Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
tiwi hamil!!


__ADS_3

"masih pusing dik kepalanya" Ucap Raihan.


"iya mas adik juga... uweek uwekk" ucap tiwi lalu kekamar mandi karna ia ingat muntah.


"dik dik kamu kenapa " ucap Raihan mengetok pintu kamar mandi. tiwi pun keluar dari kamar mandi dengar keadaan pucat


"mas kepala adik pusing banget" ucap tiwi lemas.


"adik mau ke rumah sakit" ucap Raihan.


"gak usah adik istirahatlah aja" ucap tiwi.


"iya udah istirahat ya" ucap Raihan.


"hmmm" ucap tiwi.


Raihan membaringkan tiwi ditempat tidur.


"mas peluk" ucap tiwi.


"iya adik tidur ya mukanya pucet banget loh muach" ucap Raihan mencium kening tiwi.


"iya tapi peluk" ucap tiwi.


Raihan dan tiwi tidur saling berpelukan


keesokan harinya....


"dik masih pusing" ucap Raihan.


"dikit,mas adik bingung deh" ucap tiwi.


"bingung kenapa" ucap raihan.


"kok bulan ini adik gak halangan ya" ucap tiwi.


"oh iya" ucap Raihan.


"jangan jangan" ucap Raihan dan tiwi saling tatap dan tersenyum.


"tapi mas adik juga gak tau sih" ucap tiwi.


"nanti kita cek ya" ucap Raihan memeluk tiwi.


"sekarang kita siap siap pulang ke rumah ayah" ucap Raihan.

__ADS_1


"okeyy" ucap tiwi.


setelah beberapa hari mereka menghina dirumah Kiai razak mereka pulang ke Surabaya.


"mas kepala adik kok tambah pusing ya" ucap tiwi memegangi kepalanya yg pusing.


"udah adik istirahat aja dulu ya" ucap Raihan.


"mas jadi gimana menurut mas adik hamil apa nggak" ucap tiwi.


"kita kerumah sakit aja yuk" ucap Raihan.


"adik gak kuat jalan mas" ucap tiwi.


"mas beliin test pack aja ya" ucap Raihan.


"boleh deh" ucap tiwi. Raihan pun kembali.


"dik nih" ucap Raihan memberi test pack yg ia beli.


"bentar ya mas adik cek" ucap tiwi


"mas ikut dik" ucap Raihan.


5menit kemudian tiwi keluar dari kamar mandi dengan muka masam.


"dik gimana" ucap Raihan senang dan melihat wajah istrinya itu ditekuk jadi ia fahan.


"ohhh udah dik ga papa berarti bukan rezeki kita" ucap Raihan.


"apanya yg bukan rezeki mas adik hamill" ucap tiwi senang dan memeluk Raihan.


"beneran" ucap Raihan.


"iya ni" ucap tiwi memberikan testi pack nya.


"alhamdulillah akhirnya Allah mengabulkan doa kita ya" ucap Raihan.


"iya mas" ucap tiwi.


"anak abi baik baik ya di dalem jangan nyusahin ummi ya" ucap Raihan mengelus perut tiwi.


"iya abii" ucap tiwi.


"mas adik pengen rujak asam manis"ucap tiwi manja.

__ADS_1


" ngidam nih "ucap Raihan.


" mungkin"ucap tiwi.


"bentar ya mas beliin jangan ke mana mana" ucap Raihan.


"iya " ucap tiwi.


saat Raihan pulang kerumah ia mendapati istrinya sedang menunggu nya di sofa.


"assalamu'alaikum baginda ratuku" ucap Raihan.


"waalaikumsalam abi" ucap tiwi mencium tangan Raihan.


"nih mi rujak yg ummu pesan" ucap Raihan.


"wiihh enak nih" ucap tiwi.


"abi suapin ya" ucap Raihan.


"emmm.. enak bi abi dah kasih tau ayah" ucap tiwi.


"kasih tau apa mi" ucap Raihan.


"kalo ayah mau punya cucu la bi" ucap tiwi.


"oh iya abu lupa" ucap Raihan.


"nanti abi kasih tau ayah ya" ucap Raihan.


"bi nanti umi sholat di mushola ya" ucap tiwi.


"iya nanti bareng abi" ucap Raihan.


"oke bi masalah nisa gimana" ucap tiwi.


"umi gak usah ngomongin nisa lagi ya"ucap Raihan memegang puncak kepala tiwi.


" maafin umi ya bi "ucap tiwi.


" iya sekarang kita fokus sama putri kita aja kita besarin di bareng bareng ya"ucap Raihan.


"iya bi" ucap tiwi.


maaf ya kalo gak nyambung makasih juga udah setia baca novel iniπŸ’™πŸ’™

__ADS_1


__ADS_2