Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
pindah lagi ke surabaya


__ADS_3

"Ranti hari ini sekolah umi yg antar ya sekalian ngurus perpindahan ranti" ucap tiwi.


"iya umi" ucap Ranti sambil memakan sarapannya.


"umi nanti abis anter Ranti umi ikut abi ke kantor ya" ucap Raihan.


"emang kenapa bi" ucap tiwi heran.


"kita pacaran" ucap Raihan.


"hmm abi masih sempet aja bilang gitu, umi kan sibuk mau siapin barang barang kita" ucap tiwi.


"iya deh tunggu di surabaya aja kita pacarannya samb8l jogging. " ucap Raihan.


"iya boleh juga tuh" ucap tiwi.


"ehemm.. Ranti jadi nyamuk" ucap Ranti.


"nanti kalo kamu udah nikah kamu bakalan kayak abi sama umi nak mesra" ucap Raihan menggoda tiwi.


"Ranti masih kecil bi mana boleh nikah" ucap Ranti.


"tuh bi anaknya aja ngerti" ucap tiwi.


"iya deh abi ngaku kalah sama ratu dan bidadari nya abi" ucap Raihan


"yaudah cepet abisin sarapannya nanti telat lagi" ucap tiwi.


setelah menghabiskan sarapannya Raihan berangkat ke kantor sedangkan tiwi dan Ranti pergi ke sekolah Ranti untuk mengurus perpindahannya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


2 hari pun berlalu... hari ini adalah hari dimana keluarga bahagia itu akan pindah ke surabaya.


"abi ayo cepetan lama banget dandannya" ucap tiwi.

__ADS_1


"iya umi abi lama banget ya dandannya" ucap Ranti.


"kayak cewek aja" sambungnya.


"hahaha... Ranti jangan ngomong gitu nanti di denger abi bisa gawat" ucap tiwi tertawa.


"hehehe iya mi" ucap Ranti tertawa kecil.


Tak lama kemudian Raihan pun menghampiri tiwi dan Ranti.


"ayo berangkat nanti ketinggalan pesawat lagi" ucap Raihan membuka pintu mobil.


"bukannya abi ya yg lama" ucap Ranti.


"iya bi kok jadi nyalahin kita" ucap tiwi.


"heheh maaf ya. ayo masuk" ucap Raihan.


tiwi dan Ranti pun masuk ke mobil.


mereka menempuh perjalanan ke surabaya kurang lebih 2 jam. setelah lama di jalan mereka pun sampai di bandara surabaya.


"Hmm umi masih inget gak rumah kita" ucap Raihan. tiwi menggeleng.


"yah kirain umi inget" ucap Ranti.


"yaudah gak papa nak nanti kita ceritain semua ke umi" ucap Raihan.


"iya bi" ucap Ranti.


mereka meneruskan perjalanan ke rumah Raihan. di jalan Ranti dan Raihan terus mengingat kan tentang masa lalu tiwi di surabaya.


Tak lama kemudian mereka sampai.


"nah ini rumah kita umi" ucap Ranti menggandeng tangan tiwi sementara Raihan sedang menurunkan koper.

__ADS_1


"ayo kita masuk ngapain di luar " ucap Raihan.


"iya bi" ucap Ranti. mereka pun masuk ke dalam.


"rumah ini masih sama kayak dulu ya bi gak ada yg berubah" ucap tiwi.


"iya abi sengaja gak ngerubah posisinya, kan semua umi yg ngatur jadi buat kenang kenangan." ucap Raihan.


"sayang deh sama abi" ucap tiwi memeluk lengan Raihan.


"iya abi juga sayang umi" ucap Raihan.


"uhuk...uhukk.." Ranti pura pura batuk untuk menyadarkan orang tuanya.


"ih abi sama umi disini kan ada Ranti kalo mau pelukan di kamar sana" ucap Ranti.


"iya maaf" ucap Raihan.


"Ranti abi bawa um8 ke kamar dulu ya, Ranti gak papa kan ke kamar sendiri" ucap Raihan.


"Iya abi" ucap Ranti lalu pergi ke kamar.


saat Ranti sudah masuk kamar Raihan menggendong tiwi.


"eh abi turunin " ucap tiwi.


"gak papa mi umi pasti capek mangkanya abi gendong" ucap Raihan.


"hmm yaudah "ucap tiwi mencium pipi Raihan.


"kode nih ya" goda Raihan.


"ih dasar abi" ucap tiwi.


"yaudah yuk ke atas" ucap Raihan membawa tiwi ke kamar.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


vote, vote, vote.....


__ADS_2