Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
semakin akrab


__ADS_3

saat pulang tiwi langsung berbaring di tempat tidurnya. ia mencoba menenangkan jantungnya yang berdetak sangat cepat setelah bertemu Raihan. setelah detak jantungnya kembali normal ia pun segera mandi dan bersiap lalu pergi ke mushola pesantren untuk sholat dhuha baru setelah itu ke rumah sakit.


begitu juga Raihan setelah pulang ua langsung ke kamarnya lalu mandi dan bersiap untuk mengajar. tapi ayahnya memanggilnya.


"assalamu'alaikum Raihan anakku" ucap kiai Razak.


"waalaikumsalam ayah. " ucap Raihan.


"apakah kau ingin pergi mengajar sekarang anakku" tanya kiai Razak.


"tidak ayah 1 jam lagi memangnya kenapa ayah butuh sesuatu. " ucap Raihan.


"ayah hanya ingin minta tolong ambilkan baju seragam para santri di toko pak ahmad di depan rumah sakit" ucap kiai razak.


"oh baiklah ayah tapi Raihan minta izin mau sholat dhuha" ucap Raihan.


"ah baiklah" ucap kiai razak.


"assalamu'alaikum" pamit Raihan lalu pergi.


"waalaikumsalam" jawab kiai razak.


saat didepan gerbang tiwi bertemu dengan satpam yang menjaga gerbang pesantren.


"assalamu'alaikum pak satpam. " sapa tiwi.


"waalaikumsalam aduh neng cantik orang baru ya disini" ucap satpam itu.


"iya Pak baru pindah semalam" ucap tiwi.


"boleh dong kenalan" tanya satpam itu.


"emm saya tiwi pak" ucap tiwi tersenyum.


"kenalin saya pak uyung biasanya saya dipanggil pak buyung. " ucap pak buyung.


"ouhh pak saya masuk dulu ya mau sholat dhuha" izin tiwi


"ah silakan neng cantik" goda pak buyung.


tiwi hanya tersenyum dan masuk saat didepan mushola tiwi berpapasan dengan Raihan. seketika jantungnya berdetak sangat kencang. begitu juga Raihan.


"emm assalamu'alaikum ustadz" sapa tiwi..


"waalaikumsalam dik, dik tiwi mau sholat dhuha ya" ucap Raihan.


"iya ustadz masa mau beli cilok" canda tiwi. Raihan pun tersenyum.


"ayo kta masuk" ucap Raihan tiwi pun mengangguk.


mereka pun sholat dhuha. setelah sholat dhuha tiwi membaca surah al maidah 10 ayat bacaannya sangat merdu dan membuat rasa kagum. setelah itu tiwi keluar dari mushola lalu langsung berjalan keluar. tapi dihentikan Raihan.


"dik tiwi. " panggil Raihan.


"iya ustadz kenapa" ucap tiwi.


"dik tiwi mau ke rumah sakit ya " tanya Raihan.


"iya ustadz memang nya kenapa" ucap tiwi

__ADS_1


"bareng aja sama saya soalnya saya mau n g ngambil baju serangam santri. " ajak Raihan.


"emm gak usah ustadz nanti ngerepotin" tolak tiwi.


"gak papa kan sekalian mau ya" ucap Raihan. tiwi pun mengangguk


"kita naik mobil atau motor aja " tanya Raihan.


"enaknya naik motor sih ustadz" ucap tiwi.


"yaudah dik tiwi tunggu disini ya saya ambil motor dulu. " ucap Raihan.


setelah Raihan mengambil motornya mereka berdua berboncengan dan duduk agak berjauhan supaya tidak bersentuhan.


"assalamu'alaikum ustadz neng tiwi. " sapa pak buyung.


"waalaikumsalam" jawab keduanya.


"mau kemana nih akrab bener" tanya pak buyung. mereka saling tatap.


"emm kita mau bareng pak kebetulan jalannya sama" ucap Raihan.


"ohh yaudah hati-hati ya" ucap pak buyung


"iya pak assalamu'alaikum" ucap Raihan dan tiwi.


"waalaikumsalam" jawab pak buyung.


saat dijalan jantung tiwi berdetak sangat kencang rasanya ia ingin sekali mengungkapkan perasaan nya pada Raihan ia pun mendengarkan musik yang mewakili perasaannya.


"Saat pertama ku mengenalmu


Ku ingin mendekatimu


Tapi ku takut kau menjauh


Semakin lama rasa ini terpendam


Semakin aku ingin mendekatimu


Dari kejauhan ku melihatmu


Ku berharap kau pun merasakan


Iman dan takwamu yang meluluhkan


Rasa ini menjadi cinta


Kekasih idaman yang ku harapkan


Semoga cinta ini menjadi nyata


*Ana Uhibbuka Fillah


Ku mencintaimu karena Allah


Jika dia yang terbaik untukku


Dekatkanlah hati kami ya Allah

__ADS_1


Ana Uhibbuka Fillah


Ku mencintaimu karena Allah


Jika dia yang terbaik untukku


Dekatkanlah hati kami ya Allah


Semakin lama rasa ini terpendam


Semakin aku ingin mendekatimu


Dari kejauhan ku melihatmu


Ku berharap kau pun merasakan


 


Iman dan takwamu yang meluluhkan


Rasa ini menjadi cinta


Kekasih idaman yang ku harapkan


Semoga cinta ini menjadi nyata*...... "


tiwi menyanyi lagu itu. Raihan pun senyum senyum sendiri mendengarnya. tiwi pun ikut tersenyum.


"MasyaAllah ini adalah isi hatiku padamu dik" batin Raihan.


"wihh surat adik bagus juga, baru pertama kali loh saya liat orang konser dimotor" goda Raihan.


"Hhhhh ini iseng iseng aja ustadz"ucap tiwi tersenyum. mereka pun sampai dirumah sakit. tiwi pun turun dari motor nya Raihan.


" ustadz makasih ya dah nganterin "ucap tiwi.


" iya dik saya pergi dulu ya assalamu'alaikum" salam Raihan.


"waalaikumsalam"ucap tiwi.


dan setelah itu tiba-tiba Vina datang menghampiri nya.


" wi tadi ustadz Raihan kan"tanya Vina.


"iya kamu kenal ya" ucap tiwi.


"semua orang tu taulah beliau kan ulama besar" ucap Vina.


"hah yang bener " ucap tiwi kaget.


"iya tapi kok dia akrab banget sama kamu sampe boncengan naik motor lagi" tanya Vina


"dia itu ustadz ku" ucap tiwi.


"hah ustadz yang sering kamu bicarain itu ya" ucap Vina .tiwi pun mengangguk.


dah yuk masuk.


like yaaa and comen

__ADS_1


__ADS_2