
sudah 3 hari Raihan koma. tapi semakin hari keadaannya semakin baik.
"dik hari ni kami pulang kan" ucap malik.
"iya ustadz hari ini ustadz pulang adik sudah urus semuanya kok" ucap tiwi.
"terus Raihan gimana kapan dia pulang" ucap malik.
"ustadz Raihan sih dah baikan tapi dia masih belum sadar ustadz jadi nunggu dia sadar dulu" ucap tiwi.
"ustadz nanti mbak mira yg nganter ustadz pulang sebentar lagi juga sampe kok. " ucap tiwi.
"yaudah kita tunggu di depan yaa" ucap malik.
"assalamu'alaikum" ucap malik dan ridwan bersamaan.
"waalaikumsalam" ucap tiwi.
keesokan harinya...
tiwi sedang sholat tahajjud selesai sholat ia melihat respon dari Raihan.
"mas alhamdulillah tangan mu dah mulai bergerak" ucap tiwi bahagia dan memegang tangan Raihan. tak lama kemudian raihan membuka matanya. ia melihat kearah tiwi yg sedaru tadi hanya senyum dan meneteskan air mata.
"dik kamu kenapa " ucap Raihan pelan. tiwi tidak berkata apapun dan langsung memeluk Raihan. Raihan membalas pelukan tiwi.
"jangan nangis dik nanti banjir loh" goda Raihan.
"ih mas belum sembuh juga masih aja nggoda adik" ucap tiwi
"heheh mas gak nyangka loh ternyata.. " ucap Raihan.
"ternyata adik ngejaga in mas terus yaa" ucap tiwi
"bukan ternyata adik bisa nangis kirain air mata adik beku" ucap Raihan.
"ih mass" ucap tiwi mencubit pinggang Raihan.
"aww mas belum sembuh juga udah main nyubit aja" ucap Raihan tertawa
"mas sih tapi mas beneran udah baikan" ucap tiwi.
"iya hapus ya air matanya, mas tu sakit hati tau gak liat adik nangis" ucap Raihan. tiwi dengan cepat menghapus air matanya.
"maafin adik ya mas udah nyakitin hati mas" ucap tiwi memeluk Raihan.
"gak papa dik ini salah mas juga kenapa waktu itu gak nurut sama adik" ucap Raihan.
mereka saling bermanja manja dan bercanda. hingga azan shubuh berkumandang.
"mas udah azan adik ambil wudhu dulu ya" ucap tiwi yg hendak pergi tapi tangannya di tahan oleh Raihan.
__ADS_1
"tunggu mas ikut mau sholat juga" ucap Raihan.
"emang mas kuat" ucap tiwi.
"tenang aja mas udah baikan kok" ucap raihan.
"yaudah adik lepas infus nya ya" ucap tiwi.
"yuk mas " ucap tiwi memapah Raihan untuk wudhu.
"mas yakin kuat berdirinya" ucap tiwi.
"iya sayang" ucap Raihan.
mereka sholat subuh berjamaah setelah sholat tiwi dan Raihan mandi bersama.
"dik mandi yuk " goda Raihan.
"mas mau mandi emang kuat mandi sendiri " ucap tiwi.
"iya kan ada kamu" ucap Raihan
"ohh maksudnya kitaa mandi bareng gitu. " ucap tiwi.
"iya lah" ucap Raihan.
"tapii.. " ucap tiwi.
"yaudah deh" ucap tiwi.
mereka pun mandi bersama dan sangat lama pada akhirnya. mereka keluar dari kamar mandi.
"mas adik dah selesai mandinya" ucap tiwi keluar dari kamar mandi.
"ih dik tunggu " ucap Raihan.
"nanti mas jatoh gimana" lanjut Raihan.
"moduus" triak tiwi.
Raihan pun keluar dari kamar mandi.
"ih adik gak nunggu" ucap Raihan.
"hehehe mas sih lama benget mandinya" ucap tiwi sambil memakai jilbabnya.
"hari ini mas pulang ya adik dah urus semuanya" ucap tiwi senang.
"horee bisa leluasa dong nggoda bidadari" ucap Raihan
"hmmm mulai deh" ucap tiwi.
__ADS_1
"nanti minta jatah yaa" goda Raihan
"hmm" ucap tiwi
"mas udah lama loh gak minta jatah" goda Raihan.
"duhh baru sehat juga dah nakal aja" ucap tiwi.
"mas nanti adik pulang dulu ya ambil mobil" ucap tiwi
"iya tapi jangan lama lama ya nanti mas kangen" ucap tiwi.
"iya nanti adik lama lama in di jalan" ucap tiwi.
"ih kok gitu" ucap Raihan.
"iya dong gitu masa mau gini" ucap tiwi tertawa.
setelah mengurus kepulanga Raihan tiwi langsung pulang untuk mengambil mobil. sedangakan Raihan ia hanya mengutak-atik ponselnya karna merasa bosan.
"assalamu'alaikum suami ki cayyaaang" ucap tiwi.
"waalaikumsalam yuk dik kita pulang sekarang mas gak betah disini" ucap Raihan.
"iya iya kita pulang yaa" ucap tiwi.
"kok adik betah banget dirumah sakit" ucap Raihan.
"adik kan dokter di sana mas bukan pasien"ucap tiwi.
" iya juga sih"ucap Raihan.
mereka pun sampai di rumah dan tiwi langsung membawa Raihan kekamar.
"dik nanti mas sholat maghrib di mushola ya" ucap Raihan.
"iya tapi abis sholat langsung pulang ya" ucap tiwi.
"iya sayang abis pulang kita sholat isya kan abis sholat isya kitaa.. " ucap Raihan sedikit menggoda tiwi.
"huhh nakalnya keluar deh" ucap tiwi. mencubit hidung Raihan.
"aww.. tumben nyubit hidung biasanya pinggang" ucap Raihan.
"pengen aja" ucap tiwi.
"pengen apa ayooo... kalo pengen sekarang aja gak usah nunggu abis isya kan lama" goda Raihan.
"huhh dah ah adik siapin makanan dulu ya buat mas disini di goda terus" ucap tiwi.
"iya deh" ucap Raihan.
__ADS_1
maaf ya kakak kakak mungkin ada yg gak nyambung tapi tetep dukung author ya😗