Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
manjaa


__ADS_3

kini usia kandungan tiwi sudah memasuki 5 bulan. semakin hari ia semakin manja dan tak bisa jauh dari Raihan walau semeter.


"abi suapin lagi" ucap tiwi.


"iya sayang" ucap Raihan mencubit pipi tiwi.


"hmmm enak banget nasi goreng buatan abi" ucap tiwi.


"iya dong kan umi yg ngajarin" ucap Raihan.


"bi nanti abi Sholat maghrib di mushola ya" ucap tiwi.


"iya emangnya kenapa mi" ucap Raihan.


"abi sholat dirumah aja ya " ucap tiwi memeluk Raihan.


"abi dah lama loh gak sholat di musolla gak enak sama yg lain" ucap Raihan.


"yaudah deh tapi abis isya langsung pulang ya" ucap tiwi.


"iya umi ku sayang" ucap Raihan.


keesokan harinya.....


"mi nanti siang abi ada tausiah gimana dong" ucap Raihan.


"yaudah bi pergi aja umi gak papa kok " ucap tiwi.


"beneran" ucap Raihan.


"iya abii tapi abi pulangnya kapan" ucap tiwi.


"abis magrib mi " ucap Raihan.

__ADS_1


"nanti umi mau nitip apa" ucap Raihan.


"umi mau abi pulang dengan selamat" ucap tiwi memegang tangan Raihan.


"MasyaAllah abi beruntung punya istri sempurna kayak umi" ucap Raihan mencium kening tiwi.


"iya umi juga beruntung banget punya suami yg bisa menutupi kekurangan umi" ucap tiwi memeluk Raihan.


"bi sebelum abi berangkat umi mau dipeluk ya" ucap tiwi manja.


"iya sayang " ucap Raihan mencium bibir mungil tiwi.


mereka pun bermesraan sebelum Raihan pergi. Raihan membacakan sholawat kepada calon bayi mereka.


"abi nanti anak kita Perempuan ya" ucap tiwi.


"abi juga gak tau mi, tapi sih abi rasa pasti perempuan" ucap Raihan.


"nanti namanya siapa kalo perempuan" tanya tiwi.


"umi ngantuk ya tidur aja" ucap Raihan yg tau bahwa istrinya sedang mengantuk.


"hmm iya bi" ucap tiwi langsung tertidur.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Raihan pun berangkat sebelum dzuhur dan akan pulang setengah magrib.


"aduh kok abi belum pulang ya ini kan udah jam 7" ucap tiwi cemas.


"abi, abi dimana sih ini udah jam berapa ditelpon juga gak diangkat" gumam tiwi.


trringg... suara telpon tiwi berdering.

__ADS_1


"umi maaf ya abi pulangnya telat tadi dijalan ada kecelakaan jadi abi nolongin" pesan dari Raihan.


pesan itu tidak dibalas oleh tiwi tapi ia merasa lega Raihan memberi kabar. ia pun mengeluarkan ide yg sangat manja untuk mengerjai Raihan.


tok.. tokk.. suara ketukan pintu.


"assalamu'alaikum umi ku sayang" ucap Raihan memeluk tiwi.


"waalaikumsalam" ucap tiwi dengan nada datar.


"umi ngambek ya maafin abi ya gak ngangkat telpon umi soalnya abi lagi bantuin korban kecelakaan" ucap Raihan dengan tatapan dalamnya yg biasa untuk meluluhkan tiwi ketika ia marah.


tiwi tidak tinggal diam ia tahu bahwa suaminya sedang menggunakan jurusnya.


"mi maafin abi ya " ucap Raihan mencium kening tiwi. tiba tiba tiwi merasa sudah terlalu dalam mengerjai suaminya ia pun menghentikan aksinya.


"praankk" ucap tiwi memeluk Raihan.


"ih umi tega benget sama abi" ucap Raihan.


"iya maaf ya abi ku sayangg" ucap tiwi langsung mencium bibir Raihan.


"iya abi maafin tapi ada syaratnya" ucap Raihan


"sepertinya umi mencium otak mesum abi deh, apa syaratnya" ucap tiwi curiga.


"hehehe umi tau aja, syaratnya abi minta jatah" ucap Raihan mencium tidur dan langsung berlari ke kamar.


"ABIIII" jerit tiwi.


"maaf mi abi mau mandii" jerit Raihan yg sudah dikamar.


"hmmm dasar abi" gumam tiwi.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


makasih ya udah setia baca novel ini ana mengucapkan banyak banyak Terima kasih.


__ADS_2