Dosen Ku

Dosen Ku
Bab 6


__ADS_3

Putri hanya bisa melihat putranya makam dengan lahap, ia sangat ingin mencium dan memeluk Vito, tetapi Vito sama sekali sudah tidak menganggap dirinya, bukan hanua Vito suaminya juga seperti itu.


Setelah selesai makan Harry langsung membawa Vito ke kamar untuk istirahat, sedangkan Putri membereskan semuanya, ia tidak bisa ikut bersama dengan Harry karena Vito sama sekali tidak mau dekat dengan dirinya.


Harry melihat Vito sudah tidur dengan nyenyak, sekarang giliran ia masuk ke dalam kamar untuk mengistirahatkan tubuhnya yang cukup lelah.


Ia membuka Handphone nya untuk melihat siapa yang menghubungi nya tadi, mana tau ada hal penting yang ingin di bicarakan.


"Dian, kenapa dia menghubungi ku, apa uangnya tidak masuk." Harry memutuskan untuk langsung menghubungi Dian kembali, ia takut uang yang ia kirim salah alamat.


Dian yang sedang beredam langsung mengangkat panggilan dari Harry, ini yang paling ia tunggu, hatinya sejak tadi sudah galau karena Dian tidak kunjung menghubungi nya.


"Halo," ucap Dian.


"Apa uang yang aku kirim tidak masuk?"


"Eh masuk kok pak, maaf saya membuat bapak terkejut. Saya tanya ingin berterimakasih pada bapak," kata Dian.


"Oh begitu, tidak masalah. Seharusnya saya yang berterimakasih pada mu," ucap Harry.


"Apa Vito sudah tidur pak?"

__ADS_1


"Ya dia sudah tidur, ini sudah malam. Ada yang ingin di tanyakan lagi?"


Dian menelan ludah nya dengan kasar, memang sangat sulit untuk berbicara banyak dengan Harry.


"Apa besok Vito akan bapak ajak ke kampus," tanya Dian.


"Ya seperti biasanya," jawab Harry.


Dian benar-benar kehabisan kata kata, ia tidak tau apa yang akan ia tanyakan lagi pada Harry, kalau bertanya hal tidak penting sudah pasti Harry tidak akan menjawab pertanyaan nya.


"Sayang, siapa itu." Putri berjalan mendekati Harry.


Harry terkejut Dian mematikan sambungan telepon itu secara tiba-tiba, ia mengerti pasti Dian tidak enak pada istri nya.


"Mahasiswi ku, sudah selesai," tanya Harry.


"Sudah.. Aku sangat lelah sekali." Putri memeluk Harry dengan erat, sudah sangat lama ia tidak memeluk suaminya seperti ini.


Walaupun Harry tidak membalas pelukan dari nya, Putri yakin Hart tidak akan menolak jika malam ini ia memberikan pelayanan, sudah lama dirinya tidak merasakan keperkasaan Harry.


Kucing diberikan ikan asin sudah pasti tidak akal menolak, begitu juga dengan Harry. Ia langsung menyantap hidangan yang sudah lama tidak ia makan, walaupun perasaan nya pada Putri sudah memudar, ia masih tetap memerlukan asupan batin, apalagi usianya masih muda yang memiliki gairah yang tinggi.

__ADS_1


Pagi hari nya, Harry terbangun karena merasakan Putri sudah mondar mandir melewati nya yang tengah tertidur, ia tidak tau apa yang di lakukan sang istri pagi pagi buta seperti ini.


"Kamu mau kemana," tanya Harry.


"Aku ada pekerjaan," jawab Putri.


"Kamu mau pergi lagi? Kamu baru satu malam di sini dan langsung ingin pergi lagi."


"Maaf sayang, aku tidak bisa menunda pekerjaan ini, maaf ya aku akan segera kembali," ucap Putri.


"Terserah, mau kembali atau tidak aku tidak peduli." Harry berjalan masuk ke dalam kamar mandi, ia cukup kuat membanting pintu kamar mandi karena terlalu kesan dengan istri nya.


Tanpa memperdulikan kemarahan Harry, Putri tetap pergi meninggalkan apartemen, ini juga bukan pertama kalinya Harry seperti ini. Yang terpenting karirnya sekarang semakin memuncak seperti apa yang ia impikan.


Setelah selesai mandi Harry langsung mengurus anaknya, ia tidak memperdulikan Putri yang sudah entah kemana. Vito juga sama sekali tidak bertanya tentang mamah nya, Vito saja bisa kenapa dirinya tidak.


Pukul delapan pagi mereka berdua berangkat ke kampus. Harry memutuskan berangkat lebih cepat agar bisa sarapan di kantin, ia lagi enggan memasak, Putri benar-benar membuat moodnya rusak.


"Eh Vito.." Dian berlari mendekati Vito, ia sangat senang bisa melihat Vito dan ayahnya pagi pagi seperti ini.


Karena tidak hati hati membuat kaki Dian tersangkut meja kantin, hal itu membuat nya jatuh tepat di depan Vito dan Harry.

__ADS_1


__ADS_2