
kini usia pernikahan Raihan dan tiwi telah 2 bulan. walau ada banyak masalah yg menghampiri namun hubungan mereka tetap harmonis.
"mas anterin adik ke rumah sakit dong ini dapat pasien yg mau operasi" ucap tiwi.
"yaudah mas ambil kunci mobil dulu ya. " ucap Raihan.
" oke adik tunggu didepan. " ucap tiwi lalu pergi ke luar.
tak lama kemudian Raihan menghampiri tiwi.
" dik yuk berangkat " ucap Raihan lalu membukakan pintu mobil untuk tiwi.
mereka pun sampai di rumah sakit.
" dik nanti pulangg kapan " tanya Raihan.
"emm kayaknya malem deh mas" ucap tiwi.
" yah nanti mas kangen gimana" goda Raihan.
"hmmm mulai deh nakalnya keluar kan" ucap tiwi.
"heheh nanti kalo pulang telpon mas ya mas jemput" ucap Raihan.
"iya suami ku cayangg awas loh kalo deket sama cewek lain gak adik kasih jatah" ucap tiwi.
"astaghfirullah aladzim gak mungkin lah dik hati mas tuh udah buat adik semuanyaa" ucap Raihan.
" iya percaya kok"ucap tiwi.
"mas pulang ya assalamu'alaikum" ucap Raihan.
"iya waalaikumsalam" ucap tiwi. lalu masuk.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
di tempat lain nisa nerencana memisahkan tiwi dan Raihan.
"assalamu'alaikum ustadz ridwan" sapa nisa.
"waalaikumsalam" ucap ridwan.
__ADS_1
"ustadz besok ustadz mau pergi tausiah ya sama ustadz Raihan. " tanya nisa.
"iya besok sama ustadz malik juga" ucap ridwan.
" ohh ustadz saya permisi dulu ya assalamu'alaikum "ucap nisa.
" waalaikumsalam " ucap ridwan.
saat dikamar, nisa mulai merencanakan sesuatu.
"ok besok orang yg telah meninggalkan aku akan mati dan kemudian istri tercintanya itu" gumam nisa sinis.
"Aaaaa... " jerit nisa sambil melempar kan barang barang yang ada dimeja rias nya.
"liat aja kamu dasar ustadz jahat dan istri kamu yg belagu itu kalian berdua akan tinggal jauh dari dunia" gumam nisa.
keesokan harinya....
"mas kapan mas berangkatnya" ucap tiwi sambil mengambilkan sarapan untuk Raihan.
"kayaknya abis isya deh dik" ucap Raihan.
"mas gak papa kok adik tenang aja ada Allah yg jagain mas" ucap Raihan.
"sebenernya perasaan mas juga gak enak sih dik" batin Raihan.
"ya udah mas makan yaa, Aaaaa.. " ucap tiwi menyuapi Raihan.
"mas berarti nanti adik sendirian dong" ucap tiwi sedih.
"hmm ini cuman sehari kok dik besok juga pulang" ucap Raihan. tiwi pun tersenyum kembali.
"triinggg... tringgg... " telpon tiwi berdering.
"assalamu'alaikum vin kenapa" ucap tiwi.
"waalaikumsalam wi" ucap Vina.
"wi nanti malem kamu kerumah sakit ya aku tau ini libur kamu tapi disini kekurangan tenaga" ucap Vina.
"iya lagian nanti suami ku pergi dari pada di rumah enakan aku kesana" ucap tiwi melirik Raihan yg sedang makan.
__ADS_1
"iya udah assalamu'alaikum" ucap Vina.
"waalaikumsalam" ucap tiwi matikan ponselnya.
"kenapa dik" tanya Raihan.
"mas nanti adik kerumah sakit ya soalnya disana kekurangan tenaga" ucap tiwi.
"iya sayang " ucap Raihan.
"mas abisin sarapannya abis itu siap siap" ucap tiwi. Raihan pun menghabiskan sarapannya.
ditempat lain nisa sedang mengutak atik mesin mobil yg akan dinaiki Raihan, ridwan, dan malik. ia berencana merusak rem mobil supaya mereka kecelakan.
"pasti kamu akan langsung ke akhirat" gumam nisa.
Raihan, ridwan dan malik telah siap untuk berangkat ke luar kota.
" mas hati hati ya " ucap tiwi sambil memeluk Raihan.
"iya sayang kamu tenang aja" ucap raihan membalas pelukan tiwi.
"ehhmmm.. kayaknya kita jadi nyamuk ni lik" ucap ridwan pada malik.
"iya wan serasa nonton drama Korea" ucap malik.
"mas gak udah pergi ya ustadz malik ustadz ridwan gak usah pergi ya perasaan adik beneran gak enak ini" ucap tiwi cemas.
"adik tenang aja kita bakalan jagain suami kamu kok" ucap malik menenangkan tiwi.
"huh iya udah deh kalian hati hati ya" ucap tiwi.
"yaudah kita berangkat ya assalamu'alaikum" ucap Raihan.
"waalaikumsalam" ucap tiwi.
mereka pun pergi meninggalkan tiwi. untuk menghilangkan pikiran negatifnya tiwi langsung berangkat ke rumah sakit.
apa yg akan terjadi dengan para ustadz tersebut apakah rencana nisa akan berhasil atau gagal???
terus tunggu ceritanya yaa🤗🤗
__ADS_1