Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
bertemu camer


__ADS_3

keesokan harinya tiwi tidak jogging karna harus menyelesaikan data para pasiennya. sedangkan Raihan ia hanya duduk diteras rumah membaca berita dari internet. karna merasa bosan ia pun memulai panggilan video dengan tiwi.


triingggg.... tring... HP tiwi berdering ternyata itu adalah panggilan video dari Raihan. tiwi lekas mengangkat nya.


"assalamu'alaikum ustadz" tiwi


"waalaikumsalam kayaknya sibuk ya" Raihan


"iya nih mau buat data pasien" tiwi.


"oh berarti ganggu dong" Raihan.


"ah nggak ustadz malah saya seneng ada teman ngobrol" tiwi.


"dik tiwi hari ini ke rumah sakit gak" Raihan


"iya nanti malam " tiwi.


tiwi pun menyandarkan HP nya didinding agar Raihan bisa melihatnya dan ia bisa mengerjakan tugas tanpa harus repot memegang HP nya.


"dik nanti sebelum Ashar kerumah ya" Raihan.


"ngapain ustadz" tiwi.


"ayah mau ketemu sama kamu " Raihan.


flash back on


Raihan pulang setelah mengantar tiwi kerumah nya.


"assalamu'alaikum ayah" ucap Raihan


"waalaikumsalam" ucap kiai razak


"darimana kamu nak" ucap kiai razak


"abis jemput temen yah" ucap Raihan


"cewek apa cowok" ucap kiai razak


"cewek yah" ucap Raihan bingung.


"sejak kapan kamu punya temen cewek " tanya kiai razak


"baru tadi pagi yah" ucap Raihan tersenyum.


"siapa namanya kenalkan sana ayah dong" goda kiai razak

__ADS_1


"tiwi yah kalo ayah ingin tahu seperti apa tiwi besok Raihan suruh tiwi kesini " ucap Raihan


"memang dia tinggal dimana" ucap kiai razak


"dia tetangga kita yah baru pindah semalam" ucap Raihan


"oh yaudah besok kamu suruh tiwi kesini ya ayah pengen lihat seperti apa menantu ayah itu" goda kiai razak


"ayah muali deh" ucap Raihan malu.


class back off


"ohh insyaallah nanti adik kesana" tiwi.


tut.. tuutt.. panggilan video pun terputus.


"yah kok putus hmmm" gumam tiwi.


hari pun sudah sore yang menunjukkan pukul 15.00.tiwi lekas pergi kerumah ustadz nya.


"assalamu'alaikum" ucap tiwi sambil mengetok pintu.


"waalaikumsalam" jawab Raihan.


"ah dik tiwi ayo masuk" ucap Raihan


"oh iya silakan duduk nak," ucap kiai razak.


tiwi lekas duduk dia samping kiai razak.


kiai razak melemparkan beberapa pertanyaan.


"kalian sudah kenal berapa lama" ucap kiai razak seperti hakim yang ingin menyelesaikan masalah.


"emm baru 2 hari ayah" jawab Raihan.


"kamu udah kerja tiwi" ucap kiai razak


"iya sudah om" ucap tiwi.


"panggil ayah saja, kerja apa" ucap kiai razak


"tiwi dokter di rumah sakit arrindah"jawab tiwi


" umur mu berapa"tanya kiai razak


"23 ayah" ucap Tiwi

__ADS_1


"sudah punya calon suami atau pacar" ucap kiai razak


"tiwi belum punya calon suami dan tiwi gak pernah pacaran yah" ucap tiwi


"oh bagus kalian berdua kan umurnya udah sama sama cukup buat nikah kenapa kalian berdua gak nikah aja lagipula pasti kalian berdua saling mencintai kan" ucap kiai razak


"NIKAH.. " jawab mereka berdua terkejut lalu saling menatap.


"iya memangnya kamu keberatan tiwi anakku" ucap kiai razak


"emm tidak sama sekali ayah" ucap tiwi malu-malu.


"tuh Raihan tiwi aja gak keberatan kamu gimana" ucap kiai razak mengarahkan pandangannya pada Raihan


"emm kalo dik tiwi gak keberatan Raihan juga bersedia menjadi imam dik tiwi ayah" ucap Raihan melihat tiwi


"alhamdulillah kalau begitu kapan kita bisa bertemu keluarganya tiwi agar bisa melamar tiwi didepan keluarganya" ucap kiai razak


"em tiwi tidak punya siapa siapa lagi didunia ini yah semenjak orang tua tiwi meninggal wak tu tiwi SMA" ucap tiwi sanngat sedih tapi ia tidak menangis.


"ya sudah kalau begitu nanti ayah akan atur pernikahan kalian secepatnya. "ucap kiai razak sangat bahagia.


mereka berdua pun diam saling tatap dan senyum sendiri.


"em ustadz ayah sebaiknya kita ke mushola 5 menit lagi Ashar. "ucap tiwi.


"MasyaAllah kamu sangat memperhatikan waktu sholat ya" ucap kiai razak.


"oh ya ayah pergi duluan ya ke mushola nya, assalamu'alaikum" ucap kiai razak lalu pergi.


"waalaikumsalam" jawab mereka berdua.


setelah kiai razak pergi mereka berdua sangat gugup.


"ustadz adik ke mushola dulu ya assalamu'alaikum" ucap tiwi


"tunggu" ucap Raihan. ia pun berjalan mendekati tiwi dan berkata"kita pergi bersama"ucap Raihan.


"iya ustadz" ucap tiwi.


mereka pun berjalan berdua dan dijalan mereka saling menggoda. saat nisa melihat hal itu sifat pendendam nya pun keluar.


"rin itu siapa yang mengobrol sama ustadz Raihan. " ucap nisa kepada rina temannya


"oh itu kalo gak salah namanya tiwi yang sering digosipin para santri karena deket sama ustadz Raihan" jelas rina


nisa dan rina adalah salah satu santri yang terkenal dengan sikap sombongnya. nisa adalah teman masa kecilnya Raihan mereka sama-sama tumbuh besar di pesantren. dan kini ia menyukai Raihan.

__ADS_1


tiwi dan Raihan saling menggoda satu sama lain hingga tertawa geli.


__ADS_2