Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 40


__ADS_3

Mendengar hal itu membuat Fandy hanya bisa menghela nafas panjang.


Fandy pun langsung mendekap tubuh Alea dengan.Sebab dia serasa tidak sanggup mendengar ucapan Alea yang membuat perasaannya begitu sakit dan tidak tega.


"Tolong,Alea jangan berpikir seperti itu.Kau pasti bisa sembuh.Aku akan selalu berada di samping mu.Kau harus kuat Alea." ucap Fandy kembali menguatkan dan mendukung Alea.


"Untuk apa??Seharusnya kau tidak berada bersama ku.Hidup mu masih panjang,sementara aku perlahan akan menuju kematian..Kenapa hidup ku harus berakhir seperti ini.Huaa..Hiks." Isak Alea yang tiba-tiba menangis meluapkan seluruh kesedihannya.


Hal itu tanpa disadari membuat Fandy juga ikut menangis.Ia juga tak kuasa menahan rasa sedihnya setiap mendengar ucapan Alea yang selalu menyebutkan kata mati.


"Tidak..Kau tidak akan pergi meninggalkan ku Alea.Sampai kapan pun aku akan tetap bersama mu.Karena aku mulai mencintai mu." ungkap Fandy.


Yang seketika membuat Alea menghentikan tangisannya dan memandang Fandy.


"A..Apa maksud mu?Hiks.." tanya Alea yang sesaat sesegukan karena menangis.

__ADS_1


"Yah,aku mulai mencintai mu Alea." ungkap Fandy mengulang kembali kata-katanya.


Alea pun mencoba mendorong tubuh Fandy dengan pelan.


"Jangan mengatakan hal yang tujuan ku hanya untuk menghiburku.Terlebih karena kondisi ku saat ini." jawab Alea yang justru tidak mempercayai ucapan Fandy.


"Aku serius Alea.Aku benar-benar mulai mencintai mu.Memang ini tidak tepat dan kau pasti berpikir jika perkataan ku hanya untuk menghibur mu.Tapi ini murni dari perasaan ku Alea." ucap Fandy meyakinkan Alea.


Alea pun langsung memalingkan wajah nya dari Fandy.Seakan ia masih tidak percaya dengan ucapan Fandy.Dan baginya pun tidak ada gunanya jika melihat kondisinya yang sudah sakit parah.


"Tidak bisa Alea.Aku benar-benar sangat mencintai mu.Perasaan ini tidak bisa dihilangkan begitu saja." ucap Fandy menolak ucapan Alea.


"Tapi kau hanya akan menyia-nyiakan perasaan mu.!Untuk apa kau mencintaiku yang hampir akan mati.!" tukas Alea tidak menerima perasaan Fandy.


Namun,tanpa diduga Fandy justru menarik tengkuk leher Alea.Dan langsung mendaratkan bibirnya ke arah Alea.Fandy mencium bibir Alea dengan sangat lembut.Agar Alea dapat merasakan jika Fandy benar-benar serius padanya.

__ADS_1


Dan sesaat Fandy pun melepaskan ciumannya dan menatap dalam wajah Alea.


"Apa pun yang terjadi aku akan tetap bersama mu Alea.Aku tidak peduli bagaimana kondisi mu.Aku akan tetap berada disisi mu.Kau harus percaya dengan perasaan ku Alea." ungkap Fandy dengan serius.


Alea pun kembali meneteskan air matanya.Ia pun tidak dapat berkata apa pun lagi.Karena terlihat jelas jika Fandy memang serius dengan perasaannya.Alea pun kini begitu terharu dengan semua ungkapan Fandy.


Tak mengira jika Fandy masih mau menerima dirinya yang sudah dalam kondisi sakit.Yang seharusnya dia bisa saja meninggalkan dirinya dan mencari kebahagiaan lain.Tapi Fandy justru lebih memilih ingin tetap bersama dirinya.Walau pun dia tahu sesuatu yang buruk akan terjadi,tapi dia akan tetap mendampingi Alea


...****************...


Beberapa tahun kemudian..


Kini kondisi Alea semakin memburuk.Terlebih kondisinya yang sudah tidak bisa melakukan aktifitas apa pun.Hanya bisa berada diatas kasur tanpa bisa bergerak sedikit pun.


Tapi Fandy justru masih terus setia mendampingi Alea sang istri yang sudah sangat ia cintai.Fandy masih berharap keajaiban akan datang untuk kesembuhan Alea.Walaupun sebenarnya itu mustahil,tapi Fandy yakin Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk Alea dan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2