Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 26


__ADS_3

Sesaat Alea memperhatikan kartu nama yang diberikan Alex padanya.


"Hah??Dia seorang CEO??Apa iya?" seru Alea yang terkejut.


Karena hari semakin sore,Alea pun kembali pulang ke rumah.


Dan baru saja tiba di rumah,lagi-lagi baby Kenzie menangis.


"Uwek..Uwek.."lirih baby Kenzie.


"Aduh,kamu kenapa tiba-tiba nangis lagi baby Kenzie?Apa kau masih belum puas jalan-jalan??Besok kita pergi lagi ya." ujar Alex berusaha membujuk baby Kenzie.


Sesaat baby Kenzie merasa tenang dan Alea mencoba meletakkan baby Kenzie di atas sofa.


Dan setelah meletakkannya,Alea tiba-tiba merasakan perutnya yang mules.Dan ia pun berkeinginan pergi ke toilet.Tapi langkahnya pun maju mundur melihat baby Kenzie sendirian.


Alea mencoba mencari Fandy ke kamarnya.Sebab ia juga tidak melihat Fandy di ruangan.


Dan benar saja,terlihat Fandy tengah tidur pules di atas ranjangnya.Membuat Alea langsung mendengus dan menatap sinis.

__ADS_1


"Enak sekali hidupnya.Aku yang susah payah mengurus bayi itu sendirian,sedangkan dia justru enak-enakan tidur pules di kasurnya." gerutu Alea yang merasa tidak terima dengan tingkah Fandy.Yang layaknya seperti tuan raja yang tidak.mau melakukan apa pun.


"Hei tuan..Bangun." panggil Alea yang dengan beraninya membangunkan Fandy.


Fandy pun langsung terbangun dan perlahan membuka matanya.


"Ada apa??" tanya Fandy dengan nada tidak senang.


"Bisa kah kau menjaga bayi itu?aku mau ke toilet sebentar." ujar Alea meminta tolong.


"Kenapa kau tidak bawa saja sekalian ke toilet.Aku ngantuk,kau urus sendiri bayi itu." jawab Fandy menolak dan kembali tidur.


Alea pun langsung kesal dan tidak bicara apa pun.


Tak berapa lama Alea kembali lagi ke kamar,tanpa Fandy menyadarinya.


Perlahan Alea meletakkan bay Kenzie tepat dibelakang punggung Fandy.


"Jangan berisik ya,tetap berada di samping mahluk ini.Oke.Aku akan segera kembali." kata Alex dengan nada pelan dan langsung meninggalkan baby Kenzie bersama Fandy yang kembali tertidur pulas.

__ADS_1


Namun,baru beberapa menit ditinggal Alea.Baby Kenzie kembali menangis dengan sekencangnya.Membuat Fandy langsung terbangun dan menoleh ke arah belakang punggungnya.


Ia begitu terkejut melihat baby Kenzie sudah berada di samping.Fandy langsung mengacak-acak rambutnya dengan kesal.Karena Alea telah meletakkan baby disampingnya Kenzie tanpa seijinnya.


"Gadis sialan,beraninya dia diam-diam menaruh bayi ini disini." gerutu Fandy.


"Uwek..Uwek." lirih baby Kenzie yang terus menangis.


"Iya..Iya..Kau mau apa??Apa kau minta di gendong?" tanya Fandy pada baby Kenzie.


Karena sadar baby Kenzie tidak akan menjawab,dan hanya tangisan yang terus meriuhkan seisi kamarnya.Akhirnya dengan terpaksa Fandy menggendong baby Kenzie.


Namun,baru beberapa saat ia menggendong.Tiba-tiba Fandy mencium sesuatu bau yang sangat menyengat.


"Bau apa ini??Kenapa baunya seperti telur busuk??Hei bayi..Apa kau kentut?" tanya Fandy pada baby Kenzie sambil hidungnya mengendus-endus.


Dan penciumannya pun langsung terhenti dan terfokus pada bagian popok yang dipakai baby Kenzie.


Merasa penasaran,Fandy kembali meletakkan baby Kenzie di atas kasur.Dna mencoba memeriksa bagian dalam popoknya.

__ADS_1


Dan seketika membuat dirinya langsung syok dan berteriak sekuat mungkin.


"Aleaaa...!!!" teriak Fandy yang langsung memanggil nama Alea.


__ADS_2