
mereka pun pergi meninggalkan tiwi. untuk menghilangkan pikiran negatifnya tiwi langsung berangkat ke rumah sakit.
tiwi pun sampai di rumah sakit. disana ia masih tidak bisa menghilangkan pikiran negatifnya. walau berjam jam ia melakukannya hal positif tapi ia tetap gelisah dan tiba-tiba.
"permisi dok ada 3 pasien yg kecelakan mobil" ucap perawat.
"oh iya mana pasiennya " tanya tiwi tiba-tiba ia cemas.
"sedang menuju kesini dok. " ucap perawat itu.
"wi kenapa "tanya vina yg tiba-tiba datang.
" ada yg kecelakaan vin tapi perasaanku kok gak enaknya"ucap tiwi semakin cemas.
"kamu tenang ya" ucap Vina
lalu 3 pasien itu dibawa masuk betapa terkejutnya tiwi itu adalah ustadz Ustadz nya.
"hah ustadz ridwan" ucap tiwi setelah ridwan melewati tiwi.
"ustadz malik" ucap tiwi setelah malik melewati tiwi.
"kamu kenal wi" ucap Vina.
"iya mereka yg nemenin suami ku tausiah" ucap tiwi air matanya menetes.
"berarti" ucap tiwi dan Vina bersamaan.
__ADS_1
"mas Raihan" tiwi melihat kearah Raihan yg dilumuri darah.
"astaghfirullah wi kamu urus suami mu aku urus mereka ya kayaknya mereka gak parah juga" ucap Vina. dan tiwi hanya meneteskan air mata.
"ayo cepat bawa mereka ke ICU" ucap tiwi cemas.
"sabar ya wi" ucap Vina.
mereka pun berlari ke ICU membawa para ustadz. Vina dan tiwi mulai mengobati mereka dengan sangat telaten.
"wi gimana suami mu" tanya Vina.
"hiks.. hiks.. ustadz Raihan koma vin" ucap tiwi sambil menangis di pelukan Vina.
"astaghfirullah aladzim kamu yg sabar ya " ucap Vina.
"keadaan ustadz malik sama ridwan gimana" tanya tiwi sambil menghapus air matanya.
"alhamdulillah kalo gitu " ucap tiwi.
"wi kamu mau nginep ya" ucap Vina.
"iya aku mau jagain suami ku" ucap tiwi.
"vin aku nelpon mertua ku dulu ya mau ngabarin" ucap tiwi sambil menghapuskan air matanya yg tak henti menetes.
"iya kamu kabari mertuamu ya" ucap Vina.
__ADS_1
tiwi pun menelpon kiai razak.
"assalamu'alaikum ayah" ucap tiwi dengan nada sedih
"kamu kenapa tiwi anakku" ucap kiai razak.
"ayah ustadz Raihan ayah ustadz kecelakan" ucap tiwi menangis.
"Inalilahi waInalilahi raji'un kok bisa" ucap kiai razak sedih.
tiwi pun menceritakan semuanya sambil menangis.
"subhanallah semoga Raihan cepat sembuh ya maaf ayah tidak bisa kesana karna jadwal pesawat ditutup sampai 1 tahun ini" jelas kiai razak.
"iya ayah ga papa kok kan ada tiwi istrinya yg jagain" ucap tiwi.
"makasih ya nak kamu memang istri yg baik ayah tutup dulu ya assalamu'alaikum" ucap kiai razak.
"waalaikumsalam" ucap tiwi lalu mematikan ponselnya.
tiwi kembali ke ruang ICU. lalu duduk didekat tempat tidur Raihan.
"mas cepet sembuh ya biar kita bisa sama sama lagi kayak dulu" ucap tiwi pada Raihan yg tak bergerak itu.
"kalo gak ada mas rasanya sepi banget mas bangun ya ANA UHIBBUKA FILLAH" lanjut tiwi.
"adik ngungkapin perasaan adik pake bahasa Arab mas, ayo bangun godain adik lagi kayak mas dulu godain dik kalo adik tumben bisa bahasa Arab mas ingetkan" ucap tiwi sambil senyum senyum sendiri mengingat masanya dengan Raihan.
__ADS_1
(aduhh kok baper sendiri sampe nangis author nulisnya 😢😭🤧)
like yaa❤️❤️