Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
bertemu saat pindah


__ADS_3

pagi hari pun datang tiwi sudah menyiapkan barangnya dan juga sudah memanggil taksi. ia pun berangkat menuju kosan barunya. saat didekat pesantren ia melihat para santri sedang bergotong royong membersihkan halaman pesantren.


dari dulu ia memang pengen mondok tapi tidak kesampean karna kedua orangtua nya meninggal ketika ia kelas 1 SMA. karna tiwi tidak memiliki siapa siapa jadi sekarang ia hidup sebatang kara. tapi tiwi tidak pernah mengeluh ia mencari rezeki dengan cara bekerja di ketring tetangganya dan sekarang ia memiliki usaha ketring dan butik sendiri.


"apakah masih lama pak" tanya tiwi pada sopir


"sebentar lagi sampai kok nona" ucap sopir itu. tiwi pun mengangguk. 5 menit kemudian tiwi sampai di kosannya.


"sudah sampai nona" ucap sopir itu.


"ah iya Terima kasih ya pak" ucap tiwi.


"iya nona " kata sopir itu lalu pergi.


tiwi mengetok pintu dan ada wanita paruh baya yg keluar.


"assalamu'alaikum bu" sapa tiwi


"waalaikumsalam nak tiwi ya" ucap Ibu itu. tiwi mengangguk.


"ayo masuk kamarnya su dc ah ibu siapkan" ucap Ibu itu.


tiwi masuk ke kamarnya. ia sangat suka kamar nya itu. ia pun berbaring sebentar lalu merapikan barang barangnya.


"aduh kok tiba-tiba aku kepikiran sama ustadz Raihan ya rasanya kangen banget pertemukanlah kami lagi ya Allah. ah lebih baik aku sholat ashar." gumam tiwi.


tiwi pun melaksanakan ibadahnya setelah menunaikan ibadahnya ia pun merasa lapar dan ingin keluar sekalian jalan-jalan tapi badannya tidak mendukung. ia pun memesan makanan lewat online.


malam pun tiba ia melihat dari luar jendela aktivitas para santri yang ada di pesantren itu. malam di pesantren itu begitu indah mereka mengaji bersama lalu bersholawat dan setelah itu mereka istirahat. sungguh itu membuat tiwi kagum dengan guru pembimbing dan para santri di pesantren itu. karena sudah merasa sangat lelah tiwi membaringkan badannya di kasur dan yakblama kemudian ia tidur dengan pulas.


keesokan harinya.....

__ADS_1


setelah sholat subuh tiwi membuka jendelanya dan melihat bahwa ada banyak orang yang sedang jogging. ia pun tertarik dan mulai mengeluarkan busana tomboy nya, ia memakai celana trening berwarna abu-abu dan jaket berwarna hitam. meski ia berpenampilan tomboy tapi ia tetap cantik.


tiwi pun mulai pergi meninggalkan kosannya. ia lari santai mengelilingi kampung. semua orang menatapnya tapi tiwi membalasnya dengn senyuman.


tiwi pun jogging didekat pesantren karna disana juga ada danau jadi tiwi tertarik untuk kesana. ia lari tapi matanya melihat kearah pesantren jadi ia tersandung batu dan ingin jatuh tapi tiba-tiba ada pria berbadan kekar dan tinggi yang menangkap dan memeluknya.


"aduhh" kata tiwi. tiwi melihat kearah orang yang sedang memeluknya. betapa terkejutnya ia. pria yang selama ini ia rindukan berada di hadapannya. mereka saling bertatapan melepas rindu. dan akhirnya mereka sadar.


"astaghfirullahal 'dzim. " ucap mereka bersamaan. lalu mereka berdua tersenyum canggung.


"ustadz Raihan", "dik tiwi "ucap mereka bersamaan.


" emm ustadz makasih ya dah nolongin saya"ucap tiwi senang.


"ah iya dik adik apa kabar" ucap Raihan.


"alhamdulillah saya baik ustadz, Ustadz bagaimana" ucap tiwi.


"emm dik tiwi ngapain di sini " ucap Raihan.


"saya baru pindah semalam ustadz, ustadz sendiri ngapain disini" ucap tiwi.


"saya memang tinggal disini di pesantren AL-KARIM. " ucap Raihan.


"em dik tiwi mau jogging ayo bareng" ajak Raihan. tiwi pun mengangguk. saat mereka jogging bersama mereka mengobrol banyak.


"dik tiwi kenapa pindah" tanya Raihan.


"karna di daerah sini dekat rumah sakit tempat saya bekerja ustadz" jawab tiwi.


"oh dik tiwi sudah lulus ni kuliah nya boleh kali kita langsung ke KUA sekalian lari juga nih" goda raihan

__ADS_1


"ih ustadz pagi pagi udah menggoda saya aja" ucap tiwi mencubit pinggang Raihan.


"aw dah 3 kali nih kena cubitan maut. " ucap Raihan.


"ternyata ustadz masih inget" tiwi tersenyum.


"iya dong oh ya ternyata dik tiwi gak banyak berubah ya tetep tomboy tapi makin cantik" goda Raihan.


"ih ustadz ni kalo nggoda suka bikin baper deh" ucap tiwi manja.


"oh ya ustadz udah nikah? " tanya tiwi.


"belum " jawab Raihan singkat.


"loh kenapa ustadz belum nikah" tanya tiwi.


"kan waktu itu adek bilang tungguin adek sampe lulus kuliah, ntar nikahnya sama adek kan" goda Raihan.


"hmm iya juga ya gimana kalau kita besok nikah " tiwi membalas godaan Raihan.


"aduh adik kok malah mbales nggoda sih padahal kan saya mau lihat muka adik yg kesel " ucap Raihan . tiwi pun tertawa.


"ustadz kita pulang yuk dah siang entar kita gosong lagi " kata tiwi. dan mereka berdua pun tertawa.


"iya jadi arang dong kita " ucap Raihan


"adek pulang ya ustadz assalamu'alaikum" pamit tiwi.


"waalaikumsalam" ucap Raihan.


mereka sangat bahagia dengan pertemuan itu. karna telah lama saling rindu tapi mereka tetap ingat batas dan hanya sekedar bercanda untuk melepas rindu.

__ADS_1


Hai kakak kakak tolong like yaa aku butuh dukungan kalian nih.. 😗


__ADS_2