Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 37


__ADS_3

Fandy pun seketika terkejut dengan perkataan Alea.Fandy langsung mengambilkan gelas tersebut dan memberikannya pada Alea.


"Mungkin kau kurang fokus." ujar Fandy.


Alea pun hanya bisa memandang bingung.


Selesai makan,Fandy membantu Alea untuk minum obat.


"Setelah ini kau istirahat saja,jika kau perlu sesuatu katakan saja padaku atau kau bisa panggil bibi.Mengerti?" ujar Fandy saat menyuruh Alea untuk beristirahat.


"Baik lah,tapi boleh aku minta sesuatu dari mu?" tanya Alea.


"Boleh,katakan saja." jawab Fandy.


"Nanti sore aku mau jalan-jalan ke taman.Aku sangat merasa bosan." jawab Alea memberitahu Fandy.


"Oke,nanti sore kita akan jalan-jalan.Yang terpenting kau harus banyak istirahat dulu." kata Fandy.


Alea pun mengangguk dan kembali menuruti perkataan Fandy. "Baik lah." jawab Alea langsung mencoba untuk beristirahat.


Fandy pun meninggalkan Alea beristirahat.Fandy hanya bisa menarik nafas panjangnya dengan lesu.Mengingat yang terjadi pada Alea saat dia tidak mulai tidak bisa mengambil gelas yang ada didepan matanya sendiri.


Apakah penyakit itu mulai menunjukkan gejalanya?' batin Fandy yang mulai mengkhawatirkan keadaan Alea.

__ADS_1


...****************...


Sore harinya..


Fandy pun menepati janji nya dengan mengajak Alea ke taman perumahan.Terlihat Alea pun begitu menikmati suasana sore hari saat berada ditaman.Fandy pun mengajak Alea untuk duduk dibawah pohon yang besar.


"Apa kau senang?" tanya Fandy sesaat.


"Yah,aku sangat senang.Karena akhirnya aku bisa menikmati suasana yang begitu tenang dan nyaman di taman ini." jawab Alea.


"Bagus lah,apakah ada sesuatu yang ingin kau datangi lagi?" tanya Fandy.


Sesaat Alea pun menoleh.


"Iya,katakan saja kemana kau ingin pergi.Aku akan menemani mu." jawab Fandy.


"Wah..Kenapa tiba-tiba kau menjadi sangat baik?Apakah ada sesuatu yang kau rahasiakan?" tanya Alea pura-pura mencurigai Fandy.


Sesaat Fandy pun berubah gugup.


"Ah tidak..Aku hanya bertanya,siapa tahu kau ingin pergi ke suatu tempat,karena aku akan menemani mu." jawab Fandy.


"Kenapa aku merasa kau seperti sedang mengasihani ku??Apa kau yakin tidak menyembunyikan sesuatu dari ku?" tanya Alea semakin mencurigai Fandy.

__ADS_1


Fandy pun tersenyum dan langsung merangkul bahu Alea.Membuat Alea langsung menoleh heran.


"Kau ini bagaimana,aku ini adalah suami mu.Sudah seharusnya aku menuruti apa pun keinginan istri ku.Jadi katakan saja apa yang kau ingin kan,aku pasti akan turuti." ujar Fandy.


"Kau ini benar-benar membingungkan,sejak aku keluar dari rumah sakit.Sikap mu sangat berubah.Apa kau sedang merasa bersalah padaku?" tanya Alea.


"Ya sudah anggap saja.Dan aku akan berubah,dan aku berubah hanya demi hubungan kita.Karena kita akan memulai hubungan ini semuanya dari awal.Aku akan memperlakukan mu layak nya seorang istri.Aku janji Alea." ucap Fandy yang langsung berjanji pada Alea sambil menggenggam tangan Alea.


Alea yang bingung akhirnya memilih mengangguk dan percaya semua kata-kata Fandy.


Disela obrolan mereka,tiba-tiba saja seorang anak menendang kan bolanya kearah Alea.


Alea yang melihat pun langsung bangkit dan berniat ingin mengambil bola tersebut


Namun,lagi-lagi Alea kembali tidak bisa meraih bola tersebut.Seolah gerakan tangannya tidak terfokus ke arah bola tersebut.Membuat Alea pun bingung dan terdiam sejenak.


Tak berapa lama seorang anak itu datang menghampiri Alea.Dan tanpa bicara apa pun anak tersebut mengambil bolanya dan langsung pergi.


Seketika membuat Alea merasa heran dan hanya diam mematung.Sambil memperhatikan tangan dan anak yang sudah pergi tersebut.


Kenapa tangan ku tidak bisa mengambil bola itu??Sebelumnya gelas,kenapa sekarang bola??Apa yang sebenarnya terjadi padaku??' batin Alea yang merasa bingung.


Fandy yang melihat Alea yang kebingungan,dengan cepat menghampirinya.

__ADS_1


"Ini sudah hampir malam,sebaiknya kita pulang saja.Ayo." ajak Fandy yang ingin mengalihkan perhatian Alea pada dirinya.Dengan membawa Alea pulang ke rumah.


__ADS_2