Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 30


__ADS_3

"Apakah bayi itu masih bersama mu?" tanya Ben penasaran.


"Bayi??Apa maksud mu?"tanya Fandy balik.


"Bayi lelaki bernama Kenzie,yang kau temukan di depan teras." sahut Salsa menjawab pertanyaan Fandy.


"Bagaimana kalian tahu bayi itu ada bersama ku?" tanya Fandy lagi.


Ben dan Salsa kembali saling bertatapan.


"Sebenarnya kedatangan kami kesini,ingin mengambil kembali bayi itu dari mu." jawab Salsa.


"Apa?Mengambil bayi itu dari ku?"apa maksud kalian?Bicara yang jelas jangan berbelit-belit." ujar Fandy yang mulai kesal


"Bayi itu sebenarnya adalah bayi kami.Anak kandung kami Fan." sahut Ben menjelaskan.

__ADS_1


"Hah??Bayi kalian??Lalu kenapa kalian melakukan itu?Kenapa kalian membuang bayi itu di depan rumah ku?" tanya Fandy yang begitu terkejut mendengar penjelasan Ben.


"Maaf Fan..Bukan keinginan kami yang sengaja membuang bayi kami.Tapi,ada sesuatu hal yang terpaksa kami meletakkan bayi kami didepan rumah mu.Karena ku pikir cuma kau dan istri mu yang bisa mengurusi bayi kami untuk sementara waktu." jelas Ben panjang lebar.


"Mudah sekali kau mengatakan hal itu,setelah bagaimana aku repotnya mengurusi bayi kalian.!" protes Fandy yang tidak terima dengan penjelasan Ben.


"Maaf Fan,kami melakukan ini terpaksa karena orang tua ku belum bisa sepenuhnya menerima Salsa sebagai istri ku.Terlebih mengetahui kami sudah memiliki anak tanpa sepengetahuan mereka."jelas Ben lagi.


"Jadi bagaimana dengan sekarang?" tanya Fandy


Fandy pun sesaat terdiam mendengar cerita Ben.


"Maafkan kami Fan.Kami tidak bermaksud melibatkan masalah ini pada mu.Tapi aku merasa bingung tidak tahu harus berbuat apa,jika melihat bayi kami tidak terima oleh mendiang ibu ku.Jadi aku terpaksa melakukan itu semua sampai kami mendapatkan kesempatan yang tepat untuk mengasuh kembali bayi kami."


"Setiap harinya kami juga dihantui rasa bersalah,karena perbuatan kami.Kami harus mengorbankan bayi kami.Jadi tolong untuk pengertian mu Fan.Biarkan kami mengambil kembali bayi kami.Kami janji tidak akan menelantarkan anak kami lagi."jelas Ben panjang lebar dengan memohon pada Fandy.

__ADS_1


Fandy pun langsung menarik nafas panjangnya.


Sesaat Fandy beranjak bangkit dan meninggalkan mereka ke belakang.Tak berapa lama Fandy kembali sembari menggendong baby Kenzie.


Seketika membuat Ben dan Salsa langsung tersenyum bahagia.Melihat sang bayi yang terlihat sehat dan tidak rewel.


"Ini bayi mu." ujar Fandy sembari menyerahkan baby Kenzie pada Salsa.


Salsa langsung menerimanya dan menggendong baby Kenzie.Seolah tak kuasa menahan rasa rindu,Salsa langsung mencium baby Kenzie berulang kali dan memeluknya.Begitu juga dengan Ben,yang tak bisa berkata apa pun lagi.Ia bersyukur jika baby Kenzie benar-benar dirawat baik oleh Fandy.


"Anak ku..Akhirnya kita bertemu lagi nak..Maafkan papa mama nak." ucap Ben meluapkan rasa bahagianya dengan ikut mencium baby Kenzie.


Sementara Salsa hanya bisa menangis haru karena tak bisa berkata apa-apa.Hanya ciuman dan pelukan yang ia luapkan pada sang anak.


Fandy hanya bisa diam dan memandangi mereka dengan perasaan yang juga ikut terharu.Tak mengira jika mereka terlihat begitu merasa bersalah,karena pernah menelantarkan baby Kenzie padanya.

__ADS_1


__ADS_2