Dinikahi Tuan Muda Galak

Dinikahi Tuan Muda Galak
Bab 8


__ADS_3

Bukankah itu nyonya Renata??ngapain dia datang malam-malam begini??dan siapa lelaki yang bersamanya?? batin Alea bertanya-tanya dalam hati.


Alea pun masih memilih mengintip dari balik tembok tanpa sepengetahuan mereka.


"Maaf,kalau boleh bibi tahu ada keperluan apa nyonya repot-repot datang kerumah saya??kenapa tidak suruh saya saja yang kerumah nyonya??" tanya Evy ingin tahu.


"Tidak apa-apa,saya tidak merasa repot bi..Saya kesini ingin membahas yang pernah kita bicarakan sebelumnya..Tapi terlebih dulu,boleh saya bertemu dengan anak bibi?? siapa namanya??maaf saya jadi lupa..hehe." ujar Renata dan bertanya tentang Alea.


"Oh.. ada nyonya,sebentar ya saya panggilkan dulu..sekalian saya buatkan teh..Mohon nyonya dan tuan menunggu sebentar." jawab Evy beranjak bangkit.


"Jangan repot-repot membuatkan kami teh bi." sahut Renata.


"Tidak repot nyonya,ini suatu kehormatan untuk kami karna kedatangan nyonya." kata Evy lalu meninggalkan mereka.


Alea yang tadinya masih mengintip bergegas kekamar.Dan langsung merebahkan dirinya diatas kasur sembari menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.Ia berniat ingin bersandiwara pura-pura tidur agar Evy sang ibu tidak menyuruhnya bertemu dengan majikan ibunya.


Lebih baik aku pura-pura tidur saja..Aku yakin mereka datang pasti ingin membicarakan perjodohan itu..' ujar Alea dalam hatinya.

__ADS_1


Evy pun berjalan kearah ruang tv,tapi ternyata dia tidak menemukan keberadaan Alea.


"Dimana anak itu??bukannya dia tadi masih nonton tv??" tanya Evy yang bingung.


Akhirnya Evy pun kekamar Alea,yang untungnya kamar Alea tidak dikunci.


Saat memasuki,Evy melihat Alea yang sudah diatas kasur dengan berselimut.


Melihat Alea seperti itu,Evy cuma bisa menggelengkan kepalanya.


"Alea..Bangun nak ibu tahu kamu tidak benar-benar tidur..Ayo nak cepat temui nyonya Renata..Beliau sudah jauh-jauh datang kerumah kita nak." ujar Evy mencoba menarik selimut Alea,tapi Alea justru menahan selimut tersebut.


"Aku ngantuk bu..Lain kali saja..Bilang saja aku sakit,jadi aku tidak bisa menemui dia.." jawab Alea menolak ajakan ibunya.


"Jangan berkata seperti itu kau mau benaran sakit karna berbohong??ayo nak,cepat bangun dan temui nyonya Renata sebentar saja..Dia bahkan juga mengajak anaknya tuan muda Khay..." tukas Evy memberitahu Alea.


"Tapi aku tetap tidak tertarik bu,aku sudah ngantuk jadi ibu saja yang menemui mereka..Aku juga tidak peduli dia datang dengan siapa." ujar Alea yang tetap menolak.

__ADS_1


"Ayo lah nak..hanya sebentar saja,setelah itu kau boleh pergi keluar..belikan ibu detergen bubuk di minimarket..Bagaimana??" ujar Evy yang terus membujuk Alea.


Alea dengan terpaksa bangun dan menatap ibunya.


"Ibu janji cuma sebentar aku menemui mereka??" tanya Alea memastikan.


"Iya nak..Ibu janji ibu tidak bohong." jawab Evy.


"Oke.. " jawab Alea akhirnya menuruti permintaan ibunya.


Alea dan ibunya pun keluar kamar untuk menemui Renata dan Fandy. Tapi Evy terlebih dulu sudah membuatkan teh untuk mereka.Dan Alea membantu sang ibu membawakan tehnya kepada mereka.


Tiba diruang tamu,Renata langsung tersenyum saat melihat sosok Alea yang selama ini belum pernah ia lihat.Walaupun dia sudah sering dengar cerita tentang Alea dari Evy.Tapi belum pernah melihatnya sekali pun.


Sementara Fandy sesaat memperhatikan sosok Alea.Yang ia merasa pernah bertemu dengannya.Fandy mengernyitkan pandangannya kearah Alea dan seketika tersenyum miring.


Sedangkan Alea justru tidak menyadari dan tidak ingat,jika Fandy adalah lelaki yang pernah bertemu dengannya sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2