan dikamar itu menyediakan sofa yang panjang.


Fandy seketika menatap tajam kearah Alea yang masih melawan padanya.Dan melihat sikap Alea yang begitu berani padanya.


Brengsek..Sial..' umpatnya dengan kesal.


Sedangkan Alea tidak mau ambil pusing dengan sikap Fandy yang sangat berlebihan.Dia lebih memilih mengalah daripada harus terus berdebat yang tidak ada habisnya.Terlebih ia juga sudah merasa sangat lelah dan ingin segera tidur.

__ADS_1


Fandy dengan terpaksa memindahkan tubuhnya sendirian dengan sekuat tenaga tanpa meminta bantuan oleh Alea.


__ADS_2