
"umi nanti umi tinggal sama ranti dan abi kan" ucap ranti masih memeluk tiwi.
"umi juga gak tau sayang" ucap tiwi.
"umi masih belum ingat sama kita nak tapi insyaAllah nanti kita kumpul lagi" ucap Raihan
"iya bi" ucap ranti kecewa.
"emmmm yaudah deh nanti umi tinggal sama abi dan ranti " ucap tiwi.
"beneran mi" ucap ranti.
"iya mulai sekarang umi akan jadi umi nya ranti selamanya, umi janji gak akan pernah ninggalin ranti dan abi lagi" ucap tiwi meneteskan air mata.
"umi jangan nangis ranti sayang banget sama umi" ucap ranti.
"oh iya kalian tinggal disini ya bukannya waktu itu di surabaya" ucap tiwi.
"iya umi ranti sama abi pindah rumah" ucap ranti.
"Ranti istirahat lagi ya biar cepet sembuh katanya mau tinggal sama umi" ucap Raihan.
"iya ranti tidur ya nak" ucap tiwi mencium ranti.
Beberapa saat kemudian ranti pun tertidur.
"umi inget gak waktu pertama kali kita ketemu" ucap Raihan.
"nggak bi" ucap tiwi.
"waktu itu kita ketemu di bandara umi nabrak abi" ucap Raihan tertawa.
"ah bentar bi" ucap tiwi sedang memikirkan seauatu.
"oh iya umi inget waktu itu umi di dorong sama sinta, wanita yg bilang abi ganteng " ucap tiwi.
"umi Inget apa lagi" ucap Raihan.
__ADS_1
"udah itu aja" ucap tiwi.
"waktu umi kuliah juga kita ketemu" ucap Raihan.
"yg Bener bi" ucap tiwi jiwa penasarannya mulai muncul.
"kita ketemu pas umi ikut lomba karate dan dakwah" ucap Raihan.
"terus terus.." ucap tiwi.
Raihan menceritakan semuanya dari awal ia bertemu tiwi sampai sekarang ada ranti. tiwi sangat menikmati cerita itu mereka tertawa bersama.
"umi tau gak abi minta anak berapa" ucap Raihan.
"berapa bi" ucap tiwi masih tertawa.
"seratus" ucap Raihan ikut tertawa.
"abi mah emang kita lebah" ucap tiwi.
"nah itu umi juga bilang gitu" ucap Raihan.
"kenapa mi" ucap Raihan panik.
"kepala umi bi sakit" ucap tiwi.
di kepalanya terlintas wajah Raihan dan ranti terus menerus. kenangan lama mulai terbuka walau pun cuma bayangan hitam tapi cukup jelas.
"huhh" gumam tiwi ia sangat lemas.
"umi kenapa" ucap Raihan
"mas Raihan, abi, usul, "ucap tiwi.
"umi inget" ucap Raihan sangat senang.
"alhamdulillah ya Allah" ucap Raihan memeluk tiwi.
__ADS_1
"umi baru ingat sedikit bi" ucap tiwi.
"alhamdulillah sayang "ucap Raihan Mencium kening tiwi.
"iya bi" ucap tiwi.
****keesokan harinya****........
"Ranti boleh pulang hari ini" ucap tiwi.
"alhamdulillah "ucap Raihan dan ranti.
"umi ikut sama ķan kan" tanya ranti.
"pasti "ucap tiwi tersenyum ke arah Raihan.
tiba tiba Kevin datang karna mendengar percakapan ranti yg memanggil tiwi dengan sebutan umi.
"umi???" ucap Kevin
"ah mas Kevin "ucap tiwi.
"kamu kenal sama mereka ya" ucap Kevin pada tiwi.
"iya mas aku udah inget siapa mereka diri ku dan masa laluku" ucap tiwi senang.
"syukurlah kamu udah sembuh, Emm aku pergi dulu ya selamat ya buat keluarga baru kamu" ucap Kevin lalu pergi dengan wajah kecewa.
"sayang sepertinya dia suka sama kamu deh" ucap Raihan.
"gak mungkin bi" ucap tiwi.
"abi ini laki laki mi abi tau dari tatapan nya aja kalo dia suka sama umi" ucap Raihan.
"tapi kan umi gak ada perasaan apa apa sama mas kevin" ucap tiwi.
"yaudah kita pulang ya" ucap Raihan.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
mohon di VOTE yaa karna author butuh dukungan.