
setelah tiwi memeriksa banyak pasien ia pun duduk santai. saat duduk ia memikirkan Raihan ia sangat merindukannya. dan tiba-tiba HP nya bergetar.
"triiiing... " bunyi HP tiwi. ternyata pesan dari orang yang ia rindukan.
"assalamu'alaikum dokter tomboy ku" Raihan
"waalaikumsalam ustadz gaul ku kenapa tumben chatan. " tiwi.
"heheeheh kangen aja" Raihan.
"apa kangen?? " tiwi.
"bercanda dik oh ya nanti adik pulang jam berapa? " Raihan.
"ohh kirain, nanti adik pulang abis Ashar emangnya kenapa ustadz"tiwi.
" ga papa kok cuman nanya aja "Raihan
" ohh" tiwi.
"dik adik sibuk gak" Raihan
"enggak" tiwi.
"vc yuk" Raihan. tiwi dan Raihan saling senyum senyum sendiri.
"yuk bosen juga nih gak ngapa ngapain" tiwi.
HP nya kemudian bergetar.
panggilan pun masuk. mereka berdua hanya saling menatap dan senyam senyum sendiri.
"ustadz lagi dimana" tiwi.
"lagi di kantor guru" Raihan.
"ohh" tiwi.
__ADS_1
saat tiwi sedang asik vc an dengan Raihan Vina mengganggu tiwi.
"ehhemmm vc terooooss" ucap Vina.
"ihh paan sih gaje" ucap tiwi.
"ustadz tiwi minta dilamar katanya" teriak Vina pada ponsel tiwi. Raihan pun tertawa.
"emm ustadz nggak kok ini nih temen adik belum minum obat" ucap tiwi.
"ih awas ya kamu wi " ucap Vina. tiwi pun tertawa.
"dek itu temenmu ya" Raihan
"iya ustadz emang gitu orangnya kepo an" tiwi. "dah dulu ya ustadz mau nenangin si mba kepo dulu nanti dia ngambek beneran lagi" ucap tiwi.
"iya dik assalamu'alaikum" Raihan.
"waalaikumsalam" tiwi
telfon pun terputus.
tringg... tringgg..
dilihatnya ustadz Raihan menelpon.
"assalamu'alaikum ustadz" tiwi.
"waalaikumsalam dik adik saya jemput ya" Raihan.
"gak usah ustadz saya pulang sendiri aja" tiwi.
"gapapa dik" Raihan.
"ih ga usah ustadz" tiwi.
"yaudah sekarang coba adik berbalik badan" Raihan.
__ADS_1
"emangnya kenapa ustadz" tiwi.
"balik badan aka dulu" Raihan.
tiwi pun berbalik badan betapa terkejutnya ia. ternyata Raihan ada dibelakangnya. ia pun memutuskan telponnya.
"ah ustadz kan udah dibilangin gak usah jemput" ucap tiwi manja.
"gak papa nanti dijalan adik diculik lagi adikkan cantik" goda Raihan
"hmm mulai deh" ucap tiwi.
"dah ayo pulang" ucap tiwi berjalan.
mereka berdua pun berboncengan lagi. saat dijalan mereka sama sekali tidak bersuara hanya senyam senyum sendiri. sesekali Raihan melihat tiwi dari kaca spion.
"dik kita mau langsung pulang atau ke KUA dulu nih" goda Raihan.
"emm kita ke akhirat aja yuk" balas tiwi.
"aduhh berarti kita harus berdiri didepan mobil ya" ucap Raihan.
"iya dong itu cara yang paling mudah menuju akhirat" ucap tiwi.
"hehehe adik bercandanya gitu amat padahalkan saya mau liat muka adik yang kesel karna saya godain" ucap Raihan. tiwi hanya tersenyum. akhirnya mereka sampai dirumah tiwi.
"huhh ustadz mau mampir" tanya tiwi.
"gak usah kan rumah saya deket sini" ucap Raihan.
"oh ya udah " ucap tiwi.
"saya pulang dulu ya dik assalamu'alaikum ehh yakin ni gak mau ke KUA. " goda Raihan.
"ihh ustadz nggoda adik terus deh " ucap tiwi kesal. melihat hal itu Raihan langsung pergi karna takut tiwi semakin kesal
"hhh iya dek saya pulang dulu assalamu'alaikum" ucap Raihan tergesa-gesa .
__ADS_1
"waalaikumsalam" jawab tiwi tersenyum.