
Hari yang paling Dian dan Harry tunggu akhirnya datang, baru dimana mereka berdua akan menikah. Dian yang sudah lama ingin menikah dengan Harry akhirnya terjadi juga, ia juga sudah tidak sabar untuk bermain main dengan Vito setiap harinya. Selain mencintai Harry, Dian begitu menyayangi Vito.
"Mamah.." Vito berlari mendekati Dian yang sudah tampil cantik.
"Hey sayang, dimana ayah kamu," tanya Dian.
"Ayah dengan yang lainnya, mamah cantik sekali," ucap Vito.
"Hehehe iya sayang, mamah memang sangat cantik. Kalau tidak cantik, mana mungkin ayah mu mau dengan mamah," kata Dian.
Waktu pernikahan akan segera dilaksanakan, mereka berdua langsung berjalan ke tempat pernikahan. Harry langsung terpaku dengan Dian, ia seorang duda mendapatkan gadis cantik seperti Dian. Selain cantik Dian juga begitu menyayangi anak nya.
"Cantik sekali," bisik Harry pada Dian.
"Sabar mas nanti malam," kata Dian sambil mengedipkan satu mata nya.
Harry tak heran dengan tingkah istri nya, dari pertama mereka bertemu Dian sudah menunjukkan sikapnya yang seperti ini. Sikapnya yang seperti inilah membuat harry jatuh cinta pada dian. Dirinya yakin kehidupannya akan lebih berwarna setelah menikah dengan dian.
__ADS_1
Pernikahan pun dilaksanakan, dalam penuh hikmat acara berlangsung. Dian sangat terharu mendengar setiap kata yang terucap dari bibir Harry, setelah sekian lama penderitaan nya hidup sendiri berakhir.
Tanpa waktu yang lama mereka berdua resmi menjadi sepasang suami istri, dian dan Harry berharap ini pernikahan terkahir mereka berdua.
Setelah acara selesai, mereka langsung kembali ke apartemen Harry, acaranya memang di laksanakan dengan sederhana. Semuanya sudah sesuai dengan keinginan mereka berdua, memang beberapa kali sempat terjadi perubahan tentang acara pernikahan ini, pertama mereka ingin acara dilaksanakan dengan mewah, beberapa hari kemudian ingin sederhana saja, beberapa hari lagi berubah ke rencana awal. Dan final acara dilaksanakan secara sederhana.
Harry dan Dian masuk ke dalam kamar untuk berganti pakaian mereka, keduanya belum bisa langsung gas karena Vito masih bangun. Mereka bertiga juga belum makan malam bersama.
"Sayang." Dengan menggunakan bikini Dian bergoyang-goyang di depan tubuh suami nya.
Harry membuka mata dan mulut nya dengan lebar, apa yang dilakukan Dian benar-benar gila.
Dian berjalan mendekati Harry dan mencium bibir nya dengan kencang, Harry kembali terkejut dengan apa yang dian lakukan, ia menikah dengan gadis nakal yang penuh dengan gairah.
"Kamu benar benar ya," ucap Harry.
"Hahaha kamu suka tidak," tanya Dian.
__ADS_1
"Suka sih, tapi jangan begini kalau ada Vito bagaimana," jawab Harry.
Tangan Dian menyelinap masuk ke dalam celana Harry, Harry kembali membuang nafasnya dengan kasar. Entah apa yang ingin Dian cari.
"Dia bangun," tanya Dian yang terkejut dengan ukuran nya.
"Dia setengah bangun," kata Harry.
"Wow, bagaimana kalau nanti dia sudah benar-benar bangun, ukuran nya sangat jumbo," ucap Dian.
"Tunggu setelah Vito tidur, cepat masak sana," kata Harry.
"Mamah.." Teriak Vito dari luar.
"Iya sayang.." Segera Dian memakai pakaian nya dan berlari keluar kamar.
"Menikah dengan nya memang penuh dengan adrenalin," kata Harry.
__ADS_1
Mereka bertiga pun makan bersama, ini pertama kalinya mereka bersama setelah mereka resmi menjadi sebuah keluarga.
"Aku mencintaimu kamu, makasih ya sudah jadi ibu yang baik untuk anak kita," ucap Harry.