Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul

Dokter Tomboy Dan Ustadz Gaul
AND...


__ADS_3

seiring dengan berjalannya waktu tiwi sudah mulai mengingat kejadian masa lalunya walau pun belum semua tapi ia sudah mengingat orang terdekatnya.


Ranti pun sekarang sudah besar dan ia sedang kuliah di kampus ternama dengan fakultas kedokteran. yaa.. Ranti ingin menjadi seperti tiwi mengobati pasien yg membutuhkan dirinya.


imam anaknya ridwan dan mira pun juga kuliah di kampus yg sama hanya saja beda fakultas.


apakah ada yg bertanya tentang malik??


yaa.. malik masih jomblo karna ia belum menemukan jodohnya.


"abi umi nanti Ranti sama imam mau pergi ke acara kampus boleh ya" ucap Ranti.


"iya nanti pulangnya sebelum magrib ya" ucap tiwi.


"siap umi" ucap Ranti seraya memberi hormat.


"imam nanti jagain kakak nya tuh jangan sampe di godain sama cowo" ucap mira.


"iya bunda pasti "ucap imam.


"kita pulang yuk udah waktunya makan siang umi udah masak makanan yg enak" ucap tiwi.


"HOREE!!" seru Ranti dan imam.


"kalian tuh ya kayak anak kecil aja" ucap ridwan.


Ranti dan imam hanya tertawa kecil.


"ayuk pulang panas nanti kita gosong" ucap Raihan.


"ayokk" ucap Ranti.


mereka pun pulang dan makan bersama.


"lik kamu gak ada rencana mau nikah apa" ucap Raihan.


"ya.. nikah mah mudah han jodohnya mana.." ucap malik.

__ADS_1


"cari dong " ucap ridwan santai.


"kalian enak banget ngomong nya" ucap malik.


"hahaha pak dhe mau Ranti cariin jodoh gak" canda Ranti.


"alahh kamu aja masih jomblo" ucap malik


"iya lah Ranti kan masih muda kalo pak dhe..." ucap Ranti.


"udah tua" ucap imam. seketika tawa di semua orang di meja makan pecah.


"hahhahah itu bukan Ranti loh ya yg ngomong hahah..." ucap Ranti masih tertawa.


"huh kalian ini udah makan dulu nanti keselek berjamaah kita" ucap tiwi yg menahan tawa nya.


"lagian kamu imam kok ngomong gitu gak baik" ucap mira.


"hheeheh maaf bunda.. pak dhe maafin imam ya" ucap imam


begitulah mereka kadang sibuk dengan hal masing masing dan kadang menghabiskan waktu untuk berkumpul bersama.


setelah selesai berkumpul dan saling bercanda mereka pun bubar untuk menyelesaikan pekerjaannya masing masing.


"abi maaf ya umi gak bisa kasih abi anak lagi" ucap tiwi sedih.


"shitt!! ini bukan salah umi mungkin Allah cuman ngasih kepercayaan kita buat asuh Ranti aja" ucap Raihan


"iya bi maafin umi" ucap tiwi memeluk Raihan.


"iya umi ku sayangg" ucap Raihan mencium kening tiwi.


"abi mau di buatin minum" ucap tiwi.


"boleh abi mau minum susu aja" ucap Raihan. tiwi mengerutkan keningnya.


"sejak kapan abi suka susu" ucap tiwi.

__ADS_1


"siapa bilang abi itu suka susu nya umi" goda Raihan.


"hmm nakalnya keluar" ucap tiwi.


"hehehe yaudah umi bobok siang huh biar awet muda" ucap Raihan.


"ih sejak kapan tidur siang bisa bikin awet muda " ucap tiwi.


"sejak abi bilang sama umi" ucap Raihan


"ihh dasar abi" ucap tiwi mencubit pelan hidung Raihan.


"hihihi umi gemes deh tidur yuk abi ngantuk" ucap Raihan memeluk tiwi.


mereka pun tidur dengan sangat nyenyak.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


setiap hari tiwi dan Raihan memang sangat sibuk tapi mereka bisa membagi waktu untuk Ranti. setiap akhir pekan mereka mengajak Ranti jalan jalan tak lupa pula mendidik Ranti.


begitu juga dengan ridwan dan mira mereka selalu membagi waktu dengan imam.


jadi intinya kunci kebahagiaan mereka adalah saling melengkapi satu sama lain.


"bahagia itu sederhana hanya saja kita yg mempersulit. ingat uang bisa dicari tapi kebahagiaan itu sangat sulit untuk didapatkan, selagi keluarga masih utuh berbahagialah."~ FROM AUTHOR.


 


~TAMAT~


 


sampai sini dulu ya kisah tiwi dan Raihan. oh iya kalo kalian penasaran kisah Ranti mampir aja ke novel author "RANTI & RHAFI " author tunggu jejak kalian di sana yaa...


Makasih juga buat kalian yg selalu mendukung author dengan like comen and vote kalian.


😊😊

__ADS_1


__ADS_2