Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 29


__ADS_3

Tapi siapa sangka,jika niatnya seperti itu justru ditanggepin dengan salah paham.


"Ya sudah,bawa saja dia keluar dari rumah ini.Aku juga tidak Sudi tinggal satu atap dengan perempuan gila ini.!" jawab Fandy yang melawan ibunya dan langsung meninggalkan ibunya begitu saja.


Sebab Fandy pun juga ikut merasa kesal dengan sikap Renata ibunya Menyalahkan dirinya tanpa tahu yang sebenarnya.


Mendengar ucapan Fandy,seketika membuat Alea pun merasa kecewa.Karena Fandy benar-benar seakan tidak memperdulikan perasaannya.


"Baik,kalau begitu kau urus juga bayi ini.Jangan pikir kau bisa lepas tanggung jawab yang akan kau bebankan pada Alea. Bayi ini bukan anak kandung Alea.Jadi dia tidak harus merawat bayi ini.Ayo Alea,tinggalkan bayi ini,Kita pergi saja." jawab Renata langsung menarik tangan Alea meninggalkan kediaman Fandy.


Dan baby Kenzie pun kini berada ditangan Fandy.Karena Renata tak mengijinkan Alea untuk mengurusi bayi yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan Alea.


Sementara Fandy pun hanya bisa diam mematung sembari melirik ke arah sang bayi.Tak mengira jika sang ibu benar-benar menyalahkan dirinya.


"Ergghh..Brengsek,sialan.!" umpat Fandy langsung kesal.


...****************...

__ADS_1


Beberapa kemudian..


Fandy dan Alea benar-benar tidak saling bertemu.Dan bahkan tidak saling berkomunikasi.Fandy pun juga terpaksa menyewa seorang baby sitter untuk mengurusi baby Kenzie.Karena jelas ia tidak akan bisa mengurusi seorang diri.Terlebih sekarang ia memiliki kesibukan untuk pekerjaannya.


Fandy merupakan seorang pencipta lagu dan instrument musik yang sudah ia jalani dalam beberapa tahun sebelumnya.Itu sebabnya ia selalu menghabiskan waktunya hanya berada didalam kamar.Karena pekerjaannya yang menuntut menciptakan sebuah lagu dalam suasana yang tenang dan sepi.


Fandy juga seakan tidak memperdulikan baby Kenzie.Ia benar-benar menyerahkan semua urusan baby Kenzie pada seorang baby sitter.Karena menurutnya itu bukan lah tugasnya dan bukan kewajiban dia untuk mengurusi baby Kenzie.


Ketika dirinya tengah berada di kamar,Fandy mendengar suara ketukan pintu.


Tok..Tok.


"Ada apa?" tanya Fandy dengan nada datar.


"Itu tuan,ada 2 orang yang ingin bertemu dengan tuan." kata sang baby sitter memberitahu dirinya.


"Oke." jawab Fandy singkat dan langsung menemui seseorang tersebut.

__ADS_1


Fandy pun berjalan ke arah ruang tamu Dan terlihat 2 orang pasangan yang tengah duduk menunggunya.Fandy pun sesaat mengernyitkan pandangannya dan memperhatikan dua orang yang tidak asing baginya.


"Ben,Salsa?" seru Fandy yang merasa kaget dengan kedatangan mereka.


Yang ternyata dua temannya yang sudah lama tidak bertemu.


Ben dan Salsa langsung menoleh sembari bangkit dari duduknya.


"Hai Fan..Maaf,kamu datang menganggu mu." ujar Ben.


"Bagaimana kalian tahu aku tinggal disini?" tanya Fandy yang berjalan menghampiri Ben dan Salsa.


"Dari Alvin.Ku dengar kau belum lama pindah kesini." jawab Ben.


"Oh,jadi apa tujuan kalian kesini??" tanya Fandy penasaran dan sembari duduk dihadapan mereka.


Sesaat Ben dan Salsa pun saling pandang.Dan akhirnya pandangan mereka mengangguk secara bersamaan.Hal itu pun membuat Fandy merasa bingung.

__ADS_1


"Sebenarnya tujuan kami kesini bukan hanya untuk bertemu dengan mu." tukas Ben dengan menunjukkan wajah serius.


"Lalu?" tanya Fandy semakin penasaran.


__ADS_2