
Baru akan mencoba sarapannya,Alea dengan refleknya langsung memuntahkan makanan tersebut.
"Puweh.. Puweh..makanan apa ini??asin sekali..!!!" ujarnya yang terkejut dengan rasa makanan yang baru dia coba.
Namun,karna masih ada makanan yang lain dan rasa penasarannya.Alea pun mencoba sekali lagi makanan lainnya.
"Puweh..Puweh..Ini juga asin.. awas saja kau mahluk astral..!!!!aku akan membalasmu..!!!" teriak Alea menyinggung Khay dengan perasaan yang sangat kesal.Karna ia tahu jika itu semua adalah ulah Fandy.
Dan benar saja,Khay yang mendengar teriakan Alea hanya bisa tersenyum puas.Sebab dia benar-benar sengaja melakukannya.Dengan tujuan ingin membalas Alea yang sudah menampar wajahnya semalam.
Alea pun dengan terpaksa mengolah makanan tersebut,daripada harus membuangnya.Ia begitu kesal dengan cara Fandy yang melibatkan makanan.
"Sialan..Awas saja,aku pasti akan membalas mu..Bodohnya aku kenapa harus mempercayai makanan yang sudah dia buat..Ihhhh.." gerutu Alea melampiaskan kekesalannya.
Siang harinya..
Alea pun bersiap-siap akan pergi ke suatu tempat.Dan tanpa sengaja Fandy keluar dari kamarnya dengan masih menggunakan kursi rodanya.
__ADS_1
"Kau mau pergi kemana?" tanya Fandy.
Sesaat Alea langsung melirik tajam.Mengingat kejadian tadi pagi,yang sudah membuatnya tidak jadi makan karna terlalu asin.
"Cari kerja.." jawab Alea singkat.
"Cari kerja??untuk apa??" tanya Fandy penasaran.
"Yang jelas untuk mendapatkan uang dan menghindar dari beruang kutub seperti mu." jawab Alea menyindir Fandy.
"Hehe..tidak kok,cuma bercanda..Aku bosan di rumah terus..tidak ada salahnya kalau aku mengisi waktu ku dengan bekerja..dan lagi pula aku heran,kenapa kau tidak pernah terlihat bekerja..Kau selalu menghabiskan waktu mu dikamar..apa kau sedang bersemedi??" ujar Alea dengan santai nya.
Sesaat Fandy melirik datar kearah Alea.
"Bukan urusanmu,dan kau tidak ku perbolehkan pergi hari ini." jawab Fandy.
"Kenapa??aku kan cuma keluar sebentar..tidak akan lama,sebelum makan malam aku juga sudah pulang."
__ADS_1
"Tapi tetap kau tidak boleh pergi,sebelum kau membersihkan semua ruangan di rumah ini." ujar Fandy.
"Hah??Tapi tadi kan aku sudah bersihkan..Jangan jadi orang yang kejam,dengan sengaja mengekang ku..Kau tidak mau urusan pribadi mu aku ikut campur..Artinya kau juga harus sama,jangan ikut campur atau mengatur ku untuk urusan pribadiku." jawab Alea menentang perkataan Fandy.
"Tapi aku suami,kau harus menuruti semua aturan ku..Kalau kau ingin pergi harus seijin ku.." ujar Fandy dengan tegas.
"Dih..kenapa sikap mu mirip pemain film Drakor?? kau mencoba mengatur ku dan dirimu tidak mau diatur.itu sama saja kau egois.." sindir Alea sedikit sewot
"Jangan berkomentar,kerjakan sekarang atau kau sama sekali tidak boleh keluar dari rumah ini." ucap Fandy memberi peringatan.
"Erggghh..Iya-iya,baiklah aku kerjakan sekarang..Asal kau tidak mengatur hidupku..kau puas tuan beruang kutub..!!" jawab Alea dengan kesal sambil meninggalkan Fandy kebelakang.
Fandy yang melihat hanya tersenyum puas.
Heuh..kau pikir kau akan bisa hidup tenang bersama ku gadis rubah,ini baru saja akan dimulai.. 'batin Fandy yang memang sengaja mempersulit Alea.
Alea pun hanya bisa menuruti perintah Fandy dengan sangat terpaksa.Mengingat dirinya memang sekarang sudah menjadi istri sah Fandy.Ia tidak bisa menentang secara kasar atas aturan yang dibuat Fandy.
__ADS_1