
hari hari berganti dan bulan pun berlalu kini usia Ranti sudah 1 tahun. Ranti sangat pandai bicara dan membaca Al-Quran. ia sangat suka olahraga apalagi karate ia ingin seperti uminya yg jago karate dan seperti abinya yaitu penghafal Al-Quran.
"umi nanti Ranti mau sekolah di pesantren yg ada olahraga karate nya ya" ucap Ranti.
(sebenernya Ranti ngomongnya kayak anak usia 1 tahun pada umumnya ya, tapi ana nulisnya dia ngomong jelas biar gak bingung bacanya.)☺
"iya nak nanti Ranti masuk pesantren pas udah SMA aja ya" ucap tiwi.
"iya mi abi mana mi" ucap Ranti.
"oh iya abi mana ya" ucap tiwi.
"Ranti tidur siang ya umi mau ke abi dulu ya" ucap tiwi.
"iya umi" ucap Ranti langsung pergi ke kamarnya. sedangkan tiwi menemui Raihan.
"assalamualaikum bi" ucap tiwi memasuki kamar tapi tak ada jawaban dari Raihan.
"bi abi sakit ya" ucap tiwi memegang kepala Raihan untuk meriksa suhu badannya.
"astaghfirullah bi badan abi panas banget" ucap tiwi panik.
"abi gak papa mi cuma pusing aja dikit" ucap Raihan dengan tak bersemangat.
"gak papa gimana badan abi panas banget kita kerumah sakit ya" ucap tiwi makin Panik.
"gak usah mi abi tiduran aja" ucap Raihan.
"yaudah umi kompresin aja ya" ucap tiwi langsung pergi ke dapur mengambil air.
__ADS_1
"abi kalo sakit bilang sama umi" ucap tiwi sambil mengompresi kepala Raihan.
"maaf mi abi takut umi khawatir" ucap Raihan.
"hmmm.. sekarang abi istirahat ya " Ucap tiwi mengusap kepala Raihan.
"iya mi" ucap Raihan langsung memejamkan matanya.
tiwi mengompresi Raihan sampai panasnya benar benar turun. ia tak tenang jika badan Raihan masih panas.
"alhamdulillah badan abi udah gak terlalu panas" ucap tiwi.
"hmm.. udah jam 2 aku langsung sholat tahajjud aja deh" gumam tiwi langsung pergi ke kamar mandi. ia langsung melaksanakan sholat tahajjud setelah sholat ia membaringkan badannya sebentar sambil memeluk Raihan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Keesokan harinya....
"iya dong kan dokter umi yg ngerawat abi" ucap Raihan manja.
"hmmm dasar" ucap tiwi.
"selamat pagi abi umi" ucap Ranti.
"pagi tuan putri" ucap Raihan menggendong Ranti.
"abi sakit ya badan abi kok panas sih" ucap Ranti.
"abi masih sakit bi" ucap tiwi menempelkan tangannya ke dahi Raihan.
__ADS_1
"huhhh abi masih demam tapi panasnya udah turun" ucap tiwi sedikit lega.
"umi emang abi sakit ya" ucap Ranti .
"iya tapi abi udah sembuh sayang" ucap Raihan.
"yaudah abi makan ya umi suapin" ucap tiwi.
"Ranti disuapin gak mi" ucap Ranti.
"iya dong Ranti kan masih kecil kalo makan sendiri nanti tumpah jadi umi suapin kedua bayi umi" ucap tiwi.
"abi dah gede kali mi" ucap Raihan.
"tapi abi tiap hari disuapin umi sama kayak Ranti" ucap Ranti mengundang gelak tawa.
"hahaa... pinter banget kamu ti mojokin abi" ucap tiwi tertawa.
"hehehe iya juga ya" ucap Raihan cengegesan.
"yadah sini umi suapin siapa dulu ni Ranti apa abi" ucap tiwi.
"abi /Ranti"ucap Raihan dan Ranti bersamaan.
" hmm Ranti dulu deh abi ngalah yaa"ucap tiwi. mereka pun makan bersama.
seperti itulah mereka setiap pagi bercanda tentang hal yg tidak jelas.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
like, like, and likeee🙂