
Beberapa hari kemudian..
Alea semakin bingung dengan tingkah laku Fandy yang selalu menghabiskan waktunya dikamar sampai seharian.Tidak ada aktifitas apa pun yang dilakukan Fandy.Dan selalu menjadi tanda tanya dibenak Alea,kenapa Fandy selalu berada dikamar terus.
Fandy sampai lupa dengan kehadiran Alea yang sudah tinggal serumahnya.Bahkan sudah menjadi istri sahnya.Dia pun juga melupakan rencananya untuk membalas dendam pada Alea,karna terlalu sibuk dengan apa yang dilakukannya.
Sampai akhirnya,saat Alea sedang menikmati makan siangnya.Fandy keluar dari kamarnya,dan seperti biasa Fandy hanya mengambil air minum untuk dibawanya ke kamar.
Alea pun langsung beranjak bangkit dan mencoba menghadang Fandy.Membuat Fandy sesaat menatap bingung.
"Kau mau apa??"tanya Fandy dengan datar.
"Ada yang mau kutanyakan padamu." ujar Alea.
Fandy hanya menatap datar.
"Apa yang sebenarnya kau lakukan dikamar sana??Ku perhatikan akhir-akhir ini kau selalu menghabiskan waktu dikamar..Apa kau sedang berhibernasi??kau bahkan tidak terlihat suami normal lainnya..yang seharusnya setiap pagi bangun dan pergi bekerja..Tapi,kau cuma didalam kamar dan keluar hanya untuk ambil minum dan makanan.."tanya Alea yang ingin protes pada Fandy.
__ADS_1
"Bukan urusanmu.." jawab Fandy singkat.
"Bagaimana bukan urusanku,sekarang ini aku sudah jadi istrimu..kau cuma sibuk dengan dirimu sendiri,sampai kau lupa dengan kewajiban mu.." protes Alea lagi.
"Kewajiban??kau ingin aku melayani mu di ranjang?" tanya Fandy sengaja.
"Apa?jangan seenaknya bicara..!!bukan itu maksudku..!!"ujar Alea yang langsung sewot dengan ucapan Fandy.
"Jadi??" tanya Fandy lagi singkat.
"Maksudku kewajiban mu menafkahi ku..Sejak menikah,kau belum memberiku uang belanja..Aku terus yang keluar uang..dan membuat tabungan ku sudah menipis..kau ini sebenarnya punya pekerjaan apa tidak??." jawab Alea terus protes pada Fandy dengan sewotnya.
"Ini..gunakan kartu ini setiap bulannya..jangan cerewet dan jangan mencampuri kehidupan privasi ku..paham." ujar Fandy langsung memberikan sebuah kartu debit pada Alea.
Fandy pun meninggalkan Alea dan kembali kekamarnya.Sementara Alea hanya menatap aneh pada Fandy.
"Dasar pria aneh..Aku tidak peduli apa saja yang kau lakukan dikamar itu,yang penting kau tidak melupakan kewajiban mu..Dan akhirnya tabungan ku bisa kembali..hehe.." ujar Alea langsung tertawa kecil dan bersemangat.Karna Fandy sudah memberikan apa yang sudah menjadi haknya.
__ADS_1
Malamnya..
Alea yang sedang asik menonton tv,Fandy pun keluar kamar dan beberapa saat memperhatikan Alea.
Ia pun langsung tersenyum miring,seolah sedang merencanakan sesuatu untuk Alea
Fandy berjalan menghampiri Alea,dan duduk di samping Alea dalam jarak hanya beberapa meter.Alea yang tidak menyadari,Fandy langsung mengambil remote tv yang berada tepat disampingnya.Alea masih tetap asik menonton dan sesekali tertawa.
Dan tiba-tiba saja acara tv show yang sedang ia tonton pun seketika berubah menjadi acara pertandingan bola.Sontak membuat Alea menoleh kearah Fandy.
"Hei..apa yang kau lakukan??kenapa kau merubah channel tv nya??"tanya Alea.
"Aku juga mau nonton.." jawab Fandy yang bersikap cuek.
"Tapi kan yang nonton aku duluan..Kembali kan sini remote nya." ujar Alea yang protes lagi
"Tidak." jawab Fandy singkat.
__ADS_1
"Cepat ganti saluran tv nya.." kata Alea yang menyuruh Fandy.
"Tidak." jawab Fandy yang singkat lagi.